Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Ngidam yang aneh


__ADS_3

Seminggu sudah setelah mas Raka dinobatkan menjadi CEO,David pun hanya bersantai di rumah menemaniku makan dan tidur.


Kami berencana pindahan ke Amerika minggu depan.


Kandunganku kini pun sudah memasuki usia enam belas minggu.


Bahkan kini aku sudah merasakan pergerakan dalam perutku.


Pagi hari ini ntah mengapa terjadi pergerakan yang aneh dalam perutku.


Merasa tak nyaman aku pun membangunkan David Bryan.


"Sayang,bangun....Perutku terasa tak nyaman sekali"aku pun menggoyang bahu David.


Dengan malas David membuka matanya lalu duduk.


"Ada apa sih sayang?"tanyanya dengan menguap.


"Perutku terasa tak nyaman sayang"kataku yang sontak membuat David cemas.


"Apa mau melahirkan???"tanyanya lalu mengelus perutku.


Aku hanya menggeleng dengan pertanyaannya,mana ada wanita melahirkan saat usia kandungannya baru empat bulan.


Saat mengelus perutku,matanya terbelangak dengan ekspresi wajah yang sulit dijelaskan.


"Apa ini bergerak gerak di dalam sini???"tanyanya heran.


"David junior"jawabku singkat.


David pun menidurkanku,lalu meletakan telinganya di perutku.


"Sayang!dia menendang,aku juga merasakan detak jantungnya."katanya dengan raut wajah camput campur.


David terus saja mengelus perutku sambil ngoceh,ini pertama kalinya dia merasakan pergerakan calon bayinya.


David sungguh bahagia.


Namun saat asik mengoceh dan mengelus perutku,terdengar suara perut lapar.


Kruuuuukkkkk....


Aku pun sangat malu.


"Sayang kamu dan mommy lapar ya,ayok makan"ocehan David membuat aku tersenyum.


"Sayang aku pengennya makan makanan yang kamu sendiri yang memasak"kataku yang membuat David kaget.


"What???aku kan tidak bisa memasak,dirumah kita kan ada koki dan juga art sayang,atau kamu bisa makan makanan yang di luar."David pun memberi aku pengertian.


Bukannya mengerti aku malah menangis dan berucap


"Kamu memang tak sayang aku dan anak kita,hiks hiks hiks"


Melihatku menangis membuat David frustasi,dia pun mengusap rambut dengan kasar.


David pun lalu memelukku.


"Baiklah sayang,baiklah"pasrahnya.


"Ajak sekalian Chris dan juga mas Raka untuk membuatkanku makanan"imbuhku yang membuat David semakin frustasi.


David pun mengambil ponselnya lalu menghubungi Raka dan juga Chris.

__ADS_1


Setelah menghubungi Raka dan Chris,kami membersihkan diri.


Satu jam kemudian datanglah Raka dan Chris dengan baju santainya,hari ini adalah hari minggu jadi mereka tidak bekerja.


David pun menghampiri Raka dan Chris yang baru saja datang.


Sehingga terjadilah obrolan di ruang tamu.


"Ada masalah apa???sehingga kami harus datang kesini pagi pagi???tanya Chris dengan cemas.


Sedangkan mas Raka tetap pada posisi semula dengan santai.


"Kalian masaklah denganku"jawab David enteng seakan tak punya dosa.


What???"kata Raka dan Chris barengan,mereka pun saling pandang.


David pun menjelaskan semua keinginanku pada mereka berdua,Raka sih santai menanggapinya berbeda dengan Chris yang agak tak ikhlas.


Dengan tatapan mautnya Chris menatapku,aku pun takut dengan bersembunyi di bahu David.


"Cepatlah kalian masak,aku sudah sangat lapar"bisikku pada David.


"Kamu ingin kami masak apa???tanya David.


"Ayam geprek,tumis kangkung dan juga sup ikan.Trus ayamnya gunakan bagian dadanya ya???jangan sampai ada tulangnya.


untuk kangkungnya harus yang mateng aku ga suka yang setengah matang,untuk sup ikannya nanti campur dengan wortel."Jawabku yang membuat Raka,Chris dan David melongo.


David pun protes padaku dan mereka bertiga angkat tangan tak sanggup jika harus masak makanan sebanyak itu.


Mataku pun berkaca dan aku menangis di depan mereka semua.


Melihatku menangis membuat mereka frustasi


Dengan langkah gontai mereka menuju ruang eksekusi yaitu dapur.


Art dan koki di dapur pun bingung,kenapa tuan tuan cakep menuju dapur dan mulai mengeksplor isi dapur.


