
Setelah mandi kami bersiap untuk keluar,kebetulan perutku sudah sangat lapar.
Aku dan David langsung menuju meja makan dan segera sarapan,karena memang sarapan sudah di siapkan oleh ibu.
Seusai sarapan aku pun jalan jalan berkeliling rumah dengan David,
"Tanah di sini sangat subur sayang, namun minim tanaman"suaraku memecah keheningan diantara kami.
"Apakah aku perlu merombak taman ini???"tanya David dengan netranya yang kemana mana.
Mendengar pertanyaannya aku pun bingung
"Rombak bagaimana maksud kamu sayang???"tanyaku.
"Di tanam beragam bunga,di buatkan bangku serta gazebo supaya kalau bisa menikmati tamannya."kata David menjelaskan.
"Ide bagus tuh,coba kita rembukan dulu sama ayah dan ibu"timpalku.
David hanya mengangguk dan tersenyum,
"Aku sekarang adalah bagian dari keluarga kalian jadi aku punya kewajiban memberikan yang terbaik untuk keluargaku."
Aku pun terharu dan langsung memeluk David.
"Terima kasih sayang,kamu adalah pilihan terbaik,"lirihku dan semakin menenggelamkan wajahku didadanya.
Ibu dan ayah serta adik adikku pun melihat kami dengan tersenyum.
"Mas David sungguh sangat perhatian selain itu sangat romantis,"celetuk Tirta.
"Iya,sikapnya berbanding terbalik saat di kantor,"imbuh Fajar.
"Wajar,dia kan big boz"timpal ibu.
Akhirnya mereka pun melihat aku dan David dari kejauhan,entah apa saja yang mereka bicarakan.
Puas berjalan jalan kami ikut berbaur dengan keluargaku,
"Lalu bagaimana rencana kalian selanjutnya"tanya ayah memulai pembicaraan dengan kami.
Lalu aku pun bertanya pada David,dan David menjawab
Bulan depan kami akan melakukan resepsi di California,untuk itu saya harap ibu ayah dan adik adik berkenan untuk hadir.
Saya akan menyuruh orang untuk menjemput kalian,karena saya dan Puput akan berangkat terlebih dahulu."jawab David menjelaskan.
"Apa kami harus ikut"tanya ibu
Aku pun menjembatani komunikasi antara keluargaku dan David.
"Wajib bu,aku ingin berbagi moment bahagia dengan kalian,kalau kalian tidak hadir bagaimana dengan Puput,tentu dia akan bersedih."jawab David sambil memegang tanganku.
Ibu dan ayah serta adik adikku pun terdiam,
"Menikah sekali untuk semumur hidup,apa kalian tidak kasian dengan Puput,tentu dia juga ingin membagi kebahagiannya dengan kalian,jangan risaukan apapun, ibu dan ayah serta adik adik cukup ikut saja."imbuh David.
Sejenak berfikir akhirnya ibu dan ayah pun setuju untuk ke Amerika bulan depan.
Asik mengobrol tanpa terasa matahari condong ke barat,
__ADS_1
salah satu art yang di bawa David memberitahu kalau makanan sudah siap.
Kami pun menyudahi obrolan kami dan pergi makan siang.
Seusai makan siang aku dan David kembali ke kamar untuk bersiap siap menghadiri pesta yang dibuat Chris dan Raka seperti yang sudah dibicarakan dan direncanakan sebelumnya.
Chris dan Raka menyewa sebuah room di salah satu cafe yang memiliki fasilitas private room.
Aku dan David pun menuju penginapan dimana Chris dan lainnya menginap.
"Halo pengantin baru,bagaimana malam pertama kalian"goda Chris lalu memeluk David.
Chris dan Raka saling tersenyum sinis melihat leher David bertato merah merah.
"Ternyata kamu sadis juga Put"imbuh mas Raka.
Aku pun menunduk malu dan menyembunyikan wajahku dibelakang punggung David
"Sayang, mereka selalu saja menggoda kita"bisikku namun masih bisa di dengar Chris dan mas Raka.
Mereka pun tertawa,
"Sudah sudah,lihatlah besok kalau kalian menikah mungkin lebih parah dari aku"gerutu David.
Tak lama berselang David Reno dan Elizabeth sudah berada di belakangku dan David Bryan.
Tak lupa mereka saling memberikan pelukan persahabatan sebelum berangkat ke pesta yang Chris rencanakan.
Setelah perbincangan ringan akhirnya kami pun menuju tempat yang sudah di sepakati sebelumnya
Tak butuh waktu lama kami sampai ke tempat tujuan.
