Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Candaan David Reno


__ADS_3

David Reno,Chris dan Raka duduk di sofa,


sedangkan Bryan duduk di kursi panasnya.


"Kita bertemu klien jam berapa???"tanya David Bryan lalu melangkahkan kaki menuju sofa.


"Satu jam lagi boz,ya sudah aku persiapkan dulu berkas berkasnya"Jawab Chris lalu bangkit yang diikuti Raka.


Setelah kepergian Chris dan Raka,David Bryan dan David Bryan saling mengobrol.


"Apa kamu ikut kami menemui client???"basa basi David Bryan.


"Tidak Bryan,bukan wewenangku untuk ikut kalian,lagipula aku mau mengirusi segala sesuatunya untuk besok.


Bryan pun terdiam sesaat,begitu pula dengan David Reno.


"Jaga Elizabeth,jangan pernah kamu meninggalkannya."pesan David Bryan.


"Aku akan selalu menjaganya,aku tidak mau kejadian masa lalu terulang lagi."timpal David Reno yang membuat David Bryan tersindir.


Tersimpan rasa sesal yang mendalam dihati David Reno,namun sesal sekarang pun tidak berguna karena orang yang amat dia cintai sudah menjadi milik orang lain,kini dia berusaha membuka hati untuk yang lain.


"Masa laluku adalah Puput namun masa depanku adalah Elizabeth,aku tidak mau menyesal untuk yang kedua kalinya"imbuh David Reno.


Bryan tersenyum mendengar kata kata David Reno,


tak beberapa lama Chris dan Raka kembali dengan berkas berkas di tangan mereka masing masing.


Mereka berempat pun keluar dengan David Bryan dan Reno di depan,


Raka dan Chris di belakang.


"Aku balik dulu ya,sampai ketemu lagi"David Reno pun memeluk Raka.


Lalu Chris dan terakhir David Bryan.


Dua mobil keluar parkiran,


Tak beberapa lama mobil mewah David Reno memasuki rumah mewah David Bryan.


Aku yang lagi bosan di kamar pun membaca baca majalah di teras rumah.


Asik membaca sehingga tak sadar kalau David Reno keluar dari mobil dan menuju ke arahku.


"Elizabeth mana Put???"tanya David Reno lalu duduk di sebelahku.


"Eh mas David,kamu ngagetin aja kaya jelangkung."kataku sambil memegang dadaku dan mengabaikan pertanyaan David Reno.


"Memangnya kamu pernah lihat jelangkung???"tanya David Reno sambil tersenyum.


"Belum sih mas"kataku sambil terkekeh.


"Dasar"gerutu David Reno.


"Kamu kok sudah balik???"tanyaku lagi dengan heran.


"Ngapain lama lama disana,CEO nya kan sekarang bukan aku,aku hanya pemilik beberapa persen saham saja"jawab David Reno.


Aku yang bingung mau menjawab apa pun membolak balikan majalah yang aku pegang.


"Aku di cuekin ni"gerutu David Reno dengan senyum khasnya.

__ADS_1


Aku hanya meringis lalu mengalihkan pandanganku ke arahnya.


"Aku bingung mas"ucapku dengan menggaruk kepala yang tidak gatal.


David pun tertawa,melihatnya tertawa lepas begini membuat aku bahagia.


"Kamu kelihatan bahagia banget mas,dapat Dividen banyak ya dari Bryan???"godaku dengan terkekeh.


David Reno kini pun memandang wajahku lalu mengedipkan matanya.


"Iiiihhhh genit deh,kumat lagi genitnya"aku pun memukul bahu David Reno.


"Auwwww....sakit Put"sambil memegang bahunya lalu tertawa lagi.


"Gak usah pura pura,lagian aku memukul gak keras kok,masa iya sakit"bibirku pun kini maju ke depan.


Ntah kenapa wajah ceria David Reno berubah menjadi nanar,


Serpihan masa lalunya denganku pun muncul kembali dalam ingatannya.


Aku yang melihat perubahannya pun membuka suara


"Are u ok mas"tanyanyaku dengan sedikit khawatir.


"Eh....Iya Put,oh ya Elizabeth mana ya???"tanya David Reno mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Dikamar mas,mas David susul kesana saja"jawabku.


"Nggak ah,aku tunggu disini saja,lagian gak enak sama tuan rumah berduaan di kamar"goda David Reno.


"Iiiihhhhh nyebelin deh kamu mas,lagian biasanya juga berduaan di kamar,sok alim"kataku dengan agak kesal.


