Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
David khitan


__ADS_3

"Ibu kamu ternyata ganas juga Put,panas kuping aku"celoteh Raka dengan posisi tangan di setir mobil,sekali sekali dia melirik ke belakang.


"Ya begitulah mas ibu,namun hatinya sungguh penyayang,"timpal ku


"Fokus menyetir jangan lirik lirik ke belakang"Gerutu David sambil memukul jok pengemudi.


"Calm down bozzz,bucin amat!gak gak kalau aku suka sama Puput"goda Raka yang membiat David agak marah.


"Kalau kamu sampai menyukainya akan ku hancurkan hidupmu"ancam David yang membiat Raka agak merinding.


Namun buka Raka kalau tidak bisa mengatasi ancaman boznya.


"Hidupku sudah hancur,semenjak kamu menjadi boz ku menggantikan pak David Reno."dengan ekspresi yang di buat buat.


Aku pun tertawa terbahak bahak,


"Betul mas,ingat saat dulu dia pertama kali masuk kantor,kita di kerjai habis habisan"timpal ku yang membuat David semakin geram.


"Disini yang suami mu sebenarnya siapa?aku atau Raka,gitu amat belain Raka"gerutu David yang melepaskan pelukanku,


"Maaf sayang...suami ya kamu,aku hanya menganggap mas Raka kakak ku"dengan tangan ku letakkan di telinga.


Raka yang melihat di balik spion tersenyum,di balik sikap dingin bos nya ternyata memiliki sifat kekanak kanakan.


"Baiklah,kamu memanggilku apa???mulai dari sekarang jangan panggil aku tuan,aku bukan tuanmu tapi aku suamimu"kata David tegas seakan tak mau di bantah.


"Baru calon"timpal Raka dari depan.


David tak mempedulikan Raka,dia pun semakin mendekatkan wajahnya ke wajahku,


Cup....


David pun menciumku makin lama makin panas,aku mencoba mendorong David namun tenaga ku kalah kuat dengan tenaganya,


akhirnya aku pun menggigit bibir David supaya dia melepaskan ciumannya.


"Auwwww,pekik David sambil memegang bibirnya.


"Sukurin,mesum gak tau tempat,gak ada malu malunya sama yang di depan."gerutu Raka


"Iya tuan,maaf malu sama mas Raka,kasian tuan jiwa jomblo nya pasti meronta ronta melihat kita mesra mesra an,dalam islam kita tidak boleh mendzolimi sesama"kataku dengan menahan tawa.


David tertawa mendengar celotehanku


"Mangkanya sana carilah kekasih,supaya tidak jomblo terus menerus"ejek David yang membuat Raka sedikit geram.


"Gimana mau cari pacar,setiap saat setiap waktu ada saja tugas buat aku,harus inilah harus itulah bahkan masalah pribadi aku yang mengurus,parah Put laki kamu"gerutu Raka

__ADS_1


"Curhat ni mas"ejekku sambil tertawa terbahak bahak begitu juga dengan David,


Raka melihatku dengan tatapan melasnya,aku pun meletakan tangaku di telinga dan mengedipkan mataku padanya.


"Kalian sama saja"timpal Raka.


Kini mobil sudah terparkir di parkiran rumah sakit,Raka pun turun terlebih dahulu dan membukakan pintu penumpang.


"Mari boz,dokternya sudah menunggu dari tadi,"ucap Raka yang kemudian melangkahkan kaki yang diikuti olehku dan David.


"Permisi sus...ruangan praktek Dokter Fahri dimana ya???"tanya Raka sopan.


"Mari saya antar pak"Suster pun mengantar kami,sesekali melirik kami.


Kini kami sudah tepat di depan ruangan yang bertuliskan Dr.Fahri,"silahkan masuk ini ruangan dokter fahri,saya tinggal dulu"suster itupun berlalu.


Tok..tok..tok..


Raka mengetuk pintu,


Ceklek,,dokter Fahri pun membuka pintu.


"Mari masuk"dokter Fahri memerintahkan kami bertiga masuk.


"Maaf dok,kami terlambat"kata Raka dengan wajah tidak enak.


"Makasih"timpal Raka.


"Kalian sudah membuat aku menunggu 3 jam,mang kalau orang berkuasa seenak jidatnya,untung aku baik hati kalau nggak sudah ku batalkan janjinya."Dokter Fahri bergerutu dalam hati namun tetap mengeluarkan senyu


termanisnya.


