Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Datang menjenguk


__ADS_3

Aku yang masih kesal dengan dua orang bule di depanku ini memilih duduk di sofa,aku pun memejamkan mataku sambil memijat pelipisku


"Apa kepalamu sakit!?raut wajah David mendadak khawatir melihatku.


"Iya,sakit pikiran melihat tingkah kalian berdua,"jawabku ketus.


David dan Chris hanya terkekeh,


Ceklek,,pintu pun terbuka ada seorang wanita sedang mendorong kursi roda,


ya,dia adalah Elizabeth dan juga David Reno.


Elizabeth meninggalkan David Reno pas didepanku,lalu dia menghampiri David Bryan.


"David kenapa bisa kamu dipukuli orang seperti ini?Cerocos Elizabeth dengan menyelidik muda David Bryan.


"Aku tidak mungkin mempertaruhkan keselamatan Puput demi keselamatanku"Kata David.


"Cie,,cie,dengar itu kakak Ipar,kakakku sangat mencintaimu,dulu bahkan seekor semut pun tidak dibiarkan menyakitinya,dan kini demi kamu dia rela di pukuli tanpa membalas,"kata Elizabeth yang membuatku menunduk.


David mengkode ku untuk duduk didekatnya,aku menurut saja dengan apa yang di perintahkan David lalu menghampirinya.


"Bagaimana keadanmu David Reno?"tanya David Bryan kepada David Reno dengan nada yang agak sinis


"Aku baik,semua berkat adikmu aku sembuh dengan sangat cepat,"jawab David Reno dengan santai.


Elizabeth pun berjalan menuju David Reno,dia mendekatkan kursi roda David ke sofa dan Elizabeth duduk disana,berhadapan dengan David Reno.


David Reno memandangi Elizabeth dengan intens,jujur itu membuatku sedikit sakit biasanya dia yang melihatku seperti itu.


"Apa kamu cemburu?"bisik David yang langsung membuat aku terkejut,aku tertangkap basah sedang melihati David Reno


"Mana mungkin tuan,tidak ada alasan lagi untuk cemburu",bisikku dengan sedikit berbohong.


"Aku ingin melamar Elizabeth secepatnya,apa kamu merestui hubungan kami?"Ucapan David Reno membuat semua orang terdiam.


Mendengar kalau dia akan melamar Elizabeth membuat aku sakit hati,namun aku berusaha menutupi perasaanku supaya tidak ada yang curiga.


"Semua aku kembalikan pada Elizabeth,jika kalian saling mencintai aku akan merestui,namun jika kamu menyakitinya akan aku buat perhitungan denganmu."kata David dengan tatapan yang mengarah pada David Bryan.


Chris yang diam pun kini berdehem


"Ehem,,ehem aku seperti obat nyamuk disini lebih baik aku pamit,"kata Chris


"Siapa suruh masih disini,bukannya ke kantor"gerutu David


"Bos tak tau terima kasih dari semalam aku khawatir dengan keadaanmu belum lagi mengurusi cecunguk itu,"Cerocos Chris yang kesal dengan David


"Baiklah baiklah,terima kasih bro,,hari ini kamu aku bebas tugaskan,sekarang carilah kekasih supaya kamu tidak sendiri alias jomblo"ejek David sambil terkekeh


"Aku lebih suka wanita bermain main diatasku daripada penuh drama seperti kalian,"Chris berdiri dari tempat duduknya bersiap untuk keluar.


"Dasar Casanova gadungan,aku sumpahi suatu saat kamu bucin dengan wanita"timpalku merasa kesal dengan kata kata Chris yang memandang rendah wanita.

__ADS_1


Semua pun tertawa mendengar sumpahku pada Chris,


Chris yang tidak terima menimpali kata kata ku


"Sumpahmu tidak berlaku untukku,"katanya menyombongkan diri lalu menghilang di balik pintu.


"Setelah nanti kamu mencintai seseorang kamu akan merasakan bucin seperti boz mu ini"batinku dengan tertawa kecil.


David Reno dan Elizabeth menunjukan keromantisan mereka didepan ku dan juga David Bryan yang membuat aku sedikit kesal


"Jangan kesal sayang, kita juga seperti mereka bahkan lebih dari itu"goda David yang mendapati wajahku dengan mode kesal.


"Jangan macam macam,kita lagi dirumah sakit bukan di kamar"kata ku dengan pelan agar David Reno dan Elizabeth tidak mendengarnya


Plakk...pukulan ringan mendarat di jidatku,


"Auuuuwww....kamu kenapa sih tuan,"kataku membuat Elizabeth dan David Reno menoleh kearahku.


"Pikiranmu terlalu mesum,"bisik David


Elizabeth hanya menggeleng gelengkan kepala,


"Kalian adalah sepasang kekasih yang aneh,pasangan langka"kekeh Elizabeth


"Aneh bagaimana"David Bryan pun tidak terima dengan ucapan Elizabeth


Elizabeth hanya tersenyum dan mengabaikan ucapan David,


"Apa istimewanya seorang pegawai sehingga aku harus mengingatnya,"tutur David Reno bagai sembilu yang mencabik hatiku,


Elizabeth melihatku yang menahan tangis,dia pun tidak enak menanyakan aku kepada David Reno,seandainya dia tidak bertanya mungkin David tidak mengeluarkan kata kata pedas tersebut.


