Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Selfie


__ADS_3

Firasatku mulai tidak enak melihat ibu cengar cengir,


"apa yang ingin dilakukan ya?"batinku


Suasana menjadi hening saat ibu datang,


"Kok pada diam,David,Raka dan Chris selfie yuk???"ibu pun mendekati Raka untuk mengajak selfie bersama,sedangakan David dan Chris yang tidak paham bahasa ibu hanya diam.


"Ibu,ngapain sih minta selfie segala kan gak enak bu sama mereka."aku pun berusaha mencegah ibu,sungguh jiwa muda ibu naik kepermukaan melihat tiga orang tampan ini.


"Gak apa apa kok Put,cuma selfie aja,kami tidak keberatan,"kata Raka yang langsung membuat ibu semakin menjadi.


"Tu kan,mereka tidak keberatan"timpal ibu.


David yang awalnya diam kini ikut bicara.


"Memangnya ibu minta apa sayang??"tanya David penasaran.


"Tu,ibu ingin selfie dengan kamu,mas Raka dan Chris."jawabku dengan memonyongkan bibir.


"Bagaimana kalau aku lahap sekarang"goda David


Aku pun langsung mencubit perutnya,dan dia pun pura pura memekik kesakitan.


"Auwwwww,"teriaknya.


Ibu pun mendekati David dan bertanya"kenapa" David pun menarik simpati ibu dengan memegang perutnya dan menunjukku.


"Kamu tu Put,kenapa David kesakitan seperti itu"omel ibu.


"Aku hanya mencubitnya bu,itupun tidak sakit"gerutuku sambil mengepalkan tangan pada David.


"Kalau tidak sakit,tidak mungkin David kesakitan,"kata ibu seolah tak percaya kepada ku.


"Disini yang anak ibu siapa sih"sedikit marah,kesal dengan drama David.


Semua pun tertawa,


Raka dan Chris geleng geleng melihat David di balik sikapnya yang dingin ternyata dia manja juga,


"Kelihatannya seru nih,melihatnya bertingkah seperti bocah kecil."bisik Chris


Raka mengacungkan dua jempol pada Chris,


"betul,hiburan buat kita"balas Raka.


"Sudah sudah trus ini kapan selfinya,"teriak ibu

__ADS_1


Ibu,David,Raka dan Chris pun berpose sesuai instruksi ibu,ibu mengambil banyak gambar,setelah puas mengerjai pertinggi perusahaan terkenal, ibu pun duduk dengan cengar cengir.


"Kalian pasti iri dengan ku,lihatlah mantuku seorang bule tampan"lirih ibu.


"Apa yang ibu lakukan,"tanyaku dengan firasat tidak enak.


"Tentu saja pamer ke grup arisan ibu,apalagi!"kata ibu yang masih memainkan ponselnya.


"Tidak boleh gitu bu,itu Riya'"aku menasehati ibu.


"Tidak apa apa Put,sayang punya mantu bule tampan dan tajir kalau tidak di pamerkan."celetuk ibu.


Tiba tiba ayah muncul dan menimpali percakapan aku dan ibu.


"Benar bu yang di katakan Puput, bersikap riya' itu tidak baik,


lagian ayah yang sudah puluhan tahun mendampingi ibu,belum pernah tu di pamerkan ke ibu ibu arisan,memangnya ayah kurang tampan??


"Ehem.. ada yang iri ni.." celetuk Raka.


"Kalau ayah sih biasa saja seperti suami suami ibu-ibu lainya, beda sama David mantu kita,lihatlah dari atas sampai bawah,perfect banget kan yah,"kata kata ibu membuat ayah menggeleng gelengkan kepala.


"Lihatlah Put,Put, heran ayah"ayah pun ikut duduk di samping ibu


Aku dan mas Raka pun saling pandang,mas Raka hanya tersenyum sedangkan David dan Chris cuek karena tidak mengerti apa yang di bicarakan ibu.


"Bu coba deh lihat ayah, masih sangat gagah kan! bagaimanapun juga kalian menghasilkan empat anak yang luar biasa...yang pertama saja sudah sukses,dan kini menjadi nyonya bos besar, belum lagi yang lainnya,Raka pun melakukan sedikit pembelaan terhadap ayah.


Davit dan Chris yang agak bingung dan penasaran akan perdebatan kecil di depan mereka akhirnya memberanikan diri bertanya kepada Raka,namun


belum sempat Raka menjawab aku sudah menjawab terlebih dahulu dan menjelaskannya..


