Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Berkunjung ke Pramana Bryan Grup


__ADS_3

"Pramana Bryan grup semakin meroket Reno"kata David Bryan dengan netra yang memandang David Reno.


"Than???"tanya David Reno masih bingung dengan perkataan David Bryan yang menurutnya ambigu.


David Reno melemparkan tatapannya kepada David Bryan menunggu kata yang keluar dari mulutnya.


"Kamu meminta Dividen tunai atau Dividen saham."ucap David Bryan yang membuat David Reno mengerutkan alisnya.


Belum sempat menjawab David Bryan menyaut lagi,


"Aku pikir kamu lebih membutuhkan Dividen tunai daripada saham,mengingat kalian akan pergi berlibur."


David Reno yang merasa tersinggung dengan kata kata Bryan pun mengeluarkan suara


"Brengsek kau Bryan,kamu pikir aku tidak punya uang untuk mengajak adikmu berlibur."ucapnya dengan wajah yang menahan kesal.


"Bukan begitu Reno,jangan berfikiran negatif dengan perkataanku."kata David Bryan menahan kesal karena David Reno menganggap negatif perkataannya tadi.


Aku yang tidak ingin mereka beradu mulut pun mencoba menengahi.


"Sudah sudah,untuk Dividennya sesuai perjanjianmu dulu dengan pak Pramana saja sayang,mungkin mas David Reno belum tau menahu soal itu,mengingat dia juga baru mendapatkan ingatannya.


Dan untuk kamu mas,mungkin David Bryan tidak bermaksud menyinggung,jadi jangan di anggap serius ya!"kataku dengan mengelus pundak David Bryan.


Elizabeth pun juga melakukan hal yang sama pada David Reno,meredam rasa kesalnya.


"Iya,Put...."ucap mas David Reno walaupun masih kesal.


Melihat David Bryan yang terdiam aku pun menyubit tangannya.


"Iya sayang"ucapnya dengan menatapku sambil tersenyum,walaupun di paksa.


Aku pun tersenyum dan suasana hening lagi...


"Lalu bagaimana dengan kita boz,apa tidak ada bonus untuk kita berdua."celetukan Chris mematahkan keheningan.


David pun melemparkan senyuman kepada Chris,


"Tidak"jawabnya singkat.


Mendengar jawaban tidak dari David Bryan membuat Chris dan Raka lemas.


"Baik David Reno maupun David Bryan kalian berdua sungguh pelit,padahal setiap ada apa apa kalian selalu menyusahkan kami."celetukan Raka membuat David Bryan maupun David Reno melemparkan tatapan mematikan kepada Raka.


"Karena itu memang tugas asisten"ucap David Reno dan David Bryan barengan.


Aku pun tertawa,lalu berkata


"Kalian berdua ini kompak sekali"


"Ngobrol terus kapan kita berangkat,pagi ini ada klien dari Malaysia yang ingin bertemu."Chris pun bangkit dari duduknya.


David Bryan yang masih duduk justru membuka pertanyaan lagi pada David Reno.

__ADS_1


"Apa agendamu hari ini???"


Dengan dingin David Reno menjawab pertanyaan David Bryan.


"Mempersiapkan segala sesuatu untuk besok,karena besok rencananya aku dan Elizabeth akan ke Yunani."


Melihat para sahabatnya masih menikmati kursi mereka masing masing membuat Chris duduk kembali.


"Bagaimana kalau kamu berkunjung ke Pramana Bryan Grup,mengingat kamu juga pemilik saham perusahaan tersebut."tawaran David Bryan.


David Reno masih terdiam tidak menjawab tawaran David Bryan.


"Kalau kamu keberatan,lain kali saja aku juga tidak memaksa."imbuh David Bryan lalu mengkode Chris dan Raka untuk berangkat.


Saat beberapa langkah,


suara David Reno menghentikan mereka.


"Baiklah,aku ikut tapi aku tidak bisa lama lama"kata David Reno lalu bangkit dari duduknya.


Tak lupa dia mencium kening Elizabeth,"aku akan segera kembali"ucapnya.


David Reno yang melihat,aku sedang memperhatikan adegan mereka berdua pun menggodaku.


"Apa kamu ingin aku mengecup keningmu Put,"katanya dengan tidak tau diri.


Sontak aku melotot,


"Jangan macam macam dengan istriku Reno"David Bryan pun berteriak.


