
Tak lama kemudian David Bryan dan Elizabeth pun kembali.
Mereka kembali dengan wajah yang agak serius.
Sebelumnya perbincangan antara David Bryan dan Elizabeth.
"Ada apa???"tanya David Bryan.
"Baiklah David,aku setuju untuk segera menikah dengan David Reno,setelah aku dan dia kembali dari liburan mari kita bicarakan dengan mom and dad."jawab Elizabeth.
"Bagus,apa yang membuatmu tiba tiba berubah pikiran???"tanya David lagi.
"Setelah ku pikir pikir segera menikah akan lebih baik"jawab Elizabeth
"Bagus dengan begitu aku bisa langsung mengangkat David Reno menggatikan Victor sebagai CEO,perusahaan membutuhkan orang sepertinya."imbuh David.
"Kalau masalah itu kita bicarakan dulu dengannya,dia mau apa tidak"kata Elizabeth dengan ekspresi sulit diartikan.
"Tidak ada alasan untuk tidak menerimanya,setelah menikah denganmu,dia adalah anggota keluarga kita sekarang,memegang perusahaan adalah kewajibannya."David pun memeluk Elizabeth.
"Bagiku,kebahagianmu adalah yang terpenting,aku sangat menyayangimu Elizabeth"David Bryan pun mengecup kening adiknya.
Suasana hening,adik kakak ini pun saling berpelukan,
"Aku juga menyayangimu David,kamu adalah kaka terbaik,terhebat sedunia."Elizabeth semakin mengeratkan pelukannya pada David Bryan.
"Apakah kalau aku menikah dengan David Rneo aku akan mualaf sepertimu???"tanya Elizabeth lalu melepaskan pelukannya.
"Untuk masalah itu,kamu tanyakan langsung dengan David Reno,kamu yang ikut keyakinannya atau dia yang ikut keyakinanmu,
atau kalian bersama namun tetap berbeda keyakinan.
Namun dalam islam seperti itu tidak boleh."jawab David.
"Jadi begitu,namun kelihatannya David Reno akan menyuruhku menjadi mualaf sama sepertimu,lalu bagaimana dengan mom and Dad mereka pasti marah."Elizabeth pun menekuk wajahnya.
"Ini adalah hidupmu,jadi kamulah pilotnya,tugas orang tua hanya mengingkan"David Bryan mencoba memberikan pemahaman kepada Elizabeth.
"Terima kasih David,i love you"Elizabeth pun kembali memeluk David Bryan.
"Lebih baik kita kembali,"kata David yang sontak membuat Elizabeth mengangguk.
Kembali
Setelah di ruang tamu David Bryan duduk disebelahku begitu juga Elizabeth duduk disamping David Reno.
Kami pun mengobrol dan bercanda.
Ibu pun datang dari dalam lalu ikut berbaur dengan kami.
"Oh ya...kemarin kamu kan Chris yang mengajak David Bryan minum???"tanya ibu agak kesal.
Chris yang tak tau hanya diam lalu memandang Raka,
"Ibu ngomong apa???"bisik Chris.
"Ibu bilang kamu sangat tampan"kata Raka berbohong.
__ADS_1
Chris pun tersenyum dan bilang" yes mom"
Ibu yang tau arti dari kata yes pun geram pada Chris.
"Besok lagi jangan di ajak minum lagi,minum minuman keras itu tidak baik untuk kesehatan,mengapa kalian anak muda merusak diri kalian dengan minum minuman keras"kata ibu dengan nada agak tinggi.
Chris yang tidak paham hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Lalu ibu menghampiri Chris dan menjewernya,
"Hukuman buat anak yang bandel,besok lagi minum minuman keras lagi ya???"omel ibu lalu melepaskan jewerannya.
Chris yang tidak tau kenapa dia dijewer pun memandang Raka dan berkata"brengsek kamu Raka"
Sontak kami pun tertawa terbahak bahak.
"Kalian juga,pasti kemarin malam minum semua,kamu juga Bryan,istri hamil diajak minum minum"kini David Bryan tak luput dari omelan ibu.
Semua pun kena omelan ibu,
Puas mengomeli anak anaknya,ibu pun masuk kedalam.
Suasana hening kembali,lalu suara Elizabeth memecah keheningan kami
"David Bryan ingin bicara padamu sayang"kata Elizabeth yang membuat David Reno mengerutkan alisnya.
