Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Pulang


__ADS_3

Kami berdua tiba di rumah dengan perasan yang sangat bahagia.


Akupun segera menuju kmar dan berganti pakaian, begitu pula dengan David.


Aku menggantung gaun serta tas pemberian David dan aku asik memandanginya


sambil melepas perhiasan yang melilit di antara leher dan pergelangan tangan ku.


David yang bersandar di tempat tidur melihat ku dengan senyum.


Lama memandangi gaun serta tasku membuat jiwa penasaranku muncul ke permukaan,karena tidak sanggup menahan rasa penasaranku akhirnya aku melontarkan pertanyaan.


"Sayang berapa biaya sekali dinner seperti tadi dan berapa harga untuk seperangkat gaun,tas dan juga perhiasanku???"


Tidak mahal, lebih mahal di US.


Semahal mahalnya restauran mewah di Indonesia, sama seperti semurah murahnya resaturan mewah di USA,mungkin karena daya beli dan perbedaan mata uang."Jawab David dengan mamandangku.


Aku hanya bisa mengangguk datar, tanda masih belom puas akan jawaban David yang bias.


"Lalu untuk harga semua ini???"tanyaku menunjuk gaun dan tasku yang tergantung.


David hanya tersenyum tanpa menjawab apa pun,namun aku tahu pasti harganya selangit.


Aku yang selesai melepas semua perhiasan ku pun langsung menyusul David dan langsung merebahkan kepalaku di dadanya,dan bertanya lagi.


"Kira kira berapa kalau dinominalkan sayang???"tanya ku penasaran.


Karena aku masih saja mengejarnya dengan pertanyaanku akhirnya David buka suara,


"untuk dinner tadi,tidak lebih dari USD 50.000"


jawab David.


Aku sontak bangun dari dada David dan mengangkat kepalaku melihat wajah David,"Itu bnyak sekali sayang"kataku dengan kaget.


"Hahahaha....Itu tidak mahal untuk sebuah kesenangan dan sebuah pelayanan exclusif sayang"jawabnya santai.


"Uang segitu kalau di kampungku bisa untuk beli mobil dan rumah"celotehku


"Ya....Kalau di bandingkan seperti itu, memang benar,tapi ada beberapa hal yang terkadang pelu kita keluarkan lebih untuk sebuah kepuasan dan juga sensasi, apalagi untuk menyenangkan mu, uang tidak jadi soal bagiku" timpal David.


Aku yg terharu pun mengecup pipinya dan berucap "terima kasih sayang,you are the best"


David tersenyum dan membalas mencium kening ku.


"Ayo tidur,besuk masih banyak yang harus di persiapkan untuk pulang ke rumah ayah dan ibu"kata David sambil membaringkan tubuhnya.


Kami berdua pun memutuskan untuk tidur.


Aku pun terbawa ke alam mimpi dalam pelukan David.


Pagi pun tiba,kami beranjak dari tempat tidur. Dan seperti biasa sehabis mandi kami berdua turun untuk menikmati sarapan.


Selesai sarapan David memerintahkan pak Herman untuk menyiapkan mobil dan apa saja yang perlu di bawa untuk pulang besuk,serta membagi beberapa art untuk ikut serta dalam perjalan agar bisa membantu disana.


Pak Herman yang paham pun langsung memerintahkan semua art yg ditunjuk untuk menyiapkan semuanya.


"Memangnya harus bawa art?"tanya ku heran.


"Iya, agar bisa membantu kita selama disana, aku hanya tidak mau kalau sampai merepotkan ayah dan ibu."jawab David.


"Iya tapi rumah ayah dan ibu sangat kecil sayang!"timpalku


"Mereka bisa tidur di mobil atau di penginapan" kata David menimpali kekhawatiranku.


"Baiklah,bagaimana baiknya saja"kata ku pasrah.


"Sayang kamu bersiap siaplah karena kita akan ke butik guna mengambil baju untuk acara pernikahan kita.


Aku mengangguk,lalu bergegas mengganti pakaianku.


Dan kami pun menuju butik,sesampainya disana,di rasa tidak ada yg perlu di rubah,jadi kami kembali pulang.


