Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Maafkan aku


__ADS_3

Aku memakai pakaianku kembali,dan kembali ke tempat dudukku,


"Dilanjut apa tidak,"goda David


Aku hanya menunduk malu pada David,gara gara sakit hati membuat aku kehilangan akal sehat dan melampiaskan ke David Bryan dengan cara yang gila.


"Terserah kamu saja tuan,aku menurut saja,pasrah ma calon suami"kataku masih dengan menundukan kepala.


Mobil David sudah sampai di sebuah hotel mewah.


David keluar dari mobil dan menggendongku masuk,dia memesan ruang VVIP.


Setelah di kamar hotel dia meletakanku diatas kasur mewah dan empuk.


"Kamu yakin!!!"goda David dengan mengedipkan matanya.


"Yakin tuan,aku pasrah"kataku dengan menatapnya.


David mulai menciumku,


"Tak kan kubiarkan David Reno kembali padamu,semua ini hanya milikku"bisik David sehingga membuat bulu kuduku berdiri


"Iya tuan semua milikmu saat ini,"timpalku sambil menggeliat karena David mencumbuku,kami sangat menikmati olahraga kami,desahan kenikmatan keluar begitu saja,tubuhku semakin menggeliat.


"Tuan,ayo....Aku sudah tak tahan",desakku supaya dia segera memasukan rudalnya.


David tersenyum,


Lalu memasukan rudalnya,aku pun memejamkan mataku dan menjambak rambut David.


Satu jam kami bergelut panas akhirnya David berada di puncaknya.


"aaaargggggg....."erangan David bersamaan keluarnya cairan berwarna putih kental.


Dia pun ambruk di sampingku.


"Makasih sayang!"ucapnya sambil mencium keningku


"Maafkan aku,atas sikapku dirumah sakit tadi Tuan,aku seharusnya memikirkan perasaanmu"dengan wajah yang menyesal aku meminta maaf pada David


"Tidak masalah sayang,aku pun akan bersikap seperti itu jika aku di posisimu."ujar David yang sebenarnya dia sangat sakit melihatku memeluk David Reno


"Aku menginginkannya lagi Tuan,apa rudalmu masih tangguh untuk bekerja lagi?"godaku yang sontak membuat David langsung kembali mencumbuku


Adegan panas terulang lagi,bahkan kali ini dia sangat perkasa,ntah berapa kali aku dibuat lemas oleh David,setelah lama beradu, adegan panas akhirnya selesai juga


Aku dan David membersihkan diri bersama di kamar mandi,setelah itu kami check out dan kembali kerumah.


Kali ini aku tak langsung pergi kekamarnya namun aku menuju dapur,aku membuka lemari es empat pintu disana,aku melihat lihat isinya


mataku tertuju dengan benda pipih warna ungu

__ADS_1


"Inilah yang ku cari tuan,"kataku sumringah dengan menunjukan tiga bungkus coklat


"Apa kamu suka coklat?"tanya David


"Suka Tuan,banget malahan ketika aku lagi banyak pikiran aku selalu memakan coklat biar otak ku rilex kembali"Kataku dan langsung membuka bungkus coklat dan memakannya


"Ya ela di makan sendiri,"katanya dengan wajah memelas


"Iiiihhhhh my hubby,"aku pun membuka coklat baru namun David memilih bekas gigitanku,


"Yang ini lebih nikmat bekas gigitan istri"katanya sambil terkekeh


"Aku sangat sangat beruntung tuan,di cintai dirimu,tidak ada alasan lagi untuk mempertahankan David Reno di hatiku,


dan untuk mu mas David Reno maafkan aku,mungkin memang kita tidak berjodoh,Elizabeth lebih cocok denganmu daripada diriku."batinku


"Hayo ngelamun apa,"David mendekatkan wajahnya ke wajahku


"Dirimu tuan"jawabku singkat dan langsung berlari meninggalkan David, tak lupa dengan membawa coklatku.


David pun mengejarku,tingkah kami seperti film percintaan di TV,setelah dikamar,aku pun merebahkan tubuhku di ranjang,ngos ngosan sehabis berlari begitu pula dengan David.


"Tuan,seperti katamu kemarin,kamu yakin akan masuk Islam??"Tanyaku pada David


"Yakin,demi kamu apapun akan kulakukan sayang,lagipula aku juga pernah membaca tentang islam,dan aku memang tertarik dari dulu."David membuat aku lega dengan ucapannya,aku tidak ingin menjalin rumah tangga dengan beda keyakinan,jika memang itu terjadi ayah ibuku juga tidak akan merestui.


