
Dengan hati hati David memindahkan tubuhku,netranya lekat memandang wajahku yang terleleap.
Terukir senyuman disana.
"Kamu pasti sangat capek sayang,tidurlah aku keluar dulu"ucap David tak lupa mengecup keningku.
David pun keluar dan turun kebawah.
ternyata dibawah ada Mommy dan Daddy nya yang baru pulang.
"Mana piupiut???"tanya mommy David dengan mata yang sedang mencari sesuatu.
"Tidur Mom,mungkin kecapekan"jawab David.
"Jaga dia baik baik,ibu hamil muda memang gampang capek,dia butuh banyak banyak istirahat."imbuh Mommy David.
David pun menganggukan perkataan mommy nya,dia sangat bahagia mommynya memperhatikanku.
"Ada yang ingin mommy bicarakan padamu David"kata mommy David yang membuat David menatap mommynya dan bertanya tanya.
Mommy dan Daddy David mengajak David ke ruang kerja mereka.
"Sebenarnya ada apa???"tanya David penasaran.
"Mommy dan Daddy ingin kamu dan Piupiut menetap di California,kami ingin menghabiskan masa tua kami dengan ikut merawat cucu kami David,mengingat dari dulu kami tidak pernah mengurus kalian karena kami terlalu sibuk dengan urusan dunia kami"kata Mommy David nanar.
David pun kaget,bagaimana bisa mommynya menginginkan hal itu.
"David tidak bisa menjawabnya Mom,karena David harus bicara dulu dengan Puput"ucap David dengan perasaan yang tak menentu.
"Dad berharap kamu yang mengurus perusahaan disini,sedangkan Reno biar mengurus perusahaan yang di New York."timpal Daddy.
"Lalu bagaimana yang di Indonesia Dad???tanya David mengimbuhkan timpalan Daddy.
"Biarkan asiatenmu yang mengurusnya,berilah dia wewenang dan angkatlah menjadi CEO menggantikan posisimu,Daddy dengar perusahaan di Indonesia juga maju pesat berkat kedua asistenmu itu."jawab Daddy berusaha meyakinkan David.
David pun bingung,hatinya galau.
Beri David waktu untuk berfikir serta berbicara dengan istri David dulu Mom dan Dad"kata David dengan ekspresi yang sulit diartikan.
"Baiklah,kami tunggu kabar gembiranya"saut mommy dan daddy.
*********
Tak terasa hari sudah gelap,aku pun membuka mataku lalu melihat sekelilingku,
netraku tak menemukan David,ku langkahkan kaki ke kamar mandi,namun nihil David juga tidak didalamnya.
Masih dengan nyawa yang belum genap aku kembali ke kasur,
"Dimana sih dia,kenapa meninggalkan aku???"gerutuku dengan menguap.
Tak selang beberapa lama terdengar ketukan,dengan langkah malas aku membuka pintu.
Ceklek....
Terlihat mertuaku berdiri didepan pintu dengan senyuman yang merekah.
"Maaf mengganggu tidurmu sayang,Mommy ingin bicara empat mata denganmu,mumpung David sedang bersama Daddynya"kata Mommy langsung saja masuk dan melewatiku.
__ADS_1
Tanpa mengeluarkan kata kata,Aku pun mengikuti mommy dan duduk di sebelahnya.
Aku bertanya tanya,ada apa???kenapa mommy ingin bicara empat mata padaku???.
"Kamu pasti bertanya tanya kenapa mommy kesini dan kenapa mommy ingin bicara empat mata padamu."kata mommy seolah tau apa yang aku pikirkan.
Aku pun mengangguk dengan menatap mommy.
"Begini,mommy ingin kamu dan David untuk menetap di Amerika,kami ingin dekat dengan kalian dan juga cucu kami."begitulah kata kata yang keluar dari mulut mommy.
Aku pun kaget,bagaimana bisa mommy David menginginkan hal itu,bagaimana aku bisa meninggalkan negaraku,bagaimana bisa aku berbeda negara dengan orang tuaku.
Aku pun bingung hendak menjawab apa,melihat wajah mertuaku yang mengiba membuat aku tidak enak untuk bilang tidak.
"Nanti Puput bicarakan dengan David dulu mom"kataku bias.
