Skandal Cinta Terlarang Menantu & Mertua

Skandal Cinta Terlarang Menantu & Mertua
Tuan Kino Membeli Semua Merk Susu Ibu Hamil


__ADS_3

Fox kemudian menuruni anak tangga dengan berlari karena dia yakin pasti Jelly menghubunginya sejak tadi.


" Jelly." Fox yang menyambar ponsel di atas meja makan dan langsung melihat jika Jelly ternyata menghubunginya beberapa kali.


Dia sengaja tidak menghubungi Jelly kembali karena Fox langsung berlari menuju garasi dan juga menancap gas untuk melaju melesat sampai ke apartemen miliknya.


Sesampainya Fox di apartemen. Dia juga langsung berlari menuju lift untuk menekan tombol menuju lantai puncak dimana apartemennya berada.


Tok ... Tok ...


Suara ketukan pintu apartemen yang segera Jelly berlari untuk membukanya. " Fox." lirih Jelly berikut dengan tatapannya.


" Jelly aku minta maaf ya, istriku pagi-pagi harus aku antar ke rumah sakit. Tanpa membawa ponsel dan aku melupakan janji kita. Aku benar-benar minta maaf." terang Fox menjelaskan keterlambatannya datang.


" Ya sudah, kita langsung ke kantor atau ... ?" pertanyaan Jelly yang belum selesai dan masih menggantung namun Fox menyelanya.


" Kita langsung ke kantor saja."


" Aku ambil tas dulu ya." Jelly yang berbalik badan dan berlari kecil untuk mengambil tasnya yang dia letakkan di atas sofa.


.


.


Di rumah besar.


" Baby." Tuan Kino yang berjalan masuk ke dalam kamarnya Tamarin.


Sementara Tamarin hanya duduk dan menatap kembaran Brad Pitt yang perlahan mendekat ke posisinya yang duduk di atas sofa ujung ranjang.


" Kamu hamil, selamat ya." Tuan Kino yang menyentuhkan kedua tangan pada bahu Tamarin dan mengecup keningnya.


Sementara Tamarin hanya bisa diam dan tanpa mengeluarkan sepatah kata. Hingga Tuan Kino mendongakkan dagu milik wanita pujaannya. " Ada apa? kenapa raut wajah kamu tergambar tidak bahagia? kenapa baby?" Tatap keduanya yang semakin lekat menyimpan tanya.


" Ini anak Fox." Tamarin yang menyentuhkan telapak tangan kanan pada bagian perutnya.

__ADS_1


" Ini anak ku bukan anak Fox. Dan aku yakin itu." Tuan Kino yang menempelkan puncak kepalanya dengan puncak Tamarin. Begitu juga telapak tangannya yang dia sentuhkan menumpuk punggung tangan Tamarin yang sedang menyentuh perut dimana terdapat sebuah nyawa calon bayi di dalam sana.


Membuat Tamarin tidak bisa membendung air mata bening miliknya.


" Kamu kenapa menangis? Apa kamu tidak suka mengandung anak ku?" Tuan Kino berusaha menyeka air mata bening yang melaju deras basah di kedua pipi Tamarin.


Sementara Tamarin tidak bisa berkata-kata lagi dan malah meletakkan kepala miliknya di bahu Tuan Kino.


" Aku tidak ingin kamu bersedih. Karena itu sangat berpengaruh kepada janin kamu." Tuan Kino yang membelai rambut cokelat terang yang dekat dengan janggutnya.


.


.


Di sisi lain Fox dan Jelly yang sudah sampai di kantor. Fox menyuruh sekretarisnya untuk mengumpulkan kepala bagian untuk berada di ruang meeting.


" Sengaja saya kumpulkan kalian di sini karena saya mau perkenalkan ibu Jelly kepada kalian semua. Ibu Jelly nanti akan menduduki posisi Manager di Perusahaan ini. Jadi saya harap kalian bisa bekerja sama dengan baik dengan ibu Jelly. Sebelumnya juga ibu Jelly juga sudah bekerja di kantor cabang kota Bandung. Silahkan ibu Jelly!" Fox menyuruh Jelly untuk memperkenalkan diri di depan seluruh kepala bagian.


Setelahnya Jelly memperkenalkan diri. Fox kemudian membawa Jelly ke sebuah PT Adendanmas yakni sebuah dealer khusus mobil Mercedes-Benz di Jakarta.


" Kamu pilih warna yang kamu suka!" perintah Fox kepada Jelly saat keduanya melihat-lihat mobil yang terpajang di dealer.


" Iya, ini adalah bagian dari fasilitas yang diberikan kantor. Seperti kata ku kemarin." kata Fox kepada Jelly yang masih mematung karena tidak percaya.