Di tengah perjalanan aku bertanya kepada David." Sayang boleh aku mampir belanja dulu untuk membeli oleh oleh buat keluarga di kampung.???"

__ADS_1


"Tentu,kamu boleh belanja sesuka hatimu."jawab David.


"Makasih sayang tapi aku ingin belanja dengan kamu yang selalu mendampingiku karena aku tidak mau sendirian." Rengek ku.


"Aku akan selalu di dekatmu lagipula bahaya jika aku lepas sendirian,bisa-bisa di bawa kucing."Kata David sambil terkekeh.


"Kamu ini ada ada saja"gerutuku namun aku semakin merekatkan pelukanku pada David.


Mobil pun melaju kesalah satu mall.


Aku belanja semua keperluan yang aku butuhkan untuk oleh oleh.


Setelah seharian capek keliling kesana kemari, membeli aneka barang, kami pun bergegas pulang dan sesampainya di rumah aku langsung merebahkan diriku di tempat tidur.


David hanya tersenyum melihat ku.


"Kenapa sayang?"tanya ku.


"Kamu begitu menggemaskan dan juga sangat cantik.Dalam mode apa pun tetap terlihat cantik."jawab David dengan senyum khasnya.


"Mulai deh gombal,"kekehku.


"Istirahatlah,aku tidak ingin kamu terlalu letih,kasian baby kita.


Belum lagi besok kita harus menempuh perjalanan darat yang cukup jauh."David pun memyuruhku istirahat.


Tak butuh waktu lama untuk sampai ke alam mimpiku


"Dasar putri tidur,cepat sekali dia pulas"dengan mengecup keningku.


Karena aku tertidur,akhirnya David meninggalkanku,untuk berkoordinasi dengan pak Herman.


Di sisi lain Raka dengan Chris sibuk dengan pekerjaanya.


Seperti biasa sesekali waktu mereka menghabiskan waktu bersama sebagai pria jomblo di salah satu bar.


Hanya untuk mengobrol dan menghilangkan penat karena banyaknya pekerjaan yang harus mereka tangani selama David Bryan cuti.


Di sela obrolan mereka Raka pun menerima sebuah panggilan telepon, Raka pun meminta izin keluar karena di dalam terlalu berisik.


Banyak hal yang mereka bicarakan termasuk terkait cinta segi tiga yang di alami Puput dengan David Bryan dan David Reno.


"Sebenarnya bukan cinta segitiga bro,namun segiempat,apa kamu lupa kalau kamu juga mencintainya,"goda Chris yang membuat Raka tersedak.


"Aku mana masuk dalam nominasi Chris,lagipula Puput juga tidak mungkin melirikku"Raka pun memasang wajah melas.


"Karena kamu tidak pernah bilang padanya,seandainya dulu David Bryan tidak datang ke Indonesia kemungkinan kini kamu yang di posisi Bryan,merebutkan Puput dengan Reno,mengingat kamu selalu ada buatnya."timp Chris yang membuat Raka tersenyum kecut.


*******


Senja pun tergantikan oleh malam.


Aku terbangun dan melihat jam menunjukan pukul enam,"ternyata sudah malam"gumamku dengan tubuh yang masih malas


.Aku yang tidak mendapati David ada di kamar, langusung bergegas bangun dan mandi,lalu mencari David keluar dengan berbalut piyama.


"Sayang kenapa tidak membangunkanku???" Tanya ku kepada David yang sedang menonton Televisi di ruang keluarga.


"Kamu sudah bangun sayang,maaf aku tidak tega membangunkanmu,sepertinya kamu dan baby kita sangat capek."jawab David


Aku langsung duduk di sebelah David dan menyandarkan kepalaku di pundaknya.


"Sayang aku lapar, apa kamu sudah makan???" Tanya ku lagi.


"Belum sayang,tapi art sudah menyiapkan makan malam buat kita.


Tak lama berselang salah satu art datang dan memberitahukan jika makan malam sudah siap.


Kami berdua pun bergegas keruang makan. Setelah itu makan kami bersantai sejenak di ruang keluarga.


