Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Makan siang bersama


__ADS_3

Aku menyandarkan kepalaku di jok mobil dan melihat luar jendela,banyak sekali yang bermain dipikiranku,


"Ahhhhh...kenapa nama David membuat hidupku gila,kisah percintaan dengan David Reno yang tak tau akhirnya, sekarang muncul David bryan yang membuatku tertekan,apakah ada David yang lain lagi???"


batinku dengan air mata yang meleleh di pipi


"Apa yang kamu pikirkan sehingga kamu menangis,"tanya David dan menghentikan mobilnya di tepi jalan,kelihatannya dia agak kepo kenapa aku menangis.


Aku meliriknya dan berkata"David".


David pun yang tidak mengerti hanya mengerutkan alisnya,,tanpa berani bertanya lagi.


"David??ada apa denganku,"batin David.


Mobil sudah memasuki parkiran kantor,aku langsung membuka pintu mobil dan langsung pergi meninggalkan David tanpa berkata apa apa.


"Eh,stupid meneger,beraninya kau meninggalkanku,"teriaknya keras dalam mobil.


Aku berjalan tanpa melihatnya,masa bodoh,,ya kata itu yang ada dalam otakku,masa bodoh dengan David,masa bodoh dengan teriakannya kalau dia akan memarahiku aku pun sudah siap,batinku.


Aku langsung duduk dan mulai mengerjakan pekerjaaan ku,


aku melirik jam tangan,


"Satu jam lagi sudah jam makan siang,"


gumamku


Dan aku pun segera menyelesaikan pekerjaanku.


David yang sudah di ruangannya pun cengar cengir sendiri,adegan saat menciumku selalu berputar di kepalanya.


I think i love you,,ya mungkin itulah yang terjadi pada David,benar apa kata chris jatuh cinta pada pandangan pertama.


Sejam duduk dengan cengar cengir tanpa sadar kalau 2 mata trus mengawasinya.


"Apa yang terjadi dengannya,apa dia sudah........"


Chris pun tidak dapat melanjutkan kata katanya.


"Hei Boz,kenapa cengar cengir sendiri,"tanya Chris yang membuyarkan lamunan David.


Merasa kaget,dia melempar bulpen yang di pegangnya ke Chris.


"Auuuuuu..."pekik Chris yang kesakitan karena lemparan David pas sasaran.


"Hahahaha....mangkanya jangan mengagetkan orang yang lagi melamun,,"kata David dengan tawa yang renyah.

__ADS_1


Chris hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan boz nya ini,selama bekerja bersama belum pernah David Bryan seperti ini.


"Pesona wanita Indonesia ini sungguh luar biasa,membuat seorang big boz gila di buatnya"batin Chris


Chris pun duduk dan memberikan laporannya,berhadapan dengan David,yang sebelumnya duduk di sofa.


"Besok kita harus ke pulau Bali pak,untuk mengawasi pembangunan hotel disana,"mungkin butuh waktu 2 hari,,kata Chris.


"Ok,,tolong atur cuti untuk si meneger itu,"kata David sontak membuat Chris bingung.


"Kenapa mengajak Meneger pak,bukannya bapak langsung yang akan mengawasinya."


tanya Chris bingung.


"Dia sekarang merangkap menjadi asisten pribadi yang menangani urusan pribadiku jadi aku harus membawanya,


kau dan Raka asisten di kantor sedangkan dia asisten pribadi diluar kantor,,katanya dengan senyuman yang licik.


"Seorang bos bisa berbuat apa saja,seenak hatinya,bahkan seseorang pun bisa jadi bonekanya,,"batin Chris yang berlalu meninggalkan ruangan David.


Dalam ruanganku aku membereskan berkas berkasku dan bersiap untuk makan siang


"Sudah waktunya makan siang,apa si boz Amerika jadi mengajakku makan siang??"batinku


"Aaaa..aku pesan makanan saja dan makan siang di ruangannya,,,"gumamku dan langsung menuju kafe dekat kantor untuk membeli makanan.


"Masuk,"Sautan pun terdengar dari dalam.


"Pak,saya bawakan makan siang untuk bapak,mari kita makan siang bersama,,"kataku yang langsung masuk dan duduk di sofa.


Tersungging senyuman indah di bibir David


"Wanita ini sangat menggemaskan,,"batinnya lalu berjalan menghampiriku.


"Makanan apa ini,"tanyanya dengan mengerutkan alisnya karena tidak tau makanan apa itu.


"Ini tempe pak,makanan khas Indonesia


ini ayam,sambel dan sedikit sayuran mentah,,"dengan tangan yang sibuk membuka makanan.


Sebenarnya aku ingin membuat bule ini sakit perut dengan mengerjainya makan sambal,


"Apa ini pedas??"tanyanya.


"Iya pak,sedikit pedas,


apa makanan kesukaan bapak,maaf saya tidak tau,,"aku pun pura pura memelas untuk menarik simpatinya.

__ADS_1


"Aku lebih suka makanan western,mungkin perlu adaptasi dengan makanan Indonesia,


bisa kah kau menyuapiku??"pintanya dengan senyum licik.


"Iya pak,saya akan menyuapi bapak,"senyuman licik pun terukir di bibirku.


Aku pun mengambil sedikit nasi, ayam dan sambal yang banyak,biar David 2 kepedesan.


"Rasakan kau,"batinku


Dalam hati aku pun tertawa sangat riang,


Hap,David menerima suapan pertamanya,


seketika wajahnya sangat merah,dia sangat kepedasan,


"Gimana pak,enak???"tanyaku pura pura polos.


"Ahhhh..pedas sekali,,"katanya kepedasan dengan wajah yang sudah memerah


"Minum dulu pak,"tanganku memberikan minuman kepada pak David.


"Makanan apa ini,"teriaknya dengan muka seperti sambal


"Ini Ayam geprek pak,maaf kalau bapak tidak suka,saya bisa membuangnya"dengan wajah sendu,melas,merasa bersalah semua aku pasang untuk menarik simpati David padahal dalam hatiku melonjak kegirangan karena bisa mengerjai David.


David yang tidak curiga pun tidak enak padaku,dia mencoba menghabiskan makanannya,dan kini sekarang perutnya sangat kenyang,bukan kenyang makanan namun kenyang air,,


"Sukurin!!!rasain!!!"


sorakku dalam hati.


"Pak,saya ijin dulu,masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan."


kataku dengan membungkukan diri hendak keluar


"Nanti langsung pulang kerumahku,mulai hari ini pekerjaan barumu di mulai,"perintah David.


"Baik pak,"jawabku singkat lalu keluar dari ruangannya.


Dalam ruangannya David tersiksa sekali pasalnya dia menderita sakit perut karena makanan yang tadi aku bawa.


David 2 meminta Chris untuk membelikannya obat sakit perut dan anti nyeri.


"Sudah tahu tidak bisa makan spicy masih nekat,"gumam Chris kesal dengan David.


"Sudahlah jangan banyak bicara,handle semua ini dulu,aku istirahat sebentar"David Bryan pun menuju ruang istirahat di dalam ruangannya yang sebelumnya milik David Reno.

__ADS_1


Power of love sungguh luar biasa,seseorang bisa melakukan apapun walaupun akhirnya akan menyiksa dirinya sendiri.😊


__ADS_2