" Apa ini tidak terlalu berlebihan? setelah apartemen mewah yang sudah saya tempati sekarang." Jelly sangat tidak enak karena mobil yang di depannya bukan mobil sembarangan. Bahkan mobil di depannya serupa dengan mobil Fox yakni mobil Mercedes-Benz yang harganya bisa mencapai satu sampai dua milyar lebih.


" Kalau kamu tidak memilih, biar saya pilihkan. Dan aku harap kamu suka dengan warna mobilnya." Fox kemudian menjatuhkan pilihan kepada mobil Mercedes-Benz berwarna biru dan keluaran terbaru dengan harga mencapai satu milyar lebih.


Jelly hanya bisa diam dan melongo melihat Fox benar-benar membelikan mobil baru untuk operasional nya selama bekerja. Dia pikir dengan supir dan mobil kantor yang akan mengantar dan menjemputnya selama berangkat dan pulang kerja itu sudah cukup. Dia tidak menyangka, jika Fox akan melakukan hal berlebihan seperti ini kepadanya.


Setelah Fox selesai melakukan pembayaran. Dia lantas mengajak Jelly untuk makan sebelum dia mengantar Jelly ke apartemennya.


.


.

__ADS_1


Sementara di rumah besar.


Tuan Kino yang sangat tidak tega melihat Tamarin seperti tersiksa dengan mual-mual yang dijalaninya.


Melihatnya saat makan siang bersama dan bahkan Tamarin memuntahkan semua makanan yang baru saja masuk ke dalam mulutnya.


Dia lantas teringat saat Mint istrinya mengandung Fox buah hatinya yang saat itu tidak mau makan dan bawaannya mual. Dia teringat jika Mint lebih suka minum susu ketimbang harus makan.


Tuan Kino lantas sibuk searching di google untuk mencari tahu nama-nama merk susu untuk ibu hamil.


Tuan Kino bahkan pergi sendiri ke supermarket. Meskipun awalnya dia tampak kebingungan dengan berbagai merek susu ibu hamil dan juga rasanya. Dia akhirnya membeli semua jenis merek susu ibu hamil yang berada di rak supermarket.


Sampai troly belanjaan penuh dengan semua merek susu ibu hamil. Belum lagi Tuan Kino juga menyuruh petugas supermarket untuk mengambilkan stok lagi jika memang ada di gudang.


" Ini semua pak?" Petugas kasir yang melongo melihat troly penuh dengan berbagai merek susu ibu hamil. Belum lagi ada puluhan karton dari berbagai merek susu ibu hamil pula yang baru di ambilkan petugas supermarket.


" Iya kenapa? ada yang salah?" tanya Tuan Kino kepada petugas kasir.


" Oh tidak pak." Petugas kasir yang langsung menghitung satu persatu belanjaan dari Tuan Kino yang sepenuhnya adalah susu untuk ibu hamil.


.


.


" Bi, tolong angkat semua barang di mobil saya dan taruh semua di dapur!" Perintah Tuan Kino yang masuk ke dalam rumah. " Oh ya, setelah itu buatkan Tamarin susu ibu hamil dan antarkan ke kamarnya." lanjutnya.


" Baik Tuan. Nona Tamarin hamil?" bibi bergumam sendiri sambil bergegas menuju garasi dan membuka mobil Tuannya. " Hah, OMG." Bibi yang shock dengan menutup mulut menganga nya dengan kedua telapak tangan. Belum lagi kedua mata yang melotot mengarah ke semua barang belanjaan yang kesemuanya adalah jenis susu untuk ibu hamil. " Tuan ... Tuan. Kenapa tidak sekalian sama tokonya saja." imbuhnya dengan mengangkat satu kardus cokelat besar untuk dibawa masuk ke dalam rumah.


Setelahnya bibi selesai dengan dibantu asisten rumah tangga yang lain untuk memasukkan semua barang belanjaan Tuan besar. Bibi dengan cepat membuat satu gelas susu khusus untuk ibu hamil yakni buat nona Tamarin.


" Sudah bi?" tanya Tuan Kino yang tiba-tiba sudah berdiri di belakangnya.


" Sudah tuan."


" Biar saya saja bi." Tuan Kino yang mengambil nampan berisi satu gelas susu rasa vanila dan berwarna putih itu. Dia lantas berjalan naik menuju tangga menuju kamar Tamarin.

__ADS_1


" Ini siapa yang suaminya ya? ... upz!" lirih bibi yang kemudian menutup mulut nya dengan cepat.


BERSAMBUNG


__ADS_2