Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Akhirnya sadar


__ADS_3

Anak laki laki ini berlari kesana kemari mencari orang yang bisa menyelematkanku,


matanya pun berbinar ada orang diruang tamu.


Di hampirinya lalu di tariknya ke belakang rumah.


"Puput...."teriaknya


Lalu


Byuuuur....


Diraihlah tubuhku yang sudah lemas,dia pun membaringkanku di pinggir kolam,


David Reno mendekatkan wajahnya pada hidungku,ternyata tidak ada nafas,lalu dia mengecek nadiku namun lagi lagi tidak ada nadi yang terasa.


Wajahnya sudah cemas dan pucat


"Please Put,please jangan seperti ini"lirihnya.


David Reno meletakan tangannya di tengah tengah dadaku,dan tangan satunya memberi tekanan,dia pun membuka mulutku lalu memberikan nafas buatan.


Kembali lagi David Reno mengecek nafasku namun lagi lagi dia tidak menemukannya,matanya mulai meleleh


"Please Put,please....


Bryan! brengsek kau Bryan...."teriaknya.


David Reno mengulang ulang memberi tekanan pada dadaku dan terus saja memberi nafas buatan.


Mendengar teriakan dari belakang beberapa art pun datang.


Mereka saat tercengang melihatku telentang tak sadarkan diri dengan David Reno yang memberi nafas buatan.

__ADS_1


Berkali kali namun nafasku tak mau kembali,


David Reno pun menangis dan terus mengulang perbuatannya.


"Panggil dokter,kenapa kalian hanya berdiri disitu tanpa melakukan apa apa"bentak David Reno.


Art pun memanggil David Bryan.


"Permisi tuan...."sapa art sambil menunduk.


David Bryan pun melirik art tersebut dan bertanya


"Ada apa???"


"Kami mendapat perintah dari Tuan David Reno untuk memanggil dokter untuk nyonya Puput."kata art tersebut.


Sontak David beranjak dari kursi panasnya dengan berteriak


"memangnya nyonya kenapa???tanya Bryan dengan cemas.


"Halaman belakang Tuan,dekat kolam"


jawab art tersebut.


Pikiran Bryan pun berkelana mencerna ucapan artnya,sontak wajah David Pucat dengan segera dia pun berlari.


Setelah di belakang,David melihat David Reno berkali kali memberi nafas buatan dan melihatku sudah dengan dada terbuka sehingga belahan buah dadaku terlihat.


"Reno....Apa yang kamu lakukan pada istriku"teriak David Bryan dengan wajah merah membara.


Seolah tak memperdulikan David Reno mengecek nafasku,betapa leganya dia nafasku pun sudah kembali,


aku pun mengeluarkan air yang tertelan tadi,karena sangat lemah aku pun memejamkan mataku lagi.

__ADS_1


"Syukurlah Put,"ucapnya lalu memeluk tubuhku dengan erat.


Bryan sungguh kebakaran jenggot,sekali lagi dia berteriak


"Reno....sadarlah akan batasanmu"


David Reno pun marah,tangannya mengepal


Kedua lelaki ini saling memegang kerah baju lawannya dengan tangan yang hendak menghantam.


"Brengksek kau Bryan,kenapa kamu membiarkannya bermain di kolam sendiriam,tahukah dirimu kalau Puput tak bisa berenang"kata Reno dengan berteriak.


David Bryan melepas cengkramannya,


"Aku sadar akan batasanku namun tak mungkin aku membiarkannya mati tenggelam,"imbuh David Reno.


David Bryan pun menggendongku lalu


membawaku ke kamar,David Reno pun ganti baju.


Setelah di kamar David Bryan melepas semua pakaianku lalu menyelimutiku.


"Maafkan aku sayang,yang meninggalkanmu sendirian,


jangan tinggalkan aku sayang."David Bryan pun menciumi tanganku.


Saat bersamaan David Reno dan Elizabeth datang bersama dokter.


"David....Kenapa bisa begini???"teriak Elizabeth panik lalu naik ke atas kasur.


Belum sempat diperiksa dokter aku sudah siuman,


aku langsung saja memeluk David Bryan.

__ADS_1


"Sayang aku takut,aku kira tak akan ada yang menyelamatkan aku,aku kira hidupku sudah berakhir!hiks hiks hiks"kataku dengan menangis.


"Maafkan suamimu ini sayang,yang tak bisa menjagamu"David Bryan berusaha menenangkanku.


__ADS_2