
Raka dan Kris keluar dari super car warna kuning.
Di susul David Reno dan Elizabeth yang keluar dari super car warna merah.
Elizabeth keluar dengan balutan mini dress waran putih di padu dengan blazers hitam dan
Square sunglasses yang menghiasi kedua matanya.
Membuat Elizabeth terlihat sangat cantik dan sexy.
Tubuhnya yang putih dan jenjang dengan rambut terurai membuat siapa pun akan terpana melihatnya.
Begitu juga dengan David Reno yang menggunakan kemeja dark grey di balut dengan setelan three-piece suit hitam,dipadu dengan black aviator sunglasses.
Kesan klasik yang serba gelap mengisyaratkan dia berada dalam suasana hati setengah berduka dimana gadis yang dulu dia cintai akan menikah walaupun begitu David Reno tetap terlihat tampan dengan tubuh yang balut dengan warna serba gelap.
Ketampanannya membuat kaum hawa harus menelan ludah saat memandangnya.
Sedangkan Raka hadir dengan balutan kemeja putih di padu dengan setelan tuxedo warna hitam dengan Wayfarer sunglasses.
Membuat Raka terlihat santai, cool, dan elegan.
Begitu pula dengan Criss yang tak kalah tampan dengan mode Pompadour Classic hairstyle, mengenakan kemeja hitam yang di balut dengan single breasted warna metallic gray dipadu dengan Shield Sunglasses yang menambah kesan mewah dan elegan.
Empat insan yang memiliki karakter dan style nya masing masing melangkah bersamaan bak ratu dan pangeran membuat semua orang tertegun melihatnya.
"Sudah selesai kekagumannya kepada kami berempat???" Ucap Raka sambil melepas kaca matanya yang membuyarkan lamunanku, David Bryan serta ibu dan ayah yang masih tertegun.
"Aku kira kalian tidak akan hadir." timpal David Bryan sambil memeluk satu persatu saudara serta sahabatnya.
Sampainya pada David Reno, David Bryan mengulurkan tangan.
Dan Reno pun menyambut tangan David Bryan "aku tak mungkin tidak hadir dalam acara sakral kedua orang yang penting dalam hidup ku." kata David Reno menjawab ucapan David Bryan tadi.
David Bryan pun, langsung memberikan pelukannya dan berucap," thanks brother."
Sedangkan aku hanya memandang nanar penuh haru.
Disisi lain ibu berucap kepada ayah.
"Bukankah Itu David Reno yah?"ibu pun diselimuti tanda tanya.
"Benar Bu"bisik ayah
"Waduh bisa berabe ni yah, gimana ini!" Gumam ibu penuh kecemasan.
"Sudah di lihat saja dulu, lihat David Reno kesini tidak sendiri tapi membawa pasangan"timpal ayah dengan lirih.
"Mudah mudahan semua baik baik saja" doa ibu dengan lirih.
"Ayah ibu, sudah dong bengong nya."kata Raka membuyarkan ketegangan ayah dan ibu.
"Eh iya Raka"kata ibu dengan gugup.
"Apa kalian tak ingin memberi pelukan rindu kepada kami???"tanya Raka dengan melebarkan tangannya menyambut pelukan ibu.
Spontan ayah dan ibu pun memberikan pelukan mereka satu persatu dengan perasaan yang masih campur aduk.
"Aku juga ingin dipeluk oleh kakak kakak tampan dan cantik" teriak Bunga yang tiba tiba muncul dari balik pintu.
Tingkah konyolnya membuat kami semua tersenyum.
"Mari duduk"ayah pun mempersilahkan duduk.
Kami semua duduk dan bercengkrama bersama tak lupa aku memperkenalkan David Reno untuk yang kedua kalinya kepada ayah dan ibu serta memperkenalkan Elizabeth.
__ADS_1
"Bu ini mas David Reno,serta pasangannya Elizabeth Bryan yang tak lain adalah adik dari David Bryan."kataku dengan tersenyum.
Akhirnya ayah dan ibu tau jika Elizabeth adalah adik dari David Bryan dan calon dari David Reno.
Ibu sangat mengagumi kecantikan serta kemolekan tubuh Elizabeth sampai berucap." Betapa beruntungnya yang memilikimu nanti, Andai aku pria aku akan berjuang habis habisan untuk bisa memiliki mu"Kata ibu yang membuat David Reno merasa malu.
"Ibu ini ada ada saja" timpal ayah.
"Tapi emang benarkan yah"kata ibu.
"Iya sih,nak Reno memang beruntung."imbuh ayah.
Akhirnya semua tersenyum lepas, kecuali David Reno dengan senyum yang tertahan.
Kami semua saling memuji fashion masing masing begitu pula dengan David Reno yang dari tadi masih terkagum kagum dengan riasan serta pakaian yang aku kenakan.
"Kamu sangat cantik Put,"batin David Reno sesekali mencuri pandang.
"Kalian pasti berangkat pagi sekali."tanyaku.
"Tidak,aku dan Chris berangkat terlebih dahulu,
kami berangkat kemarin sore, lalu kami mencari penginapan terdekat agar bisa beristirahat sejenak sebelum kesini" Jawab Raka.
"Lalu,kenapa kalian berempat bisa datang bersamaan.???"Sahut David bryan penasaran.
"Em.. belum sempet David Reno menjawab Raka sudah menjawab terlebih dahulu.
David Reno pun mempersilahkan Raka menjelaskan duluan.
"Seperti yang aku ceritakan tadi, awalnya hanya aku dan Chris, hingga saat kami berdua check-out dari penginapan, kami di kejutkan dengan adanya David Reno dan Elizabeth yang sudah menunggu di tempat parkir."Raka pun menjelaskan.
