Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Malam pertama


__ADS_3

Aku pun cekikikan sendiri membayangkan David Bryan,entah bagaimana raut wajahnya sekarang.


"Maafkan aku sayang"batinku lalu melangkahkan kaki ke teras menyusul ibu.


Disana banyak kerabat dan tetangga yang sedang duduk.


"Pengantinnya kok berpakaian seperti ini???"celetuk salah satu orang yang duduk disana.


Ibu pun menghampiriku,


"Puput kamu itu apa apa an,masa iya berpakaian celana pendek dan kaos,"


Aku hanya terkekeh sambil menggaruk rambutku yang tidak gatal.


"aku belum mandi bu,gantian sama David kamar mandinya"kataku bohong.


Ibu menghela nafas panjang,lalu menyuruhku mandi dan memakai pakaian yang sudah disiapkan.


Dengan berat aku kembali ke kamar pastinya ketar ketir dengan David Bryan.


Saat masuk kamar kulihat David Byan sudah siap dengan baju formalnya,


karena masih takut aku pun langsung saja menuju kamar mandi tanpa sepatah kata.


David menungguku dengan duduk dikasur sambil memainkan ponselnya.


Karena tidak membawa baju ganti jadi aku hanya memakai handuk kecil untuk menutupi sebagian tubuhku.


Melihat David asik dengan ponselnya membuatku sedikit lega minimal aku selamat sekarang,namun tak disangka saat memakai pakaian dalam, David memelukku dari belakang.


"Berani mengerjaiku???"


bisiknya yang membuat aku geli karena hembusan nafasnya.


Aku pun gugup,


"Sayang kita lanjut nanti ya,kita sudah di tunggu"bujukku.


David hanya tersenyum sinis,tangannya sudah menjelajah area sensitifku bahkan dia pun memasukan jari tengahnya, membuatku sedikit mendesah,sedang tangan satunya bermain di dadaku dan memelintirnya sehingga membuat aku semakin berhasrat.


Aku pun basah,nafsuku kini sudah di ubun ubun,


Tiba tiba David tertawa,


"Kita lanjut nanti lagi ya sayang,"


Lalu David menuju pintu dan berkata


"Bye bye sayang,aku tunggu di luar ya"


David pun menutup pintu.


"Aaaaaa....David!!!


teriakku kesal ternyata dia membalas perlakuanku tadi.


Aku pun memakai bajuku lalu keluar dengan panas dingin akibat hasrat yang sudah di ubun ubun namun tidak tersalukan.


Diluar David berbaur dengan para mak mak,mereka tampak senang sekali bisa bercanda dan berbaur dengan David Bryan.

__ADS_1


"Sayang...."panggilku.


David pun berdiri dan menuju ke arahku.


"Ada apa sayang"tanyanya dengan tersenyum.


"Ayo makan dulu"jawabku agak ketus,lalu aku pun menggandeng tangannya dan menuju meja makan.


Setelah makan kami berbaur lagi dengan ibu ibu.


Hari semakin larut,aku dan David memutuskan untuk kembali ke kamar.


Saat di kamar aku langsung saja memeluk David,


"Sayang,kita jadi cari penginapan???"kataku sambil memainkan kancing baju David.


"Kamu pengen kita malam pertama di luar???"tanya David dengan tersenyum.


Aku pun terdiam,disisi lain ingin mencari penginapan supaya lebih leluasa namun di sisi lain aku malas keluar.


"Ah..dirumah saja"batinku


Karena daritadi sudah menahan nafsu,aku pun mendorong David ke tempat tidur dengan posisi,aku di atasnya.


"Dirumah saja,aku sudah tidak tahan"bisikku.


Dengan ganas aku pun ******* bibir David,David pun mengikuti permainanku,kami berdua seperti orang kesetanan,saling berpaut hingga suara keluar dari mulut kami,puas dibibir aku langsung saja menyerang lehernya,bahkan aku meninggalkan jejak disana,


David mengerang penuh kenikmatan,


"Next baby"kata kata disela erangannya.