"Perkenalkan ini pak David,atasan saya beliaulah yang ingin khitan"Raka mengenalkan calon pasien dokter Fahri.


"Ini pak David Bryan itu ya,seorang pebisnis muda,yang menduduki pebisnis tersukses di seluruh dunia,saya sangat terhormat bisa bertemu langsung dengan bapak"basa basi dokter Fahri yang membuat David tersenyum karena David tidak mengerti apa yang Raka bicarakan dokter tersebut.


"Bisa kita mulai pak???"Kini dokter Fahri mengganti bahasa nya menjadi bahasa inggris.


"Iya dok"jawab David singkat.


"Sebelumnya ganti dulu baju bapak dengan baju ini ya?"Dokter Fahri menyodorkan baju warna biru laut kepada David.


David pun menuju kamar mandi,dan dokter Fahri menyuruh aku dan Raka untuk menunggu di luar.


"Apa yang kamu pikirkan Put,"tanya Raka yang duduk disebelahku.


"Kalau David khitannya hari ini bearti 2-3 minggu lagi baru bisa resmi mualaf"kataku dengan wajah sendu

__ADS_1


"Kamu gak sabar pengen cepat cepat nikah ya???"goda Raka


"Apaan sih mas"aku pun tersipu malu dengan godaan Raka.


"Jangan khawatir dokter Fahri menggunakan metode Gun stapler,metode ini lebih aman,dan mengurangi resiko pendarahan sehingga sembuh lebih cepat,kalau menggunakan metode biasa,biasanya sering terjadi pendarahan karena pada umumnya orang dewasa gampang ereksi,itu yang membuat jaitannya terlepas dan mengakibatkan infeksi,


untuk stapler sendiri terbuat dari bahan titanium,ntah bagaimana cara kerjanya pokoknya semakin sering ereksi semakin cepat sembuh,jadi godalah David setiap saat"Raka menjelaskan panjang kali lebar namun di ujung penjelasannya malah menggoda ku.


Aku pun mencubit perut Raka sambil terkekeh,tak bisa di pungkiri sosok Raka dari dulu selalu membuat ku tenang.


Di sisi lain David yang selesai di khitan pun mengerutkan alisnya


"Jadi begini saja"ucap David tak percaya kalau dia sudah selesai di khitan.


"Apa anda ingin di potong semua?"goda dokter Fahri yang membuat David terkekeh.


"Anda bisa saja dok!"David merasa sungkan dengan dokter Fahri.


"Memang menggunakan Gun Stapler berbeda dengan metode manual pak,selain tidak sakit mengurangi pendarahan juga sehingga cepat sembuh,bahkan yang khitan menggunakan metode ini keluar ruangan dengan biasa,seperti tidak habis khitan,sakitnya waktu di suntik enestasia saja,namun tetap diingat pak David jangan melakukan hibungan badan terlebih dahulu,tunggu sampai benar benar sembuh,dokter Fahri menjelaskan dengan panjang.


"Jadi harus puasa,oh my God,tak adakah obat yang bisa menyembuhkan lebih cepat?"David agak frustasi dengan penjelasan terakir dokter Fahri.


Dokter Fahri menggeleng gelengkan kepala,ternyata sosok yang dia idolakan,bahkan dia bercita cita ingin sepertinya memiliki sifat kekanak kanakan.


"Kalaupun ada minimal 2 mingguan pak,kata dokter Fahri.


Dengan wajah lesu,David menuju kamar mandi dan memakai pakaiannya semula.


Melihat tingkah David dokter Fahri hanya tersenyum,


Setelah selesai David pun pamit,


"Untuk administrasinya saya serahkan kepada asisten saya,tolong beri saya obat terbaik,berapapun harganya saya tidak peduli."


kata David sambil menjabat tangan dokter Fahri


Ceklek..


David membuka pintu,aku dan mas Raka berdiri dan mendekat pada David.


"Bagaimana tuan??sukses?apa ada yang sakit?"aku memberondong David dengan banyak pertanyaan.


David hanya melihatku dengan tatapan nanarnya tanpa menjawab apapun,


aku pun bingung apa yang sebenarnya terjadi padanya.


Akhirnya Raka pun angkat bica dan membisikan sesuatu padaku dan sungguh aku sangat kaget........

__ADS_1


__ADS_2