Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Ikut ke kantor


__ADS_3

Dua hari berlalu,kini saatnya mengucapkan sayonara pada rumah sakit karena acara menginapnya telah selesai.


Aku pun berberes barang barang ku dan juga barang milik David,


"Hallo my boz,gimana kabarnya?"basa basi Chris yang baru saja datang


"Baik"jawab David singkat.


"Hallo Put,kamu sangat cantik pagi ini,"goda Chris yang langsung mendapat tatapan tajam dari pemilikku.


"Calm down boz,tatapan mu tajam sekali"kekehnya


Aku pun hanya tertawa melihat tingkah dua bule ini.


"Kalian sangat lucu"kekehku.


Chris dan Bryan melemparkan tatapan padaku.


"Apa sudah kamu atur jadwal kita hari ini,aku tak sabar menghabisi mereka"kini wajah seriusnya muncul dengan di bumbui sedikit amarah sampai dia harus mengepalkan tangannya


"Sudah boz,"si asisten pecicilan ini pun merubah ke mode serius,


Setelah mengurus administrasi kami pun,melaju memecah kota new york menuju sebuah gedung pencakar langit,entah berapa lapis lantai gedung ini


"Apakah kamu bekerja disini tuan?"tanyaku yang membuat Chris mengengeh


David hanya tersenyum,tanpa berkata apa apa,aku yang merasa diabaikan pun memasang mode memonyongkan bibir,


langsung saja bibir David menyambar bibirku,ciuman panas pun terjadi,Chris yang melihat adegan kami hanya menggeleng gelengkan kepala


"Ehem..ehem,memang kalau lagi jatuh cinta dunia seperti milik berdua,ada orang segede gini tidak dianggap tak ada malu malunya sama asisten."gerutu Chris


Mendengar ocehan Chris kami menghentikan ciuman kami,


"Gak usah sok polos,biasanya seperti apa"David dengan wajah kesalnya membalas gerutuan Chris


Chris hanya terkekeh,memang kalau di Amerika ciuman seperti itu sudah biasa,bahkan dengan bebas melakukan hubungan di muka umum.


Kami bertiga turun dari mobil,banyak mata yang melihat saat kami melangkahkan kaki masuk kantor,banyak juga ucapan selamat pagi dari beberapa staff untuk kami,namun David terus berjalan dengan wajah datar sambil menggandengku tanpa menjawab sapaan mereka,


"Seharusnya kamu menjawab sapaan mereka,"kataku mencoba memberi tahu David


David tak merespon atas saranku,lift sudah berhenti di lantai 108 yang merupakan lantai tertinggi,disana lah ruangan David berada


Diruangan ini tak banyak staff hanya beberapa saja,karena lantai ini khusus untuk big boz dan juga beberapa petinggi perusahaan.


Saat masuk ruangan David aku sempat melongo,ruangannya sungguh besar,rapi dan elegant,di ruangannya aku bisa melihat kota New York,

__ADS_1


"Kamu tunggu disini,aku akan menyelesaikan kerjaanku sebentar,"tak lupa David mengecup keningku,


Setelah pasangan boz dan asisten ini pergi aku pun berkeliling menikmati ruangan David,dan juga melihat kota New York di ketinggian ribuan kaki,


Saat bersantai di sofa terdengar suara ketukan dari luar,aku pun meyuruhnya masuk dengan berteriak agak kencang


Seorang wanita cantik masuk,badannya tinggi agak padat,belahan dadanya pun kelihatan,dia juga memiliki dada yang besar,


"Kamu siapa?kenapa diruangan pak David!"tanyanya agak sinis,terlihat raut wajah yang tidak suka padaku


"Aku istri pak David,"jawabku tak kalah ketus


Dia melihatku dari atas ke bawah,tatapannya seperti tatapan mengejek


"Ini laporan yang tadi diminta pak Chris,aku disuruh mengantar keruangan pak David,maaf mengganggu waktu anda"katanya sambil meletakkan berkas di atas meja kerja David Bryan.


Aku hanya mengangguk dan dia pun langsung keluar,


"Bekerja berpakaian seperti itu,jangan jangan David pernah khilaf dengannya"batinku


Aku pun tenggelam dengan asumsi asumsi negatifku,yang membuatku semakin kesal dengan David Bryan.


