Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 80


__ADS_3

Malam ini langit begitu cerah ,rembulan menunjukkan sinarnya,bintang pun tampak bermunculan diatas langit.keluarga besar viona telah berkumpul ditaman ,untuk memulai acara barberque.


Mama defi dan mama nina serta mama galih sudah sibuk memanggang daging sapi ,sosis dan beberapa makanan laut juga.


Sedangkan bapak bapaknya sibuk bercengkrama bersama sambil bermain gitar,selain keluarga kevin,keluarga dari pandu pun juga ikut memenuhi undangan dari mama devi.


Papa danu cukup apik memainkan gitarnya sembari bernyanyi menyanyikan lagu yang cukup terkenal dimasa mereka masih muda.


‘’tak kusangka,ternyata suaramu masih tak berubah sejak dulu dan.” Ucap papa sam.


“dia memang yang terbaik.” Sela papa herman .papa danu hanya tersenyum membalasnya


"oma apa dagingnya sudah matang?." tanya arza pada mama nina.


"belum sayang sedikit lagi, arza bergabung dulu sama opa ya, nanti kalau dagingnya sudah matang oma panggil." ucap mama nina.


"oke oma." jawab arza lalu berlari menghampiri para kakeknya.


"cucumu semakin hari semakin pintar dan tampan ya def , nin." ucap mama galih.


mama defi dan mama nina hanya tersenyum menanggapi ucapan mama galih.


‘’gimana yank,mereka udah sampai mana?.’’ Tanya viona pada kevin yang baru saja menghubungi pandu lagi.


‘’mereka udah otw kesini yank,tadi mereka pergi jalan jalan dulu,jadi sedikit terlambat datang kesini.’’ Jelas kevin.


‘’dasar sinana,kita nungguin dia sampai berlumut disini,dia malah jalan jalan dulu sama pandu.’’ Oceh viona sambil berpangku tangan.


‘’jangan seperti itu yank,biarkan mereka menikmati waktu mereka.’’ Ucap pandu


‘’ishh,padahal aku juga pengen seperti itu,sudah lama aku dan kevin tidak menghabiskan waktu berdua.’’ Guman viona namun masih bisa didengar oleh kevin.


viona sedikit menghela nafasnya.


‘’nana aku cemburu padamu.’’ Guman viona,ia tidak bisa mengajak kevin terlebih dahulu untuk pergi jalan bersama.gengsi terlalu berlebihan.


‘’kenapa yank ?kamu cemburu sama nana?,katakan saja.’’ Ucap kevin sambil merangkul bahu viona.ia pun tersenyum.


‘’siapa juga yang cemburu sama nana,biarkan sajalah mereka.’’ Ucap viona.melepaskan tangan kevin dari bahunya lalu ikut bergabung bersama mamanya.


‘’dia selalu tidak peka.’’ Gerutu viona sambil meletakkan daging kepemanggangan.


‘’siapa yang tidak peka vi?.’’ Tanya mama nina mendengar gerutuan viona samar samar.


“’hahh,nggak ada ma.” Jawab viona.


Kevin tersenyum kearah viona yang tengah menatapnya dengan kesal.


Tak beberapa lama tamu yang mereka tunggu tunggu pun datang.


‘’darimana aja lo na acara panggang pangganya hampir mau selesai ,lo baru datang.’’ Ucap viona.


‘’maaf aku telat, baru hampir vi, belum selesaikan , maklum jalanan sedikit macet.’’ Ucap nana sambil melirik kearah pandu.


‘’jalanan macet, atau pergi jalan jalan dulu .’’ Sindir viona yang membuat nana hanya menyengir kuda.


‘’berjamur nih gue nungguin lo.’’ Oceh viona lagi,yang tak hiraukan oleh nana.


‘’istri lo kenapa vin?,kelihatannya sewot mulu.’’ Tanya pandu saat menghampiri kevin dan ikut bergabung dengan bapak bapak lainnya.


‘’nggak tau lagi pms mungkin.’” Jawab kevin datar.


‘’daging mana yang belum dipanggang ma,biar nana yang manggangngin.’’ Ucap nana menghampiri mama mertuanya.


‘’nggak usah sayang,tente devi dan mama aja yang ngerjain ini,tinggal jagung yang belum di panggang kok,kamu duduk manis saja ya sama yang lain.’’ Ucap mama galih.


“yah maaa..,nana juga mau bantu .”ucap nana cemberut.


Mama galih tersenyum melihat menantu kesangannya yang terlihat cemberut.


‘’ya sudah,kamu boleh bantu mama,ini.’’ Ucap mama galih menyodorkan satu buah jagung pada nana.


‘”asyikk ,,makasi ma.”” Ucap nana lalu meletakkan jagung tersebut keatas pemanggangan dan memberikannya sedikit margarin.