David Reno diam sejenak lalu bertanya
"Ada apa???"
"Kamu tanyakan sendiri pada David Bryan"jawab Elizabeth.
"Iya Reno,aku ingin bicara empat mata padamu."
Lalu David Bryan dan David Reno beranjak dari tempat duduk mereka,
David Bryan yang berjalan didepan dan David Reno mengekorinya.
"Ada apa David Bryan"tanya David Reno dengan ekspresi bertanya tanya,pasalnya urusan dengan Puput kan sudah selesai.
"Pertama aku ingin membicarakan tentang hubunganmu dengan Elizabeth,
Kedua aku ingin kamu menggantikan Victor sebagai CEO."jawab David Bryan dengan serius.
"Hubunganku dengan Elizabeth baik,kami juga merencanakan liburan,dan untuk menjadi CEO kelihatannya aku belum pantas."penjelasan dari David Reno.
"Bukan itu,aku ingin kamu segera menikahi Elizabeth,setelah aku di Amerika,mari kita bicarakan dengan orang tua kami dan juga orang tuamu."David Bryan pun mengungkapkan keinginannya.
"Namun,bukannya Elizabeth yang tidak ingin cepat menikah?"kata David Reno penuh penegasan.
"Awalnya seperti itu,namun dia sudah berubah pikiran dan ingin cepat menikah."timpal David Bryan.
David Reno pun diam sejenak,dia menerka nerka apa karena kejadian semalan yang membuatnya berubah pikiran.
"Baiklah,aku setuju namun apakah Elizabeth mau mengikuti keyakinanku???"tanya David Reno.
"Untuk itu kalian bicarakan berdua,"kata David bijak karena dia tidak ingin memaksa kedua belah pihak untuk siapa mengikuti keyakinan siapa.
__ADS_1
Setelah kamu menikah mau tak mau kamu harus menggantikan Victor selain kinerjamu yang bagus,kamu adalah anggota keluarga kami,"David Bryan pun menjelaskan.
"Kinerjaku sama seperti Victor"sahut David Reno
"Aku memantau sendiri,setelah kamu bekerja,perusahan mengalami peningkatan yang signifikan,"ucap David Bryan.
"Kamu terlalu memujiku David Bryan,"timpal David Reno.
"Tidak Reno,memang kenyataannya begitu,kamu yang merendah."Kata David Bryan sambil menepuk pundak David Reno.
Mereka berdua pun saling terdiam,nampak David Reno berpikir keras.
"Baiklah David Bryan,"ujar David Reno singkat.
"Thanks brother,"David Bryan pun memeluk David Reno lalu berkata
"Aku titip adikku padamu"
David Reno pun tersenyum
"Kamu tidak perlu khawatir,aku akan selalu menjaga Elizabeth.
Akhirnya mereka pun menyudahi obrolan mereka dan kembali ke ruang tamu.
Diruang tamu kami saling bercanda dan tertawa karena kekocakan Chris,lagi lagi dia selalu membuat kami terpingkal pingkal.
"Kelihatannya seru sekali"kata David Bryan yang tiba tiba muncul lalu di susul David Reno.
"Tanyakan pada asistenmu satu ini sayang,ada saja ocehannya yang membuat kami tertawa"kataku menimpali ucapan David Bryan.
"Kelihatannya kamu lebih cocok menjadi seorang komedian Chris"ejek David Reno yang sontak membuat kami tertawa.
"Betul banget,"timpalku.
"Apa perlu aku membuatkan surat resign,"imbuh Raka.
"Brengsek kalian semua."kata Chris dengan ekspresi kesal.
Kami pun tertawa terbahak bahak melihat ekspresi kesal Chris.
"Sudah sudah kasian Chris,kalian ini"Elizabeth pun membela Chris.
Tak terasa hari semakin siang,ibu pun menyuruh kami untuk makan siang.
Disela sela makan kami,kami pun
mengobrol ringan,
"Jadi kapan kalian kembali ke kota besar???"tanya David Bryan.
"Rencananya nanti sore,mengingat besok kami harus kembali ke kantor"jawab Raka.
"Lalu kamu kapan kembali???"tanya Chris
"Rencananya juga nanti sore,bagaimana kalau kita bareng saja"jawab David Bryan.
"Ide bagus tu"timpalku.
__ADS_1
Kami pun mengakhiri obrolan kami dan fokus dengan makanan kami.