
Mommy dan daddy meminta dokter untuk melakukan yang terbaik.Mereka pun menyetujui operasi sesar,walaupun aku harus melahirkan prematur.
"Ya Tuhan,selamatkan keduanya"doa mommy dengan cemas.
Daddy pun menenangkan mommy.
******
"Aku melepasnya bukan untuk kamu sakiti Bryan,kamu sudah berjanji padaku untuk selalu membahagiakannya,namun lihatlah baru beberapa bulan pernikahan kalian,kamu sudah berulah.
Lihat lah lihat....Istrimu berbaring tak berdaya berjuang antara hidup dan mati sekarang."teriak David Reno lalu melepas tangannya dengan kasar.
David hanya diam mematung,tak menjawab bahkan kalaupun David Reno memukulnya pun dia tak akan membalas karena memang semua salahnya.
Momny yang melihat David Reno dan David Bryan pun menghampiri keduanya.
"Sudah Reno biar mommy yang mengurusi ini"ucap mommy karena tidak ingin antara keduanya berantem.
Sedangkan Elizabeth dan daddy mencoba menenangkan David Reno.
"Awalnya kami semua tidak ingin ikut campur urusan rumah tanggamu karena kami sadar itu bukan ranah kami,namun semakin kesini sikapmu semakin keterlaluan,untuk apa kamu membawanya dari Indonesia ke sini kalau cuma untuk kamu sia siakan.
Apa yang terjadi sebenarnya,momny juga dengar kalau kamu dekat dengan sekertaris barumu itu yang bernama Olivia,apa benar dia selingkuhanmu???"kata mommy geram dengan David Bryan.
Lagi lagi David hanya diam,tanpa merespon perkataan mommy.
"Kalau kamu masih diam,mommy akan bertidak sendiri,mommy akan memulangkan Puput"ancam mommy.
"Baiklah baiklah....Memang David bersalah,David hanya kesal dengan sikap puput yang terlalu manja bahkan terkadang sering marah marah,bahkan Puput sangat bawel.Namun David tidak berselingkuh,Olivia hanya sekertaris David,demi Allah David tidak ada hubungan dengannya.
__ADS_1
Kedekatan kami tak lebih dari teman.
David hanya merasa nyaman mengobrol dengannya hanya itu saja."Begitulah penjelasan dari David Bryan.
Semua pun diam,
"Bodoh,lama lama rasa nyamanmu berubah jadi cinta"saut David Reno dengan geram.
"Segera pindahkan sekertarismu itu,atau rumah tanggamu akan rusak dan kamu akan kehilangan istri dan anakmu"timpal mommy.
David pun terdiam.
Saat hendak menjawab,keluarlah suster yang membawa bayi mungil,namun kondisi bayi tersebut sangat lemah.
Melihat bayinya David merasa sangat bersalah,
"Maafkan daddy"
Tak selang berapa lama,dokter pun keluar.
"Kondisi nyonya Puput serta bayinya sangat lemah,kami akan memindahkannya keruang perawatan sedangkan untuk bayinya kami harus menghangatkannya,semoga bayi kecilnya bertahan.kata dokter yang semua orang cemas terutama David Bryan.
Akupun dipindahkan ke ruang perawatan,meraka semua menungguiku dengan cemas.
Sudah tiga jam aku masih saja belum bangun,David pun mulai khawatir.
Dia pun terus saja berdoa,tangannya tak lepas dari tanganku.
"Sayang,maafkan suamimu ini bangunlah sayang,kenapa kamu suka sekali tidur,katanya kamu rindu dengan suamimu"oceh David.
__ADS_1
Mendengar ocehannya membuatku terbangun,kulihat sekelilingku dan ku lihat David di sampingku dengan memegang tanganku.
Otakku pun berkelana,ku ingat saat terakir bertengkar dengan David.
Airmataku mulai meleleh,hatiku masih sakit dan aku mulai mengingat nama Olivia.
Kutarik tanganku yang dipegangnya,sehingga membuat David menatapku.
Kulihat senyum nya yang beberapa minggu ini tak pernah kulihat,
"Sayang,kamu sudah bangun??"tanyanya dengan memegang tanganku lagi lalu menciuminya.
"Pergilah David"aku pun mengusirnya.
Ekspresi David mulai berubah,matanya pun berkaca.
Lalu dengan senyum yang dipaksakan dia pun menggelengkan kepala,
"Aku ingin bersamamu,menemanimu disini.
Apakah kamu tidak rindu dengan suamimu ini???"ucapnya dengan lemah lembut.
"Suamiku sudah pergi diambil orang,jadi dia tidak akan kembali lagi,aku tidak mau memungut barangku yang telah dimiliki orang jadi pergilah!!!."kataku ketus.
David pun memandangku nanar,
"Ampuni aku sayang,demi Allah aku tidak pernah menduakanmu,mana mungkin aku tega melakukannya sedangkan aku sangat mencintaimu"ujarnya dengan air mata yang mulai menetes.
Jauh dilubuk hatiku,aku mempercayainya namun hatiku seolah masih menyimpan amarah atas sikapnya padaku.
__ADS_1
Di dalam ruangan hanya ada David Bryan,semuanya sengaja disuruh mommy pulang.
Biar David menungguiku,semoga dengan begitu hubungan kami yang retak bisa erat kembali.