
Didalam kamar dua orang laki laki muda sedang memulai pembicaraan.. salah satu laki laki yang tak lain adalah Shin menatap tajam kearah seorang laki laki lainnya yang tak lain adalah Joila.. Shin terlihat sangat kecewa dengan sahabat yang selama ini ia percayai..
"Kau Shin Joi?" Shin membuka suara,, Shin tahu bahwa dia memiliki seorang sepupu yang selama ini belum pernah ditemuinya dari klan Sun..semua saudara dari pihak kakeknya itu selalu mengatakan bahwa Shin Joi adalah calon ketua klan Sun yang telah dipilih ,, Shin Joi tidak pernah keluar dan bebas dari didikan Klan Sun saat masih kecil karena itu Shin tidak pernah mengenal sosok Saudaranya tersebut..
"Yuanna ,, dia yang mengatakannya!" Tanpa menjawab pertanyaan Shin,, Joila membalas tajam tatapan Shin.. dia tahu bahwa saat itu Shin mungkin akan memberikannya banyak pertanyaan .. sebelum hal tersebut terjadi,, dia menanyakan terlebih dahulu orang yang telah membocorkan rahasianya..
"Kau memberitahu yuanna identitasmu tapi tidak memberitahukan hal itu kepadaku,,, kau benar benar tidak setia kawan" Shin merasa kesal dengan Joila yang selama ini menyembunyikan identitasnya... dia berpikir bahwa dia tidak seharusnya memiliki hubungan lagi dengan Joila,, apalagi saat itu Joila sedang menjadi orang kepercayaan Idris.. dia takut Idris tidak akan mempercayainya lagi sebagai teman..
"Katakan saja ... siapa yang memberitahukan mu!'" Joila hanya ingin memastikan orang yang membuat kepercayaan Shin kepadanya hilang..
"Sien,, dia bahkan mengenalmu,, dia bilang kau membawa pistol disekolah saat SMP... Pantas saja saat Yuanna hampir diculik ,, aku menemukanmu membawa pistol ditangan ketika penculik telah tertangkap.. saat itu kau mengatakan bahwa kau mendapatkannya dari penculik.. ternyata kau telah membohongiku! Benarkan?" Tebak Shin kepada Joila yang tidak bisa berbohong lagi.. Joila menarik nafas dalam dalam ... Lalu mengeluarkannya..
" Maaf,, tapi itu tugasku.. aku dididik dari kecil untuk melindungimu.. mereka menggunakan nama ku untuk mengecohkan kelompok elite agar tidak mengincar nyawamu jika mereka tahu kau adalah Calon ketua klan Sun dan juga calon penguasa mutlak yang seben...."
"Shin" belum selesai Joila melanjutkan pembicaraannya.. yuanna tiba tiba masuk kedalam kamar Shin .. dia membuka pintu seenaknya tanpa mengetuk terlebih dahulu.. yuanna datang menghampiri Shin yang saat itu duduk di kursi sofa kecil.
"Yuanna" Shin terkejut dengan kedatang tiba tiba yuanna.. dia menatap wanita yang ia cintai itu sembari menghela nafas.. dia tahu pasti yuanna akan melakukan sesuatu yang tidak ia sangka sangka seperti sebelumnya..
__ADS_1
"Kau bilang ingin mengetahui tentang masa lalu ku! Aku akan menceritakannya sedikit dan aku juga tidak akan berbohong.. " yuanna mencoba meyakinkan Shin ,, dia yang telah masuk menghampiri Shin lalu duduk dipangkuannya.
"Kenapa kau tiba tiba ingin memberitahukannya,, bukankah tadi pagi kau telah menolak" Shin mengetahui bahwa ada hal yang aneh terjadi kepada Yuanna.. dia mulai mencurigai hubungan yang terjadi dengan yuanna dan Joila yang membuat wanita itu tiba tiba mengubah keputusannya..
"Joila... Aku kenal dia sebelumnya!" Ucap yuanna berbohong mengejutkan Joila dan Shin seketika.. Saat itu Shin sedang mengarahkan pandangannya keyuanna.. dia tidak menyadari bahwa Joila sendiri terkejut mendengar perkataan yuanna.. Joila tahu bahwa saat itu yuanna pasti sedang merencanakan sesuatu.
