Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Di Rumah David


__ADS_3

Dirasa sudah enakan,David pun bangun lalu kembali ke meja kerjanya,dan melanjutkan mengecek berkas berkas,saking seriusnya tak terasa jam pulang pun tiba,dengan wajah sumringah David 2 mengemasi barang barang nya dan menuju ke ruanganku..


Ceklek,,


"Ayo pulang!!!"teriakan boz Amerika sungguh menggelegar.


"Baik pak,,saya selesaikan dulu pekerjaan saya"


Kataku buru buru menyelesaikan pekerjaanku.


"Kamu sampai kapan membuat aku menunggu begini,stupid meneger!!!"kata kata David membuat aku meliriknya dengan tatapan elang.


"Namaku bukan stupid meneger,"ketusku.


"Aku tidak tau namamu,siapa namamu?"tanyanya dengan sedikit tersenyum.


"Puput???"jawabku ketus.


"What! piu piut,(cara baca puput untuk lidah bule),nama yang aneh,"menurutnya puput adalah nama yang aneh.


"Heh boz Amerika dengarkan....PUPUT."


kataku sedikit kesal.


"Aaa yes,"dengan manggut manggut.


Pekerjaanku sudah selesai lalu aku beranjak dari kursi panasku


"Ayo..."kataku dengan melirik David 2


"Lets go,"beranjak dari sofa dan merangkulku.


"Jangan begini boz Amerika,aku tidak enak jika ada yang melihat,"kataku mencoba melepaskan pelukan David.


Dia langsung mengunciku di tembok dan hendak menciumku.


Sontak aku mendorong badanya,,


"Maaf,lebih baik kita pulang,"ajakku mengalihkan perhatian.


********


Mobil Si boz Amerika sudah memasuki pelataran rumah yang cukup luas,dengan rumah yang sangat besar dan mewah,rumah tersebut memiliki desain modern minimalis dan elegan,aku sangat takjub dengan rumah mewahnya bahkan rumah David Reno kalah jauh di banding dengan rumah Si boz Amerika ini,apalagi rumahku.


Para pelayan sudah berbaris untuk menyambutnya dan mereka semua berbaris dengan membungkukan diri.


"Selamat Sore Tuan....."


Ucapan para pelayan untuk Boz Amerika.

__ADS_1


David Bryan hanya tersenyum kecil,lalu masuk rumah,


"Kompak banget,seperti panduan suara,"batinku merasa geli dengan para pelayan itu.


"Ikuti aku ke kamar,"perintah Boz Amrika dengan wajah serius.


"Hah!kamar??mau apa dia mengajak aku ke kamar,"batinku dengan wajah bingung dan juga takut


"Tidak tuan saya menunggu di sini saja,lagipula tidak baik anak gadis masuk ke kamar laki laki"aku lalu duduk di sofa ruang tamunya.


"Tugasmu adalah menyiapkan segala keperluan pribadiku,kalau kamu hanya duduk di sofa bagimana kamu melakukannya"kata David sedikit geram.


Dengan sedikit malas aku mengikuti David ke kamarnya


Saat pintu di buka,aku sungguh takjub bahkan kamarnya lebih mewah daripada hotel berbintang.


Aku yang melongo membuat David 2 mengerjaiku lagi


Cup....Boz Amerika pun menciumku.


Aku mendorong tubuhnya,namun tenagaku tidak cukup kuat.


Dia menggendongku tanpa melepaskan ciumannya langsung meletakanku di ranjang.


Tangannya menyusuri tubuhku,,aku semakin berontak,akhirnya ciuman kami terlepas.


Plak,,,


"Kau,lagi lagi menamparku,"katanya dengan sangat marah.


"Kau sungguh keterlaluan tuan,"hiks..hiks..hiks..


Melihatku menangis membuatnya iba,


"Ok ok maafkan aku,aku tidak akan mengulanginya,"katanya dengan sedikit menyesal.


"Jangan tuan,apa yang akan ku katakan pada suamiku nanti jika kau menyentuhku sekarang???"kataku menangis dan meminta ibanya.


"What????are you Virgin????"katanya kaget karena aku masih suci.


Aku hanya mengangguk,"disini bukan Amerika tuan,s*x tidak bebas di sini,kami hanya boleh melakukan s*x saat sudah menikah,,"kataku meyakinkan boz Amrika.


walaupun kenyataannya muda mudi sekarang sudah menganut free s*x,seperti negara negara barat.


"Apa seperti itu,kalau begitu ayo kita menikah,,"katanya yang seenaknya sendiri.


"Kelihatannya kita berbeda agama Tuan!!!maaf kita tidak bisa menikah,,"kataku.


"Kenapa seperti itu,kenapa menikah sangat ribet di Indonesia,"David mengerutkan alis.

__ADS_1


"Kamu harus menjadi mualaf dulu tuan,mengikuti keyakinan ku baru akan ku pikir pikir lagi untuk menikahimu,"kataku dengan tersenyum licik.


"Bagaimana caranya menjadi mualaf??"tanyanya serius.


"What???dia mau pindah agama,,aku hanya menyulitkan dia kenapa malah seperti ini,siapa juga yang mau menikah dengannya,,"batinku.


"Heh,kenapa bengong,"dia menepuk lenganku


"Aaa....maaf tuan,,kataku terbata


Bla..bla..bla aku menjelaskan pada David,David menganggukan kepala dan setuju menjadi mualaf..


Jujur aku sangat kaget,dia mau melakukannya demi aku,,


"Kita bahas besok lagi,apa tugas ku disini tuan..."tanyaku mengalihkan pembicaraan.


"Siapkan baju santaiku,ambilkan di lemari


siapkan air buat aku mandi


setelah itu pijati aku,"


katanya dengan tersenyum licik.


Aku hanya menghembuskan nafas kasar,


dan melaksanakan tugas dari boz Amerika.


tak butuh waktu lama untuk menyiapkan semua,,


"Sudah siap tuan,silahkan mandi.."kataku


"Baiklah,ayo ikut mandi denganku."


godanya.


"Gila,,"teriakku.


"Di US banyak wanita yang ingin mandi denganku tapi kenapa kau menolaknya"goda David lagi


"Maaf boz Amerika,aku tak berminat denganmu,kalau kau ingin ada yang mandi bersamamu,pergilah ke Amerika"gerutuku kesal dengan David


So nice,so cute,,,i like you so much....batin David menuju kamar mandi sambil senyum senyum sendiri.


Aku yang kesal lalu merebahkan tubuhku di sofa,


"Kenapa aku terjebak dalam situasi seperti ini,aku ingin kehidupanku yang seperti dulu,aku membencimu David Bryan"lirihku.


Pikiranku menerawang kemana mana

__ADS_1


"Mas David Reno,aku merindukanmu"air mataku pun meleleh.


__ADS_2