Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Keluarga ku salah paham


__ADS_3

Tepat pukul sebelas malam kami sampai di pelataran rumahku,,


aku pun turun dan langsung mengetuk pintu,


Tok..tok..tok..


"Assalamualaikum.."aku mengucapkan salam


Namun tidak ada jawaban,aku pun mengulangi lagi salamku namun tetap tidak ada jawaban.


"Mungkin sudah pada tidur,,ya udah jangan di ganggu,gimana kalo kita cari hotel."


mas Raka memberi ide


Deg...jantungku rasanya berhenti teringat dulu David berkata sama,,air mataku pun langsung terjun bebas tanpa aba aba.


"Put,kok nangis kamu kesinggung ya karena ngajak kamu ke hotel,,bukan begitu maksud aku Put,,"ucapnya sambil memelukku dengan erat,


Raka pun salah paham kepadaku,pasalnya aku menangis karena teringat mas David bukan karena ajakannya untuk menginap di hotel.


Ceklek


suara pintu di buka.


"Lo mba Puput pulang,"maaf lama bukakan pintunya"Kata Tirta sambil menguap


Aku pun langsung melepas pelukan mas Raka dan mengusap air mataku.


"Sudah pada tidur semua ta Tir?"tanyaku sambil clingukan.


"Sudah mba, ini kan sudah malam banget,mba juga,pulang gak ngasih kabar terlebih dahulu,"cerocos Tirta.


"Iya maaf,mendadak ingin pulang soale,,"kataku sedikit gak enak pada Tirta


"Halo mas David,gimana kabarnya,tanya Tirta sambil mengulurkan tangan,"Raka di kira David


Raka yang bingung pun hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Karena keadaan rumah yang remang remang selain itu kesadaran Tirta juga belum 100%,jadi mengira mas Raka adalah mas David


"Ini mas Raka Tir,bukan mas David" kataku menjelaskan.


"Oh..sudah ganti lagi to.."celetuknya.


Aku pun hanya menepuk jidatku,ntah apa yang di pikirkan Tirta,,


"Tir,mas Raka biar tidur sama kamu ya??"pintaku


"Siap mba,ayo mas kita tidur,",ajak Tirta yang dari tadi menahan kantuknya.

__ADS_1


Aku pun masuk dalam kamarku dan langsung tidur,tanpa membersihkan diri terlebih dahulu karena memang sangat capek.


Keaesokan harinya waktu ibu menyapu halaman,ibu sangat kaget ada pria tampan yang sedang joging di sekitar rumah.


"Selamat pagi nak,kamu siapa?dan mau nyari siapa??"sapa ibu dan langsung menghujani pertanyaan pada mas Raka.


"Selamat pagi bu,maaf perkenalkan saya Raka,temannya Puput.,"jawab mas Raka mengenalkan diri.


"Lo,kapan datangnya,"tanya ibu lagi dengan sedikit shock karena ibu tidak tahu kepulanganku.


"Semalam bu,saat kami datang semua sudah pada tidur,,"jawab Raka lalu tersenyum


"Oalah iya nak,yowes ibu tak masuk dulu,mau


nemui Puput,sekalian masak,tadi ibu belum masak, la gak tau kalau ada tamu."pamit ibu...


Ibu pun segera ke kamar ku dan membangunkanku,,


"Put,,put bangun,kamu kok gak bilang kalau pulang,,"tanya ibu kesal denganku


"Iya bu,semalem nyampe rumah tengah malam,semua sudah pada tidur.,"kataku masih memejamkan mata.


"La itu siapa Put,kok gak ngajak David,"tanya ibu.


"Itu Raka bu,asisten David" aku pun langsung bangun dan duduk.


"La David kemana kok malah ngajak Raka??"tanya ibu lagi.


"Lo kok nangis Put,ada apa??"tanya ibu heran


"Mas David kecelakaan bu,dia di bawa orang tuanya ke Amerika untuk berobat sudah sebulan ini koma,kata dokter dia juga hilang ingatan bu",hiks..hiks..hiks..


"Ya allah Put,semoga David segera sembuh,la trus kelanjutan hubungan kalian gimana???,"tanya ibu


"Amin,"aku mengaminkan kata ibu


"belun tahu bu,"jawabku dengan mata nanar


"Kalau kalian berjodoh David pasti kembali kalau tidak,kelihatannya siap menampung"ibu pun tertawa.


Aku yang sedikit geram pun menimpali ucapan ibu,"memangnya mas Raka penampungan"


"Kelihatannya dia suka sama kamu"goda ibu


"Ibu....,mana mungkin mas Raka suka sama Puput"kataku kesal dengan godaan ibu.


"Yowes la mandi trus temenin tu si Raka,kasian sendirian,"suruh ibu lalu keluar kamarku.


Aku pun menganggukan kepala dan langsung keluar untuk mandi,setelah mandi aku menemui Raka di halaman.

__ADS_1


Kami duduk bersebelahan dan bercerita macam macam hal.


"Keluarga kamu baik ya Put,"puji mas Raka mengawali obralan


"Iya mas,,


"gimana tidurnya,nyenyak??tanyaku


"Nyenyak,"jawabnya singkat


"Kalau nyenyak pagi pagi kok sudah bangun,,"tanyaku lagi dengan memandangnya.


"Aku terbiasa bangun pagi untuk olahraga.,"


jawab Raka dan menatapku balik.


Kami pun saling menatap,


Tiba tiba Bunga datang dan langsung menyapa,,


"Pagi mba,,"sapanya dan menghampiriku


"Pagi Bunga" jawabku.


"Pulang kok gak kabar kabar dulu,"gerutu Bunga.


"Iya maaf Bunga,mendadak soalnya"jawabku sambil tersenyum.


Pandangan Bunga pun tertuju ke Raka,


"Ini siapa mba??"tanya Bunga menyelidik


Belum sempat menjawab Raka sudah memperkenalkan diri.


"Kenalkan saya Raka,,"ucap mas Raka sambil mengulurkan tangannya.


"Sekarang ganti mas Raka nie.."goda Bunga


"Apaan sih,mas David nya ke amerika,ini asistennya mas David,,"gerutuku.


"Kamu dikelilingi cowok cowok tampan mba,kenalin dong mba,,aku kan juga mau punya cowok tampak,,"celoteh Bunga.


"Ada ada saja kamu itu,masih sekolah juga mikir cowok segala,pikir tu pelajaran,gimana caranya dapat juara pertama"kataku sambil tertawa.


"Ya elah mba,mba,,"Bunga pun lesu.


"Ya udah gimana kalau sama aku saja,kebetulan aku juga jomblo nie Bunga,",goda Raka..


"Gak mau ah,mas Raka udah Tua",ejek Bunga sambil tertawa dan berlari masuk rumah..

__ADS_1


Raka pun hanya tertawa...


"Memangnya kamu setuju kalau aku menggantikan David?????


__ADS_2