Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Apakah ini akhir hidupku??


__ADS_3

Dengan langkah yang cepat David meninggalkanku di belakang.


Aku agak berlari mengikutinya sambil berceloteh


"Tunggu dong sayang"


David pun menghentikan langkahnya lalu menoleh ke arahku.


"Ayo cepat sayang"ucapnya.


Mommy yang memperhatikan kami pun angkat bicara.


"Kamu ini David,istrimu kan sedang hamil lagipula tentu dia tidak bisa mengimbangi langkahmu,kamu setinggi ini dan dia sependek ini."kata Mommy lalu mendekat kearah kami.


"Kalau tidak cepat bisa terlambat Mom",timpal David.


Mommy pun menghela nafas.


"Kan sudah mommy bilang,kamu ke New York sendiri sedangkan Puput biar dirumah,kan kasian wanita hamil harus pulang pergi"kata mommy lalu merangkulku.


"Benar kan sayang"imbuh mommy dengan menatapku.


Aku pun serba bingung pasalnya apa yang di bilang mommy benar adanya,seharusnya aku dirumah menunggu David menyelesaikan urusannya.


Mataku menatap David terlihat jelas dia ingin aku ikut bersamanya.


"Aku dirumah saja ya sayang!"kataku yang langsung membuat David memelas.


"Kalau kamu dirumah,tak ada yang menjagamu"katanya dengan ekspresi melas.


"Lalu kamu anggap mommy ini apa???pajangan disini sehingga tidak bisa menjaganya."timpal mommy


Seketika David melemas,aku pun tertawa melihat wajahnya sedih,melas dan bermuram durja.


David selalu mencari alasan supaya aku ikut,akhirnya dia pun cuma pasrah.

__ADS_1


"Terserah....Kalau kamu tidak mau ikut,kalau rindu jangan salahkan aku,karena ntah sampai kapan urusanku selesai."David mengambil kopernya lalu meninggalkanku.


Melihatnya lemas begitu membuatku tak tega


"Momny lebih baik aku ikut saja,kasian David"kataku lalu berlari kecil mengejarnya.


Mommy memijat pelipisnya,melihat pasangan bucin seperti kami


"Sungguh jauh berbeda dengan daddynya,David....David"batin mommy lalu kembali duduk.


"Sayaaaang"teriakku.


David pun keluar mobil,untung mobil masih belum berjalan.


Terukir senyum kemenangan di wajahnya.


Aku pun mendekat dan bilang


"Aku ikut saja"lalu masuk kedalam mobil meninggalkan David yang masih berdiri.


Dalam mobil David sibuk dengan ponselnya sehingga mengabaikan aku,


aku pun juga tidak mau mengganggu,ku arahkan mataku keluar jendela.


Hingga akhirnya satu jam kemudian kami sampai di bandara Los Angels.


David menggandengku menuju pesawat,kali ini kami naik pesawat komersial dengan memesan business class karena pesawat pribadinya belum kembali dari Indonesia.


Lima jam kemudian,pesawat sudah mendarat di bandara New york.


"Kita makan dulu ya sayang"ajak David sambil menciumi tanganku.


"Yes....Papa"ucapku sambil terkekeh.


Karena gemas David pun membawaku dalalm pelukannya dan mengabaikan pak sopir yang di depan.

__ADS_1


Setelah dari restoran mobil malaju menuju rumah,


tak lama akhirnya sampai juga,aku pun langsung menuju kamar untuk membaringkan diri


di kasur.


"Sayang kamu istirahatlah,aku mau ke ruang kerja dulu karena ada yang harus aku selesaikan."pamitnya tak lupa dia mengecup keningku.


Aku hanya mengangguk.


Puas merebahkan diri dan bingung harus ngapain,akhirnya aku pun menyusul David di ruang kerjanya.


"Sayang"panggilku.


"Iya sayang,kamu seharusnya istirahat saja kan kamu capek habis perjalanan jauh,aku harus menyelesaikan pekerjaanku dulu"katanya menoleh sebentar lalu kembali lagi ke laptop.


"Ya sudah sayang,aku mau kebawah dulu"kataku lalu melangkahkan kaki kebawah.


Bingung harus ngapain akhirnya aku pun kebelakang untuk main disamping kolam,


Ntah kenapa aku ingin sekali masuk ke dalam kolam,walaupun aku tahu kalau aku tak bisa berenang.


Dengan pelan pelan aku pun masuk,kukira agak dangkal namun ternyata sangat dalam.


Tubuhku seolah tertarik ke tengah dan tanganku tak bisa menjangkau peganganku.


Air mulai masuk dalam tubuhku melalui hidung dan mulut,terasa sangat sakit sekali,tanganku terus melambai dan sesekali berteriak meminta tolong namun tak ada yang datang menolongku,saat aku sudah putus asa kulihat anak kecil,dia pun menghampiriku,kelihatannya dia sadar kalau aku tenggelam namanya anak kecil dia pun menangis,dia masih menungguiku dalam hati aku hanya bisa berharap dia tidak masuk dan menyelematkanku karena sudah pasti dia akan tenggelam.


Ntah kenapa dia pergi,aku tak tau dia pergi mencari pertolongan atau takut melihatku tenggelam.


Kini mataku sudah gelap,dadaku sudah sesak penuh air,rasanya sakit dan sakit sekali.


"Apakah ini akhir hidupku???


Tanganku sudah melemas,daritadi berusaha keras meminta pertolongan kini pun menyerah.

__ADS_1


..........


__ADS_2