
Didalam kamar mandi,aku melamun memikirkan apa yang baru saja terjadi
"Maafkan Puput,ayah,ibu karena tidak menepati janji untuk tidak berzina,"batinku dengan air mata yang menetes.
Air hangat kini sudah menjadi dingin,entah berapa lama aku berendam,saat hendak berdiri David masuk kamar mandi,
"Lama sekali"protesnya
"Masih sakit tuan,kau enak enak saja sedangkan aku harus merasakan sakit"kataku sambil memonyongkan bibir.
Cup...lagi lagi David menciumku lalu menggendongku tanpa melepaskan ciumannya,
makin lama makin panas,dia menidurkanku di ranjang,
adegan panas pun terulang lagi,aku hanya pasrah akan perlakuan David.
"Aku lelah,bagian bawahku rasanya sungguh sangat perih,apalagi kau mempunyai rudal yang besar,"gerutuku sambil menahan perih.
"Istirahatlah nyonya David maafkan aku,setelah mendapatkan dirimu,sekarang tubuhmu menjadi candu bagiku sayang,"David pun tersenyum sambil mengusap rambutku.
"Aku lapar,suapin!"kataku manja
"Untuk menebus kesalahanku,aku akan menuruti semua keinginanmu,"kata David yang membuat aku berbinar.
Karena mendapat lampu hijau aku pun memintanya untuk membawaku menemui David Reno.
"Bisakah kamu membawaku bertemu David Reno??"kataku dengan sedikit takut.
"Apa???mintalah yang lain,"David pun meninggikan suaranya,kaget akan permintaanku.
Aku hanya diam saja dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah keluar dari kamar mandi,aku duduk di sofa dengan mode merajuk.
David pun menghampiriku lalu mengambil makanan yang sudah di siapkan oleh art saat aku di kamar mandi.
"Ayo makan"sambil menyodorkan makanan.
Aku tidak menerima makanan darinya,aku yang masih kesal pun pindah duduk ke ranjangnya lalu bersandar dan berdiam diri.
"Kenapa hanya diam saja,jangan membuat aku marah"kata David dengan emosi
"Aku hanya minta itu namunkamu tidak mengabulkannya padahal tadi kamu bilang akan memberi apa yang aku mau,"mataku pun berkaca kaca.
"Mintalah yang lain,aku takut kalau kamu bertemu David,kamu akan meninggalkanku"David pun memberikan alasannya.
"Bodoh,kamu yang merenggut kesucianku mana mungkin aku meninggalkanmu,benihmu sekarang ada dalam perutku."kataku dengan nada agak tinggi.
David mengusap kasar rambutnya,keinginanku kali sungguh membuatnya gila,sebelumnya dia tidak pernah merasakan hal seperti ini,takut akan kehilangan seseorang.
"Baiklah,aku akan mencari informasi dimana David Reno di rawat"Kata David pasrah lalu mendekatiku.
Wajah ceria mulai terpancar setelah David berjanji akan membawaku pada David Reno,
"Terima kasih tuan,"aku pun memeluknya.
"Namun semua tidak gratis"bisiknya dengan tersenyum licik.
Lagi dan lagi,adegan panas terulang kembali
"Tuan setelah ini sudah ya,aku sangat capek bagian bawahku sangat sangat perih,"kataku dengan lirih,capek daritadi di hajar David
David hanya terkekeh,"Ntah mengapa aku selalu menginginkan lagi dan lagi padahal dulu tidak seperti ini,"katanya heran.
__ADS_1
Akibat gulat yang terus menerus perutku pun tidak bisa tahan lagi.
Aku yang sangat lapar pun meminta David menyuapiku,setelah makanan habis aku baru membersihkan diri dan memakai pakaianku.
Aku meminta David untuk mengajakku ke luar rumah,aku ingin menikmati kota new york,
"Lets go baby"ajaknya.
Aku mengekor di belakangnya,namun saat hendak keluar rumah ada seorang wanita yang keluar dari mobil dan langsung memeluk David
"David......"teriaknya,dia berlari dan langsung memeluk David
"I miss you"semakin erat memeluk David
Aku pun bingung,siapa sebenarnya wanita ini siapa,kenapa David tampak menyayanginya
"David ini siapa?"tanya wanita itu pada David
"Dia calon kakak iparmu"kata David yang sontak membuat aku kaget
"Ooo jadi ini adik David,"batinku
"Halo kakak,perkenalkan aku Elizabeth Bryan,adik David Bryan"sambil menjulurkan tangannya.
"Halo,aku Puput pramesti teman David,"aku membalas uluran tangannya
"Jadi wanita yang ada dalam album itu adik David!"batinku
Dia pun memelukku,"aku senang akhirnya David menemukan wanitanya,"bisiknya padaku
Aku pun hanya tersenyum,
"aku ingin mengajak PuPut jalan jalan dulu,"ijinnya pada Elizabeth
"Jadi kamu sudah menemukan jodohmu?"Kata David penasaran
Elizabeth tidak memperdulikan kata kata David,dia langsung masuk rumah dan meninggalkan kami berdua
David pun mengajakku berputar putar mengelilingi kota new york,aku sangat terpesona dengan keindahan kota new york.
