
Mobil mewah sudah terparkir rapi di depan masjid,seorang perawakan tampan keluar dari mobil,yang membuat heboh para ibu ibu yang sedang mendengarkan pengajian di halaman masjid.
Seorang lelaki muda menghampiri Raka,dan mengajak Raka untuk masuk,
Karena kehadiran Raka memang sudah ditunggu tunggu,
"Maaf pak ustad,saya telat"Raka membungkuk sopan
Sebelumnya sudah ada percakapan antara pak Ustad dan Raka,dan pak Ustad mengundang Raka untuk menghadari pengajian,serta membicarakan apa saja yang di butuhkan untuk menjadi seorang mualaf dengan para pengurus masjid,karena Raka agak ndablek jadi ya gitu,datang ke masjid saat pengajian sudah di ujung acara,
"Tidak apa apa nak Raka,setelah pengajiannya selesai,mari kita lanjut pembicaraan kemarin"kata pak Ustad,
Acara pengajian tinggal sholawatan saja,setelah acara pengajian selesai,pak Ustad mengumpulkan seluruh anggota masjid,untuk berdiskusi
"Begini pak Ustad,bos saya seorang warga negara Amerika,beliau ingin menikah dengan wanita Indonesia dan sekarang ingin mualaf,
apa saja syarat dan ketentuan yang harus di persiapkan"kata Raka dengan serius
"Syarat syarat untuk menjadi mualaf ada 4 nak Raka,yang pertama calon mualaf harus khitan,kebanyakan bangsa barat tidak melakukan khitan,jadi bos nak Raka harus khitan terlebih dahulu,yang kedua calon mualaf harus membaca dua kalimat sahadat,yang ketiga setelah masuk islam beliau harus mandi besar,yang ke empat harus melaksanakan rukun islam seperti muslim muslim lainnya."penjelasan pak Ustad
"Ada syarat yang lain apa tidak pak,"tanya Raka
"Iya,selain syarat di atas ada syarat administrasi yang harus di lakasanakan"jawab pak Ustad
"Apa saja pak Ustad"tanya Raka antusias
"Syarat ini untuk pelengkap dokumen bahwa bos nak Raka sudah pindah agama,syarat syaratnya
1.Fotocopy ktp
2 Pas foto 3x4
3.Fotocopy pasport
4.Surat pernyataan bermaterai
5.Surat pernyataan dari kedutaan
6.Surat baptis bagi yang sebelumnya beragama kristen ataupun katolik
7.Saksi muslim saat mengikrarkan dua kalimat sahadat"
Penjelasan pak Ustad diterima baik oleh Raka,setelah mengobrol cukup lama dengan pak ustad,Raka pun undur diri.
"Pak Ustad saya mohon undur diri,karena masih ada urusan yang harus saya selesaikan,"Raka mulai bangun dari tempat duduknya,dan menyalami pak Ustad
"Iya nak Raka,"kata pak Ustad
Tujuan Raka kini menyampaikan informasi kepada David,supaya David menyiapkan segala sesuatunya.
Disini lain,aku,David, ibu dan ayah mengobrol di teras rumah.
"Bagaimana Put,apa kamu sudah mengenalkan pada David tentang dasar dasar islam?,"tanya ayah membuka pembicaraan
"Sudah yah,namun baru sebatas saja,nanti dia bisa belajar dengan Ustad,seperti apa yang ayah katakan kemarin"kataku
__ADS_1
"Kamu tetap harus membimbingnya karena orang yang baru masuk islam masih rancu,"ayah menasehatiku
"Iya yah,Puput paham kok,"kataku sambil menatap David.
"Apa yang ayah katakan sayang??"David mulai penasaran dengan percakapanku dengan ayah.
"Ayah hanya berpesan kalau aku harus membimbingmu,karena seorang mualaf itu rancu."kataku sambil menggengggam tangan David.
"Hatiku sudah yakin sayang,"David meyakinkan ku
Suasana kembali hening,Aku dan David terhanyut dalam pikiran masing masing
begitu pula dengan ibu dan ayah.
Suara mesin mobil memecah keheningan,Raka keluar dengan senyum indahnya
"Selamat malam,ibu dan ayah,selamat malam tuan dan nyonya David"kata Raka sambil membungkukan diri.
