Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Berkebun


__ADS_3

Aku masuk ke dalam rumah kaca David,disana tumbuh sayur dan buah yang sangat subur,ada juga pengatur suhu ruangan jadi tanaman yang hidup di daerah dingin pun bisa hidup.


"Apa kau suka berkebun??"tanyaku pada David


"Tidak,aku selalu sibuk dengan pekerjaanku mana mungkin aku punya waktu untuk berkebun,jawabnya


"Kalau kamu tidak suka berkebun mengapa kamu membuat semua ini"tanyaku lagi karena merasa heran


"Ini semua peninggalan dari pemilik rumah sebelumnya,jadi aku tinggal meneruskannya saja"jawabnya


"Kamu atau pelayan mu yang meneruskan?"ejekku sambil tertawa


Aku pun memetik buah buah disana selain buah aku juga memetik sayuran,


"Seandainya ibu ayah disini pasti mereka sangat suka"gumamku


"Jadi orang tuamu suka berkebun??"tanyanya yang tidak sengaja memdengar gumamanku


"Iya,di rumahku juga ada kebun kecil namun tak sebagus dan selengkap ini"jawabku yang masih asik memetik sayur


"Kapan kamu mengajakku menemui orang tuamu?tanya David


"Nanti kalau pulang akan ku ajak menemui orang tuaku,"jawabku sambil melihat David karena aku sedikit kaget dengan pertanyaannya


Aku mengambil pasir dan pupuk,pasirnya adalah pasir Bromo,,sangat subur untuk bercocok tanam,aku menuju deretan bibit disana,aku hampir tidak percaya ribuan bibit tanaman terpajang di rak,baik tanaman dalam atau luar negeri.


"Lengkap sekali bibitnya Tuan,"kataku dengan mata berbinar binar


"Pelayan yang membelinya,"katanya


Kami pun menanam tanaman bersama,awalnya David kikuk dan merasa jijik memegang pasir,namun lama kelamaan dia menikmatinya bahkan dia sangat lihai dalam berkebun


"Ternyata kau cepat tanggap ya tuan,"aku memuji David


"Tidak juga,aku hanya melihatmu dan mempratekannya"timpalnya dengan tangan memegang scop kecil


Setelah selesai aku pun mengembalikan alat alat di tempatnya,tak lupa aku menyiram tanaman yang baru saja kami tanam,setelah itu kami duduk di bangku,


"Apa kamu capek?"tanya David


"Tidak tuan,aku malah senang bisa berkebun dengan mu jarang jarang ada seorang pengusaha kaya raya sepertimu mau berkebun,bisa jadi kaulah satu satu nya jadi harus ku lindungi supaya tidak punah"kataku sambil tertawa


David hanya tersenyum mendengar ocehanku,dia menarikku dalam pelukannya dan mencium keningku.

__ADS_1


" I love you,i love you,i love you so much"bisiknya di telingaku


Aku tidak menjawab,karena aku masih bimbang dengan perasaanku.


"Maafkan aku tuan,"kataku sambil mengeratkan pelukanku


David hanya tersenyum,


"Walupun cintamu kepada masih kecil namun itu sudah cukup bagiku,dan cintaku cukup untuk kita berdua"batin David


"Kenapa kamu mencintaiku David,padahal aku tidak lah sempurna,seorang David sepertimu bisa dengan mudah memilih yang lebih sempurna"tanyaku dengan wajah masih terbenam di dadanya.


"Jatuh hati pada siapa itu Tuhan yang memilihkan,aku tidak bisa menolaknya


kecewa adalah konsekuensi,dan bahagia adalah bonus,namun aku sering mendapat bonusnya daripada konsekuensinya,"katanya dengan tertawa


"Tumben kau sangat puitis tuan,apakah kau sering membaca kisah percintaan"tanyaku


"Tidak aku lebih senang membaca buku tentang bisnis,mempelajari dan mempratekannya,namun aku pernah membaca satu novel percintaan dari timur tengah"kata David


"Apa judulnya?"tanyaku penasaran


"Apa kau tidak pernah membacanya,padahal novel ini sangat terkenal seperti Romeo and Juliet"katanya dengan melepaskan pelukannya


