
Hari yang di tunggu tunggu David Reno dan Elizabeth pun tiba.
Hari ini adalah hari dimana mereka akan mengukir sejarah.
Elizabeth pun sudah menjadi mualaf,mommy dan daddy pun setuju kalau Elizabeth memeluk islam.
Elizabeth keluar dengan balutan gaun mewah,begitu mas David Reno di balut jas putih.
Mereka bak raja dan ratu.
Mereka menggabungkan acara Ijab Qabul dengan acara resepsi.
Setelah Ijab Qabulnya selesai,berlanjut ke acara resepsi.
Resepsi yang tak kalah megah dengan resepsi kami.
Sekarang tibalah saat yang di tunggu tunggu dimana Elizabeth akan melempar bunga yang di pengangnya.
Menurut mitosnya barang siapa yang mendapatkan bunga tersebut maka akan segera mendapatkan jodoh.
Ntah kebetulan atau tidak justru yang menangkap bunga adalah Chris dan Raka secara bersamaan.
Aku yang duduk disebelah mereka pun tersenyum
"Wah....Sebentar lagi mas Raka dan Chris akan segera menyusul."kataku dengan tersenyum.
"Tidak, kami menangkapnya hanya karena jangan sampai bunga ini mengenai hidangan ini"elak mas Raka.
"Aku pun sama,lagipula aku masih ingin bersenang senang daripada terikat pernikahan"imbuh Chris lalu menaruh bunga tersebut.
__ADS_1
Kelak kamu akan termakan omonganmu sendiri Chris,jatuh cinta ma wanita baru tau rasa,apalagi menjadi bucin seperti boz mu ini"kataku kesal.
Chris pun geram dengan ucapanku,
"Tidak bisa,mana mungkin seorang Chris menjadi bucin wanita"elak Chris dengan kesal.
"Sudahlah sudahlah,kita lihat saja"kata Bryan mencoba mengakhiri perdebatan.
Lalu kami pun tertawa.
Chris sungguh gengsi kalau melibatkan soal cinta,ntah bagaimana dia nanti kalau jatuh cinta.
Pastinya aku akan membullynya habis habisan.
Beberapa jam pun berlalu,akhirnya acara resepsi David Reno dan Elizabeth selesai juga.
Pengantin pun pergi ke kamar untuk istirahat.
"Jadi kamu kapan menyusul Raka?"tanya ibu yang membuka obrolan.
"Pengennya segera bu,namun Bunga masih belum umur"kata Raka sambil mengedipkan mata pada Bunga.
"Iiihhhh....Ogah nikah ma mas Raka,mas Raka udah tua,Bunga udah punya gebetan tadi baru kenalan ma bule,cakep lagi"ujar Bunga yang membuat kami tertawa.
"Wah....adik mas Tirta ternyata pinter cari gebetan ya,cakepan mana mas David dan Chris Bunga???goda Tirta.
"Cakepan gebetan Bunga lah,mas David dan mas Chris udah tua,gak masuk nominasi"timpal Bunga sambil tertawa dengan mengangkat dua jarinya.
David dan Chris yang tidak paham pun hanya tersenyum.
__ADS_1
Lama mengobrol kesana kemari akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke kamar masing masing.
********
Dua hari kemudian keluargaku dan mas Raka pun bersiap siap kembali ke Indonesia.
Sebenarnya aku masih ingin berlama lama dengan keluargaku maupun mas Raka,namun karena pekerjaan dan aktivitas mereka menunggu di Indonesia,mereka pun harus kembali.
Aku,David Bryan,David Reno dan Elizabeth pun mengantar mereka di bandara.
Kami pun saling berpelukan,
"Nanti pulang ke Indonesia ya Put?tentu kalau baby Daffa udah agak besar."kata ibu.
"Baik bu,kalau baby Daffa udah sehat Puput akan bawa pulang ke Indonesia."ujarku dengan raut wajah sedih.
"Sudah sudah jangan bersedih,Aku pamit ya Put"bisik mas Raka saat memelukku.
"Jangan lama lama Raka,dia milikku"timpal David yang membuat kami tertawa.
"Dasar bucin"ejek Raka.
"Biarin daripada kamu jomblo abadi"balas David tak mau kalah.
Raka pun hanya tersenyum lalu berucap
"Jangan kamu sakiti lagi dia,atau aku akan membawanya kembali ke Indonesia"
David pun melotot.
__ADS_1
"Berani kamu mengancam bozmu Raka"ucap David kesal dengan Raka.
Raka pun hanya tertawa,mereka semua pun melambaikan tangan dan segera menuju ke jet David.