Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Berkumpul semua


__ADS_3

"David Kenapa kamu ada disini???" tanya Raka dengan bingung


Belum sempat David Reno menjawab,


David bryan muncul dari balik pintu dan berdiri menatap kami,dengan padangan yang tak biasa,sambil berucap"bagus kalian sudah kumpul semua disini"dengan datar.


Aku,mas Raka serta mas David Reno pun tersentak kaget yang membuat mata kami bertiga seakan mau keluar.


Disini aku sangat ketakutan degupan jantung semakin cepat dan keringat dingin pun mulai keluar.


Raka yang tahu akan pandangan David yang tak biasa pun merasakan hal yang tidak nyaman. Perasaanya mulai kacau dan gelisah dimana dia harus dihadapkan dengan masalah sahabat,bos dan juga masalahku wanita yang dia sayangi.


"Semoga tidak terjadi apa apa"batin Raka sambil menghela nafas panjang mencoba menetralkan pikiran dan perasaanya


Begitu pula dengan David Reno yang dari tadi sudah merasa bingung dan sekarang bertambah bingung lagi dengan hadirnya David Bryan.


David berjalan perlahan melewati kami bertiga, tanpa menoleh kearah kami yang dari tadi masih terpaku dengan perasaan tak menentu,


baru sampai di anak tangga pertama David berucap,"aku tunggu di ruang kerja ku".tanpa menoleh.


Lalu David Byan pun melanjutkan langkahnya menaiki anak tangga.


Kami bertiga pun saling memandang dengan raut wajah bingung,sebenarnya siapa yang di suruh ke ruang kerjanya,aku,mas David Reno atau kah mas Raka,ucapan David yang bias membuat semuanya menjadi lebih buram dan menimbulkan tanda tanya besar di antara kami bertiga.


Raka yang tak mau semakin larut dalam tanda tanya ini pun memberanikan diri melangkahkan kaki mengikuti David menuju ruang kerjanya.


Begitu pula aku yang akhirnya juga mengikuti langkah Raka dan terakhir di susul mas David Reno yang tak mau tertinggal.


Kami bertiga melangkah tanpa kata sedikitpun dengan perasaan yang serba salah.


Sesampainya di ruang kerja,kami bertiga mendapati David duduk bersandar di tepi meja kerjanya


"Silahkan duduk"kata David mempersilakan kami duduk sambil membuka sebotol bir yang sudah ada di tangannya.


Kami bertiga seperti orang yang terhipnotis, tanpa perlawanan dan kata,kami menuruti perintahnya,duduk di sofa persis menghadap David Bryan yang setengah berdiri.


"Drink???"David menawarkan minum.


Kami bertiga hanya diam dan semakin bertambah bingung lalu kami saling menatap, sebab dari tadi ucapan David sangat bias, sebenarnya siapa yg di suruh dan siapa yang di tawari.


"Are you ok boz???"tanya Raka memberanikan diri bertanya pada David.


"Yes,iam okay"jawab David dengan datar sambil meneguk minuman di tangannya.


"Adapa ini sebenarnya David???"tanyaku dengan kesal,takut,bingung serta penasaran.


David hanya membalas pertanyaanku dengan senyum sinisnya.


Aku yang masih penasaran pun hendak mengajukan pertanyaan lagi,


David yang tau aku akan bertanya lagi memberi kode dengan jari yang dia silangkan di antara kedua bibirnya,supaya aku tidak bertanya dan berbicara lagi.


Lalu David meneguk minumannya lagi,tanpa mengeluarkan kata kata.


Suasana semakin panas dengan tingkah David,kami benar benar di buat bingung.


Lagi lagi dia menengguk minumannya lagi,


seusai menengguk minumnya David mulai bersuara.


"Raka ada apa kamu kesini???" Tanya David datar namun penuh penekanan.


"Saya kesini karena beberapa hari ini kamu tidak masuk ke kantor,dan beberapa kali aku mencoba menghubungi mu namun kamu tidak menerima panggilanku dan terakhir nomer kamu tidak bisa di hubungi,so aku putuskan untuk datang kesini."jawab Raka.

__ADS_1


"You"kata David sambil menunjuk David Reno dengan botol yang ada di genggamannya.