Kita berbicara banyak hal hingga akhirnya aku berbisik" Sayang aku menginginkan mu"


David yang tau maksudku langsung menggendongku menuju kamar,aku pun mengalungkan tanganku dilehernya.


Kali ini special buat mu yang sudah memberikan ku segalanya.

__ADS_1


David hanya tersenyum.


Sesampainya di kamar aku mencium David Bryan dengan panas, David pun membalas ciuman ku dengan brutal,lama saling bertaut kini dia pindah ke leherku,puas di leher kini dia menjelajah dadaku,menghisapnya sehingga membuatku semakin melayang,karena sudah tidak tahan langsung saja David menyatukan miliknya dengan milikku,hingga akhirnya aku lah yang dibuat menjerit berkali kali dan berakhir lemas dalam kepuasan.


Begitu pula dengan David.


"Thanks honey,kali ini luar biasa."kata David dengan sedikit ngos ngosan lalu mencium kening ku.


Akhirnya kami pun terlelap dalam pelukan tanpa sehelai benang di tubuh kami.


Waktu yang ditunggu telah tiba.


Dimana kami semua siap berangkat pulang, tak lupa aku mengabari ibu by phone jika kami akan kesana.


"Kamu siap sayang??"Ucap David mengagetkanku dari belakang.


"Ready sayang"kataku sambil menyudahi obrolanku dengan ibu dan pamit untuk berangkat dulu.


Di luar sudah ada tiga mobil yang menunggu.


Dua buah MPV premium dan satu buah mobil camper Van premium.


"Kenapa banyak sekali sayang???"Tanya ku.


"Ya karena ada beberapa art yang harus ikut dan ada banyak barang bawaan juga, tentunya perjalanan ini sangat jauh jadi aku tidak ingin kamu dan bayi kita kelelahan,so aku menyiapkan sesuai kebutuhan kita.


Tanpa banyak kata kami pun berangkat.


Tiga luxury car pun akhirnya berjalan beriringan menuju lokasi yang sudah ditentukan.


Sepanjang perjalanan aku lebih bnyak tidur. Mengingat malamnya aku sangat lelah dalam permainan David.


Sedangkan David sibuk dengan notebook nya. Entah apa yang dia kerjakan.


lima jam berlalu,setelah melalui perjalanan panjang yang melelahkan akhirnya kami pun tiba di tempat tujuan.


Adiku yang tau ada iring iringan luxury car pun sontak berteriak memanggil ibu dan ayah.


Memberitahukan sepertinya itu romongan kami.


Ayah dan ibu pun keluar. Untuk menyambut kami.


Tak lama mobil pun terpakir rapi.


Aku dan David pun turun.


Didepan rumah ayah dan ibu sudah menyambut hangat.


Aku berjalan cepat untuk melepas rindu pada keluargaku.


"Kenapa bawa banyak mobil put???." Tanya ayah dan ibu barengan.


"Tu tanyakan pada menantu ibu dan ayah,"


jawabku sambil menunjuk David.


Ibu dan ayah saling pandang,


"Dia tidak mau merepotkan ayah dan ibu"imbuhku.


Ibu pun menimpali,"Ya tidak apa apa itu tandanya calon mantu ibu memang pengertian." ibu pun tersenyum.


"Tapi ngomong ngomong rumah kita kan kecil Put dan hanya ada beberapa kamar.


Kira kira nanti tidurnya gimana???". Tanya ibu yang melihat ada beberapa art dan sopir yang turun dari mobil dan mulai mengeluarkan semua barang bawaan yang kami bawa.


"Di pikir nanti saja bu,mantu ibu kan orange jenius,pasti tidak kurang cara untuk sekedar tidur".jawabku yang membuat ibu lega.


"Ya sudah sekarang ayo masuk semua,biar ibu buatkan minum,karena kalian pasti capek."ibu lun menggiring kami semua untuk masuk.


Aku dan David pun masuk diikuti para art dan sopir.


Mata David mulai traveling kesana kemari seakan penuh tanda tanya,entah apa yang dia cari dan entah apa yang dia pikirkan.


..........

__ADS_1


__ADS_2