Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Akan Bertemu


__ADS_3

"Tolong pertemukan aku dengan Puput"kata David Reno dengan lirih.


Raka yang terkejut membulatkan matanya,diam sejenak dan berfikir


"Okelah David tapi aku tidak janji,"jawab Raka bias,


"Besok akan aku tunggu di rumah."kata David dengan senyum khasnya.


"Baiklah,aku akan menumuinya besok dan membawanya ke rumah mu,ku harap tidak akan jadi masalah,karena David Bryan sangat posesif terhadap Puput"kata Raka dengan tersenyum.


David tersenyum kecut mendengar kata kata Raka,seakan tidak rela kalau David Bryan memilikiku,lalu terlontar pertanyaan dari mulutnya"Bagaimana bisa Puput bisa menjalin hubungan dengan Boz Amerika itu"tanya David sinis.


Ceritanya panjang,semenjak kamu kecelakaan Puput seperti orang gila,dia terus saja menangis,bahkan sampai pingsan,bahkan mama mu menyalahkannya atas apa yang menimpamu,sampai tega menamparnya,Puput tidak menyerah,walaupun berkali kali mamamu memintanya untuk pergi.


Sampai akhirnya dia harus benar benar rela melepaskan saat orang tua mu membawa mu ke US untuk berobat disana,namun dia masih berharap kamu akan sembuh dan mengingatnya,dan tiba lah David Bryan menggantikanmu menjadi CEO,


dia meminta Puput untuk membuat laporan secepat kilat,bahkan sampai membuatnya pingsan,dengan sifat Puput yang seperti itu membuat David Bryan semakin menyukainya,ntah apa yang terjadi diantara keduanya sehingga David Bryan menurunkan jabatannya secara sepihak,sehingg Puput harus resign dari perusahaan,naas dia mengalami kecelakaan,selama di rawat aku di larang memberi tahu orang tuanya,sehingga yang merawatnya adalah David Bryan,semenjak itulah,mereka semakin dekat sampai aku dengar Puput mengandung dan mereka pun akan menikah,"Raka pun bercerita panjang kali lebar,


David Reno yang mendengarnya pun sangat sakit,


"Seandainya waktu itu aku mendengarkannya dan ikut kembali ke hotel mungkin ini tak akan terjadi,aku pasti akan bahagia dengannya sekarang,bahkan kita pasti sudah menikah"David Reno pun menyesal.


"Jadi sekarang kamu ingat semua??"Aku kira kamu masih belum ingat sedetai itu,"Raka heran karena David Reno sudah mengingat semuanya.


"Ntahlah Raka,aku sudah ingat,cuma terkadang kepalaku masih sakit,terkadang potongan potongan sekilas tentang puput muncul ketika aku bersama elizabeth."kata David dengan wajah melas.


"Sudahlah bro,semua sudah terjadi,mungkin kalian tidak ditakdirkan untuk bersama sebagai pasangan namun di takdirkan bersama sebagai saudara,bukankah kamu selama di Amerika mencintai Elizabeth,yang tak lain adalah adik dari David Bryan???"Raka pun mencoba menghibur David.


Mau gak mau inilah kenyataannya,terkadang memang tidak adil,namun begitulah Tuhan membuatnya,kita sebagai manusia harus iklas menerimanya,karena semua itu akan indah pada waktunya.


Tak terasa waktu semakin larut,Raka pun menyuruh David untuk istirahat,


"Lebih baik kamu istirahat David,terserah kamu ingin tidur di kamar sebelah atau tidur denganku"kata David terkekeh.


"Brengsek,kamu pikir aku gay sehingga haris tidur dengan mu"David pun memukul bahu Raka.


Raka hanya terkekeh tanpa membalas pukulan David Reno,


"Tidak ingatkah kamu dulu,setiap tidur pasti meminta ku untuk menemanimu"Ucap Raka mengingatkan David Reno sewaktu dia kecil dulu.


"Itu dulu sekarang beda,aku normal tidak sepertimu yang tidak normal,bahkan sampai saat ini pun kamu tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita"Lagi lagi David terkekeh.


"Ntahlah sampai saat ini aku masih mencintai kesendirianku,menurutku mencari seorang wanita sangat sulit daripada mengerjakan sebuah proyek."Raka pun tertawa.


Mereka berdua pun tertawa bersama,


"Aku masih menikmati kesendirianku,aku masih ingin menyimpan nama Puput dalam hatiku,aku masih belum siap untuk menggantinya"batin Raka dengan tersenyum.


Akhirnya,mereka pun tidur di kamar masing masing.

