
Tok..tok..tok.suara ketukan pintu.
Itu pasti mas David,gumamku.
Aku memang sudah menunggu mas David dari tadi,terdengar ketukan aku pun
mengambil tas dan langsung keluar.
"Are u ready my Love??"tanya mas David dengan gaya khasnya sambil tersenyum
"Yes,im ready,,"jawabku melayang karena melihat coolnya.
Kami pun melajukan mobil menuju kantor,tak berapa lama mobil kami sudah sampai di parkiran khusus perusahaan.
"Kamu masuk dulu ya sayang,karena aku harus menghubungi orang",David menyuruhku masuk terlebih dahulu
"Baiklah mas,"jawabku singkat dan langusung turun dari mobil.
Aku pun menuju ruangan ku,saat di koridor aku bertabrakan dengan wanita cantik,ntah siapa karena aku tidak pernah melihatnya di perusahaan.
"Maaf mba,saya tidak sengaja,,"kataku sambil meminta maaf.
"Tidak apa apa,maaf juga mba saya juga salah,"wanita itupun meminta maaf
"Saya duluan ya??"kataku sambil meninggalkannya yang masih berdiri di tempat nya
Setelah di ruanganku,aku pun mulai berkutat di depan laptop,memeriksa pemasukan perusahaan dan memeriksa laporan keluar masuknya barang,
Tumpukan dokumen pun harus segera di periksa,tak terasa jam makan siang pun tiba,,aku yang sangat bersemangat menuju ruangan pak David,
Karena kebiasaan keluar masuk ruangannya jdi aku pun langsung nyelonong saja masuk ruangannya.
__ADS_1
Dan aku pun kaget sontak melihat pak David berpelukan dengan seorang wanita cantik.
"Ups maaf,,"kataku sambil menahan air mataku karena hatiku sakit melihat pemandangan indah didepanku.
"Ini tidak seperti yang kamu kira Put,"pak David mencoba menjelaskan lalu beranjak menghampiriku meninggalkan Lisa yang duduk di sofa.
"Kalian lanjut saja Pak,,maaf mengganggu,,"ucapku sambil keluar ruangannya menuju ruanganku.
Dengan air mata yang mengalir deras aku kembali ke ruanganku,hatiku sakit melihatnya perpelukan dengan wanita lain.
"Aku tidak boleh menangis,"gumamku sambil mengusap air mataku.
Pak David pun masuk ruanganku dan mencoba menjelaskan.
"Sayang,ini tidak seperti yang kamu kira," wajahnya memelas dengan bersandar di pinggir meja kerja,menatapku
"Aku gak papa mas,kamu seorang bos besar wajar memiliki banyak wanita,aku saja yang bodoh mengganggap kamu serius kepadaku,,"kataku sambil pura pura menyibukan diri dengan dokumen.
namanya Lisa,dia sudah menikah dia datang ke Indonesia untuk reoni dengan teman teman sekolahnya dulu.
tadi dia sampai indonesia pukul 7,karena bingung mau kemana dia mampir ke kantor,akhirnya dia curhat masalahnya aku yang merasa iba mencoba menenangkan dengan memeluknya,,"Pak David menjelaskan panjang kali lebar
"Aku tetep saja tidak suka mas,kamu dekat dekat dengan wanita lain,"sinisku sambil memonyongkan bibir.
Lalu pak David pun mendekatiku dan
Cup,,lagi lagi ciuman mendarat di bibirku karena aku masih marah aku pun tak membalas ciumannya,mas David pun menggigit bibirku sehingga aku pun membuka mulutku,,aku pun pasrah juga dan mengikuti permainan mulutnya.
lama beradu akirnya kami pun menyudahi ciuman kami.
"Sudah jangan marah,lihat karena kamu menangis,kamu kelihatan jelek,"godanya sambil mengusap air mataku
__ADS_1
"Biarin,"ketusku.
"Kalau kamu masih marah,aku akan nekat sayang,"katanya membuat aku merinding.
Pak David mengunci pintu,melemparkan jasnya ke meja,lalu melepaskan dasinya dan melepaskan satu persatu kancing bajunya.
Aku yang takut setengah mati pun mencoba kabur menuju pintu,namun tanganku sudah di pegang dan di tarik ke pelukannya.
"Mas,please mas,,jangan mas,pintaku dengan" gemetaran.
"Aku akan memaksamu jika kau masih marah sayang,"bisiknya di telingaku.
"Aku sudah tidak marah mas,,"kataku dengan senyuman yang sedikit di paksa.
"Ha..ha..ha,David tertawa terbahak bahak,,jadi ini kelemahan mu sayang.,,"godanya dengan tertawa puas
"Iiihhhhh mas David menyebalkan,awas kamu mas,"ancamku.
Aku sedikit melototkan mata padanya,dia pun melihatku dengan ekspresi datar.
"Sudah ah,,baiklah mas aku sudah tidak marah,,"kataku walaupun sebenarnya hatiku masih dongkol jika teringat dia memeluk mantannya itu.
"Gitu dong sayang,,"katanya sambil mencium keningku lalu merapikan kembali bajunya
"Ya ya ya"pasrahku
"Aku memang seorang bos,mungkin dengan kekuasaanku aku sangat mudah mendapatkan wanita apalagi didukung dengan wajahku yang super duper ganteng ini,tapi aku tidak bisa sembarang mencintai wanita sayang,di hatiku saat ini cuma kamu,demi apapun di dunia ini aku sangat mencintaimu,tolong jangan ragukan itu sayang."kata pak David lalu memegang tanganku
"Makasih sayang,telah menjadikan aku wanita yang paling beruntung di dunia ini karena di cintai kamu."kataku sambil meneteskan air mata bahagia.
Lagi lagi kami bercumbu,ciuman biasa kini menjadi dalam dan dalam.
__ADS_1
Setelah puas kami pun menyudahinya,dan aku pun merapikan lipstik yang kemana mana akibat bibir pak David.