
"Kamu sudah tahu belum David pulang???"
bisik Raka yang membuat aku bingung.
Aku mengerutkan alisku,bingung dengan kata mas Raka yang menurutku ambigu,
"Bukannya David di ruangannya,??"kataku yang masih bingung dengan kata kata mas Raka,
Raka yang gemas karena aku tidak mengerti maksud nya pun berbisik
"David Reno"
Mataku melotot tak percaya,seketika aku menghentikan langkahku,kenapa dia pulang ke Indonesia???
itulah pertanyaan yang muncul di otakku,
Raka tersenyum melihatku,
"Sudah ayo,jangan terlalu shock" mas Raka pun menepuk pundakku.
Pikiranku pun menerawang kemana mana,apakah dia sudah pulih???apakah dia mengingatku kembali???
aku pun terusik sendiri dengan pertanyaan yang tiba tiba mampir setalah kata kata mas Raka.
Setelah membeli orange juice,mas Raka menyuruh OB untuk mengantarkannya ke ruangan CEO,
"Mas apa kamu yakin,mas David pulang,"tanyaku sambil menyeruput orange juice ku,
Aku memang sengaja menahan mas Raka agar menemaniku sejenak untuk menjawab pertanyaanku yang timbul karena ulahnya tadi.
"Iya,Elizabeth memberitahuku kalau David Reno dalam perjalanan ke Indonesia,mungkin malam nanti dia akan mendarat."jawab Raka santai.
"Lalu aku harus bagaimana mas,"tanyaku dengan wajah yang sulit di artikan.
"I dont know Put,sudahlah jangan baper kita juga tidak tau,tujuan David Reno datang ke Indonesia,"kekeh Raka yang membuat aku malu.
"Iiiihhhhh mas Raka,geram deh aku"aku mencubit tangannya.
"Auwww,jangan suka nyubit aku ntar anak kamu mirip aku"kekehnya.
Aku melemparkan tatapan tajam padanya,
"Ya gak bisa dong,memangnya kamu ikut nyumbang???"celetukku asal.
"Ok,,ayo ke hotel aku mau nyumbang sedikit"
kekehnya
"Gila kamu"ketusku lalu beranjak meninggalkan mas Raka yang masih terkekeh.
"Inilah yang aku suka dari kamu,seandainya kamu menjadi milikku Put,"gumam Raka nanar melihat punggungku yang berjalan menjauh.
Raka masih menikmati kesendiriannya di kantin kantor,menghabiskan orange juice yang masih tersisa.
Aku berjalan sendiri menuju ruangan CEO,lalu masuk dan sedikit membanting pintu karena masih kesal.
Sebenarnya ntah apa yang terjadi denganku,ntah mengapa aku merasa kesal.
__ADS_1
Dengab wajah cemberut aku duduk di sofa,David yang melihatku pun mengerutkan alisnya,
"Kenapa lagi dia"batin David lalu bergerak mendekat ke arahku.
"Kamu kenapa sayang,datang datang kok cemberut"tanya David lalu memelukku.
"Aku tidak tau sayang,ntah mengapa aku merasa kesal sekali"jawabku dengan menenggelamkan wajahku ke dada David,
Tak bisa di pungkiri,aroma David seperti aroma terapi bagiku,hanya dengan menenggelamkan wajahku di dadanya aku merasa tenang,
"Sayang,aku boleh tidur???"kataku yang langusng mendapat anggukan David
"Tidurlah ibu hamil memang butuh banyak istirahat,biar calon baby kita tumbuh dengan sehat"kata David dengan tangan mengelus perutku dan bibir mengecup keningku.
"Aku tidur dulu ya sayang,semangat ya kerjanya,"aku lalu melangkahkan kaki keruang istirahat David.
David pun berkutat dengan laptopnya,tiba tiba Chris pun datang kembali.
"Boz,orang kita dari Amerika datang"Chris pun memberi laporan.
"Suruh mereka masuk,"perintah David.
"Baiklah,,"jawab Chris santai lalu keluar memanggil orang suruhan David untuk masuk.
"Kalian bisa masuk,pak David ada di dalam,"kata Chris lalu kembali ke ruangannya.
Mereka pun masuk ke dalam ruangan David,
"Good afternoon pak David???mereka pun mengucapkan salam pada David.