"Apaan sih mas,biasa aja kali"celetukku kerena menurutku sikap mas Raka agak lebay
Raka hanya terkekeh
"Bagaimana,informasi apa yang sudah kamu Dapat??"tanya David dengan serius
"Iya boz,begini,untuk menjadi mualaf ada syarat syaratnya...yaitu
1.Fotocopy ktp
2.Pas foto
4.Surat pernyataan bermateria
5.Surat baptis bagi yang sebelumnya beragama kristen atau katolik."Raka menghentikan kalimatnya.
"Apa sebelumnya kamu beragama kristen???"tanya Raka
"Iya"jawab David singkat
"Kamu punya surat baptis kan??"tanya Raka lagi penuh penekanan.
"Ada,biar Chris yang mengambilnya"kata David yang membuat semua lega,kalaupun tidak punya pun,mudah bagi David untuk mendaparkannya.
"Siap boz"timpal Raka
"Sekarang lanjutkan,apa lagi syaratnya"David penasaran karena Raka menghentikan penjelasan terkait syarat syarat mualaf
"yang selanjutnya foto copy pasport dan juga saksi saat,mengikrarkan dua kalimat sahadat."kata Raka
Raka clingukan mencari tempat duduk,dari tadi dia mengobrol sambil berdiri.
"Apa yang kamu cari"tanya David sambil mengerutkan alisnya
"Aku capek lah boz dari tadi berdiri,"gerutu Raka
Aku pun tertawa,dan langsung berdiri,
__ADS_1
"Duduk sini mas,ini aku juga mau ke dapur tak buatkan minum,
kamu sudah makan apa belum??"tanyaku yang membuat David agak kesal karena aku perhatian ma Raka.
"Apa apaan ini,biarkan saja Raka berdiri,kamu tetap disini,kalau dia lapar dan ingin minum biarkan dia ambil sendiri di dapur,"David kesal dengan sikapku
Aku dan Raka hanya tertawa
"Bucin akut,"timpal Raka yang sontak membuat David membulatkan matanya
"Potong gaji selama 3 bulan kedepan,"ancam David
"Ya ela boz,tak tau terima kasih amat,ini aku sudah mondar mandir ngurusi semua bukannya dapat tips malah potong gaji,"Raka pura pura melemaskan wajahnya supaya Dapat simpati
"Kamu kenapa Nak Raka??tanya ibu"
"Menantu ibu itu,masak gaji Raka mau di potong 3 bulan,padahal kan Raka sudah membantunya"Raka memelas melaskan wajahnya,padahal di dalam hatinya bersorak gembira.
Sontak ibu langsung memukul pundak David dan mengoceh sendiri,tentu saja itu membuat Raka bahagia,ayah dan aku pun ikut tertawa apalagi melihat wajah David yang seperti kambing congek,
"Rakaaaaaaa.....".teriak David
Hahahahahahahahahhahahah...
Aku masuk kedalam meminta salah satu pelayan untuk mengambilkan kursi dan juga untuk membuatkan minum serta camilan untuk Raka
"Ini mas kursinya,"aku menyuruh pelayan untuk meletakkan kursi di samping Raka dan pelayan lain menaruh minuman serta makanan di meja.
"Makasih Put,"ucapnya singkat dengan wajah santainya
"Urusan kita belum selesai Raka"ancam David dengan tatapan elangnya
"Tak tunggu boz"jawab Raka santai
Aku hanya tersenyum,melihat dua orang ini,
"Boz,itu tadi baru syarat administrasinya,untuk syarat yang lain,
1.Khitan
2.mengucapkan 2 kalimat sahadat
3.Mandi besar
4.Setelah mualaf wajib mempelajari rukun islam lainnya."kata Raka menambahkan syarat yang lain.
"Khitan???"tanya David
"Iya boz,kalau belum khitan,khitanlah terlebih dahulu,karena kalau belum khitan anda tidak boleh mualaf."Jawab Raka
"Besok atur ulang jadwalku,mungkin besok belum bisa ke kantor,dan lagi besok ikut aku kerumah sakit."perintah David yang membuat Raka geli
"Pergilah dengan Puput,"tolak Raka halus
"Jangan menolak perintah boz"ucap David tegas
__ADS_1
"Baiklah baiklah"ucap Raka pasrah karena bagaimanapun juga boz kan bebas,seakan kebebasan anak buah di tangannya.