Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Ingin belajar sholat


__ADS_3

"Pak ustad tolong doakan,supaya saya segera mendapatkan jodoh,"bisik Raka pada pak Ustad


Pak ustad pun terkekeh dengan bisikan Raka,


Seorang pria kaya seperti Raka mana mungkin tidak mempunyai kekasih,mungkin itulah yang terselit di pikiran pak ustad,


Dengan gaya coolnya Raka berjalan menuju gerombolan kami.


"Apa yang kau bisikan pada pak Ustad Raka???tanya David menyelidik dengan tatapan tajamnya.


Raka pun terkekeh,"kau ini kepo sekali boz"


Seketika wajah David merah, geram dengan mas Raka


Mata mas Raka kini menuju ke arah Bunga,


"Halo Bunga,kamu cantik sekali kalau memakai hijab"


Raka pun mengeluarkan rayuan gombalnya.


"Makasih mas Raka,"kata Bunga dengan wajah seperti kepiting rebus.


"Ihhhh mas Raka ya ternyata suka ma yang berbau kencur macam Bunga"celetukku yang langsung mendapat tatapan tajam dari Bunga.


Aku pun mengangkat kedua jari ku lalu bilang"Peace"


"Sudah sudah,,ayo pulang"kata ibu


"Bu,bolehkah saya mengajak Bunga jalan jalan???"Raka pun meminta ijin pada ibu.


Ibu pun diam dengan menimbang nimbang ijin Raka,karena sangat lama berfikir ayah pun bersuara"Boleh,namun hati hati ya,dan jangan macam macam,ingat Bunga itu adikmu"


Setelah mendengar jawaban ayah,Raka pun tersenyum,dan berbisik


"Nanti jam 7 aku jemput ya Bunga,"


Setelah membisikan kata kata pada Bunga Raka dan Chris pun undur diri karena mereka akan kembali ke kantor.


Setelah kepergian Raka dan Chris kami pun pulang,


Setelah sampai di rumah kami menuju kamar masing masing.


Aku pun melepas hijab serta baju gamis ku,lalu memakai kaos polos dan rok mini.


Sedangkan David memakai kaos oblong warna putih dan celana pendek


Bola mataku menatap David dengan intens,ntah kenapa aku sangat terpesona dengannya kali ini,


"you are perfect"batinku sambil tersenyum.


Saat enak enaknya melamun,Tiba tiba tangan David mendarat di keningku,


"kenapa sih suka sekali menepuk keningku,ntar kalau keningku maju gimana?"gerutuku kesal dengan David.


David hanya terkekeh,lalu melangkahkan kakinya menuju sofa,


"Kemarilah"David pun menepuk sofa sampingnya.


Dengan cemberut aku melangkahkan kaki lalu duduk di samping David.

__ADS_1


"Sayang,apa kamu bisa mengajariku sholat???"tanya David yang seketika membuatku melupakan rasa kesalku.


"Tentu sayang"jawab ku.


"Orang muslim melakukan sholat 5 waktu dalam sehari,


Subuh,dzuhur,ashar,magrib dan juga isya'


apa aku benar???kata David sambil membuka buka buku tentang sholat yang di bawanya.


"Betul sayang!!"kataku dengan mata yang tertuju pada pergerakan tangannya


David pun mengerutkan alisnya,


"Kalau memang sholat wajib bagi muslim,kenapa aku tidak pernah melihatmu sholat sayang??"


Deg...


pertanyaan David mengena sekali,


aku pun memercingkan mataku dengan tersenyum kecut tak menyangka dia akan menanyakan hal tersebut kepadaku.


Aku pun berfikir sejenak,mencari jawaban yang pas,agar tidak terkesan aku adalah muslim yang buruk di matanya apalagi,untuk saat ini akulah kiblat dia belajar islam.


"Begini sayang,memang ada beberapa hal yang membuatku meninggalkan sholat,mungkin sama seperti kamu yang terkadang tidak ke gereja pada hari minggu,"kataku dengan ekspresi wajah sedikit sedih.


David yang melihat perubahan sikapku pun mengerutkan alisnya,


"Apa yang membuatmu meninggalkan sholat sayang,bukankah sholat dalam islam adalah tiang agama???"Tanya David yang membuatku bingung mau menjawab apa


Dengan menghela nafas panjang aku pun menjelaskan pada David


David masih bingung dengan penjelasannku


"Lalu apa hubungannya dengan sholat??"tanya nya penasaran.