David pun bangkit dari kursi panasnya dengan menjawab salam dari anam buahnya tersebut"Good afternoon,silahkan duduk"David pun menuju sofa disusul oleh kedua orang suruhannya.
"Sudah pak,kami membawa semua sesuai perintah pak Victor"jawab salah satu diantara mereka.
"Good job,baiklah mungkin kalian capek,lebih baik kalian istirahat dan makan,aku akan memerintahkan Chris untuk mengantar kalian ke hotel yang sudah aku siapkan."kata David lalu mengirim pesan untuk Chris
"Terima kasih pak David"jawab mereka barengan.
Chris yang mendapat pesan dari David pun menghela nafas,pasalnya dia baru saja hendak duduk,sudah dapat pesan untuk kembali ke ruangan David lagi.
Dengan langkah lesu,Chris pun kembali ke ruangan David.
Tak lama kemudian Chris datang,
"Ada yang bisa saya bantu???"tanya Chris dengan lesu
"Antar mereka ke hotel kita,siapkan segala sesuatunya,"kata David tegas.
"Baik pak,"Chris mengangguk"ayo bro ikut aku"sambil melemparkan senyum pada kedua orang suruhan David,karena memang sebelumnya mereka sudah saling kenal
Kedua orang tersebut pun mengikuti Chris untuk ke hotel yang sudah di rekomended kan oleh David.
Setelah kepergian mereka,David pun mengecek berkas berkas yang di bawa oleh orang suruhannya,
lalu mengirim pesan pada Raka.
Tak selang lama Raka pun datang
__ADS_1
"Ada apa boz,? tanya Raka lalu mendekat ke sofa tempat David duduk.
David pun memberikan berkas berkas nya pada Raka,
Bawa semua ini ke Kedutaan US,urus CNI nya besok pagi,"
Raka menerima berkas berkas sambil berkata"baik boz,perintah di terima"
"Setelah selesai suruh orang untuk mengeksekusi selanjutnya,aku tidak begitu paham pernikahan secara muslim"kata David.
"Siap boz,perintah ke dua diterima dan segera di laksanakan"
David pun sedikit terkekeh dengan jawaban Raka,
"Karena tidak ada perintah lagi,saya undur diri"Raka pun mengangguk dan keluar ruangan.
David pun masuk ke dalam,ruangan istirahatnya,melihatku yang sedang tertidur,
"Dasar putri tidur,"kekehnya lalu ikut rebahan disamping dan memelukku,
Karena ada yang mengusikku akhirnya aku pun terbangun,
"Sayang,sudah selesai pekerjaannya?"tanyaku dengan menguap.
"Belum,aku kesini untuk melihatmu namun daya magnetmu sangat kuat sehingga aku jatuh di sampingmu lalu, tak kuasa ingin memelukmu dan akhirnya membuatmu terbangun."jawab David dengan terkekeh.
Aku pun ikut terkekeh mendengar kata kata David,
Tiba tiba...
krukkkk...
Suara perutku yang cukup kencang sehingga David menatapku lalu tertawa,
"Kamu lapar lagi sayang"tanyanya lalu mengangkat dresku dan mengelus perutku.
"Yang di perut yang lapar,bukan aku"elakku dengan wajah yang malu.
"Anak daddy lapar ya??"ayo kita cari makan,"David pun berbicara sambil meletakkan kepalanya di perutku.
Melihatnya seperti ini,membuatku terharu..namun tiba tiba tangannya merayap ke atas,dan meremas benda kenyal disana.
"David yang ingin makan aku namun kenapa malah dirimu yang ingin memakanku???"kata ku dengan sedikit mendesah.
"Melihat paha dan perutmu membuat hasratku muncul sayang,"katanya dengan tangan yang kini menyusuri tubuhku,
Bibirku mengeluarkan suara suara yang semakin membuat David bergerilnya,
Tubuhnya dan tubuhku pun sudah polos,sehingga kami siap melakukan penyatuan,
hentakan demi hentakan memabukanku,membuat ku melayang sehingga aku menggigit bibir bawahku dan memejamkan mata,
tak lama kemudian David pun tumbang,
Karena kami sedang di kantor,kami pun lamgsung membersihkan diri lalu mamakai baju kami kembali.
"Terima kasih sayang,tidurlah lagi aku akan menyelsaikan pekerjaanku dan mari kita pulang.
__ADS_1
Saat kembali ke meja kebesarannya David menerima pesan yang membuatnya gelisah dan galau..........