Reno yang kebingungan harus menjawab apa dan bagaimana,


Belum sempat menjawab,Raka menimpali kata David Bryan,"ada apa kamu kesini ucap Raka dengan nada yg lirih,tau David Reno sedang dalam masalah.


Akhirnya David Reno pun menjawab apa adanya.


"Aku kesini karena di jemput seorang sopir suruhan dan mengatakan bahwa aku di suruh menemui Puput"


Aku yang mendengar ucapan mas David Reno pun terbelalak kaget,dan spontan menjawab "aku tidak menyuruh sopir untuk membawa mu kesini mas"


"Tapi begitulah kata seorang sopir yang menjemputku,aku tidak tahu alamat rumah ini bagaimana bisa aku kesini sendiri,aku sangat khawatir dengan keadaanmu langsung memutuskan ikut tanpa berfikir panjang"begitulah David Reno mempertahankan statemennya.


Raka yang duduk diantara kami berdua semakin pusing dibuatnya dan hanya bisa menunduk dan memegang kepalanya dengan kedua tangan.


David hanya tersenyum sinis melihat mereka berdua berdebat.


"Baiklah mas aku percaya padamu tapi aku tidak menyuruh orang untuk menjemput mu" kataku mempertegas lagi.


Belum sempat Davi Reno menjawab David Bryan bersuara


"Enought"Ucap David dengan nada sedikit meninggi,"kalian tidak perlu ribut aku yang mengutus sopir dan menjemput David Reno agar menemui mu di sini"penjelasan David.


Kami bertiga pun terbelangak tak percaya dan tak atau apa yang sebenarnya David Bryan rencanakan.


Di selah keheningan penuh tanda tanya Raka angkat bicara


"sepertinya ini masalah internal kalian bertiga, lebih baik saya keluar,dan silahkan selesaikan masalah kalian"Raka pun berdiri.


"Stay in here"kata David dengan tegas yang membuat Raka kaget dan duduk kembali.


Raka yang tak punya daya hanya bisa diam dan pasrah.


karena semua saling terkait satu dengan lainnya"David Bryan menimpali.


Mendengar ucapan David Bryan,Raka semakin galau,bagaimanapun juga dialah orang yang mempertemukan aku dengan mas David Reno.


"Well,semua sudah jelas,sekarang langsung kepoinnya,apa yang sebenarnya kalian berdua inginkan?silahkan jawab,siapa yang akan menjawab terlebih dahulu?"kata David Bryan santai sambil meneguk minumannya.


David reno dan aku hanya bisa saling memandang,bingung apa yang harus di katakan.


"Masih tidak bisa menjawab???


Semakin kalian diam semakin tidak akan selesai masalah ini"David Bryan memperingatkan.


Aku pun menunduk,sedangkan David Reno hanya diam.


"Sekarang putuskan apa sebenarnya yang kalian inginkan,agar kalian tidak perlu lagi bermain di belakang ku."kata David santai namun bagai pisau.


David Reno dan Raka kembali terkejut,ternyata David Bryan tau kalo aku sering menemui David Reno.


Raka yang tau aku dan mas David Reno tidak bisa menjawab memutuskan untuk menjadi penengah karena ini semua juga karena campur tangan mas Raka yang mempertemukan kami.


"Ok...ok...biar aku saja yang menjelaskan.


"Dari awal Elizabeth mengetahui kalau David Reno ingin ke Indonesia untuk menyelesaikan masalahnya,bahkan Elizabeth juga merekom David untuk ke Indoenesia guna memulihkan ingatannya,akupun setuju akan hal itu,


hingga akhirnya aku bertemu David.


Aku yang tau semua kisah David dengan Puput pun merasa punya tanggung jawab karena mereka putus bukan karena tidak saling cinta lagi melainkan karena faktor kecelakaan yang dimana David kehilangan ingatanya dan harus berpisah dengan Puput.


Akhirnya kamu dan Elizabeth menemukan cinta yang dimana orang yang kalian cintai adalah sepasang kekasih yang terpisah karena faktor kecelakaan yang tidak di inginkan.

__ADS_1


Aku sebagai sahabat,serta partner kerja kalian merasa punya tanggung jawab atas semua ini.


