Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
rencana bulan madu


__ADS_3

Setelah makan,para lelaki tampan mengobrol di teras sedangkan aku dan Elizabeth di kamar,dia membantuku berkemas.


"Kakak Ipar rencana bulan madu kemana???"tanya Elizabeth basa basi.


"Belum tau,memangnya bulan madu itu wajib ya???"jawabku sambil terkekeh.


"ya....Gak juga sih kak,tapi kan sudah menjadi tradisi kalau orang setelah menikah itu berbulan madu,menikmati masa masa berdua di tempat tempat indah."timpal Elizabeth.


"Aku sih tergantung kakak kamu,bulan madu ok kalau gak pun juga gak papa"kataku sambil memasukan baju ke koper.


"David Bryan beruntung mendapatkan kaka,yang tak banyak menuntut"kekeh Elizabeth lalu membantuku memasukan baju baju David Bryan di koper satunya.


"Aku yang beruntung mendapatkan kakakmu,he is the best"aku pun menghentikan aktifitasku lalu memandang Elizabeth lalu berkata


"Kita wanita yang sama sama beruntung karena di cintai oleh David,kamu David Reno aku David Bryan"aku pun terkekeh.


Lalu kami pun mengobrol kesana kemari tak jelas,


kami pun tertawa lepas,sehingga tak sadar kalau David daritadi memanggil kami.


"Kelihatannya sangat seru"ucap David pada kedua wanita yang sangat di sayanginya.


Kami berdua pun terkekeh


"Biasalah David,wanita kalau sudah bertemu pasti bergosip"kata Elizabeth.


"Apa yang kalian gosipkan?"tanya David ingin tahu.


"Ada deh....Keponya???"kataku yang langsung mendapat serangan litikan dari David.


"Ampun sayang"pintaku pada David.


David pun melepaskannya dan mencium keningku.


Elizabeth tersenyum bahagia melihat kami,


"Aku ikut bahagia melihat kalian bahagia"batin Elizabeth.


"Jadi kamu ingin mengajak kaka ipar bulan madu kemana???"tanya Elizabeth penasaran.


"Entahlah,aku sendiri bingung mengingat usoa kandungannya masih rentan"jawab David dengan wajah sedihnya.


"Kamu kan punya jet pribadi,tentu kaka ipar tidak akan kecapekan,dalam jetmu kan memiliki fasilitas premium,kamu juga bisa membawa dokter Obgyn untuk menemani kalian."kata Elizabeth.


"Kamu benar juga,"timpal David Bryan.


"Pergilah,nikmati masa masa berdua kalian"imbuh Elizabeth.


Lalu David menghampiriku dan bertanya,


"jadi kamu ingin kita bulan madu kemana sayang"tanya David sambil menyandarkan kepalanya ke kepalaku.

__ADS_1


Belum sempat aku menjawab Elizabeth pun berdehem


"Ehem...ehem,aku keluar dulu,kalian lanjutkan rundingannya,kasian calon suamiku sendiri di depan"kekeh Elizabeth lalu ke luar kamar kami.


Aku memandang David Bryan,aku senenarnya tidak ada keinginan untuk bulan madu,bagiku dirumah sudah cukup mengingat rumahnya seperti istana,view sekitar rumah David juga sangat indah.


Bingung berfikir akhirnya aku menemukan ide


"Bisakah kita bulan madu ke negara yang menyuguhkan keindahan Aurora,dari dulu aku ingin sekali melihat Aurora."aku pun berekspresi agak takut.


"Kamu pilih saja mana yang ingin kamu kunjungi,namun kita tidak bisa melihat Aurora Australis,tidak mungkin aku membawamu ke Kutub Selatan,tapi kalau kamu memaksa aku bisa membawamu kesana untuk melihat habitat asli pinguin."kata David dengan terkekeh.


Aku pun memonyongkan bibirku,


"ooo begitu,kamu ingin aku mati kedinginan di kutub selatan ya???"kataku sinis.


"Bercanda sayang,mana mungkin aku membiarkan istri terlove ku kedinginan."kekeh David Bryan lalu memelukku.


Sudah menjadi kebiasaanku saat David memelukku aku selalu menenggelamkan wajahku di dadanya,menghirup aroma tubuh ya menjadi candu buatku.


