Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Terharu


__ADS_3

David yang bingung langsung menyusulku masuk,,


namun tidak mendapatiku dikamar sehingga David langsung keluar mencariku.


"Pak Herman,dimana nyonya muda"tanyanya dengan wajah yang sangat sangat khawatir.


"Saya tidak melihatnya tuan,bukannya daritadi nyonya di kamar"kata pak Herman heran.


"Kamu kemana lagi sih sayang,aku salah apa lagi" David menyandarkan kepalanya di sofa ruang tamu sambil memijat pelipisnya.


Saat pusing memikirkanku,tiba tiba ponselnya berbunyi...


"Kamu dimana...."Teriaknya dan langsung beranjak.


Brak....pintu kamar pun di buka dengan keras dan berlari memelukku,


Tadi aku yang keluar dari kamar mandi kembali lagi ke balkon namun tidak mendapati David disana,karena malas gerak untuk keluar kamar, aku pun berinisiatif untuk memanggil David by phone.


"Kenapa selalu membuat aku ketakutan"lirih David dengan memelukku erat.


"Siapa yang menakutimu sih sayang,kamu saja yang terlalu parno,"kataku sambil mencubit hidungnya yang mancung seperti pinokio


"Saat aku menyusulmu,aku tidak menemukanmu apalagi saat masuk kamu tidak bilang apa apa jadi pikiranku kemana mana takut kamu meninggalkanku lagi"ucap David semakin mempererat pelukannya.


"Saat asik di balkon tadi, tiba tiba aku ingin ke kamar mandi,karena sudah kebelet aku langsung saja tanpa pamit,"aku pun terkekeh sambil menaikkan dua jari tanganku.


Plak....


tangan David pun mendarat sempurna di dahiku,


"Sekali lagi kamu seperti ini aku akan memboyongmu ke Amerika biar tidak bisa kabur dariku"David sangat gergetan padaku.


"Aduh....gak sakit,"kekehku karena memang David menjatuhkan tangannya agak pelan,


"Kamu tu ya benar benar menggemaskan,aku jadi ingin memakanmu sayang"kini pipiku yang menjadi sasaran tangannya.


"Apa benar kamu ingin memboyongku ke amerika???aku tidak mau sayang"ucapku sambil memonyongkan bibirku,


tentu saja langsung di sambar David dengan ganas,seolah tidak pernah berciuman seumur hidup.


Karena kehabisan pasokan oksigen akhirnya kami pun mengakhiri ciuman kami dan bersiap menjemput mimpi karena hari juga sudah larut.


Ciuman malam pun mendarat dikeningku,tak lupa David mendekatkan wajahnya ke perutku,


"Baik baik di dalam ya sayang,jangan buat mommy susah,daddy selalu menunggu kehadiranmu di dunia ini...good night"


lalu mencium perutku.


Mendengar ocehannya membuat aku tersenyum,lalu berucap "Terima kasih sayang"


Setelah mengoceh dengan calon bayinya,David membaringkan badannya dan memelukku,aku pun menenggelamkan kepalaku di dadanya dan lalu tertidur.

__ADS_1


"Sayang,,,sayang"panggilnya,karena aku sudah tertidur aku pun tidak menyahut panggilan David,dengan terkekeh David berkata


"Ternyata putri tidur sudah tertidur"dengan memelukku kini David ikut menyusul ke alam mimpi.


Pagipun tiba, dimana sang Surya menyapa dengan sinarnya,aku pun terbangun mendapati David yang sudah berpakaian rapi.


Masih dalam keadaan setengah sadar aku bertanya kepada David


"Sayang kamu mau kemana??".Tanya ku sambil menguap


"Aku ada jadwal meeting pagi ini dengan beberapa staf perusahaan.."katanya sambil merapikan bajunya.


"Kenapa tak membangunkan aku, jika kamu mau kekantor,kan aku bisa menyiapkan semuanya," ucap ku sambil berusaha bangkit dari tidurku


"Aku tidak kekantor sayang,aku meeting online, semua hal yg berhubungan dengan perusahaan aku atur by online.,bahkan meeting pun semua by online, aku tidak mau jauh dari mu,apalagi bahaya jika kamu aku tinggal ke kantor bisa bisa hilang di bawa kucing."sambil terkekeh


"Hem.. memangnya aku ikan asin,sehingga bisa di bawa kucing". Mode monyongku langsung aktif.