"Begini sayang,kebanyakan orang melakukan sholat hanya untuk formalitas, yang penting dia sholat,namun bagiku sholat adalah menghadap Rabb ku,dan untuk menghadapnya kita harus suci lahir dan batin,sedangkan kamu tau kalau kita kumpul kebo,bahkan tiap hari berzina,bahkan aku sekarang mengandung anakmu,jadi aku malu menghadap Rabb ku karena aku kotor sayang"jawabku panjang kali lebar sehingga membuat David mengerti.


"Apakah seperti itu"ucapnya lagi.


"Iya sayang,ini versi aku,


Di sini beda dengan US sayang,di sana berhubungan badan dengan siapa pun dan dimana pun legal."kataku dengan menatap David.


"Oleh sebab itu kamu masih virgin?"David pun mengingat kembali kalau aku masih virgin.


Aku hanya mengangguk,dengan raut wajah sedih,mengingat dosa dosa yang aku lalukan,


"Maafkan aku sayang,secepatnya kita akan menikah,aku akan menyiapkan dokumen yang di butuhkan,aku akan meminta orangku mengurusnya segera"kata David dengan memelukku.


"Terima kasih sayang"aku pun semakin mengeratkan pelukanku.


Berada dalam pelukannya sungguh membuatku sangat nyaman,bahkan aku tidak ingin melepaskan pelukannya.


Lama kami berpelukan,lalu David melepaskannya,


"Nanti kita sholat yuk"bisik David


"Sebelumnya apakah kamu sudah tau bacaan dalam sholat sayang"tanyaku

__ADS_1


David terkekeh,lalu menggelengkan kepala


"Mulanya niat,la takbir setelah itu membaca doa iftitah lalu surat alfatihah dan seterusnya sayang,tunggu bagaimana kalau kita ke toko buku,kita beli buku buku tentang sholat dan juga yang lainnya,"aku memberi ide David.


Tanpa basa basi David berdiri lalu berkata" Lets go"


Kami pun keluar kamar,lalu pergi ke toko buku.


*******


Ditoko buku,aku sibuk mencari buku tentang sholat yang menggunakan bahasa inggris supaya David dengan mudah mempelajarinya.


Selain buku tentang sholat aku pun membeli alquran dengan terjemahan bahasa inggris,


Setelah mendapatkan buku yang kami cari kamipun segera membayarnya.


"Sayang setelah ini kita pergi ke mall ya"kataku yang membuat David bingung..


"Mau ngapain ke mall"tanyanya serius


"Aku mau beli mukenah sama sarung serta sajadah,,"kataku sambil tersenyum


Sebenarnya David tidak tau apa itu mukenah,sarung serta sajadah namun dia menurut saja.


Tak lama kemudian kami sampai di mall,


aku melihat lihat model mukena terbaru


Salah satu mba mba menghampiri kami


"Ini model mukena terbaru nona,"kata mba tersebut


"Apa ada model lain mba"tanyaku masih dengan melihat lihat yang lain.


"Ada mba,ini mukena yang lagi naik daun"kata mba tersebut dengan terkekeh.


"Ada ada saja"aku pun tertawa kecil.


Lalu aku mengambil tiga mukena,serta empat sarung dan sajadah plus songkoknya.


setelah membayar,aku pun mengajak David ke lantai atas untuk makan dan berkali kali merayunya sehingga membuatnya kesal


"Tidak,"jawabnya tegas.


"Ayolah sayang"aku pun merayunya


"Lebih baik kita pulang,atau makan di restoran lain,aku tidak mau membahayakan calon bayiku,"Katanya dengan raut wajah kesal.


"Kan tidak naik pakai tangga sayang,kan ada eskalator sayang"aku pun kembali merayu David.


"Sekali tidak ya tidak"kata David yang memang kelihatannya tidak bisa dibantah.


Dengan wajah geram David pun menggendongku tanpa aba aba,membuatku malu setengah mati pasalnya banyak mata yang melihat kami.


aku yang malu pun menenggelamkan wajahku di dadanya,


"Setelah di rumah terima hukumanmu karena membantahku."


kata kata David membuat aku merinding,

__ADS_1


ntah hukuman apa yang akan di berikan padaku,apa aku harus melayaninya lagi dengan macam macam gaya atau yang lainnya.....


__ADS_2