Dimana mobil luxury car terparkir rapi di depan cafe yang membuat beberapa pengunjung cafe yang berada di luar memusatkan perhatiannya ke arah kami semua yang keluar dari tiga luxury car.
akhirnya kita sampai di salah satu room yang sudah boking sebelumnya.
Umumnya sebuah pesta,kami semua menghabisalkan waktu dengan bercanda, ngobrol, makan dan minum serta bernyanyi bersama.
Banyak makanan dan minuman yang kami pesan terlebih para cowok dan bule ini yang terbiasa meminum minuman beralkohol.
Kecuali aku yang hanya memesan ice cream dan minuman ringan lainnya.
Suasana sangat meriah walau kami cuma berenam. Aku yang selalu berada di samping David dimana David yang selalu merangkulkan lengannya di pundak ku sambil sesekali menyuapiku dengan beberapa makanan serta camilan, begitu pula sebaliknya.
Sikap kami yang sangat romantis membuat mereka semua yg melihat merasa iri.
Chris pun bergumam "dasar pengantin baru,bawaanya romantis selalu"
Terlebih David Reno yang hanya bisa memandang dan menutupi perasaanya dengan meminum bir yang tak lepas dari tangannya..
Banyak tingkah konyol yg dilakukan Criss yang membuat kami semua terhibur.
Berbeda dengan Reno yang hanya duduk dengam senyum tertahan.
Kali ini Reno minum bir lebih banyak dari yang lainnya.
Elizabeth yang tau akan hal ini pun merasakan bahwa Reno tak sanggup melihat keromantisanku dan David Bryan.
Mencoba menghibur dengan mengajak David Reno bernyanyi bersama serta melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan dengan David Bryan.
__ADS_1
Hingga tak terasa malam pun semakin larut dan mereka semua yang setengah mabuk juga memutuskan untuk kembali.
Reno yang sedari awal minum lebih bnyak dari pada teman teman temannya pun menjadi mabuk berat yang dimana Criss dan Raka harus membatunya berjalan menuju parkiran.
Melihat Reno yang mabuk tidak mungkin mengemudikan mobil.
Hingga akhirnya Chris menawakan diri untuk menjadi driver.
"Wah Reno mabuk parah"Celetuk Chris.
"Bagaimana kalau aku saja yang mengemudikan mobilnya,
Elizabeth satu mobil dengan Raka, biar aku yang sama Reno.
Karena tidak mungkin Reno mengemudikan mobil dengan kondisi seperti ini."Imbuh Chris.
"Biar aku saja,kamu tetap dengan Raka.
Kamu juga sedang mabuk Chris."timpal Elizabeth
"Tapi aku tak separah Reno," kata Chris sambil tersenyum.
Setelah menuai beberapa perdebatan kecil.
Akhirnya Elizabeth yang mengemudikan mobil Reno sedangkan Chris tetap bersama Raka.
Sesampainya di penginapan Reno pun di baringkan di tempat tidur oleh Elizabeth yang di bantu oleh Raka dan Chris.
Sedangkan aku dan David yang dalam perjalanan pun masih di Landa kekawatiran akan David Reno.
Karena sebelumnya aku tidak pernah tau David Reno minum sampai semabuk itu.
Aku pun menyalahkan diriku sendiri.
"Semua ini karena salahku,maafkan aku mas David Reno" ucap ku dalam hati dengan wajah yang sedih.
"Why sayang, kenapa diam,?"tanya David bryan yang membuyarkan lamunanku.
Aku sedikit pusing karena mencium minuman alkohol kalian."akupun berlasan.
"Sorry sayang"kata David yang terus melajukan mobilnya.
Disisi lain Raka dan Chris pun pamit kembali kekamar mereka masing masing.
"Sabar ya Elizabeth,jaga David Reno,beri dia waktu.
Aku yakin kamu bisa merubahnya."
Pesan Raka sebelum kembali kekamarnya.
"Yes I know."Kata Elizabeth datar sambil menghela nafas panjang.
Raka dan chris pun pergi berlalu.
Sesampainya dirumah.
Kami berdua masih mendapati ayah dan ibu sedang duduk diluar
dengan ditemani bebebrapa sopir David.
__ADS_1
Ibu dan ayah tau kalau David habis minum, tercium dari aroma mulutnya saat memberi salam,ibu dan ayah cuma bisa geleng geleng kepala.
"Ini pasti ajakan Chris, awas ya Chis" gerutu ibu.