Tuan, Aku Siap Membantumu

Tuan, Aku Siap Membantumu
saling berebut


__ADS_3

natto dan Idris yang dinantikan akhirnya keluar dari dalam hutan.. Mereka bergegas berjalan menuju tempat perkumpulan..


"Bagaimana hasilnya!" Tanya Shin saat idris dan natto telah bergabung di tempat mereka.


"Kami tidak menemukan seseorangpun,, tapi kami juga merasa aneh.. kenapa ada tiang listrik berdiri dipulau kecil ini jika tidak berpenghuni.. saat kami menuju ketiang listrik tersebut.. kami menemukan kabel panjang masuk kedalam sebuah tanah .. itu artinya.. kemungkinan besar.. kakek tua yang kita cari ini pasti tinggal diruang bawah tanah" jelas Natto mengejutkan semua orang yang ada disekitar tersebut kecuali Idris yang memang sudah tahu.


"Ini artinya akan sangat sulit menemukan Kakek tua itu.. jadi apa yang harus kita lakukan?' " tanya Lian kemudian ..


"Aku yakin dia pasti akan keluar dari ruangannya sesekali.. dia tidak akan mungkin betah terus berada diruang bawah tanah" jelas Shin kemudian..


"Itu berarti.. mulai malam ini kita harus membuat kemah didalam hutan untuk menunggu kakek tua itu keluar" tambah Idris kemudian..


"Benar.. itulah satu satunya cara agar dapat menemukannya.. dan lagi,,, didalam hutan kita juga bisa mencari tahu letak pintu masuk tempat dia tinggal tersebut" jelas Shin lagi.. " persiapkan semuanya" perintah Shin kemudian sembari melihat kearah natto dan Joila.


"Baiklah" jawab mereka berdua bersamaan.


"Hey.. kalian mau kemana.. kenapa membawa tenda kemah?'" tanya Yuanna yang sedang membawa sekantung Minuman dan sebuah payung dari dalam kapal..


"Malam ini kita akan tidur didalam hutan" jawab Shin ketika yuanna telah mendekat..


"Nanti saja dulu.. aku masih ingin bermain di pantai.. aku mohon Shin" pinta yuanna sembari menggoyangkan tangan Shin setelah meletakkan payung dan plastik minumannya ke tanah.


"Tapi kita harus bersiap siap sebelum malam tiba" tolak Shin kemudian..


"Aku mohon Shin.."pinta yuanna lagi memelas..


"Ha..kau ini... Baiklah baiklah." Ucap Shin setuju.. Shin terlihat tidak dapat menolak keinginan yuanna..


"Natto,, " panggil Shin ke natto ..


"Baiklah baiklah. Aku paham" ucap natto lalu pergi kedalam kapal untuk memerintahkan Crew Crew yang bekerja mendirikan payung di pinggir pantai..


Beberapa menit kemudian..


Yuanna duduk disamping Nana yang sedang berbaring menatap langit sembari memegang ponsel dan Menaikannya Kelangit.. sesekali dia menggoyang goyangkan ponselnya untuk mencari jaringan..

__ADS_1


"Sial.. tidak berguna membawa ponsel kalau tidak ada jaringan" keluh yuanna lalu ikut berbaring menatap langit disebuah alas tikar.. tidak lupa membuka permen lollipop lalu memakannya..


"Dipulau yang jauh dari kota seperti ini mana mungkin ada jaringan" ucap Nana sembari menggoyangkan kedua kakinya yang dilipat lurus..


"Kalau begini. Benar benar tidak seru.." ucap yuanna lagi kemudian duduk dari baringannya sembari melepas permen lollipopnya lalu membuangnya sembarangan.


"Jadi mau bagaimana lagi?'" tanya Nana mengalihkan pandangannya kesebelah untuk melihat yuanna..


"Kalau sudah begini.. lebih senang bermain power rangersan saja.. " jawab Yuanna kemudian..


"Power rangersan! Maksudnya ?" Tanya Nana tidak mengerti..


"Tunggu lah disini sebentar.. aku akan jadikan mu sebagai seorang putri yang harus dilindungi" jawab Yuanna membuat Nana semakin tidak mengerti.. yuanna kemudian berdiri dan menghampiri Wan Zi dan Lian yang sedang bersantai dibawah payung dekat dengan tempat dia bersantai.


"Heh. Wan Zi.. karena rambutmu berwarna merah.. sekarang aku tunjuk kau sebagai ranger merah.. dan kau Fan ri.. karena rambutmu berwarna biru.. aku tunjuk kau sebagai Ranger Biru.. kalian paham " jelas Yuanna sembari menendang kaki wan Zi dan fan ri..mereka berdua yang tadinya berbaring menatap langit kemudian mengambil posisi duduk..melihat mereka telah duduk.. yuanna yang tadinya berdiri ikut duduk bersama mereka..


"Apa tugas kita!" Tanya Wan Zi mulai mengerti..


"Melindungi tuan putri dari serangan Monster laut,, kita akan masuk keair mencari rumput laut untuk membangunkan putri yang sudah tertidur lama" jelas yuanna kemudiann.


"Baiklah.. tapi siapa yang akan jadi monster?" Tanya Fan RI kemudian..