Aku menunduk dan meremas ujung bajuku,


David yang mendengar ucapan David Reno mengepalkan tangannya,aku pun berusaha meredam amarahnya dengan memegang tangannya,dan mengkodenya untuk tidak marah


"Tapi kalian pernah menjalin sebuah hubungan,bahkan dulu kamu sangat mencintainya,"kata Elizabeth sontak membuat David Reno kesakitan,


David memegangi kepalanya,"Sakit Elizabeth,"pekik David yang membuat Elizabeth panik,


"Maafkan aku,seharusnya aku....."Elizabeth tidak meneruskan ucapannya,kini dia sangat khawatir melihat David Reno kesakitan.


Aku yang panik mendekat dan membantu Elizabeth,namun tubuhku di dorong David Reno yang membuat aku terjatuh,


"Jangan menyentuhku,"bentak David Reno


David Bryan yang tidak terima aku di bentak dan di dorong turun dari kasurnya,dia melepaskan infus yang masih melekat di tangannya,sehingga darah segarnya keluar.


"David Bryan membantuku berdiri dan langsung memelukku,


"Jaga sikapmu David Reno,dia hanya ingin membantumu,aku tak akan membiarkan siapa pun menyakiti wanitaku termasuk dirimu,"ancam David Bryan pada David Reno


Elizabeth semakin tidak enak,awalnya dia hanya ingin menjenguk David, kebetulan David Bryan juga di rawat di rumah sakit tempat dia bekerja dan juga David Reno di rawat namun malah seperti ini.

__ADS_1


"Maafkan aku David Bryan,pikirku aku membawa David Reno kesini supaya kalian saling mengenal,"lirih Elizabeth menyesal.


Lalu Elizabeth membaringkan David Reno di sofa dengan susah payah,sedangkan David Bryan kembali lagi ke tempat tidurnya.


David Reno kini berbaring di sofa,Elizabeth keluar untuk mengambil obat,beberapa saat kemudian dia sudah kembali dengan obat tangannya.


Aku sangat iba melihatnya kesakitan,namun aku juga tidak bisa berbuat apa apa,ntah mengapa David Reno membenciku.


"Ini minum obatnya,bisa meredam sakitmu"Elizabeth membantu David Reno meminum obatnya,setelah itu David kembali berbaring dan memejamkan matanya.


Aku dan David Bryan hanya bisa menjadi menonton setia mereka,


"David,ijinkan David Reno istirahat di sini sebentar,setelah sakitnya hilang aku akan membawa dia kembali ke ruangannya


"Baiklah,"kata David singkat


"Kenapa dia kesakitan seperti itu Elizabeth?"tanyaku dengan raut wajah sedih


"Itu biasa dialami orang yang hilang ingatan,apalagi cidera di otaknya cukup serius jadi harus pelan pelan untuk mengembalikan ingatannya,Elizabeth menjelaskan


"Apa dia akan mengingat semua masa lalunya,?"tanyaku lagi yang membuat Elizabeth ketar ketir


"Bisa namun butuh waktu"Elizabeth menjawab singkat pertanyaanku


"Apa kamu akan kembali padanya jika dia bisa mengingat kembali masa lalunya??"tanya David Bryan dengan wajah khawatir.


"Tidak tuan,seperti yang aku bilang kemarin kalau dia masa laluku dan kamu adalah masa depanku"aku pun memeluk David Bryan mencoba menenangkannya.


"Ok....Aku pegang janjimu,jangan coba coba kamu meninggalkanku,"ancamnya sambil mencubit hidungku.


"Kan kamu sudah mengikatku tuan,mungkin sebentar lagi ada David junior di perutku"bisikku karena tidak ingin Elizabeth mendengar kata kataku.


"Nanti aku akan menjenguknya,"goda David sambil mengedipkan matanya.


"Tidak boleh,kamu masih sakit"teriakkku yang membuat Elizabeth menoleh


"Sekali saja"bisik David


"Ini rumah sakit tuan,besok kalau kamu sudah pulang"tolakku geram dengan bule mesum sampingku.


"Kelamaan sayang,sekali sekali bercinta di rumah sakit,sensasinya berbeda"kekehnya


"You are crazy David"Kataku.


"Aku memang gila,itu semua karenamu"timpalnya.


Aku menepuk jidatku sendiri,tidak habis pikir dengan bule satu ini,semua orang kalau lagi sakit pasti mikir untuk sembuh la orang Amerika ini malah mikir bercinta,aku yang hanya pasrah hanya bisa bilang


"Up to you tuan"


Senyuman licik terukir di wajahnya,


sedangkan di sofa Elizabeth menunggui David dengan sabar,terlihat dia begitu khawatir dengan David Reno.

__ADS_1


__ADS_2