Sedangkan dari kejauhan pandu, sedari tadi pandangannya hanya tertuju pada nana yang tampak tersenyum ketika bercengkrama dengan para ibu ibu dan viona .nana tampak tertawa kala mendengar cerita dari viona .mereka tertawa bersama sambil menikmati daging ,dan sosis yang sudah matang.


‘’para bapak bapak juga tengah menikmati hasil panggangan dari para istri mereka.


‘’nana apa perut kamu udah isi sayang?.’’ Tanya mama devi.


‘’iya na,apa kamu udah isi?,’’ tanya mama nina juga.


‘’isi.’’nana merasa bingung,karena ia sekarang tengah makan.

__ADS_1


‘’udah tan.’’ Jawab nana asal,


‘’apa mereka tidak lihat aku sedang mengisi perutku.’’ Batin nana.


‘’ya ampun benarkah sayang.’’ Ucap mama galih sambil menutup mulutnya tak percaya.


‘’benaran na.’’ Kali ini viona yang bertanya.


Mama galih tampak antusias ,sedangkan yang lain masih tercengang.


nana mengangguk


‘’benar,,perut aku udah isi,ini aku lagi makan sekarang.’’ Ucap nana menatap semua orang dengan bingung sambil memakan jagung bakarnya.


‘’yahh... mama pikir kamu benaran sudah isi sayang.’’ Ucap mama galih sedikit kecewa.


‘’sabar lih,mungkin belum saatnya,hehehe.’’ Ucap mama devi.


Nampak kesedihan diraut wajah mama galih.


Nana jadi tidak hati dengan mama mertuanya itu.


‘’aww.’’ Ucap nana karena tiba tiba lengannya di pukul oleh viona.


‘’rasain tuh,ditanya serius,malah jawab becanda.’’ Ujar viona ...lihat mama mertua lo udah berharap tadinya.’’ Lanjutnya.


"maksud mama , apa kamu sudah hamil?bisik viona.membuat nana terkejut.


‘’ma-maaf ma,nana pikir tadi.... nana menghentikan perkataannya,tiba tiba wajahnya berubah sendu karena sudah membuat mama mertua berharap lebih.


Mama galih berusaha untuk kembali tersenyum, dia juga tidak tega melihat wajah menantunya yang terlihat sedih.


‘’tidak papa sayang,mungkin tuhan belum ingin memberikan mama seorang cucu,,tenang masih ada banyak waktu kok,,tetap berusaha ya.’’ Ucap mama galih sambil mengusap usap pucuk kepala menantunya.


‘’terima kasih ma.’’ Ucap nana sambil tersenyum tipis, karena mama galih mau mengerti.lalu ia melirik kearah pandu.


‘’bagaimana kalau aku tidak bisa memberikan hubby keturunan....apa dia akan meniggalka aku.’’ Batin nana sambil mengelus elus perutnya.


pandu dan kevin duduk agak berjauhan dari para keluarga mereka, jadi mereka tidak mendengar apa yang tengah diobrolkan oleh para wanita itu.


"Kita harus memberitahukan hal ini pada viona dan nana sekarang juga,kondisi dira semakin buruk,,gue nggak mau kita semakin bersalah karena menyembunyikan ini dari mereka.’’ Ucap kevin


Pandu mengangguk dengan masih melirik kearah nana.


‘’okey,setelah acara ini selesai kita beritahu mereka.’’ Ucap pandu .


‘’sayang arz sudah tertidur,kalau tidak ..niat mama tadi arz akan mama bawa menginap dirumah mama malam ini.’’ Ujar mama devi sambil menciumi pipi gembul cucunya itu.


‘’ya sudah kalau begitu kevin, viona .mama dan papa harus pamit,karena besok pagi mama dan papa harus bersiap siap pergi ke jepang.’’ Ucap mama nina.


‘’ya sudah kalau gitu mama hati hati ya,papa juga.” Ucap viona sembari memeluk kedua orang tuanya.mama nina dan papa herman pun meninggalkan rumah viona dan kevin.


Kini tinggal pandu ,nana serta kedua orang tua kevin yang masih berada dikediaman kevin,mama galih dan papa danu pun juga sudah pamit tadi terlebih dahulu,karena papa danu mandapat telepon yang mendadak.


‘’kalau begitu mama dan papa juga pamit ya, kalian tau sendiri papa kalian juga harus pergi ke paris besok pagi pagi sekali.’’ Ujar mama devi.


‘’iya ma.’’ Jawab kevin.


Semua orang tua sudah pamit undur diri,kini hanya tinggal mereka berlima dengan arz yang masih berada digendongan kevin.’’


‘’ sebentar,gue nidurin arz dulu .’’ ucap kevin lalu pergi dari ruang tamu.


"jangan pulang dulu, gue masih mau cerita nih,


‘’ atau nggak lo dan pandu nginap disini aja ya,udah malam jugakan ,besok aja pulangnya,pandu nggak akan pergi keluar negeri jugakan besok,kan udah kemaren.’’ Tutur viona.