"Setelah aku menjadi seorang muslim aku akan menikahimu,karena aku yakin pasti dalam perutmu terjadi pembuahan sayang,fisikku sangat OK jadi pasti benihku pun subur"kekehnya


"Apa kau meragukanku sayang"David mengerutkan alisnya


"Sedikit"kataku singkat


David tang sedikit kesal menggelitik perutku aku yang tidak tahan geli menggeliat liat seperti ulat kepanasan,


"Ampun tuan,,"kataku memelas


David pun melepaskanku,


"Kau tau sayang,aku sangat sangat bahagia,mulai detik ini dan seterusnya aku tak ingin sedetik pun pisah denganmu,"katanya dengan memandangiku dengan intens


"Apa aku harus mengekorimu bekerja?"tanyaku


"Boleh juga"kekehnya.


"I love you my wife,my love,my pearl,my heaven,my everything"David menciumi seluruh wajahku


"Lebay juga kalau Bule lagi bucin"kataku sambil terkekeh


Kami pun membicarakan hal hal yang tidak penting maklum lagi jero jero ne,


tak lama kemudian kami pun menuju alam mimpi masing masing

__ADS_1


Sedangkan di rumah sakit,di sebuah ruangan VIP terjadi pembicaraan yang cukup serius


"Tante apa hubungan David dengan calon kakak ipar saya?"tanya Elizabeth


"Jadi Puput adalah calon kakak iparmu?tanya mama David kaget


"Iya,"jawab Elizabeth singkat


"Mereka pernah menjalin sebuah hubungan,"kata Mama David tidak enak pada Elizabeth


Sebenarnya Dokter yang merawat David adalah Elizabeth Bryan,dia yang selalu menyemangati David untuk sembuh,David yang lupa ingatan pun sangat terkesan dengan Elizabeth,sehingga sedikit demi sedikit benih cinta tumbuh diantara mereka walaupun mereka sendiri belum mengungkapkan satu sama lainnya.


Keadaan David semakin membaik,mungkin beberapa hari lagi bisa pulang,David juga sudah bisa berjalan walaupun agak kikuk,peran Elizabeth dalam kesembuhan David sangat besar,sehingga orang tua David sangat suka dengan Elizabeth


"Apa kamu mencintai David anak kami?"tanya mama David


Dengan wajah merah jambu Elizabeth menunduk dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"sebenarnya iya tante,saya sangat mencintai David,tapi saya tidak cukup berani untuk mengakuinya"


"Syukurlah,lebih baik kalian segera menikah"kata Mama David yang sontak membuat Elizabeth kaget


"Aku akan berunding dulu dengan kaka saya dulu tante,"jawab Elizabeth


Tak ada yang di bicarakan Elizabeth pun pamit ke ruangannya,David setelah minum obat dari Elizabeth pun dia langsung tidur.


Dirumah David dua insan yang di landa asmara kini pun sudah membuka matanya,mereka sudah kembali ke alam nyata dan meninggalkan alam mimpinya


"Kenapa badanku pegal semua ya tuan,"kata ku sayup sayup karena sisa nyawaku belum terkumpul semua


"Mungkin efek dari pertempuran kita tadi sayang"timpal David sambil terkekeh


"Tuan aku ingin mandi,ayo kita mandi bersama"kataku sambil menjulurkan tanganku minta untuk di gendong


"Ternyata kamu sangat manja sekali"David pun bangkit dan menggendongku


"Manja dengan calon suami sendiri kan tidak apa apa tuan,dari pada aku manja dengan Chris atau Raka,"sontak wajah David berubah


"Tidak boleh,kamu hanya boleh manja manja denganku,David semakin kesal


Aku hanya tersenyum,suka sekali menggoda David,


karena masih kesal David langsung menggendongku menuju kamar mandi lalu memasukanku ke dalam bathup,dan ikut masuk kedalam


"Karena kamu sudah membuatku kesal,kamu harus melayaniku saat ini,"seringkai senyuman licik terukir di wajah David


Aku yang masih capek mau gak mau melayaninya,


"Kenapa kamu tidak puas puas,"kataku dengan sedikit mendesah karena David sudah bermain di leherku


"Tak akan puas,walaupun sehari 5x aku tak akan puas memakanmu"David menjeda ciumannya dan langsung melanjukannya lagi

__ADS_1


Lagi lagi adegan panas terjadi,erangan dan rintihan kami berdua menjadi musik di kamar mandi,


__ADS_2