"Yes, it is true, sebelumnya Raka menawarkan untuk berangkat bersama namun ada hal yang harus aku selesaikan terlebih dahulu hingga akhirnya kami berdua memutuskan berangkat malam hari.
Dan kami menginap di penginapan yang sama dengan Raka dan Chris.
Penjelasan David Reno.
Kami semua pun manggut-manggut tanda faham mendengar penjelasan mereka.
"By the way, kapan acara nya di mulai" Tanya Elizabeth kepadaku.
"Seharusnya sudah di mulai dari tadi, cuma ada sedikit keterlambatan waktu dari pihak penghulu jadi harus mundur acaranya."jawabku.
"Keberuntungan buat kami, bisa menyaksikan langsung prosesi pernikahan kalian."Timpal Chris.
"Andai acaranya tepat waktu kalian terlambat datang."Ucap David Bryan menimpali.
"Sorry boz tadi ada sedikit kemacetan di jalan." sahut Raka.
Tak lama berselang ayah mendapatkan kabar jika penghulu sudah dalam perjalan menuju tempat kami.
Akhirnya kami semua bersiap siap di tempat yang sudah di tentukan seraya menunggu penghulu tiba.
Setibanya penghulu tiba prosesi pernikahan pun di gelar dan Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar tanpa kurang satu apapun.
Kami pun resmi dah sah menjadi semua istri.
Banyak ucapan selamat datang bertubi tubi kepada kami berdua baik dari teman teman yang tidak bisa hadir atau pun semua tamu yang hadir di pernikahan kami.
Walau pernikahan kami penuh kesederhanaan, Kami semua sangat bahagia, terlebih aku dan Bryan yang merasa menjadi orang paling bahagia di seluruh dunia.
Usai semua selesai kami pun kembali duduk bersama.
"Rencananya kemana kalian akan honeymoon?"tanya Chris dengan senyum khasnya.
__ADS_1
"Entahlah Criss, kami berdua malah belum memikirkan hal itu."kata ku sambil menggenggam tangan David Bryan yang duduk di samping ku.
"Ya jelas belum terpikirkan,setiap hari kalian sudah sibuk honeymoon" saut Raka.
Semua pun tertawa mendengar ocehan dari Raka,tak terkecuali David Reno,walaupun agak di paksakan.
Aku pun hanya tersenyum malu dan berucap, "awas ya mas Raka"ancam ku sambil mengepalkan tangan padanya.
Raka pun hanya membalasnya dengan senyum dibarengi dengan dua jari yang terangkat.
"Bagaimana dengan kalian kapan kalian berdua akan mengakhiri masa lajang kalian?tanyaku kepada Elizabeth dan David Reno.
"Entahlah kami belum memikirkan sejauh itu. Mengingat aku juga masih sangat sibuk dengan pekerjaanku begitu pula dengan David Reno."
Jawab Elizabeth.
"Mungkin dalam waktu dekat ini kita akan traveling ke beberapa negara untuk melepas diri sejenak dari penatnya rutinitas kami"sahut David Reno
Ucapan David Reno mengingatkan aku kepadanya saat jalan jalan keluar negeri sebelum kita memutuskan untuk menikah hingga akhirnya terjadilah tragedi itu.
Aku pun melamun,
"Jika kalian tidak segera memutuskan menikah, bisa bisa kalian jadi kakek, nenek tanpa ikatan."sahut Chris sambil tertawa meledek Elizabeth dan David Reno yang dimana membuyarkan lamunan singkat ku
"Chris nilai dulu dirimu sampai sekarang kamu juga belum memiliki pasangan.
Sekarang kamu jadi pria jomblo kesepian, kamu one day akan jadi kakek jomblo kesepian." timpal David Bryan mencoba membela adiknya dan David Reno.
"Satu batu dua burung,
Chris yang berulah aku ikut kena imbasnya."
kata Raka yang sadar jika dirinya juga jomblo abadi.
Mereka yang mendengar ucapan raka pun sontak tertawa bersamaan.
Hari ini benar benar hari yang penuh canda tawa serta kebahagian walaupun sisi lain ada yang merasa kehilangan.
"Bagaimana jika nanti kita rayakan lagi bersama."Chris kembali memicu obrolan
"Hari ini sudah cukup melelahkan Chris."Jawab David bryan.
"Come on bro,di USA biasanya orang mengadakan pesta lajang sebelum menikah.
Berhubung ini di indonesia kita bikin pesta kecil untuk merayakan hari bahagia ini bersama,hanya kita berenam saja."Chris pun mencoba merayu David Bryan.
"Dasar kamu Chris, di otakmu hanya pesta saja." kataku menimpali.
"Tapi itu ide yang bagus" sahut David Reno dengan datar.
"Ok ok, tapi semua tergantung istriku" kata David Bryan.
"Aku setuju saja,tapi tidak malam ini karena mungkin nanti masih ada banyak tamu dan saudara yang hadir jadi kami harus ikut serta menjamu mereka."kataku.
"Bagaiman jika besuk malam." Sahut Raka.
"Ok....Kalian atur saja dan tentukan tempat nya."timpal David Bryan.
Tiba tiba....Terdengar dering telpon dari balik tas jinjing Elizabeth.
Elizabeth mengeluarkan ponselnya sambil sedikit menjauh untuk menerima panggilan telp tersebut.
Tak lama Elizabeth pun kembali dengan wajah sedikit kesal dan menyodorkan ponselnya kepada David Bryan seraya berkata
"There's a phone for you."
__ADS_1
David Bryan pun menerima dengan penuh tanda tanya lalu menjauh dari mereka semua.