*****


Didalam ruangan khusus,ada beberapa orang dengan wajah ketakutan,suara gebrakan meja semakin membuat mereka ketakutan


"Aku masih berbaik hati pada kalian,besok kembalikan uang yang kalian gelapkan atau aku akan habisi kalian satu persatu."kata David yang membuat mereka ketakutan


David pun menyuruh mereka pergi,


"Kita masih ada urusan,empat orang yang kita habisi kemarin,ternyata mereka memiliki banyak komplotan dan mereka mengancam kita,"David dengan saksama mendengar penjelasan dari Chris


"Memangnya siapa mereka berani mengancamku,habisi mereka semua jangan ada yang tersisa,"perintah David pada Chris


David pun kembali keruangannya,begitu pula dengan Chris,saat aku berdiri melihat pemandangan kota New


York,tiba tiba sebuah tangan menyusup dari belakang,tentu saja membuat aku sangat terkejut


"Kamu mau aku mati jantungan"gerutuku


David hanya terkekeh,


aku yang masih kesal pada David mengaktifkan mode memonyongkan bibir,


Lagi lagi David menciumku,bahkan kali ini dia menggendong dan membawaku di sebuah ruangan pribadinya,disana terdapat fasilitas lengkap seperti kamar hotel,


David meletakanku di kasur tanganya menarik resleting bajuku,

__ADS_1


"David ini kantor kamu mau apa"tanyaku dengan sedikit pucat karen takut kalau ada Chris atau siapa masuk


"Bodoh amat dengan mereka,aku hanya ingin melepas hasratku"katanya yang langsung melepas semua pakaianku.


Aku menurut saja,kini aku sudah polos tanpa busana tatapan David seperti serigala yang kelaparan yang siap memakan mangsa di depannya,dia pun melucuti semua pakaiannya,


aku memejamkan mataku karena tak ingin melihat pemandangan indah didepanku,


Bibir David menyusuri wajahku,semua sudut wajahku tidak ada yang luput dari bibirnya,


Kini kami saling berpautan,selesai dengan bibir kini dia menuju leherku,permainnya sungguh membuat aku semakin melayang,


kini dia sampai di bagian favorite nya yaitu dadaku


lidahnya bermain disana,


aku hanya bisa mengerang


"Aaaarrrgggg tuan,aku sudah tidak tahan",lirihku membuat David semakin bringas kini dia turun ke bawah


Diarea sensitifku dia mempermainkan lidahnya,aku yang merasakan nikmat berlebih menenggelamkan kepalanya semakin dalam di bagian sensitifku,David semakin menggila,


akhirnya aku pun pada puncakku,cairan hangat pun keluar,,


David yang tau aku mencapai puncakku pun tersenyum,kini bagiannya dia mulai memasukan kepemilikannya milikku,aku pun mengerang lagi,menggeliat seperti ulat kepanasan,beberapa waktu berlalu David semakin cepat memompa,tak lama kemudian kami berdua mengerang bersama,


"Aku sangat lemas tuan,entah berapa kali kamu membuat aku lemas begini",kataku dengan wajah kusut tak berbentuk


David hanya terkekeh,menurutnya tubuhku sudah menjadi candu baginya


Kami membersihkan diri bersama,setelah itu keluar dari kamar


ternyata di luar sudah ada Chris dan wanita yang tadi


"Hey boz,ini kantor bukan tempat mesum"ejek Chris yang kesal dengan bosnya


Begitu pula dengan wanita yang berada disamping Chris,aku yang kesal dengan wanita itu bergelayut di tangan David Bryan.


David hanya tersenyum dengan tingkahku,


"Ada apa kalian menungguku di sini"?tanya David menuju meja kerjanya sedangkan aku duduk di sofa dengan Chris dan wanita itu.


"Aku menunggu berkas yang belum kamu tanda tangani"kata Chris yang masih kesal


David pun memeriksa berkas di atas mejanya,dan segera menorehkan tanda tangannya


"Ini,sekarang kalian boleh keluar,aku ingin menikmati waktu bersama istriku"kata David dengan terkekeh

__ADS_1


Dengan wajah kesal Chris pun keluar di ikuti wanita tadi,


wanita itu adalah sekertaris David namanya Laura.


__ADS_2