Mereka pun berjalan bersama menuju mobil masing masing lalu berangkat.


Tak berapa lama tiga mobil mewah sudah terparkir rapi di parkiran.


David Reno yang lama tidak melihat perusahaannya pun menatapnya dengan tersenyum.


"Im back Pramana Grup,walaupun cuma mampir"batinnya.


Raka yang melihat David Reno melamun dengan memandang perusahaannya pun berucap


"Sudah,ayo masuk apa kamu ingin berdiri disini terus"


David Reno yang kaget pun membogem bahu sahabat plus mantan asistennya tersebut.


"Kamu ini Raka,wajarlah kan lama aku tidak menginjakan kaki di perusahaanku,lebih tepatnya perusahaan Bryan sekarang mengingat sahamku hanya tiga puluh lima persen."kata David Reno.


"Seharusnya kamu meminta Dividen saham saja atau separo Dividen saham separo Divoden tunai."Raka pun memberi saran pada David Reno.


"Tidak Raka,masalah Dividen biar sesuai perjanjian dulu dengan papa"ujar David Reno.


David Bryan yang sudah berjalan dulu menengok kebelakang dan berteriak


"Mau sampai kapan kalian akan berdiri disana"

__ADS_1


David Reno dan Raka pun melangkahkan kaki menyusul David Bryan dan Chris.


Saat memasuki kantor,


banyak mata yang memandang David Reno dengan kaget,bahkan mereka juga berbisik bisik,ada juga yang langsung menyapa dan menyalami David Reno.


"Boz kita langsung keruang rapat karena kita sudah di tunggu"ucap Chris lalu menekan tombol lift ke lantai di ruang rapat berada.


Saat memasuki ruang rapat,netra para petinggi perusahaan dan juga staff penting pun tertuju pada David Reno.


Mereka pun kaget dengan kedatangan David Reno pasalnya kabar yang mereka dengar kalau David Reno melakukan pengobatan di USA.


Mereka berempat duduk di kursi masing masing dengan David Bryan yang memimpin.


"Selamat pagi....Pastinya kalian kaget akan kehadiran pak David Reno Pratama.


Mengingat beliau masih pemegang saham di perusahaan ini,untuk itu saya mengundangnya untuk ikut rapat pagi hari ini."ucap David Bryan.


Setelah berbicara,David Bryan mengode salah satu Staff untuk memulai rapat.


Proyektor pun dinyalakan,di depan terpampang jelas provit perusahaan yang besar.


Bahkan nama perusahaan Pramana Bryan Grup menduduki peringkat pertama di negeri ini.


Tepuk tangan pun terdengar sangat meriah.


Lama staf menjelaskan laporan perusahaan,dan di ujung rapat David Bryan pun berbicara lagi


"Apa yang kita dapatkan sekarang tidak lepas dari kerja keras serta loyalitas kalian,untuk itu mulai bulan ini salary kalian saya naikkan."ucap David yang langsung mendapatkan aplous meriah dari petinggi dan staff perusahaan.


Salah satu perwakilan perusahaan pun berbicara"Terima kasih pak David Bryan,semua ini berkat kerja keras bapak dan terima kasih atas kebijakan bapak yang telah menaikan salary kami"


David Bryan pun menimpali


"semua mendapatkan kenaikan salary kecuali dua asisten saya Chris dan Raka"kata David Bryan dengan terkekeh.


Mendengar kata terakhir David Bryan semua pun tertawa,mereka tak menyangka David Bryan yang terkenal dingin,arogant,cuek bisa berhumor.


Sedangkan Raka dan Chris yang di bully oleh boz nya hanya diam lemas tak berbicara.


"Brengsek kau Bryan" batin Chris.


Setelah rapat selesai mereka berempat menuju ruangan David Bryan.


Saat memasuki ruangan CEO tersebut netra David Reno menelusuri seisi ruangan,


"Tidak banyak berubah,"batin David Reno.


David Bryan yang melihat David Reno memainkan netranya pun berucap


"Apa kamu merindukan ruangan ini???tanya David Bryan.


"Pasti aku selalu merindukannya,disini banyak sekali kenangan dengan managerku"kata David Reno yang tak sengaja menyindir David Bryan.

__ADS_1


David Bryan pun kesal akan kata kata David Reno.


...........


__ADS_2