
"Jadi begini..."
David menggantung perkataannya dengan tangan yang sibuk membolak balikan berkas yang dia ambil dari dalam lemari kaca.
Raka dan Chris saling pandang lalu mengangkat bahu mereka bersamaan.
"Kalian tanda tangan disini,"perintah David lalu menyodorkan berkas dan bulpoin.
Lagi lagi Raka dan Chris saling pandang,
"Sudah jangan bingung,aku hanya meminta kalian untuk menggantikan posisiku sementara,aku tidak ingin selama di USA kalian menggangguku,harus ini dan itu"kata David menjawab kebingungan kedua asistennya tersebut.
"Baiklah boz,gimana baiknya saja"kata Raka yang diikuti senyum dari Chris.
"Selama resepsi pernikahanku,cuti kalian hanya seminggu dan untuk salary,kalian tentukan sendiri"imbuh David yang membuat kedua asistennya berbinar.
"Jadi kapan kamu akan berangkat ke Amerika?"tanya Chris.
"Tiga sampai empat hari lagi"jawab David.
Raka pun menyodorkan berkas yang sudah mereka tanda tangani,David pun mengeceknya lalu menyunggingkan senyuman.
Di dalam kamar,aku yang sudah membersihkan diri pun menyusul David ke ruang kerjanya.
Aku langsung masuk saja karena memang pintunya tidak di tutup.
"Sayang"panggilku yang membuat tiga orang tampan ini melemparkan tatapan mereka padaku.
Aku pun melangkahkan kaki mendekati David,belum sampai di tempat David Chris pun berceloteh
"Kelihatannya akan ada yang bermesraan di depan kita Raka"ucap Chris.
Aku pun menghentikan langkahku lalu membogem bahu Chris.
David Bryan pun memelototkan matanya,geleng geleng atas sikapku yang bar bar.
Tahu kalau David Bryan memelototiku aku pun membela diriku
"Chris dulu yang mulai sayang"ucapku lalu duduk di tepi meja David dengan posisi menghadap David dan membelakangi Chris maupun mas Raka.
"Kalian memang pasangan langka"celetek Chris kesal denganku.
Aku pun melemparkan tatapan mautku pada Chris,mengibarkan bendera perang padanya
"Kalian asisten langka dan wajib di lindungi agar tidak punah"timpalku tak kalah kesal dengan Chris.
Raka dan Bryan hanya geleng geleng melihat aku dan Chris melakukan gencetan senjata.
"Kau yang langka"cicit Chris lagi.
"Kau yang langka,Casanova gadungan"ucapku yang membuat Raka dan David Bryan tertawa.
"Lihatlah istrimu David,sungguh menyebalkan"Chris pun mengadukan perbuatanku pada Bryan yang dimana Bryan pun tau.
"Lihatlah asistenmu ini sayang,menyebalkan dan sangat aneh"aku pun berlaku sama.
"Ku doakan semoga anakmu seperti aku"celoteh Chris lagi.
__ADS_1
Aku pun geram karena Chris menyangkut pautkan anakku.
"Ooohhh....Tidak bisa memangnya kamu ikut menyumbang???"timpalku yang membuat Bryan ikut ikutan kesal.
David pun membekam mulutku dengan mulutnya,supaya aku tidak berceloteh sembarangan.
Sedangkan Chris dan Raka terpaku melihat pemandangan indah di depannya.
Dengan mata yang melirik Raka dan Chris aku pun mencoba mendorong tubuh Bryan,bukannya dilepaskan David Bryan malah semakin dalam menciumku,lama beradu dia pun mengakhirinya.
Bryan pun mengusap sisa slavina di bibirku,
"Sudah,kalian bukan Palestina dan Israel yang sedang melakukan gencetan senjata,jadi berhentilah beradu mulut"celoteh David dengan kesal.
Raka yang sedari tadi diam pun bersuara
"Kalian berdua menyebalkan membuat jiwa jombloku meronta ronta."
Aku,Chris dan Bryan pun tertawa.
"Cari pacar dong mas,biar gak jomblo lagian masa kamu gak ingin nikah"celetukku yang membuat Raka diam sesaat,sedangkan Chris melirik Raka.
"Inginnya seperti itu,aku ingin seperti kalian menikah dengan orang yang sangat kalian cintai namun apalah dayaku,orang yang sangat aku cintai menikah dengan orang lain"ucap Raka nanar.