"Hahahaha,peace,,


Ok honey aku ke ruangan kerja dulu


sebentar lagi ada art yg akan mengantarkan sarapan ke kamar, kamu sarapan saja dulu,nanti biar aku sarapan di ruang kerja."


David pun keluar menuju ruang kerjanya dan tak lupa mengecup keningku sebelum keluar.


Akupun beranjak ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuh ku,seusai mandi aku langsung menghabiskan sarapan


"Tumben pintunya terbuka,"batinku


Aku melangkahkan kaki dan berhenti di pintu,melihatnya sangat serius aku pun takut mengganggu,


"Apa aku balik saja ya,!lebih baik aku minta ijin saja padanya,"aku pun perang batin dengan diriku sendiri.


"Sayang apa aku boleh masuk??"tanyaku yang langsung mendapat kekehan dari David.


"Boleh sayang,masuk dan duduklah disini"David menepuk pahanya.


Aku menghampiri David dan langsung duduk di pangkuannya,


"Sayang,nanti kita pergi jalan jalan yuk,"aku yang kaget pun mengerutkan alisku.


"Tumben sayang,kamu mengajak aku jalan jalan,,"tanyaku penasaran.


"Ingin saja,mungkin anak kita ingin jalan jalan"David pun mengelus perutku.


"Jangan mengambinghitamkan anak kita,nanti kalau dia hitam bagaimana???"kekehku.


David hanya tersenyum,dan menggendongku ke sofa,,


"Kamu diam disini aku akan kerja dulu,setelah itu kita pergi jalan jalan ok!"Lagi lagi David mendaratkan bibirnya di keningku

__ADS_1


"Siap boz"jawabku dengan terkekeh.


Lama menunggu David akhirnya mataku mulai menutup sedikit demi sedikit dan aku pun masuk alam mimpi,David yang melirikku tersenyum dan berucap


"Putri tidur sudah di alam mimpinya".


David pun segera menyelesaikan pekerjaannya,dan turun ke bawah karena ada yang ingin dibicarakan dengan pak Herman,


pak Herman yang mengerti pun berlalu untuk menjalankan perintah David,


"Sayang....bangun yuk,,ayo kita keluar"Dengan pelan David membangunkanku,


Aku yang masih malas mencoba bangun,dan berkata


"Sayang,gendong??"


Tanpa aba aba David pun langsung menggendong dan membawaku ke kamar untuk bersiap,


*********


"Kita mau kemana sih sayang"tanyaku sambil melirik ke arah David yang focus menyetir.


"Kencan"jawabnya singkat namun mampu membuat aku tertawa.


"Ada ada saja sih"kekehku.


David mengajak aku berkeliling,kita makan,nonton dan berbelanja sampai tak terasa waktu sudah gelap.


"Sering sering ya sayang mengajak aku jalan jalan supaya aku tidak boring di rumah"kataku dengan wajah berseri.


"Siap boz"jawab David singkat.


Tak berapa lama kami,sampai di rumah


Aku yang sangat capek pun langsung membersihkan diri,tanpa menunggu David yang sibuk dengan art untuk mengambil barang belanjaan yang ada di mobil.


Seusai mandi aku mengecek belanjaan yang tadi aku beli,,


"Lucu lucu ya,aku jadi tidak sabar menunggunya lahir"gumamku sambil mengelus perutku.


"Sayang aku punya sesuatu untukmu"David menarikku dan langsung menutup mataku tanpa memberi aku kesempatan bertanya.


"One,two,three,......"David pun melepas tangannya,


Aku sangat terharu,,hingga meneteskan air mata,


"Apa kamu suka?"bisiknya sambil memelukku dari belakang,,,


"Suka sayang,sangat suka"jawabku dengan wajah berseri.


Aku sangat suka dengan kejutanmu sayang...terima kasih......

__ADS_1


__ADS_2