" ya ....ya please."mohon viona, ia masih ingin bercerita dengan nana soal amel.


‘’gimana hubby?.’’ Tanya nana pada pandu.


Pandu memulai untuk bicara.


"tunggu dulu..


" bisa kita duduk sebentar?ada yang ingin aku dan kevin sampaikan pada kalian."ucap pandu.


"hahhh." ucap nana dan viona secara bersamaan.


mereka bertiga pun duduk..


‘’dengar viona ,sayang.’’ Ucap pandu sambil melirik kearah viona dan nana secara bergantian.


‘’apa hubby?.’’ Tanya nana yang terlihat bingung dengan sikap pandu.

__ADS_1


‘’iya.. ada sih pand.’’ Tanya viona.


Pandu melirik kearah nana sejenak.kini kevin sudah kembali keruang tamu dan duduk disamping viona.


‘’sebenarnya ada sesuatu yang harus kami sampaikan pada kalian.’’ Ucap pandu sembil melirik kearah viona dan juga kevin.


‘’kami?.’’ Ucap viona sambil melirik kearah kevin.


Kevin hanya mengangguk.


‘’hubby..ada apa?.” ucap nana yang tampak bingung,wajah pandu begitu serius.


‘’apa yang ingin kalian sampaikan?.”tanya viona sambil melirik pandu dan kevin secara bergantian.


" itu yank...wajah pandu tampak datar menatap kearah viona.


" ya apa?.., kalian jangan buat kami penasaran..ucap viona.


" sebenarnya ada apa sih, hubby?tanya nana mulai penasaran.


kevin dan pandu kembali diam.


"sepertinya ada yang kalian sembunyikan dari kami." ucap viona yang mulai curiga.


"ada yang tidak kami ketahui? " ucap nana sambil menarik alisnya keatas kebawah.


kevin dan pandu sama sama saling menoleh.


"please deh, jangan bertele tele, sebenarnya apa yang ingin kalian katakan." ucap viona yamg mulai jengah dengan sikap pandu dan suaminya.


"kalau kalian tidak ada yang ingin bicara aku dan nana ingin kekamar, kami mau nonton drama korea " ucap viona hendak beranjak dari tempatnya.


"ayo na." viona dan nana beranjak dari tempat mereka.


"yank, sebenarnya kami sudah menemukan keberadaan dira." ucap kevin melihat kearah punggung viona.


viona dan nana yang mendengarkan ucapan kevin, tiba tiba menghentikan langkah kaki mereka, dan berbalik arah kearah suami mereka.


"ya ampun yank benaran?." ucap viona senang saat kembali duduk disamping kevin.


"hubby, apakah itu benar?tanya nana sembari memegangi lengan pandu.


diangguki oleh pandu tampa senyum.


nana sangat senang dengan apa yang dikatakan oleh kevin.


" ya ampun mau memberitahu itu aja, seperti mau menerima surat kelulusan aja."ucap viona sambil tertawa.


"tegang amat, , aku pikir tadi kamu mau bilang kalau kalian selingkuh dari kami." ucap viona.


"bicara apa sih yank." ucap kevin.


"hehehe maaf yank." ucap viona sambil menyenderkan kepalanya dibahu kevin.


" eh tapi dimana kalian bertemu dira?tanya viona dengan senyuman tak ada henti terukir dibibirnya.


"apa dira berada dikota ini?tanya nana yang digelengkan kepala oleh pandu.


ekpresi pandu dan kevin berbanding balik dengan viona dan nana saat ini.


" apa kalian bertemu dira diluar nageri? tanya viona lagi yang diangguki oleh kevin dan pandu.


"anak itu ternyata selama ini diluar negeri, dia pasti mengganti nomor ponsel,malah tidak memberitahu kita." ucap viona.


"tidak papa vi, yang penting dira baik baik saja, aku lega mendengarkan kevin dan hubby bertemu dengan dira." ucap nana tersenyum senang yang diangguki oleh viona.


"bagaimana ini, apa yang akan terjadi kalau mereka tau kondisi dira saat yang tidak baik baik saja...." batin kevin.


"apa yang harus aku jawab, kalau nana bertanya lagi." batin pandu.mereka melihat expresi nana dan viona yang tampak girang.


lalu kevin dan pandu saling menunduk wajah mereka.


memijat pelipis mereka yang tampak pening.


mereka belum selesai membicarakan semuanya.


"berarti dira ada disingapoera sekarang domg na, kemaren kamu yank dan pandu kan kesana ." ucap viona


"iya,.. tapi apa dira baik baik disana hubby?, apa dia menanyakan kami?.aku ingin membuat perhitungan dengan dira, berani beraninya dia tidak datang kepernikahannku"ucap nana


deg.....


pertanyaan nana membuat kevin dan pandu mendongak secara bersamaan.

__ADS_1


jangan lupa like , vote yang banyak dan commen ya.


terima kasih.


__ADS_2