Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Gantian David yang cemburu


__ADS_3

Sedari tadi David mengamatiku dan Ibas dari kejauhan,tangan David sudah mengepal menandakan dia sudah sangat marah.


Hanya ada sedikit kesabaran di hatinya yang tersisa yang dia gunakan untuk menahan amarahnya.


"Ada apa pak??"tanya Raka formal di depan pak Brawijaya,


David hanya diam saja dan tidak menggubris pertanyaan Raka karena amarah menyelimuti dirinya,mengikis kesabaran yang dia miliki sedikit demi sedikit.


Raka pun menengok apa yang sebenarnya di lihat David,sontak Raka pun menahan tawa!


"Ternyata ada yang cemburu" batinnya sambil menahan tawa.


"Ada apa pak Raka?"tanya pak Brawijaya yang heran dengan ekspresi Raka yang menahan tawa.


"Tidak apa apa pak,,"jawab Raka santai


Karena amarahnya sudah memuncak dan stik sabar sudah habis, David pun melangkahkan kaki menuju mejaku,


Dia pun berhemem keras


"Ehem..ehem...."


Aku dan Ibas pun menoleh,aku pun sangat kaget melihat David berdiri sambil mengepalkan tangan.


"Siapa dia?"tanyanya dengan ekspresi wajah sangat marah


"In ini Ib ibas mas,"jawabku sambil terbata karena rasa takut


"Apa yang kamu lakukan disini,apa kamu ingin kucing kucingan denganku hah,,"bentak David,membuat penghuni resto melihatnya.


Aku yang ketakutan setengah mati pun menunduk,Mas David langsung menarik daguku dan kemudian menatapku dengan tatapan elangnya


"Jelaskan"itulah kata yang lolos dari bibirnya


"Ini tidak seperti yang kamu kira mas,"lirihku sambil menangis dan gemetaran karena takut.

__ADS_1


Ibas yang melihatku menangis pun angkat bicara,


"Maaf mas,terjadi kesalahpahaman di sini,saya tadi tidak sengaja bertemu mba Puput,akhirnya kami makan bareng dan mengobrol,mohon jangan bersikap seperti ini tidak enak di lihat orang orang"Ibas berusaha meluruskan namun karena David dipenuhi amarah seolah kata kata Ibas hanya angin belaka.


"Aku tidak percaya,"ucap David dengan tersenyum sinis menatap Ibas.


"Kami tidak ada hubungan apa apa mas,"Ibas kini agak ngotot karena kesal dengan sikap David


Pak Raka dan pak Brawijaya pun mendekati David,sebelum terjadi hal hal yang tidak diinginkan.


Saat tiba di meja kami,


Betapa kagetnya pak Brawijaya ternyata anaknya beradu mulut dengan pak David.


"Ibas,"teriak pak Brawijaya dengan ekspresi kaget


"Papa?"teriaknya Ibas balik,dia kaget juga tak menyangka papanya ada di resto yang sama.


"Apa yang kamu lakukan disini nak??"tanya pak Brawijaya.


"Jadi dia Anak Bapak?"tanya David dengan ekspresi yang sulit di artika


"Iya pak David."jawab pak Brawijaya dengan wajah sedikit malu


Aku yang merasa pusing dengan situasi ini pun memilih berlari dan meninggalkan restoran.


Pak Brawijaya mencoba menjelaskan semua kepada pak David,akhirnya emosi pak David reda juga,


"Kejar tu cewek kamu bro??" Raka berceloteh tanpa formal di depan pak Brawijaya.


Sontak David pun langsung berlari, karena kehilangan jejakku dia menyusulku ke kontrakan.


Mobil HRV sudah parkir rapi menandakan aku sedang dirumah.


Tok tok tok,David mengetok pintu.

__ADS_1


"Sayang,buka pintunya,,"pinta David dengan wajah cemas


Tak berapa lama kemudian aku pun membuka pintu,dengan wajah berjuta kusut


"Sudah marahnya??"ketusku pada David.


"Maaf,,"ucapnya memelas sambil menatapku


"Mangkanya jangan cemburu buta"ucapku yang masih kesal


"Maaf sayang"dia pun menjewer telinganya sendiri membuat ku sedikit geli


Karena tingkah uniknya membuat aku tertawa sehingga rasa dongkol di hatiku pun hilang.


"Kemarin waktu kamu ke Singapore aku menabraknya,sehingga dia terluka dan motornya rusak,karena aku tidak membawa uang tunai jadi aku memberikan kartu namaku sehingga jika terjadi apa apa dia bisa menghubungiku,tapi dia tak pernah menghubungiku,tadi waktu aku makan,kebetulan kami bertemu dan gitu deh kami bercerita dan bercanda.


Aku minta maaf juga mas,jika perbuatanku membuat kamu marah,aku tidak kucing kucingan,mana mungkin aku menghianatimu,kamu tau sendiri betapa cinta aku padamu,,"ucapku sambil menjelaskan pada David.


"David pun langsung memelukku,seharusnya aku tak meragukanmu sayang,,"bisiknya lalu menciumi keningku


"Jadi kita impas ya? 1 sama,tadi pagi kamu dengan lisa dan membuat aku cemburu sekarang aku,,"kataku sambil tertawa,,


"Nakal ya sekarang,"kata David dan langsung menciumku.


Kami pun beradu mulut dan saling menghisap satu sama lain,sampai akhirnya kami pun kehabisan nafas dan menyudahinya.


"Kamu kalo marah cakep juga mas,,"godaku sambil terkekeh


"Mode apa aja aku mang selalu cakep sayang,mode marah,mode tertawa,mode sedih dan mode mode yang lain,,"katanya dengan sangat PD.


"Ih pede banget,"kataku sambil mencubit perutnya


"Sakit sayang,,"keluhnya sambil mengelus elus perutnya yang tidak sakit karena memang aku menyubitnya tidak keras


"Emang aku pikirin"sambil menjulurkan lidahku

__ADS_1


Kami pun berbaikan dan saling janji untuk tidak cemburu buta lagi.


__ADS_2