Aku yang melihatnya nanar pun merasa tidak enak,lalu aku pun menunduk dan berkata
"Maafkan aku mas kalau candaanku membuka lukamu,sungguh aku tidak tau ku kira kamu tidak normal yang tak bisa jatuh cinta"
Mendengar kata kataku membuat Chris menahan tawa sedangkan Raka yang kesal pun berceloteh
"Kamu ini mau minta maaf atau semakin menghinaku,aku ini masih normal"gerutunya.
"Tuh kan salah lagi,lagian siapa sih wanita itu kenapa tidak bisa melihat ketulusan cinta seorang Raka,apa coba kurangnya mas Raka udah ganteng pake bingit lagi,tajir melintir,pekerjaan ok,idaman emak emak deh pokoknya."cerocosku yang membuat tiga lelaki ini geleng geleng kepala.
"Sayang,apa kamu baik baik saja"tanya David Bryan.
Aku pun hanya meliriknya dan menjawab pertanyaannya dengan pertanyaan
"Menurutmu aku tidak baik????"
David pun diam tanpa mengeluarkan kata kata lagi sedangkan Raka hanya tersenyum kecil
"Wanita itu adalah kamu,kamu selama ini tidak pernah memandangku,namun aku bersyukur karena masih bisa melihatmu tersenyum"batin Raka.
Chris pun menatap Raka,
"Sabar bro,aku yakin orang sebaik kamu akan mendapatkan wanita yang lebih dari Puput"
Semua saling diam,lalu aku pun melangkahkan kaki keluar tanpa pamit terlebih dahulu,
"Aneh sekali istrimu"ucap Chris yang heran dengan sikapku.
"Maklum orang hamil,mood nya berubah ubah"timpal Raka.
Setelah kepergianku mereka pun kembali membicarakan pekerjaan.
Satu jam kemudian aku datang lagi dengan makanan dan minuman,
__ADS_1
"Ni....Makan dan minum dulu,pasti kalian haus dan lapar kan???aku sendiri yang membuatnya lo!untuk makanan beratnya sedang di siapkan sama art."kataku lalu menuju ke arah David Bryan.
Raka dan Chris pun menuju meja lalu meninggalkan kursi tempatnya duduk, untuk minum dan melihat makanan apa yang aku buat.
"Boz,kelihatannya istrimu memiliki bakat memasak,kenapa tidak kamu buatkan restoran"cicit Chris sambil mengunyah makanan.
David pun berjalan menuju sofa dengan menggandengku.
"Tidak,tugasnya hanya melayaniku.
Aku tidak mau kalau dia sibuk dengan lainnya akhirnya tidak melayaniku dengan baik,lagipula aku sudah memiliki banyak uang,untuk apa istriku harus repot repot cari uang"ucap David lalu mengambil makanan yang aku buat.
Chris dan Raka pun tersenyum,lagipula memang benar yang dikatakan David Bryan,dia sudah memiliki segalanya.
Yang dibutuhkan hanya service dariku.
Tanpa suara mereka menikmati makanan yang aku buat,sebentar saja mereka sudah meludeskan makanan di piring.
"Kamu memang paket lengkap Put,
sudah cantik,pinter masak,baik hati,pandai pula di ranjang sampai leher David Bryan banyak lukisannya"puji Raka yang ujung ujungnya menggoda.
"Kamu bisa saja,yang hebat di ranjang tu David bukan aku,aku hanya mengikuti permainannya"jawabku fulgar.
David lagi lagi menggeleng gelengkan kepala lalu berucap
"Sudah sayang,jangan di ladeni dua asisten kurang ajar ini"
Lagi lagi Chris dan Raka tertawa.
Merasa mereka menertawakanku membuatku malu lalu bersembunyi di balik bahu David Bryan.
Terima kasih ya buat kaka yang sudah mendukung aku,
aku berterima kasih banget kak😊🙏
Terus dukung suami buleku ya kak
Like,rate,koment,votenya jangan lupa😊
oh ya berhubung suami bule ku mau tamat,aku mau mau buat sequelnya
1.David Reno
2.Raka
3.Chris.
Mana nih yang kaka pengen untuk terlebih dulu dibuat
udah ada dari request dari kak @khasiva minta sequel dari Chris.
kalau kaka lainnya minta sequel mana dulu.
Saran juga untuk judulnya ya😊😊😊.
Sekali lagi aku ucapin terima kasih ya kak,
__ADS_1
terima kasih udah dukung aku,jadi semangat nulisnya.
😍🙏🙏🙏🙏🙏.