Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Kesal


__ADS_3

Setelah urusan di New york selesai,kami pun kembali ke Indonesia.


Pagi ini David bersiap untuk ke kantor,sebelumnya dia sudah menghubungi Raka dan juga Chris kalau dia sudah sampai di Indonesia.


Saat di meja makan terjadi obrolan ringan antara kami.


Disela obrolan kami David memanggil pak Herman.


"Pak Herman!tolong semua kolam renang yang ada dirumah ini buang airnya,termasuk kolam ikan"perintah David yang membuat pak Herman bingung.


Dengan bingung pak Herman mengerjakan perintah David,aku yang berada di sampingnya pun memijat pelipisku tak menyangka David seprotectif itu.


"Sayang,kenapa harus di buang airnya kan kasian para art kalau meraka ingin berenang,aku janji tidak akan mendekati kolam renang jadi tariklah kembali kata katamu."aku mulai protes.


"Tidak,mereka bisa berenang di luar lagipula aku memperkerjakan mereka disini bukan untuk berenang"kata David menyanggah protesku.


Lagi lagi aku hanya bisa pasrah dan diam,toh melawan juga tetap aku yang salah.


Setelah sarapan kami selesai David pun bangkit lalu memanggil pak Pras.


"Pak Pras ambil bantal dan guling lalu masukan dalam mobil."titah David.


Tanpa bertanya pak Pras menjalankan perintah David.


Aku semakin menggeleng gelengkan kepalaku,ingin rasanya menjitak bule disampingku ini.


"Sayang...."

__ADS_1


belum sempat aku meneruskan kata kataku David sudah menyela


"Sudah jangan membantah patuhi semua kata kata suamimu"


Mendengar kata katanya aku hanya bisa diam.


Setelah bantal dan guling berpindah tempat,kami pun masuk ke dalam mobil lalu berangkat ke kantor.


Saat di dalam mobil David menyuruhku rebahan dengan kaki diatas paha David,sedangkan guling di atasku,aku yang kesal pun berceloteh


"Bagaimana kalau kita pindah saja ke kantor.


Makan,tidur,mandi serta bercinta disana"ucapku dengan memandangnya.


David pun menoleh dan menimpali


Aku semakin kesal,kenapa dia sekarang semenyebalkan ini apa efek dari kesibukannya akhir akhir ini.


Setelah sampai di kantor,aku keluar mobil terlebih dahulu dan langsung saja masuk meninggalkan David,saat di loby aku bertemu dengan mas Raka.


"Pagi mas...."sapaku dengan memajukan bibir.


Raka yang melihatku sedang kesal pun malah menggodaku.


"Wow....Kenapa ni nyonya David pagi pagi cemberut,kurang jatah ya???"bisiknya yang membuatku semakin kesal.


"Kalian lelaki sama saja,gak kamu gak David gak Chris sama saja"kataku agak kencang sehingga beberapa karyawan memandang kami.

__ADS_1


Chris dan David yang baru masuk pun mendengar kata kataku lalu Chris pun protes


"Memangnya aku kenapa,apa masalahmu denganku."katanya heran.


Raka pun hanya tertawa,sedangkan aku pergi meninggalkan mereka menuju ruangan David.


Raka menatap kepergianku lalu membatin


"Wanita yang menggemaskan"


Lamunan Raka terpecah oleh suara David


"Kalian berdua ikut aku keruanganku,ada yang akan aku sampaikan."katanya serius lalu berjalan mendahului Raka dan Chris.


Aku yang telah sampai dulu,langsung membuang tasku ke sofa baru merebahkan tubuhku.


"Kalian bertiga sungguh menyebalkan,tunggu pembalasanku!ha ha ha"aku pun mempunyai rencana jahil untuk mereka bertiga.


Tak selang berapa lama terdengar suara pintu dibuka,aku yang berbaring pun bangkit untuk merubah posisi.


Mereka bertiga pun langsung menuju meja kebesaran David sehingga mereka duduk berhadapan.


Mereka mengobrol dengan serius


hingga suara mas Raka mengagetkanku


"Tidak David,aku tidak setuju...."kata kata mas Raka dengan wajah sedihnya.

__ADS_1


__ADS_2