"Kalau berduaan akan muncul orang ketiga Put"kata David Reno yang lagi lagi membuatku meninggalkan majalah yang ku baca.


"Pastilah setannya ikut dan bisikin kita supaya tersesat"kataku dengan wajah ditekuk pasalnya aku dan David Bryan pun banyak melakukan dosa ketika berdua.


"Kalau kita berduaan apalagi di kamar pasti muncul bayi dalam perut"David Reno pun tertawa dengan keras.


Mendengar jawabannya membuatku marah,kesal,geli campur jadi satu.


"Kamu tu mas bisa bisanya goda aku,awas ya gemes deh aku,pengen tak sobek sobek lalu tak masukin tong sampah"gerutuku dengan memukulkan majalah yang ku pegang ke bahunya.


"Lo kok marah sih,kan memang bener Put"David Reno pun tertawa.


Aku yang kesal pun berteriak


"Elizabeth,ni calon suami kamu sungguh menyebalkan!!!"


"Sudah sudah Put,perutku kaku"ujar David Reno sambil memegangi perutnya.


"Sukurin,mang enak perut kaku mangkanya jangan suka goda calon kaka ipar,gak ada sopan sopannya sama kaka ipar."omelku pada David Reno.


David Reno hanya tertawa mendengar omelanku,aku pun memandangnya.


Lama aku memandangnya,ada perasaan lega pada diriku yang melihatnya tertawa tidak seperti kemarin kemarin.


Tak berapa lama Elizabeth pun keluar,


dia pun kaget karena David Reno sudah kembali.


"Lo....Sayang,kamu sudah kembali???"tanya Elizabeth.

__ADS_1


"Baru saja sayang,"jawab David Reno dengan senyum khasnya.


Aku yang tidak mau mengganggu sepasang kekasih ini pun pamit undur diri.


"Maaf Elizabeth dan Mas David Reno,aku tinggal ke kamar dulu ya???"ucapku lalu beranjak.


Beberapa langkah suara Elizabeth menghentikanku.


"Kami juga pamit kaka ipar,banyak yang harus kami persiapkan untuk besok"


Aku pun membalikan badanku lalu mendekati Elizabeth.


"Jadi begitu ya,ya sudah hati hati,jaga adikku baik baik mas,awas kalau kamu meninggalkannya"ancamku pada mas David Reno mengingat kejadian dulu dia meninggalkan aku di Korea.


"Siap kaka ipar"ucapnya yang membuat aku geli.


Elizabeth pun kembali kekamar mengambil barang barangnya serta barang David Reno.


Kemudian mereka pun pamit undur diri.


Setelah kepergian David Reno dan Elizabeth aku pun kembali ke kamar.


Di sisi lain di sebuah restoran yang tidak terlalu besar,


David Bryan,Raka dan Chris menunggu Client nya.


Netra Bryan menelusuri isi restoran tersebut dan mulutnya kini mengeluarkan suara


"Kamu yakin client Malaysia mengajak bertemu di restoran ini???"tanya David Bryan tidak percaya.


"Yakin Boz,beliau sendiri yang memberi alamat restoran ini padaku."jawab Raka.


Mereka pun terdiam,tak ada suara dari mereka bertiga hanya bunyi lirih pemberitahuan dari ponsel mereka masing masing.


Tepat didepan restoran ada anak kecil yang sedang memandangi pengunjung yang sedang makan,nampak dia sangat lapar.


Dan muncul seorang wanita cantik yang memakai seragam yang keluar dari pintu samping dan memberi nasi kotak dan air mineral.


Raka yang melihat dari jauh pun tersenyum


"Masih ada juga seorang yang berjiwa sosial tinggi"batinnya lalu kembali lagi ke ponselnya.


Tak berapa lama Client dari Malaysia pun datang dengan seorang wanita cantik.


"Selamat lagi pak David Bryan,pak Raka dan pak Chris maaf kalau menunggu"Client tersebut menyapa dan meminta maaf atas ketelambatannya.


"Silahkan duduk pak"Raka pun mempersilahkan duduk.


"Perkenalkan ini anak saya"Client tersebut pun memperkenalkan anaknya.


Netra dari wanita ini tak lepas dari David Bryan,


merasa risi dengan tatapan wanita yang duduk berseberang dengannya David Bryan mengeluarkan suaranya.


"Bisakah anda tidak memandangi saya nona,"


Wanita tersebut yang bernama Bella pun menunduk dan berucap


"Maaf"


David pun memandangnya dengan kesal.........

__ADS_1


__ADS_2