
Walaupun tak terbalaskan ntah mengapa perasaan ini tumbuh dengan subur,aku seakan terjebak dengan fantasiku sendiri,cukup hanya mengenang saat saat bersamanya sudah membuatku bahagia,apa aku memgalami kelainan??aku sendiri pun tak tahu.
Raka melamun,tatapannya menerawang ke depan,Bunga pun berkali kali memanggil namun tidak ada respon dari Raka.
"Mas Raka,,hey.."karena geram Bunga pun menepuk bahu Raka dan sontak Raka berkata"iya Put"
Bunga pun tertawa,,
"Ha ha ketauan mikirin mba Puput,"ledek Bunga
"Apaan sih Bunga,anak kecil tau apa"gerutu Raka mencoba mengalihkan.
"Jangan bilang aku anak kecil ya,"Bunga pun menekuk wajahnya menandakan dia sedang kesal.
Raka pun mencubit pipi Bunga yang chuby karena gemas,
"Kalau kamu sudah dewasa boleh aku menikahimu"goda Raka yang membuat Bunga tertawa
"Ogah,kalau aku sudah dewasa otomatis mas Raka sudah tua,siapa juga yang mau sama om om,,hahahahaha"ejek Bunga.
"Walaupun sudah tua,tapi kan tetap Ok Bunga,lihatlah sekarang bahkan kita seperti seumuran"Raka pun tak mau kalah dengan statement Bunga.
"Untuk sekarang iya,kalau nanti kan gak tau mas,masa iya aku nikah sama om om,"Bunga pun tertawa lepas,
Raka hanya tersenyum mendengar kata kata Bunga,
"Dulu sebelum mba Puput di dekati mas David Bryan seharuse mas Raka pepet gas pol biar gak lari,mas Raka cemen"Lagi lagi Bunga membully Raka.
Tanpa komentar Raka hanya tersenyum dan mencubit pipi Bunga.
Lama mengobrol dan bercanda,akhirnya mereka pun memutuskan untuk pulang.
Tak butuh waktu lama untuk sampai di istana David,
"Bunga,aku langsung saja ya,sampaikan salamku sama ibu dan ayah"kata Raka sambil membantu Bunga melepas safebelt nya.
"Mba Puput iya apa gak"goda Bunga
Raka menjawab godaan Bunga dengan mencubit pipinya yang Chuby.
"Ih mas Raka,,,"gerutu Bunga lalu keluar dari mobil.
Raka pun berlalu,
Saat Bunga masuk sudah tidak ada orang sama sekali,hanya beberapa art yang masih belum tidur.
*********
Di dalam kamar David sibuk dengan ponselnya,
sedangkan aku rebahan di kasur memainkan ponselku juga.
Kring...
kring...
Ponsel David pun berbunyi,
Di layar kacanya bertuliskan Victor calling...
David pun melangkahkan kakinya menuju balkon untuk menerima panggilan dari Victor.
Victor:"Halo bro...how are you??"
David:"Very well thanks.
Victor:"Besok aku akan menyuruh anak buah kita untuk mengantar berkas berkas mu,tak kusangka kamu akan menikah di usia yang sangat muda.
David:"Come on,usia ku sudah 27 tahun sudah waktunya menikah,daripada kamu tidak laku laku,
Victor:"Eits,siapa bilang aku tidak laku,bahkan wanita di sini banyak yang menggilaiku,
David:"Menggilaimu atau hanya tertarik dengan uangmu,hahahaha
Victor:"Brengsek kau David,lalu bagaimana dengan wanita mu,apa kamu yakin dia benar benar mencintaimu atau jangan jangan cuma mengejar hartamu,hahahaha
__ADS_1
David:"Wanita ku tidak seperti itu,bahkan black card yang aku berikan tidak pernah di pakainya belanja"
Victor:"Wow ternyata masih ada wanita langka seperti dia,aku jadi penasaran.
David:"hey..bro bagaimana kabar David Reno"
Victor:"Dia sungguh hebat,kuakui aku kalah dengannya,baru sebentar dia bekerja di sini,dia sudah membuat perubahan yang signifikan,sebaiknya dia kamu angkat saja sebagai CEO,bukankah dia kekasih Elizabeth.
David:"Belum saatnya Victor,kamu bisa mengangkatnya menjadi wakilmu untuk sementara,
Victor:"Memang itu yang aku pikirkan saat ini,"
David:"Ya sudah aku mau tidur,selalu laporkan keadaan perusahaan padaku.
Victor:"Kamu mau tidur atau mau bercinta??hahaha
Tanpa komentar David memutuskan sambungan teleponnya secara sepihak,lalu menuju ranjang.
"Cepat sekali dia tidur,dasar putri tidur"kekeh David lalu menarik selimut
Saat hendak menyelimutiku tanpa sengaja David melihat ponselku yang masih masuk ke media sosialku,sehingga David pun melihat foto fotoku bersama David Reno,
Dengan wajah merah padam,tangannya sudah mengepal lalu Ponsel ku melayang di lantai,
Aku yang mendengar keributan kecil tersebut lalu bangun,
"Ada apa sayang???"tanyaku heran
David hanya diam tanpa menjawab,pandanganku pun kelantai dimana dia membanting ponselku,
"Kenapa ponselku di banting???"aku pun turun dan mengambil sisa puing puing ponselku.
melihat ponselku rusak aku pun menangis,
"Diam,besok aku belikan yang baru,"kata David dengan sedikit berteriak.