Bagaimanapun juga kota New York adalah kota mode terbesar selain Paris,Milan dan London,setelah puas berkeliling kami pun kembali.
Setelah di rumah David bergegas mencari Elizabeth di kamarnya namun Elizabeth tidak ada.
"Dimana Elizabeth?"tanyanya pada salah satu pelayan di sana
"Nona Elizabeth kembali kerumah sakit tuan"jawab pelayan itu sambil membungkukan badan
David meminta pelayan rumahnya untuk mengantar makanan ke kamar.
Aku yang tertinggal segera berlari kecil,menyusul David.
Saat dikamar David aku pun menanyakan perihal David Reno
"Tuan,bagaimana apakah sudah ada kabar dimana David Reno di rawat??"tannyaku dengan posisi duduk di sofa.
"Sudah"jawabnya datar
"Kenapa tidak mengajakku kesana?"kataku sedikit meninggikan suaraku lalu pindah keranjang mendekati David.
"Kau ini kenapa,kita bisa mengunjunginya besok"timpal David.
Aku hanya terdiam dan langsung memejamkan mataku,David pun mengusap kasar rambutnya,
__ADS_1
"Kenapa yang ada di kepalanya David Reno,"batin David memandangku nanar lalu meninggalkan kamar.
David mengambil kunci mobil diruang kerjanya dan menuju bar,disana banyak wanita yang mendekati David,bahkan ada yang langsung duduk diatas David,David pun mengusir semua wanita itu,salah satu dari wanita itu memberikan obat perangsang pada David,tak berapa lama efek obat pun terasa,
tau David yang kepanasan,salah satu wanita itu langsung memeluk David dari belakang,bukannya terpengaruh David malah melempar wanita itu ke sofa,dan David langsung pergi.
Niatnya mencari minum namun malah dimanfaatkan oleh wanita malam disana.
Karena David adalah seorang yang dingin jadi terkadang cara inilah yang digunakan untuk bisa tidur dengan David.
Setelah dirumah David langsung menuju kamarnya,
saat di kamar David langsung mencumbui aku,aku yang pura pura tidur menolak kemauan David
namun David terus saja memaksa,bahkan sekarang dia melepas semua bajuku
"Tuan kamu ini kenapa,aku sangat capek tuan!"kata ku dengan terus menolak David
"Tolong aku,please....ada yang memberiku obat perangsang"kata David memelas
Aku pun hanya pasrah dia menggagahiku ke sekian kalinya,namun kali ini dia benar benar membuat aku remuk,tidak seperti tadi kali ini lebih sedikit brutal mungkin karena obat perangsang yang David konsumsi
"Terima kasih sayang,"katanya sambil menciumku
"Kamu dari mana"tanyaku
"Dari bar,jawabnya singkat
"Apa??dari bar,apa kamu bermain dengan wanita lain,"dengan air mata yang tertahan di pelupuk mata
"Tidak,Aku hanya minum untuk menenangkan pikiranku,"jawabnya dengan sedikit menyesal
Aku hanya terdiam,bingung apa yang harus ku katakan,karena mungkin keinginanku membuatnya seperti ini
"Aku minta maaf,kalau keinginanku membuat dirimu kesal sehingga kamu melampiaskannya ke minuman keras,"kataku dengan menunduk
David langsung memelukku,"maafkan aku sayang,besok pagi aku akan mengantarmu ke rumah sakit di mana David Reno di rawat,kebetulan Elizabeth juga bekerja disana"
"Tuan,aku mohon jangan pernah tinggalkan aku,jangan kembali ke kebiasaanmu yang dulu,semua itu bertentangan dengan agamaku,"kataku
"Aku janji sayang,"David mencium keningku
Tok..tok..tok
"Biar aku saja yang membuka pintu,kamu pergilah ke kamar mandi,"kata David sambil memakai pakaiannya,
saat pintu dibuka
Elizabeth langsung saja masuk kedalam dan duduk di sofa,
"Kakak ipar mana?"clingukan mencari keberadaanku
"Kamar mandi,ada apa mencarinya?"David pun mengerutkan alisnya
"Kau tetap saja galak,aku kan cuma ingin bertemu dengannya"Elizabeth merajuk sambil meremas bajunya
David yang gemas pun mengacak acak rambutnya,bagaimanapun juga Elizabeth adalah adik kesayangan David,Karakter Elizabeth berbeda dengan David,David yang ambisius akan bisnis mengumpulkan pundi pundi dolar di mana mana,sedangkan Elizabeth memilih menjadi dokter dan menolong orang orang,bahkan dia memiliki rumah sakit khusus untuk orang orang yang tidak mampu.
Visual Elizabeth Bryan
usia 24 tahun
__ADS_1