"Judulnya Layla majnun,kisah ini mirip Romeo and Juliet,jadi Layla dan Qais saling jatuh cinta,namun dipisahkan oleh ayah Layla karena ayah Layla ingin menikahkan Layla dengan saudagar kaya,mendengar berita pernikahan Layla Qais menjadi frustasi dan pergi ke hutan,dia terus membacakan syair untuk Layla, Qais tidak merawat dirinya sehingga orang orang memanggilnya Majnun yang bearti gila,Layla meninggal karena rasa rindunya pada Qais,di pusara Layla Qais selalu berdoa dan bersyair tak berapa lama Qais pun menyusul Layla."cerita David panjang kali lebar.


"Kenapa semua kisah percintaan berakhir dengan sad ending"kataku heran


"Menariknya disitu,supaya novel nya di minati banyak orang,"kata David menjelaskan


"Aku lebih suka yang berakhir bahagia,supaya kisah cintaku berakhir bahagia pula"kataku sambil terkekeh


"Tentu kisah kita akan berakhir bahagia baby, dengan memiliki banyak anak"katanya dengan menangkupkan tangan di wajahku


"Terima kasih tuan,"aku pun menangis dengan memeluknya erat


"Cintaku sudah cukup untuk kita berdua Put,aku tak meminta lebih padamu,kau selalu disampingku itu lebih dari cukup"kata David yang semakin membuatku tersedu sedu


Tiba tiba Raka dan Chris muncul


"Boz,"panggil Chris


Aku pun melepaskan pelukannku dan mengusap air mataku

__ADS_1


Chris dan Raka duduk di bangku di sebelah bangku kami


"Ada apa,kalian menggangggu sekali"gerutu David


"Tu berkas berkas butuh tanda tangan kamu,lama lama aku pecat kamu jadi bosku,"gerutu Chris


"What!!!kamu yang aku pecat jadi asistenku, sekalian ku deportasi kembali ke negara asalmu,"timpal David ketus karena kata kata Chris


"Enak enakan pacaran, kita dari tadi klimpungan ngurus ini itu"sinis Chris tak mempedulikan perkataan David


"Calm down bro,boz kita sedang dilanda asmara jadi kita harus memahaminya"kata Raka sambil terkekeh


"Maafkan aku Chris jika kehadiranku membuat tuan Amerika meninggalkanmu,"goda ku dengan wajah memelas sambil menahan tawa


Kami pun tertawa bersama,aku tahu walau Chris berbicara seenaknya untuk mengungkapkan kekesalannya pada David namun dia hanya bercanda,selain itu dia bisa menghandle pekerjaan di kantor walaupun tanpa David,apalagi sekarang ada Raka


"Bulan ini kau harus menaikan gajiku boz,"kata Chris


"Ambilah sesukamu,sekarang kau lah boznya,goda David


"Benarkah,"kata Chris penuh semangat


Kami pun kembali tertawa terbahak bahak,sampai perutku sakit


tingkah konyol dua bule ini sungguh menghibur,


"Apa di Amerika sana kalian seperti ini,melihat tingkah kalian aku teringat film Tom and jerry"kataku sambil terkekeh


"Disana mereka lebih parah,hahahah"timpal Raka sambil tertawa


"Kau sebenarnya di pihak siapa sih Raka,"gerutu Chris


"Raka di pihakku,aku yang menggajinya"kata David dengan tersenyum


Puas membully Chris kami pun masuk,aku membawa buah yang ku petik tadi dan mengupasnya


Selain itu aku membuat kopi untuk mereka bertiga


"Ini kopi,air dan buah biar semangat kerjanya"kataku sambil meletakan nampan di meja


"Makasih baby"kata David yang masih memegang berkas berkasnya


Aku pun keluar karena wajah ketiga orang tampan ini sangat serius,aku tidak mau mengganggu mereka

__ADS_1


aku yang sudah tidak tahan dengan badanku yang lengket pun menuju kamar David untuk mandi,sebelum aku mandi aku mengecek dulu apa ada CCTV di kamar mandi.


__ADS_2