Dengan wajah nanar mommy mencoba tersenyum lalu menepuk bahuku.
"Mommy tunggu kabar gembiranya"
Karena tidak ada yang dibicarakan,mommy pun pamit undur diri.
Setelah kepergian mommy David aku pun membersihkan diri,lalu berias dan keluar untuk mencari David.
Saat di tangga kulihat kebawah,kudapati David duduk sendiri di ruang keluarga.
Dengan hati hati aku turun menuju ke tempat David berada.
"Sayang"panggilku yang sontak membuat David menoleh.
"Eh....Sayang,sudah bangun???"tanyanya lalu berdiri.
"Wah....Wah....Sejak kapan istriku si tukang tidur suka menggombal"timpal David dengan terkekeh.
Mendengar David mengataiku tukang tidur membuat aku sedikit kesal.
Tanpa terasa bibir ini pun kedepan,mode monyong pun actif.
Melihat bibirku yang maju kedepan membuat David gemas,ditolehnya samping kiri.
Dikira aman,David pun langsung menyambar mulutku.
Lama saling bertaut,terdengar suara deheman
"Ehem....Ehem....Mesum di tempat umum"sindirnya.
Sontak aku pun mendorong tubuh David dan menoleh.
Disana ada Elizabeth dan juga David Reno.
"Halo Elizabeth,halo mas David"kataku dengan memercingkan mata,malu akan perbuatan kami.
"Halo kaka ipar,"ujar Elizabeth
"Mommy dan Daddy mana David???tanya Elizabeth.
David pun langsung menghampiri Elizabeth lalu memeluknya dan membawanya menemui Mommy dan Daddy di ruang kerjanya.
Terdengar protes dari Elizabeth karena David langsung saja membawanya,tanpa pamit dulu padaku dan juga David Reno.
__ADS_1
Melihata David Reno yang masih berdiri akupun memintanya untuk duduk.
Tanpa basa basi David Reno meletakan bokongnya di sofa.
Keheningan terjadi antara kami,karena tidak sanggup dengan suasana hening akhirnya aku pun membuka suara.
"Bagaimana jalan jalannya???"tanyaku dengan tersenyum.
"Menyenangkan Put,banyak tempat yang kami kunjungi"Jawab David Reno dengan tersenyum juga.
Wah....Enaknya,cerita dong mas,negara mana saja yang kalian kunjungi lalu wisata apa saja,bagaimana musim disana?"aku pun memberondong David Reno dengan banyak pertanyaan.
David pun menggeleng gelengkan kepala,
"satu satu Put"protesnya.
Aku pun terkekeh dengan mengangkat kedua jari tanganku.
"Kami mengunjungi Yunani,Prancis,Italia.
Banyak yang kami kunjungi diantaranya Menara eifel,Santorini,Milan dll.
Disana sedang musim dingin."jawab David Reno dengan panjang kali lebar.
"Wah....Banyak sekali ya mas,"ucapku lalu tersenyum.
"Kalau kamu mau,aku juga bisa membawamu kesana"godanya sambil mengedipkan mata.
Aku pun memajukan bibirku,
"Aneh aneh deh,bagaimana kalau nanti,kita double bulan madu ya,kamu dengan Elizabeth aku dengan David Bryan."timpalku.
"Good Idea Put,"ujar David Reno.
Kami mengobrol kesana kemari,hingga tenggorokan kering.
Aku pun undur diri untuk mengambil minuman,untukku dan juga David Reno.
Aku membawa dua gelas orange Squash satu keberikan kepada David Reno.
"Ini mas,minum dulu"
Sebentar saja David Reno menandaskan orange Squash yang keberikan,aku yang terheran pun bertanya
Kamu kehausan mas???
"Iya Put,maaf"kekehnya.
"Lagi???"tanyaku lagi.
Tanpa aba aba David Reno menyambar punyaku,mengetahui minumku juga di habiskan akupun protes.
"Lo....Lo....Kok di habiskan sih mas punyaku"
"Maaf,kamu ambil lagi ya???"katanya dengan terkekeh.
"Dari dulu sampe sekarang sama,suka sekali menghabiskan minumanku"gerutuku dengan memajukan bibir.
"Karena memang itu hobiku Put"lagi lagi David Reno terkekeh.
__ADS_1