"HM..HM.. baiklah, tapi ranger kan ada lima.. " ucap Wan Zi kemudian setelah menghitung pemain.


" Aku kan ranger juga.. ranger merah jambu..dan.. tunggu dulu.. aku akan cari dua anggota lagi" ucap yuanna sembari berdiri kemudian menghampiri natto dan Joila yang berada tidak jauh darinya..


"Oyy.. pengkhianat,, ayo main power rangersan" ucap yuanna sembari menendang kaki natto yang membuatnya terbangun dari lamunan yang sedang dia pikirkan.


"Tidak mau,,'' jawab natto sembari mengalihkan tubuhnya miring menghindari yuanna..


"Kau tidak bisa menolak.. kau telah menipuku.. dan juga kau telah mengkhianatiku ketika aku dirumah sakit" ucap yuanna memaksa..


"Itu karena aku ingin dekat denganmu.. dan masalah dirumah sakit.. salahkan saja teman Lian mu itu yang tidak dekat dengan Ketua Sun.. sehingga aku terpaksa melakukannya agar Zilan yang dekat dengan ketua Sun kembali menjadi Presdir Zin" jelas natto kemudian sembari memejamkan matanya..yuanna yang tidak mau memaksa lagi lalu menjatuhkan pandangannya kearah Joila..


"Tidak mau,, " ucap Joila sebelum yuanna meminta bantuannya..

__ADS_1


"Susah sekali sih" sindir yuanna kemudian..


"Lagian.. permainan anak anak begitu masih saja dimainkan" sindir Joila kemudian..


"Anak anak kau bilang..aku ini sudah dewasa.. bahkan sudah pernah berciuman. Dan...itu.." ucap yuanna sembari menyatukan kedua jari telunjuknya kedepan..


"Iya..iya.. kau sudah dewasa..masih saja mau bermain seperti itu" ucap Joila lagi..


"Memang kenapa.. aku saja yang sudah menikah tidak masalah" seru Wan Zi dari jauh..


"Hmm. Benar.. kau saja yang terlalu memiliki harga diri tinggi sampai sampai merasa sombong hanya karena tidak mau main dengan kami" ucap yuanna kemudian berdiri menuju meninggalkan mereka..


Ketika melihat Kearah Shin ,, dan kakaknya Yuanna sudah tidak berniat untuk mengajak mereka.. dia tahu dengan pasti orang seperti apa mereka berdua.


"Ayo kita bawa tuan putri kelaut saja" ajak yuanna kepada Wan Zi dan Fan RI..


"Hei..hei ..kalian mau apa'" seru Nana saat Wan Zi dan Fan RI mengangkat Nana untuk melemparkannya kedalam air laut.


"Hahahaha.. seru sekali.. " ucap yuanna senang.. tiba tiba Lian datang menghampiri yuanna dan memegang pergelangan tangannya keatas.. lalu menciumnya..


"Kalau ranger merah dan biru sudah melindungi putri.. maka ranger emas ini akan melindungi Ranger merah jambu" ucap Lian kemudian sembari tersenyum lembut kewajah yuanna..


"Benarkah.. baiklah.. Lian saat ini kau adalah ranger emas.. karena rambutmu yang memang berrwarna kuning itu.."ucap yuanna menerima Lian bergabung.. "tapi aku bukan tuan putri.. aku inikan Hero juga.." lanjutnya kemudian.


"Benar.. .. karena Dia adalah ranger juga..maka ranger lain tidak akan sanggup melindunginya.. jadi.. Biarkan Kamen rider ini yang melindungi Ranger merah jambu" ucap Shin yang tiba tiba datang meraih tangan Yuanna dan menarik tangannya..


"Shin..kau juga ikut bergabung ya.." tanya Yuanna mulai semangat..


"Tentu saja aku ikut.. kenapa kau tidak mengajakku juga" keluh Shin kemudian sembari masih menarik sebelah tangan yuanna,, Lian juga tidak Mau mengalah.. dia masih mempertahankan tangan lain yuanna.


"Aku kira kau tidak akan mau,, dan lagi ini kan permainan power ranger.. sejak kapan berganti menjadi Kamen rider.." keluh Lian sembari menatap tajam ke arah Shin.


"Sekarang.. sudah berganti" jawab Shin membalas tatapan Lian yang masih menarik tangan yuanna juga..Saat itu juga Shin dan Lian saling beradu mata ,, mereka tampak tidak menyukai satu sama lainnya..


"Baiklah.. Ultramen datang" ucap Idris dari jauh sembari berlari menghampiri yuanna kemudian menggendongnya dan menjatuhkan tubuhnya ke dalam air..

__ADS_1


"Hahahaha.. kakak jadi ultramen ya! Ucap yuanna setelah mengeluarkan kepalanya dari dalam air..


"Tentu saja..kakakmu ini kan berasal dari luar angkasa jadi sangat sanggup melindungi Ranger merah jambu.. monster menyerang tinggal pijak saja" jelas Idris sembari meraih bahu adiknya.. Shin yang melihat kebahagiaan Idris dan yuanna pun berjalan masuk kedalam air ikut bergabung dengan mereka.


__ADS_2