David dan Chris akhirnya manggut manggut menandakan mereka mengerti dengan penjelasanku.


Spontan David berucap"Ibu boleh mengundang semua teman arisan ibu untuk berkumpul di sini dan soal biaya biar kepala ART yang mengatur semuanya."


Aku pun terkejut akan kebijakan david,dan langsung melemparkan tatapan penuh tanya padanya.


"Belum sempat david menjelaskan maksudnya padaku,Raka sudah menerjemahkan ucapan David kepada bayah dan ibu..


Spontan ayah langsung nyeletuk," la kok malah di dukung sih mertuanya.


"Ayah juga bisa mengundang semua teman dan relasi kerja ayah untuk jamuan makan disini"David pun menambahkan biar terkesan tidak condong pada ibu.


Antara suka dan tidak,aku hanya bisa diam dan bertanya tanya dalam hati,


"Apa apain sih si David,maunya apa coba"

__ADS_1


"Ya intinya apa yang di sampaikan david adalah sebuah tindakan yang dimana dia sangat ingin membuat ayah dan ibu senang, kalau perlu David bisa membooking hotel miliknya khusus untuk ayah dan ibu.


Untuk masalah diterima atau tidaknya,semua di kembalikan lagi kepada ayah dan ibu".ucap Raka menjelaskan semuanya kepada ayah dan ibu.


Ayah dan ibu yang mendengar penjelasan Raka menjadi sangat senang dan bangga,karena ternyata selain kaya David juga pengertian namun disisi lain membuat mereka sadar dan malu jika hal pribadi harus melibatkan anak dan calon menantu,


sehingga membuat ayah dan ibu spontan menjawab secara bersamaan seperti layaknya paduan suara" tidak usah repot repot nak"


ibu dan ayah pun saling pandang.


"Lagian tadi cuma iseng iseng saja,ibu hanya ingin memberi tahu pada teman teman ibu ini lo mantu ibu,dan ibu hanya ingin membuat ibu ibu iri karena ibu bisa selfie dengan orang ornag tampan seperti kalian.kata ibu agak malu.


"Iya betul,tadi cuma bercanda saja,wajar kaum hawa kadang tidak bisa kontrol"timpal ayah merasa tidak enak.


Setelah perbincangan tadi ayah dan ibu pun pamit masuk kekamarnya..


Aku menghela nafas panjang.


aku yang awalnya khawatirpun menjadi lega atas jawaban ayah dan ibu yang tidak terpengaruh dan menerima semua yang di tawarkan oleh David.


Disaat suasana sudah tenang,tiba tiba ponsel Chris berbunyi dan saat Chris melihatnya,Chris pun agak kaget dan akhirnya meminta ijin untuk menerima panggilan tersebut.


Beberapa menit setelah Chris menerima panggilan telepon tersebut, Chris kembali dengan wajah yang agak kebingungan sehingga membuat David dan Raka saling menatap,


bingung melihat raut wajah Chris yang awalnya biasa menjadi tidak biasa.


"Apa ada masalah?"tanya David penasaran karena raut wajah Chris berubah.


"Tidak ada apa apa boz,hanya masalah pribadi.


"Apa kamu menghamili salah satu wanita yang kamu suruh bergoyang di atasmu"celetukku yang langsung mendapat tatapan tajam dari ketiga orang yang berada di sekitarku


Aku pun tersenyum kecut dan mengangkat jari tengah dan telunjukku.


"Bisakah aku bicara dengan Raka sebentar di luar"Chris pun meminta ijin pada David.


David yang tadi tadi bertanya tanya kini pun semakin di buat bingung oleh Chris.


"Ada apa sebenarnya"tanya David penasaran bahkan levelnya naik ke sangat penasaran.


"Nanti kamu juga tahu boz,semntara biar aku pastikan dulu sama Raka,jawab Chris.


"Baik lah aku memberi kesempata bicara pada kalian berdua,silahkan selesaikan dulu tapi ingat,setelah selesai langsung kabari aku,kita bicarakan di ruang kerjaku,"kata David


Akhinya Raka dan Chris pun undur diri,aku dan David pun juga hendak balik kekamar.


Sesampainya di luar Chris menelpon seseorang dan langsung di berikan kepada Raka dan saat Raka mendengarkan suara di telphone itu membuat Raka kaget setengah mati...

__ADS_1


__ADS_2