
Tapi apa Put???
Raut wajah ibu dan ayah pun berubah menjadi khawatir dan cemas,
Aku pun melirik ayah dan ibuku berdoa dalam hati semoga mereka menyutujui syarat dari orang tua David
"Jadi orang tua David menginginkan pernikahan kami di laksanakan di Amerika bu,yah..sedangkan kondisi ku lagi hamil begini"kataku sambil cemberut.
Bunga yang ikut mendengarkan pun mulai komentar,
"Ya enak dong kak, nikah di Amerika"dengan mulut penuh makanan.
Aku hanya melirik adikku yang satu ini,tanpa menjawab komentarnya.
Tiba tiba David yang baru datang pun mencium keningku,
Bunga yang melihat adegan kami bercicit
"Cie cie cium kening"kekehnya
Aku yang tidak enak hanya menundukan kepala sedangkan ekspresi David biasa saja.
"Ya begitu lah Bunga,kalau menikah dengan Bule,romantis dimana mana,"Saut ibu sambil menuangkan air di gelas.
"Memang harus begitu bu,supaya langgeng"timpal ayah
Kami pun melanjutkan makan kami,
seusai makan ayah dan ibu pun membuka obrolan,
"Kami tidak keberatan Put kalau orang tua David menginginkan kalian menikah di Amerika,namun ayah minta Ijab dan Qobulnya laksanakan di rumah,setelah itu kalian bisa melakukan resepsi di sana"kata ayah serius.
Aku pun memberitahukan permintaan ayah pada David,dan David pun setuju untuk melakukan Ijab dan Qabul dirumahku.
"Dan untuk persiapan besok,apakah kamu sudah mengajari David sedikit sedikit tentang islam???"tanya ibu sambil sambil melirikku.
"Belum bu,"kataku dengan terkekeh.
"Ya allah yah,kok kita punya anak macam ini,besok calon suaminya mualaf kok tidak di ajari"ibu pun menaruh punggung tangannya di dahinya.
"Dulu memangnya ibu nyidam apa saat hamil Puput,"ayah pun menggoda ibu.
Dengan ketus ibu pun nyeletuk
"Anak dan ayah sama saja"
Aku dan ayah pun tertawa,sedangkan David hanya tersenyum.
"Walaupun begitu,David selalu membaca buku tentang islam yang di belikan mas Raka tempo hari."kataku membela diri.
Terjadi banyak tanya jawab antara kami,David pun bilang kalau dia sangat yakin untuk memeluk islam,
Tiba tiba Bunga datang dari kamarnya dan ikut bergabung,
dengan wajah cemberut dia berkata
"Kapan ini mba jalan jalannya?
"Astaga Bunga,mba kok lupa ya???"aku menepuk dahiku sendiri.
"Ya sudah,sana ajak adikmu berkeliling"ucap ibu sambil beranjak dari tempat duduknya lalu disusul ayah.
__ADS_1
Kami bertiga pun beranjak keluar rumah untuk berkeliling,namun saat berjalan jalan menyusuri taman,Bunga dengan marah pun bilang
"Kayaknya aku cuma jadi obat nyamuk deh,"
Aku pun melepaskan genggaman tangan David dan memeluk Bunga,
"Iya iya sayang,sini mba gandeng,biarin mas David jalan sendiri"
Mendengar ucapanku Bunga pun tersenyum,
begitu pula David,
dia pun ingat kenangannya dulu dengan elizabeth,saat seusia Bunga,Elizabeth juga masih sangat manja dengannya,bahkan dia selalu iri jika ada wanita yang dekat dengan David.
Karena asik melamun David pun tertinggal,sehingga aku pun harus berteriak memanggilnya,
Puas berkeliling taman,kami pun menuju kolam ikan,lalu Kami duduk di atas batu besar dekat kolam,disana kami bercanda dan mengobrol bersama sehingga tak terasa sang mentari pun condong ke barat
"Bunga,kakak kamu sedang hamil tolong jangan buat dia telah ya???"David pun memperingatkan Bunga
"Siap mas Bule"kata Bunga terkekeh.