"Kan ini juga masih baru,kenapa harus di banting???"aku pun terisak.
"Kalau kamu tidak menyimpan foto Reno aku juga tidak mungkin membanting ponselmu!!"
Deg,,
"Apa dia melihat media sosialku"batinku
Aku pun hanya diam dan semakin terisak,
"jawab aku"bentaknya.
"Kenapa masih di permasahkan hanya masalah foto,kalau kamu ingin aku menghapusnya aku juga akan menghapusnya,kenapa harus main banting ponsel"aku juga meninggikan suaraku.
Prank...
David pun menjatuhkan semua peralatan make up ku,
aku yang kaget pun semakin menagis dengan kencang,
Tanpa berkata apapun David keluar kamar,dia menuju ruang kerjanya,daripada semakin hilang kendali dan menyakitiku.
Aku terus terisak,sambil memunguti pecahan pecahan parfum dan alat alat make up ku,saat hendak berdiri tiba tiba perutku sangat sakit,
"Kamu kenapa sayang,tenanglah,mom janji akan berhenti menangis,"kataku sambil mengelus perut ku yang sakit.
Karena masih sakit aku pun mengambil obat,lalu meminumnya,
dan berbaring di kasur,
Aku mencoba memejamkan mata,namun mataku pun tidak berpihak padaku saat ini,
Berangsur angsur sakit perutku pun menghilang,karena aku tidak bisa tidur,aku membersihkan pecahan kaca,setelah bersih aku pun pergi ke balkon,
berdiri sambil mengamati bintang dengan mata telanjang.
*******
Di ruang kerjanya David juga risau,ada sedikit rasa menyesal,
__ADS_1
"Apa aku terlalu kasar"guman David lalu mengusap rambut nya kasar.
Karena rasa khawatirnya lebih besar dari sakit hatinya David memutuskan untuk kembali ke kamar.
Saat David masuk,terlihat kamar sudah bersih,dia pun menuju kamar mandi,namun tidak menemukanku,
Keringat dingin pun keluar,pikirannya sangat kacau,sampai sampai dia tidak kepikiran untuk mengecek di balkon,
Dia mengecek laci,mendapati kunci mobilku masih disana,
"Kemana kamu pergi sayang,maafkan aku"
lirihnya lalu menghubungi pak Herman untuk mencariku,
Pak Herman pergi dengan sopir,menyusuri jalanan,
"Raka,dia pasti tau di mana Puput"
tanpa basa basi David menghubungi Raka,
David:"Raka,Puput menghilang,apa kamu tau dia dimana??"
Raka:"Kok bisa menghilang,pasti kamu buat gara gara lagi"
David:"Cepat kesini,dia pasti tidak jauh,karena dia tidak membawa mobil"
Raka:"Kamu sangat keterlaluan David.
tut..tut..
Raka mematikan sambungan telponnya secara sepihak,lalu bergegas ke rumah David,
Dalam perjalanan dia berfikir,"Puput tidak membawa Mobil,otomatis dia tidak mungkin pergi ke pantai,kamu kemana sih Put,
Shit,sampai terjadi apa apa ku deportasi kau ke negara asalmu"Gumam Raka sambil merutuki David
Tak butuh waktu lama untuk sampai ke rumah David karena Raka mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
"Kau ini selalu menyusahkan ku,sudah ku bilang jangan membuat gara gara dengan wanita hamil,ujung ujungnya pasti kamu sendiri yang susah,"omel Raka sambil berjalan mendekati David yang duduk dibangku taman.
"Kamu kok marah marah sih Raka,aku ini boz mu"David pun kesal
"Sekarang jangan bicara boz atau tidak,ini bukan kantor"Timpal Raka kesal dengan David
"Lebih baik kita cari Puput"David pun beranjak
Saat hendak beranjak tak sengaja Raka sekilas melihatku di balkon,
"Puput...jadi kamu di balkon,kenapa orang Amerika ini tak melihatmu,"batin Raka.
****
Di atas balkon aku heran kepada David yang tak biasanya duduk sendiri di bangku taman malam hari.
Keherananku bertambah ketika melihat mobil mas Raka,dengan sedikit berjinjit aku menengok ke bawah,karena memang aku snagat pendek,
di saat bersamaan mas Raka melihatku,
**********
"Raka kamu kok masih duduk,ayo cepat cari Puput,"gerutu David
"Sudah malam boz,lagipula di cari dimana,"Kata Raka yang semakin membuat David kesal
Tak lama pak Herman dan ke dua sopirnya kembali,
"Maaf tuan,kami bingung mau di cari dimana,selain tidak ada petunjuk hari juga sudah malam,"kata pak Herman sambil menunduk.
David yang frustasi dengan bawahannya hendak mencari sendiri,
dia pun kembali ke kamar untuk mengambil ponsel dan kunci mobil,
Ceklek..
David pun terkejut..
__ADS_1