"Yuanna.. aku tahu kau sedang berbohong... Joila sejak kecil belum pernah keluar dari kediaman sun.. dia mulai bebas saat memasuki masa SMP.. yuanna .. trik dan tipu dayamu tidak akan berpengaruh kepadaku" jelas Shin membuat Yuanna tersenyum kecut.. yuanna tahu ,, Shin sangat mengenalinya. .. selama tinggal bersama Shin.. yuanna selalu gagal mengakali Shin.. baginya Shin adalah sosok cerdas yang tidak mudah untuk ditipu..
"Baiklah.. aku mengaku berbohong.. tapi Shin.. Joila ,, dia adalah pelindungku Di SMP ketika ada preman yang ingin menculikku" jelas Yuanna sembari menatap kemata shin. "aku mempercayainya... Dan aku juga ingin kau mempercayainya.. sampai sekarang buktinya kita baik baik saja.. klan Sun bahkan tidak mengganggu kehidupan kita... " Lanjutnya lagi kepada Shin.. Shin memikirkan ulang kata kata yuanna.. dia membenarkan perkataan wanita yang ia cintai itu didalam pikirannya..
"Baiklah.. aku akan mempercayainya untukmu" ucapan Shin menyenangkan hati yuanna.. yuanna lalu melirik kearah Joila kemudian mengembangkan senyum mengejeknya.. Joila kesal melihat yuanna.. dia lalu berdiri dan meninggalkan pasangan yang dianggapnya menyebalkan itu..
"Kau mau aku memandang iri dengan hubungan kalian seperti laki laki lain.. maaf saja.. aku tidak terlalu menyukai istrimu" ucap Joila terang terangan yang membuat Yuanna terkejut seketika.. yuanna saat itu merasa aneh dengan perkataan Joila yang menyebutnya sebagai istri Shin.. yuanna ingat sekali dengan hari dimana Shin menceraikannya.. saat itu joila ada ditempat dia menandatangani surat cerai Shin..
"Istri..Shin ,, kenapa Joila memanggilku istrimu! " Tanya yuanna penasaran ..
"Kau kan memang istriku" jawab Shin mengejutkan yuanna.. Shin, dia mengangkat tubuh yuanna yang ada pangkuannya untuk Memperbaiki posisi duduknya menghadap langsung kewajahnya.
__ADS_1
"Istri... Kita kan sudah bercerai" yuanna merasa aneh dengan perkataan Shin..
"Siapa yang bercerai.. aku hanya menyuruhmu menandatangani surat,, aku bahkan tidak mengatakan kita akan bercerai saat itu" jelas shin sembari memeluk tubuh yuanna lembut..
"Benarkah! Jadi kita belum bercerai!" Tanya Yuanna menolak pelukan Shin.. saat itu dia hanya ingin memandang wajah Shin untuk memastikan sesuatu..
"Tentu saja.. mana mungkin aku menceraikanmu" jawab Shin sembari memeluk yuanna lagi... Shin tidak ingin melepaskan yuanna saat itu . "Aku ingin membawamu pergi dari negara ini.. tidak peduli sesusah apapun kehidupan kita nanti... Yang terpenting kita meninggalkan tempat mengerikan ini.. aku benar benar tidak ingin menjadi penguasa mutlak atau ketua klan .. bagiku.. bisa hidup bersamamu seperti waktu kita SMA saja sudah cukup.. " Shin mengatakan hal yang sangat ingin di dengar yuanna, walaupun saat itu yuanna berpikir bahwa Shin hanya menganggapnya sebagai adik tapi dia merasa sangat bahagia telah dipilih oleh Shin untuk hidup bersamanya..
"Senang sekali.. malam ini aku senang sekali... " Ucap yuanna membalas pelukan Shin...
"Kau mau hidup bersama ku!" Tanya Shin sembari melepaskan pelukannya untuk menatap wajah wanita yang ia cintai itu .
"Tentu saja sangat mau" jawab Yuanna tanpa basa basi...
"Kalau begitu cepatlah hamil.. aku ingin seorang anak dari mu.. " Shin memeluk yuanna lagi" dua juga boleh" tambahnya lagi...
"Yang mana yang benar!' " tanya Yuanna membalas pelukan yuanna..
__ADS_1
"Dua saja.. tapi kembar ya hahaha " tawa Shin membuat yuanna yang saat itu senang berubah menjadi kesal.