Aku pun tertawa,mendengar ocehan Bunga,
Aku sangat sangat bersyukur pada Rabbku,karena telah memberi kebahagiaan kepadaku,seorang calon suami serta keluarga seperti keluargaku,
bahkan aku pun selalu meminta agar aku lupa cara untuk mengeluh,
Setelah capek berkeliling rumah David kami pun memutuskan untuk kembali kedalam rumah.
aku dan David pun kembali ke dalam kamar,begitu pula dengan Bunga yang kembali kedalam kamarnya.
Saat di kamar David pun melangsungkan eksekusinya terhadapku,
"Nikmatilah sayang,ini adalah hukuman terindah dariku"kata David yang masih memainkanku.
Ntah berapa lama dia menghukumku,mulai gaya a sampai z,
akhirnya sampai juga di pelepasannya.
"Sayang,apakah semua orang bule rakus sepertimu?"tanyaku dengan tertawa kecil
"Mungkin,"jawab David singkat.
"Jawabanmu tidak sesuai espektasiku,kalau menurut aku sih iya,secara milik kalian besar besar.katamu sambil memainkan bule halus di dada David.
"Sok tau"lagi lagi David menjawab singkat pernyataanku.
Aku yang kesal pun,malas bicara lagi yang kemudian membalikan badan.
"Sebenarnya tadi aku sangat kesal padamu,kenapa kamu berbuat begitu,aku tau mood ibu hamil berubah ubah namun fikirkanlah anak kita,aku melarangku bukan tanpa alasan,itu semua karena aku sangat sayang dan peduli padamu dan juga anak kita."
"iya sayang,maaf"kataku sambil membalikan badan.
*******
David pun menggendongku menuju kamar mandi,lalu memandikanku.
Seusai mandi kami pun keluar untuk makan malam.
Saat sedang makan malam bersama Raka dan Chris datang.
__ADS_1
"Wah kebetulan,mari makan bersama"ibu pun langsung bangkit dan mendekati Raka dan Chris.
"Hey,kalian jangan merepotkan mertuaku"ketus David.
"Kamu pasti cemburu ya boz"ejek Chris.
Aku pun tertawa,
"Sudah sayang,kamu itu ya dengan Raka dan Chris seperti Tom and Jerry."kekehku.
Raka dan Chris pun bergabung bersama kami,
"Nyampai kapan yah!"tanya Raka
"Tadi pagi nak Raka,"jawab ayah.
"Halo Bunga,bagaimana kabarnya..mas Raka kangen nih"kini Raka gantian menyapa Bunga
"Hallo mas Raka,sama mas, Bunga juga kangen banget sama mas Raka,"kata Bunga sambil terkekeh.
"Wah ternyata kita sehati ya,bagaimana kalau besok kita nge date"kata Raka sambil mengedipkan mata.
"Beneran mas,ngedate kemana??"tanya Bunga antusias...
"Kamu mintanya kemana"jawab Raka terkekeh.
Belum sempat menjawab ibu memotong
"Rakaaaa,awas ya macem macem sama Bunga"ibu pun mengepalkan tangan ke Raka.
"Ampun bu"Sambil mengangkat kedua jarinya.
Kami pun tertawa,sedangkan Chris dan David hanya tersenyum karena tidak mengerti.
Seusai makan mereka pun pindah ke teras,
"Ada keperluan apa kamu kesini???"tanya David dengan tatapan tajam,
"Malam ini kan kita ada janji dengan ustad boz"jawab Raka kesal dengan bosnya
David mencoba mengingat membuka memori satu satu dalam otaknya,dan...
"Aaa iya,sorry lupa"David pun terkekeh
"Dalam otakmu hanya Puput,sehingga lupa dengan yang lainnya"timpal Chris.
"Sudah sudah kalau begitu ayo berangkat"David pun bangkit dari duduknya,begitu pula dengan Chris dan Raka.
Ibu,ayah dan Bunga yang tidak paham pun hanya diam saja,
"Bu,yah kami berangkat dulu"pamit Raka sambil mencium punggung tangan ibu dan ayah
"Sayang aku berangkat dulu ya,kalau mengantuk langsung tidur tidak usah menungguku,"kata David sambil mencium keningku.
Ehem...ehem...
Chris pun berdehem.
"Bye bye Bunga"Raka pun melambaikan tangan pada Bunga sambil kiss bye yang sontak membuat Bunga kaget.
Saat mereka hendak masuk mobil aku pun memanggil mereka
__ADS_1
"Tunggu......"