Suami Bule Ku

Suami Bule Ku
Menetap dimana???


__ADS_3

"hmmmmmm,kamu tu mas menyebalkan"gerutuku.


David Reno hanya terkekeh,sedangkan aku mengepalkan tanganku dan aku arahkan kepadanya.


"Ampun kaka ipar!!!"godanya yang membuat aku semakin kesal.


Lama kami mengobrol hingga akhirnya datanglah David Bryan,Elizabeth juga mom dan Dad.


Mereka semua duduk.


"Halo Reno,bagaimana liburannya???"tanya Mommy David basa basi.


"Very nice Mom"jawab David Reno dengan tersenyum.


"Lalu bagaimana dengan orang tuamu,seperti yang di katakan Elizabeth by phone kalau orang tuamu setuju dengan pertunangan besok,jadi kapan mereka akan kesini???"tanya mommy David serius


"Kemungkinan besok mom,ni Reno juga belum menghubungi mereka lagi."jawab David Reno.


"Setelah tunangan,mommy akan urus semua persiapan pernikahan kalian,karena mommy tak mau mengulur waktu,pernikahan semakin cepat semakin baik"kata Mommy dengan serius.


Elizabeth dan David Reno pun hanya mengangguk,tanpa ada protes dari keduanya.


"Ya sudah,mommy dan daddy istirahat dulu kalian lanjutkan mengobrolnya dan untuk kamu David,mommy tunggu kabar gembiranya.


Mommy harap kalian berdua mengabulkan keinginan mommy yang sudah tua ini"kata Mommy lalu berlalu bersama daddy.


Setelah kepergian mommy dan daddy,Elizabeth dan David Reno pun pamit.


"David,Puput....Kami kekamar dulu ya??kami berdua sangat capek mau istirahat."


pamit Elizabeth.


"Mau istirahat atau ingin mencicil keponakan buatku???"saut David Bryan yang segera mendapat tatapan tajam dariku dan Elizabeth.


Sedangkan David Reno hanya tersenyum dan menimpali


"Tentu Bryan,kamu kira hanya kamu yang bisa,aku pun bisa mencicil keponakan untuk kalian berdua"goda David Reno yang membuat David Bryan tertawa sedangkan aku dan Elizabeth hanya bisa memijat pelipis kami,heran dengan mereka berdua.


"Bearti kamu ada kemajuan Reno,"cicit David lagi.


"Aku banyak belajar dari adikmu dan juga darimu Bryan"balas David Reno.


Aku pun menutup mulut David Bryan sedangkan Elizabeth segera menarik tangan David Reno dan berlalu.


Aku yang kesal pun mulai mengomel,"kamu tu apa apaan sih sayang"gerutuku.


"Sedikit bercanda kan tidak apa apa sayang,biar aku dan David Reno semakin dekat,mengingat dulu dia adalah rivalku."ucapnya dengan menatapku.

__ADS_1


Aku pun hanya diam,tak mampu berkata kata lagi.Sesaat terjadi keheningan diantara kami,merasa bosan aku pun bangkit dan duduk di pangkuan David Bryan dengan netra kami yang saling pandang dan aku pun mengalungkan tangan di lehernya.


"Bagaimana kalau kita lanjut ngobrolnya dikamar saja,lebih leluasa"aku pun menggoda David dengan tangan yang traveling di wajah dan dadanya.


"Jangan membangunkan singa yang sedang tertidur sayang,atau tanggung sendiri akibatnya"David pun mulai terangsang dengan sentuhanku.


Tanpa aba aba David menggendongku,setelah di kamar dia meletakkan tubuhku di kasur,


dengan posisi miring dan tangan sebagai tumpuan David memandangiku.


"Jadi sudah siap dengan hukumanmu nyonya!!!"godanya dengan tersenyum licik.


"Tunggu sayang,aku bertanya padamu satu hal"ucap ku lalu memandang David.


"Ada apa???"tanyanya.


"Bagaimana dengan keinginan mommy dan daddy sayang,?"tanyaku dengan serius.


David pun berpikir,dengan wajah sedih David menjawab


"Kamu tau kan dari kecil aku tidak pernah mendapatkan kasih sayang mommy dan daddy,mereka selalu sibuk dengan urusan dunia,setiap hari kerja,kerja dan kerja.


