
suatu hari,, ayahmu datang berkunjung ke desa ini untuk mencari ketua klan Ann dan Shen.. dia pergi kerumah nenekmu dan bertemu ibumu.. mereka saling jatuh cinta.. hanya saja,, kakekmu tidak menyetujuinya.. dia bersikeras bahwa klan Xu harus menikah dengan klan Xu.. dia tidak menginginkan adanya percampuran darah. Karena penolakan kakekmu,, ayahmu terpaksa meninggalkan ibumu yang saat itu sedang hamil untuk kedua kalinya,,
kakekmu adalah orang yang sangat kejam,, dia akan melakukan apapun untuk menggapai tujuannya,, untuk melindungi ibumu,, ayahmu pergi mengikuti kakekmu dan menuruti perintahnya.. saat itu ayahmu dipaksa untuk menikah dengan wanita yang berasal dari klan Xu,, dia yang tidak punya pilihan terpaksa harus melakukannya saat itu juga.. dia membuat sebuah perjanjian dengan kakekmu jika dia telah berhasil memiliki anak dari wanita itu,, kakekmu harus melepaskannya dan membiarkan dia hidup tenang bersama ibumu,, kakekmu menyetujuinya.
Sebulan kemudian wanita itu hamil,, ibumu mengetahui hal itu dan mendatangi ayahmu,, dia yang saat itu sedang hamil meminta ayahmu untuk memilih dengan cara mengancam menggugurkan kandungannya.. ayahmu tidak ingin kehilangan yuanna,, saat itu juga dia memilih ibumu dan meninggalkan wanita klan Xu yang dipilih oleh kakekmu,.
suatu hari tanpa sengaja ibumu bertemu dengan wanita klan Xu yang sedang mencari ayahmu.. mereka yang telah melihat satu sama lain itupun bertengkar hebat,, kakekmu yang kebetulan pergi bersama wanita itu melihat kejadian pertengkaran mereka..dia mencoba menghentikan,, tapi sayang saat itu tanpa sengaja ibumu mendorong wanita tersebut kejalan dan dia mati tertabrak mobil bersama anak didalam kandungannya..
Kejadian tersebut membuat kakekmu sangat membenci ibumu karena telah membunuh cucu dari klan murni Xu.. dia melukai ibumu dan memberikan obat keempat kapadanya,, ketika ayahmu melihat ibumu yang saat itu sudah hilang ingatan tiba tiba saja ibumu menjadi gila.. karena hal tersebut,, ayahmu terpaksa mengeluarkan yuanna melalui operasi saat usia kandungannya masih delapan bulan. Setelah kelahiran yuanna,, dia meminta tolong padaku untuk mengurus kalian berdua..sementara ibumu saat itu dibawa oleh nenekmu.
Hari itu dia berjanji kepadaku bahwa dia akan mencari obat terakhir untuk menyembuhkan ibumu,, dan kembali jika telah mendapatkannya. dia sangat berusaha keras bahkan mengkhianati kakekmu dan bekerja sama dengan musuh kakekmu demi obat terakhir..
Suatu hari kakekmu datang mencari kalian berdua.. dia ingin mengambil kalian untuk menjadikan alat ancaman bagi ayah kalian.. aku dan suamiku berusaha melindungi kalian sekuat tenaga,, aku berlari memelukmu dan suamiku berlari memeluk yuanna.. setelah kami hampir sampai didepan rumah nenekmu,, kakekmu berhasil menembak mati suamiku dan mengambil yuanna,, dia menggendong yuanna yang usianya saat itu masih satu tahun.
Melihat kakekmu menggendong yuanna.. seketika itu juga ibumu mulai berteriak ketakutan.. teriakannya membuat hampir seluruh warga desa mendatangi rumah nenekmu..
Ketua klan yang saat itu muncul memerintahkan kepada kakekmu untuk melepaskan yuanna dengan imbalan dia akan bekerja sama dengan kakekmu ,, mendengarkan hal itu kakekmu lalu melepaskan yuanna..
Mulai dari hari itu,, ibumu sangat membenci yuanna.. saat aku membawa ibumu datang ke rumahku untuk melihat kalian.. dia selalu berteriak memaki yuanna.. padahal saat itu dia sedang depresi..
__ADS_1
Suatu hari ayahmu datang mengunjungi kalian.. ayahmu tidak tahan melihat keadaan ibumu.. dia lalu pergi lagi untuk mencari obat.. dia meminta tolong pada pamanmu sanni yang adalah putra angkat dari kakekmu untuk menemani ibumu,,dia menyetujuinya dan membawa istrinya datang kerumah nenekmu yang saat itu sudah tiada..