Tangannya meremas benda kenyalku bahkan bibirnya kini bemain disana,dia pun menggigit area sensitif dadaku seketika aku pun mengerang penuh kenikmatan,aku tidak peduli suaraku terdengar dari luar atau tidak,


Masih posisi diatas aku pun menyatukan milik ku dan milik David,yang sebelumnya aku mainkan terlebih dahulu.


Semua kendali ada padaku,perlahan aku menggoyangkan tubuhku,sehingga membuat David memejamkan matanya dengan tangan yang meremas dadaku.


Lama bermain diatas akhirnya akupun ambruk,David pun merubah posisiku,kini dia diatas dan aku dibawah.


Semua kendali ada padanya.


Dengan cepat dia memompa,up and down sehingga lagi lagi aku mengerang penuh kenikmatan,


"Do you like it baby"katanya dengan sedikit ngos ngosan,


lama bermain akhirnya David sampai juga.


Tak lupa dia pun mengecup keningku,


"Aku suka sekali permainanmu sayang,"


Aku pun tersipu malu,lalu menenggelamkan wajahku di dadanya.


"Apakah tenagamu masih ada untuk ronde ke dua???"imbuhnya lagi.


Sontak aku pun memelototkan mata,


"kamu menginginkannya lagi sayang"tanyaku.

__ADS_1


"Iya,malam ini adalah malam pertama kita jadi aku ingin menikmatinya berulang kali"jawabnya dengan tersenyum licik.


Aku pun hanya pasrah dan mengikuti kemauannya.


*******


Disisi lain David Reno dan Elizabeth baru bangun dari tidurnya,


"Mandilah dulu sayang,aku mau ke kamar Raka dan Chris,"kata David Reno yang mendapat anggukan dari Elizabeth.


David Reno bergabung dengan Raka dan Chris,melihat ada beberapa minuman sontak David Reno pun meminumnya,


"Are you ok bro"tanya Raka dan Chris barengan.


"Seperti yang kalian lihat aku sangat baik"jawab David Reno dengan memegang botol minuman.


Raka pun melihat nanar David Reno,seakan dia tahu apa yang di rasakan sahabatnya.


"Kelihatannya David Reno galau,"bisik Chris.


"Kelihatannya seperti itu,"bisik Raka balik.


"Lalu kita bilang apa pada Elizabeth???"tanya Chris.


"Entahlah Chris,kita lihat saja"timpal Raka.


*******


Malam pun berganti,kini sang mentari muncul dengan sinarnya.


Ibu dan lainnya sudah sibuk di dapur,sedangkan aku dan David masih menikmati alam mimpi kami mengingat dini hari kami baru tidur.


"Mba Puput masih tidur ya bu?"tanya Bunga.


"Iya,biarin saja mungkin mba mu capek"jawab ibu lalu melanjutkan aktivitasnya.


Bunga pun kembali melakukan aktifitasnya,di teras Tirta serta Fajar membantu ayah untuk membersihkan kotoran yang berserakan.


Di kamar,aku mulai membuka mataku,hendak bangun namun badanku sangat lemah,rasanya tulangku lepas semua.


Semalam dihajar habis habisan oleh David,dengan sisa tenaga yang ku punya aku pun menggeser tangan serta kaki David dari tubuhku lalu memunguti baju yang berserakan di lantai.


Aku melangkahkan kaki ke kamar mandi guna membersihkan diri,


asik dengan guyuran air yang membasahi tubuhku,tiba tiba tangan David memelukku dari belakang.


"Kenapa tidak membangunkan aku sayang"tanyanya dengan mempererat pelukannya.


"Karena kamu terlihat sangat letih sayang,dari semalam kan kamu terus berpacu tanpa henti sehingga membuat tubuhku remuk redam tanpa sisa tenaga"jawabku.


"Maaf sayang,aku terlalu bersemangat,bahkan pagi ini pun aku siap bertempur lagi"godanya.


Aku pun meringis,bagaimana tidak akibat pertempuran semalam saja aku masih merasaknnya apalagi pagi ini dia mau bertempur lagi.


"Sayang nanti lagi ya,aku sangat...."belum menyelesaikan ucapanku David membalikan badanku dan mengecup bibirku.


"Baiklah sayang,aku juga tidak mau baby ku kecapekan"


David pun mengelus perutku lalu menciuminya.

__ADS_1


__ADS_2