Kami pun diam sejenak,lalu aku berkata


"Aurora Borealis bagus juga sayang,menurutmu mana yang menyuguhkan Aurora paling indah"tanyaku masih dengan posisi berpelukan namun wajahku kini kuangkat memandang David.


"Islandia karena negara ini yang mendekati kutub utara,namun apa kamu kuat dengan dinginnya,mengingat Indonesia tidak pernah terjadi musim dingin."jawab David.


"Kan ada kamu yang menghangatkan aku sayang!!!"kataku dengan terkekeh.


"Bagaimana kalau kita ke Ontario,Canada saja,jadi setelah bulan madu kita langsung meluncur ke California."David memberikan ide.


"Ide bagus sayang,"aku pun tersenyum,terpancar aura wajahku yang sangat senang.


"Selain Ontario kita bisa pergi juga ke Yukon,tempatnya tak kalah indah dengan Ontario,kita bisa menyewa kabin kayu sehingga kita bisa melihat aurora tanpa batas.


Karena letaknya di sekitar danau Laberge,kita dibuat tenggelam oleh keindahan Aurora di sana,kita juga bisa berperahu dengan bingkai aurora di atas kita."Penjelasan David Bryan panjang kali lebar.


Aku semakin melebarkan senyuman,rasanya tidak sabar ingin mengunjungi tempat ya g dikatakan oleh David Bryan.


"Wah....Aku mau sayang,kapan kita pergi kesana"tanyaku antusias.


"Secepatnya sayang,untung saat ini momenth yang pas untuk melihat Aurora"jawab David Bryan.


Aku yang sangat senang pun memeluk David Bryan,


"Jangan lupa opahnya nanti malam"bisik David yang membuat aku malu.


"Kamu ini mesum sekali sayang,semalam jan udah beberpa ronde,apa nanti minta lagi?"ucapku dengan memandangnya.


David Bryan hanya terkekeh.


"Ayo kita keluar,tidak enak dengan mereka"kataku lalu menggandeng tangan David menuju ruang tamu.

__ADS_1


Saat di ruang tamu Chris lagi lagi berulah dengan celetukannya.


"Nah,ini tuan rumahnya baru muncul,apa kalian tidak bisa melakukannya nanti malam,"goda Chris dengan terkekeh.


"Maklum Chris pengantin baru"imbuh Raka.


"Kalian berdua suka sekali berbicara,bagaimana kalau jabatan kalian aku turunkan jadi bagian marketing"kata David yang membuat Raka dan Chris menggaruk kepala yang tak gatal dan seray berucap"Calm down boz,masa cakep cakep begini jadi marketing"


David Reno menimpali ucapan Chris


"Malah justru karena wajah kalian tampan menarik banyak customer"


Kami pun tertawa terbahak bahak melihat wajah Chris dan mas Raka yang seperti kepiting rebus,terlebih Chris.


"Kamu ini dipihak siapa sih Reno"gerutu Chris.


Kami pun lagi lagi tertawa,


Rasanya bahagia sekali bisa berkumpul seperti ini,bercanda dan bergurau bersama.


Apalagi Chris yang selalu menjadi korban bullying kami.


"Jadi sudah kalian putuskan bulan madu kemana??"tanya Elizabeth yang masih penasaran.


"Kemungkinan kami pergi ke Ontario,Canada"jawab David.


"Di Ontario kalian juga bisa mengunjungi Air terjun Niagara"tambah David Reno.


Aku pun tersenyum,


"Lalu kalian akan jalan jalan kemana???"tanyaku pada Elizabeth dan David Reno.


"Rencananya kami akan pergi ke Eropa,"jawab Elizabeth.


"Apa tidak ada cuti buat kami,kami pun ingin pergi jalan jalan"celetuk Chris.


"Aku normal Chris"timpal Raka.


Lagi lagi Chris menjadi korban Bullying.


"Tidak ada cuti buat kalian,kalian boleh cuti kalau kalian menikah"kata David Bryan yang membuat Chris dan Raka lesu.


"Nasib asisten memang seperti ini Raka,"kata Chris pasrah.


Kamu pun tertawa sampai perutku pun kaku,


Aku pun memegangi perutku.


David Bryan yang melihatku memegangi perut pun salah paham.


"Kamu kenapa sayang???"dengan raut muka yang khawatir.

__ADS_1


............


__ADS_2