Ibumu mengira bahwa sanni adalah ayahmu.. dia terus terusan memaki pamanmu,, dia bahkan menyakiti istri pamanmu.. pamanmu tidak tahan dengan sikap ibumu lalu meminta ayahmu mengizinkannya untuk pergi meninggalkan ibumu.. ayahmu menyetujuinya.. karena hal itu aku terpaksa menjaga ibumu dan kalian sendirian.. ibumu melampiaskan semua kegilaannya kepada yuanna.. mengetahui hal itu.. kakekmu datang mengambil kalian berdua tanpa sepengetahuan ayahmu.. aku yang saat itu sangat lemah..tidak dapat melindungi kalian sendirian dan terpaksa merelakan kepergian kalian.
******
Wilayah Selatan adalah wilayah dimana desa Lu berada.. wilayah tersebut merupakan wilayah terlarang yang sangat jarang dikunjungi orang.
Pagi itu Joila dan Arra melanjutkan perjalanan mereka setelah menginap semalaman dikota kecil perbatasan wilayah selatan dan barat daya.. Joila mengendarai mobilnya memasuki sebuah gerbang besar bertuliskan "WILAYAH KHUSUS LU" .. gerbang tersebut di jaga oleh beberapa orang penjaga keamanan..
Mereka berjalan kedepan mobil Joila dan menghentikannya.. kemudian mengetuk kaca jendela mobil..
Mobil Joila telah melewati gerbang desa,, Joila dan Arra terkagum kagum melihat lingkungan sekitar mereka.. pemandangan indah ,, laut yang berombak yang ditengah tengahnya terdapat pulau kecil terhampar luas disana.. udara yang sangat sejuk karena hutan yang masih terjaga keutuhannya membuat Joila dan Arra berkali kali menarik nafas..
Beberapa menit setelah berkendara,, mereka memasuki sebuah desa,, desa dengan corak rumah yang tidak biasa.. Arra yang klan Lu sendiripun bahkan tidak pernah sama sekali berkunjung ketempat tersebut.
Mobil yang telah lama berjalan pun akhirnya dihentikan tepat didepan kantor kepala desa.. Arra dan Joila keluar dari mobil dan memasuki kantor yang ada didepan mereka.
Seorang laki laki bertubuh kekar dan berkumis mendatangi Arra dan Joila yang duduk sembari melihat lihat diruang tunggu kantor tersebut.. laki laki itu menyapa untuk kemudian duduk dihadapan mereka.
__ADS_1
"Dengan siapa?" Tanya kepala desa tersebut setelah mereka saling bersalaman..
"Maaf,, saya adalah Lu Arra,, dia adalah teman saya Ru Joila.. kami datang untuk menemui anda untuk menanyakan keberadaan ketua klan Lu" jelas Arra langsung membuat kepala desa berubah menjadi serius seketika,,
" Lu Arra.. Aku belum pernah mendengarnya.." ucap kepala desa mencoba untuk menolak memberitahu keberadaan Ketua klan Lu.
"Saya adalah putri dari Lu Leo dari kota E" ucap Arra meyakinkan..
"Leo.. putra dari Diyaho? Kau cucu dari Diyaho ya?" Tanya kepala desa penasaran.
"Benar" jawab Arra membenarkan..
"Pergilah... Ketua klan tidak akan menemui kalian.. apalagi jika ia tahu bahwa kau adalah cucu dari seorang pengkhianat" usir kepala desa tersebut membuat Arra dan Joila tersentak seketika. Tapi mereka tidak bisa menyerah begitu saja..
"Pengkhianat? Apa maksudnya! Kami datang ketempat ini bukan atas perintah dari Lu Diyaho ataupun Lu leo.. kami diperintah secara langsung oleh Sun Shin Ga" ucap Joila meyakinkan agar kepala desa tidak mengusir mereka.
"Shin ga! Omong kosong. Mana mungkin Shin ga mau melakukan itu" ucapnya menyangkal..
"Benar.. cucu dari Kakek Shin Ga ingin mengumpulkan seluruh klan Murni" jelas Joila lagi.. kepala desa terdiam sesaat mendengarkan ucapan Joila.
__ADS_1
"Tidak.. ketua klan saat ini tidak ingin menemui siapapun kecuali ketua dari klan Xu" ucap kepala desa lagi lalu berdiri dari tempat duduknya dan meninggalkan Arra dan Joila.