__ADS_1


**********


Dari tadi ntah kenapa David kelihatan sangat berbeda,dia seperti mengkhawatirkan sesuatu.


"Kamu kenapa sih sayang,seperti ada yang merisaukan hatimu"kataku yang membuat Davis terkekeh.


"Aku tidak apa apa sayang,hanya sedikit nerves karena sebentar lagi akan menikah"kata nya berbohong.


Sontak aku pun tertawa terbahak bahak,


"Seorang master CEO nerves ketika akan menikah"ledekku yang membuat David menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Memangnya kamu tidak nerves sayang,"tanyanya dengan menatapku.


"Mmmm...sedikit tapi tidak sepertimu yang terlalu mencolok,


slow baby,jangan terlalu nerves"kataku dengan sok tenang.


David hanya tersenyum dan memejamkan matanya,aku pun memeluk nya,


lalu ikut memejamkan mata.


**********


Pagi menyapa dengan indah,perlahan ku buka mataku,ku lihat mahkluk indah disampingku yang masih terlelap,


"Mulai dari sekarang,aku akan belajar menjadi istri yang baik untukmu,supaya selamanya kamu tidak akan berpaling dariku."gumamku.


setelah semua siap aku pun membangunkan David,


"Sayang,sudah pagi ni apa kamu tidak bersiap untuk bekerja???bisikku


David pun tersenyum namun dia masih menutup matanya...


"Jadi tak mau bangun,??"bisikku.


Tiba tiba David menarikku dengan posisi dia diatasku,


"Jadi apa yang akan kamu lakukan jika aku tidak mau bangun"tanyanya dengan raut wajah ingin memakanku.


"Ampun sayang,"aku pun mendorong tubuh David lalu berdiri,


Aku pun menyodorkan air minum pada David,dan keluar untuk menyiapkan sarapannya.


********


Raka dan David sudah bersiap,seusia sarapan Raka akan mengantarkan David Reno untuk pulang ke rumahnya terlebih dahulu,setelah itu datang ke kedutaan US untuk meminta CNI untuk David Bryan.


"Setelah dari kedutaan aku akan kerumah David untuk meminta berkas berkas Puput,jadi aku punya alasan pada David Bryan supaya dia tidak curiga lalu mengajaknya untuk menemui mu."ucap Raka dengan fokus ke depan karena memang mereka sekarang dalam perjalanan menuju rumah David Reno.

__ADS_1


"Kamu aturlah Raka,yang penting aku bisa bertemu Puput."timpal David dengan pasrah.


Tak berapa lama mobil Raka tiba di gerbang rumah David,


"Welcome back David Reno,"Raka pun tersenyum.


David memandangi sejenak rumahnya


"Terima kasih Raka,your are the best"David pun turun,


Raka pun putar balik lalu melajukan mobilnya ke kedutaan US.


Tak butuh waktu lama untuk membuat CNI,apalagi David orang yang berpengaruh.


Raka pun menghubungi David,untuk langsung kerumah mengambil berkas berkasku dan sesegera mungkin memprosesnya mengingat kurang seminggu lagi kami akan menikah.


Setelah mengantongi ijin dari David Bryan Raka menuju rumah,


Aku yang sudah di beritahu David sebelumnya menyiapkan berkas berkasku semua,lalu menunggu Raka di teras,


Sudah nampak mobil Raka mendekat,


Saat turun dari mobil,Raka sudah menyunggingkan senyuman kepadaku,tak bisa di pungkiri karisma mas Raka sungguh luar biasa.


"Wao..kamu sungguh mempesona mas,"godaku.


"Apakah menurutmu aku sangat mempesona???kalau begitu selingkuhlah denganku"goda Raka balik.


"Kamu kok gitu sih mas,"lagi lagi aku menyubit perut mas Raka.


Raka hanya memircingkan matanya,mungkin dia kesakitan karena cubitanku.


Aku menyodorkan berkas berkasku pada mas Raka,kini kedua bola mas Raka memeriksanya,setelah itu


"Ok,segera di proses"dan menutupnya.


"Put,bisakah kamu ikut denganku??"tanya Raka dengan berbisik.


"Kemana???"tanyaku balik


"Sudahlah ikut saja,please???"Raka pun memelas.


Karena tidak tega melihatnya memelas seperti itu,akupun mau.


"Ok mas,tapi aku bawa mobil sendiri ya???"kataku lalu beranjak ke kamar ganti baju dan ambil kunci mobil.


Kami pun berangkat.


Otak ku mengingat ingat,sepertinya tidak asing dengan jalan ini,setelah berhenti disebuah rumah warna putih,air mataku meleleh.......

__ADS_1


__ADS_2