Aku pun mengekor lalu mengkode para art dan koki untuk meninggalkan dapur.


"Raka buka yutube,cari resep ketiga makanan ini"perintah David.


Mereka pun melihat video di yuutube,setelah paham David memerintah Raka untuk mengambil bahan bahan di kulkas.


Setelah bahan sudah keluar dari kulkas,mereka bertiga saling pandang.


"Raka cuci ikan dan ayamnya,Chris kupas onion,cabai dan cincang mereka semua"kata David.


"Lalu kamu ngapain???"tanya Raka dan Chris barengan.


"Aku petik sayur"jawab David dengan terkekeh.


"Tidak,yang menyidam kan istrimu seharusnya kamu mendapatkan bagian berat"protes Chris.


"Betul"sahut Raka.


"Sudah jangan membantah,aku boz disini"timpal David.


"Tidak,hari ini hari libur jadi tidak ada boz ataupun atasan."sahut Raka.


Terjadilah debat yang sangat asik untuk di tonton.


Mereka bertiga bukannya masak malah saling melempar tugas.

__ADS_1


Melihat mereka lama dengan debatnya membuatku mendekati mereka.


"Stoooopppp"teriakku melengking sehingga tiga orang ini menutup telinganya.


"Teruslah berdebat sampai kiamat dan biarkan aku dan calon bayiku mati kelaparan."kataku dengan nada keras.


Mereka bertiga pun saling pandang dan saling melempar kesalahan,sehingga membuatku menggelengkan kepala.


Aku pun mengambil keputusan


"Untuk mas Raka memasaka sup ikannya.


Untuk Chris memasak ayam geprek dan untukmu sayang masaklah tumis dan juga sambal gepreknya,jadi Chris yang membuat ayam krispinya.Jangan ribut lagi"kataku tegas lalu kembali duduk dan melihat mereka dari kejauhan.


Ketiga manusia tampan ini pun mulai menyiapkan keperluan untuk masakan mereka masing masing,mereka juga sibuk dengan ponsel mereka masing masing untuk melihat cara memasaknya.


Sungguh lucu wajah serius mereka,biasanya wajah ini selalu kulihat saat sibuk dengan berkas berkas namun kali ini wajah mereka serius dengan pisau dan panci.


Tak lupa aku abadikan moment seperti ini,aku mengambil beberapa foto.


Tak berapa lama masakan pun matang,mereka pun menghidangkannya di meja makan,terlihat wajah meraka yang lelah karena masak.


"Mas Raka suapin sup ikannya dong"rengekku dengan manja.


David pun protes


"Tidak boleh,hanya aku yang boleh menyuapimu"ucapnya dengan kesal.


Lagi lagi aku pun menangis,"aku ingin disuapi kalian bertiga bergantian,hiks hiks hiks".


"Puput kali ini menghabiskan stok kesabaranku,jika dia bukan istri boz sudah ku lempar dia ke kolam buaya"bisik Chris pada Raka.


Raka pun hanya tersenyum mendengar ocehan Chris,lalu mas Raka menyeret kursi dan duduk disampingku.


"Cup....Cup....Cup,ibu hamil gak boleh kebanyakan nangis,kasian dedek bayinya"kata Raka dengan mengusap air mataku.


David pun kebakaran jenggot disamping sisi lain,bahkan memelototi Raka sedangkan Raka hanya tersenyum.


Raka pun mengambil sedikit sup yang di masaknya di mangkuk kecil dan dengan telaten menyuapiku.


Sekarang giliran Chris.


Chris pun duduk di sampingku,mengambil ayam yang sudah di geprek plus sayuran mentahnya.


"Aku mau sama nasinya Chris tapi sedikit saja"kataku yang langsung dilaksanakan Chris.


"Nanti malam giliranmu melayaniku Put,"godanya sambil terkekeh.


Aku pun mencubit perut Chris,namun karena perutnya yang keras mungkin cubitanku tak berasa.


Dengan telaten dia menyuapiku.


David yang berada di sampingku berkali kali minum air,mungkin efek panas hati yang sekarang dideritanya karena dari tadi melihatku disuapi laki laki lain.


Kini gilirannya,namun karena aku sudah kenyang,aku hanya memakannya satu suap.


David pun mengepalkan tangannya,super kesal denganku.


"Untung istriku coba orang lain,sudah ku lempar ke Pluto"batin David.


"Dan sekarang sisanya kalian makan sampe habis bis bis,jangan ada sisa."kataku


"Puput..........."teriak mereka bertiga.

__ADS_1


__ADS_2