Aku berpikir dengan bertemunya David Reno dengan Puput,bisa menyelesaikan masalah mereka yg tertunda,agar tidak ada masalah di kemudian hari mengingat kamu dan Puput akan segera menikah,dan Elizabeth pun tidak masalah jika mereka bertemu"ucap Raka dengan tegas dan diplomatis.


"Ok,aku juga mengharapkan hal yang sama namun tidak seperti itu caranya"timpal David Bryan.


Raka kini pun diam,


"Sekarang apa yang akan terjadi jika kalian sering bertemu dibelakangku,di setiap ada kesempatan,


ini bukan penyelesaian tapi kalian membuat masalah baru,


sekarang keputusan ada di tangan kalian berdua"Ucap David Bryan mencoba berbesar hati menerima apapun keputusan kami.


David Reno akhirnya angkat bicara


"Baik aku akan jawab dengan jujur,


Aku masih mencintai Puput apapun keadaannya,aku tidak peduli Puput mengandung atau tidak, yang jelas rasa cintaku tidak hilang sampai detik ini.


Awalnya aku juga mencoba berbesar hati namun rasa cintaku terhadap Puput membuat egoku semakin tinggi untuk memilikinya dan membuatku enggan mengalah.


Aku tahu sekarang Puput lebih mencintaimu dari pada aku,tapi adahal yang harus diketahui bahwa Puput juga masih mencintaiku walaupun prosentasinya sangat kecil.


Aku sadar kehadiran ku akan membuat semua menjadi keruh namun aku juga sadar jika aku biarkan akan menjadi lebih keruh lagi di kemudian hari.


Baiklah,sekarang biarkan Puput yang memilih,


apapun keputusan Puput aku akan menerimanya dengan lapang hati walau pahit"penjelasan David Reno.


"Bagaimana dengan Elizabeth?dia yang telah merawatmu dengan baik,dia juga menyayangi dan mencintaimu,bahkan dia juga merelakan kau bertemu dengan puput untuk kesembuhanmu,Bukankah dengan sikapmu yang seperti ini akan menyakiti hatinya??"David Bryan mencoba menyadarkan David reno,bagaimanapun juga dia juga tidak mau adiknya terluka.


"Aku sadar sepenuhnya,dan akau sadar akan konsekuensinya.


Awalnya aku memang mencintai Elizabeth dan sangat mencintainya tapi sebagai Reno yang baru Bukan sebagai Reno yang lama.


Dan sekarang aku menjadi keduanya,aku merasakan cinta keduanya,aku mengingat semuanya.


Saat ini perasaanku tetap tak bisa berpaling dari Puput,David Reno yang lama lebih mendominasi hasratku untuk memiliki Puput dari pada memiliki Elizabeth.


Namun tetap saja aku tidak bisa seegois itu,walaupun bisa di bilang kamu yang telah merebutnya dariku,semua tetap aku kembalikan kepada Puput karena aku sadar bahwa cinta tak harus bersatu."ungkapan hati mas David Reno.


Mas David Reno pun mulai berkaca,merasakan sesak di dadanya karena cinta.


Aku yang mendengar semua penjelasan David Reno mulai berkaca kaca karena aku tau apa yang David Reno rasakan karena aku sendiri di hadapkan dengan dua pria yang sangat aku cintai.


"Aku mencoba memahami semunya,aku juga mencoba berfikir jernih,kembali lagi semua saling terhubung satu dengan yang lainnya.


Disisi lain kita adalah partner,kamu adalah bawahan di perusahaanku,disisi lainya kau kekasih dari adik ku,disisi lainya lagi kau adalah rival ku dalam cinta"kata David Bryan sambil membalikan badanya membelakangi kami bertiga mencoba menutupi raut wajahnya yang penuh kesedihan dan dilema.


Melihat David Reno dan David Bryan dilema,membuat Raka angkat bicara


"Sekarang biarkan Puput menjawab dan menentukan pilihannya"Ucap Raka mencoba menjadi penengah di antara dua manusia ini.


Belum sempat aku berbicara air mataku sudah mengalir.


"Mungkin ini berat bagiku tapi aku harus menentukan pilihanku agar semuanya jelas"


Ucapku lirih namun masih bisa di dengar.


Tiga pria ini penasaran menunggu jawaban ku,mereka hanya bisa terdiam menunggu kata kata dariku...


.................

__ADS_1


__ADS_2