Aku dan Elizabeth dirawat oleh babysitter,saat kami belum bangun mommy dan daddy sudah berangkat dan mereka pulang saat kami sudah terlelap.


Bertemu dengan orang tuaku sendiri seperti bertemu seorang presiden,bahkan aku dan Elizabeth pernah menabung sampai puluhan ribu dolar,dan ingin membeli waktu orang tua kami.


Aku sangat bahagia,kalau boleh jujur aku ingin sekali menghabiskan waktuku dekat dengan orangtuaku apalagi mereka ingin ikut andil dalam merawat anak kita,tapi aku tidak memaksa sayang,kalau kamu tidak setuju kita ambil tengah tengahnya saja."ucap David dengan nanar.


"Sungguh egois aku sayang bila tak memenuhi keinginan orang tuamu"batinku.


"Hey....Kok melamun"David pun menggoyang tubuhku.


"Eh....Iya sayang,Sebagai istri yang baik seharusnya aku mengikuti suami dimanapun dia tinggal,bahkan orang tuaku sudah tak berhak atas itu.


Setelah anak gadis menikah,tanggung jawab sepenuhnya ada di tangan suami,untuk itu aku akan mengikutimu,tinggal di Indonesia ataupun USA sama saja,asalkan aku selalu bersamamu."Jawabku dengan merubah posisiku dan menangkupkan tanganku di wajah David.


Mendengar jawabanku membuat David berbinar,senyumnya pun merekah.


"Terima kasih sayang"lalu mengecup keningku.


Aku pun tersenyum,setelah itu terjadilah hal hala yang sangat sangat diinginkan.


Kami berdua beradu,berbeda dengan sebelumnya kali ini David sungguh luar biasa,berkali kali aku dibuat lemas.


Ntah berapa jam David menggagahiku,tanpa ada puas,seandainya area sensitifku buatan manusia pasti sudah rusak.


Keesokan harinya,saat ku membuka mataku kulihat David sudah dalam posisi duduk.

__ADS_1


"Morning nyonya David"sapa David dengan tersenyum.


"Morning sayang"jawabku dengan menguap lalu duduk dan bersandar di dada David.


"Badanku rasanya remuk semua,seperti habis diperkosa orang satu kota"keluhnya.


Mendengar kata katanya aku pun tertawa terbahak bahak,ada ada saja buleku ini.


"Kamu tu ada ada saja sayang,memangnya kamu pernah diperkosa orang satu kota???"tanyaku.


David hanya terkekeh


"Mana mungkin aku membiarkan orang mereka melakukannya,kan itu hanya perumpamaan,jiwa ragaku hanya untuk istriku"jawabnya.


David pun menggendongku lalu kami mandi bersama.


Betapa kagetnya kami setelah di bawah ada tamu yang tak lain adalah orang tua mas David Reno.


Aku dan David pun mendekat setelah di kode mommy,


"Halo tante dan om Pramana!"sapaku lalu memeluk om dan tante Pramana.


"Gak disangka ya Put,kita jadi satu keluarga"kata om Pramana.


"Iya Om,tak disangka mas David Reno menjadi adik ipar Puput,Tuhan sudah menjawab doa Puput agar selalu bersama mas David Reno."kataku terbawa irama.


Untung kami berbicara bahasa Indo jadi kami saja yang tau artinya.


Aku dan David ikut bergabung,terjadi obrolan serius antara mereka.


Lama mengobrol akhirnya om dan tante Pramana pun pamit.


"Mama dan papa pamit dulu David,jaga calon istrimu baik baik"mama David pun memeluk anak semata wayangnya.


David Reno hanya tersenyum.


Setelah memeluk kami satu persatu om dan tante Pramana pun undur diri.


Setelah kepulangan mereka,David pun meminta orang tuanya untuk tetap di ruang tamu.


"Ada yang ingin David bicarakan mom,terkait dimana David akan tinggal setelah menikah.


"David sangat senang tinggal di Indonesia mom


apalagi orang tua Puput yang sangat sayang dengan David."kata David dengan menatap mommynya.


Terlihat raut wajah mommy yang sudah kecewa,bahkan matanya sudah berkaca kaca.

__ADS_1


..........


__ADS_2