Tuan, Aku Siap Membantumu

Tuan, Aku Siap Membantumu
ingin pergi kepesta


__ADS_3

silly keluar dari kamar dengan mengenakan gaun Lengan pendek berwarna Biru menutupi mata kaki yang membinarkan mata.. Shin yang melihatnya hampir terpaku tidak bisa berucap.. rambutnya yang lurus telah berubah bergelombang.. warna bibir dari lipstik yang sesuai dengan wajahnya malam itu mempesona mata yang memandangnya.. Shin dia berkali kali tertegun melihat wajah cantik wanita yang mengisi hatinya tersebut.. dia bahkan harus menyembunyikan keinginan hatinya untuk melahap bibir wanita itu..


Shin segera sadar dari lamunannnya yang memandang silly tak biasa.. Dia merasa kesal dengan arra yang tiba tiba datang dan mengubah Silly menjadi wanita cantik mempesona.. dia yang tadinya duduk lalu menghampiri silly dan arra yang akan bergegas pergi kepesta..


“kemana!” tanya shin dengan nada kasar,, suaranya menghentikan langkah kaki yuanna dan arra yang saat itu sama sama ketakutan dengan wajah marah shin yang melipat kedua tangannya kedada.


“Shin.. jangan menakuti kami... yuanni hanya ingin pergi kepesta perayaan rating tinggi di Hotel Sun malam ini.. “jelas arra ragu ragu... arra mengetahui bahwa shin adalah orang yang cukup mengerikan layaknya sien .. walaupun dia tidak terlalu dekat dengan Shin.. arra masih memiliki rasa takut ketika dirinya ditatap tajam oleh laki laki yang bertubuh tinggi itu.


“Kepesta mengenakan pakaian seperti ini.. kau ingin menggoda laki laki ya!” ucap shin kepada silly yang memeluk erat lengan Arra yang menggenggam erat tangan Silly..


“jadi harus pakai pakaian seperti apa! Aku kan pergi kepesta bukan pergi kepasar malam.. tentu saja harus mengenakan pakaian seperti ini” jelas Silly masih dengan rasa takut didalam hatinya..


“Kau hanyalah pemain pendukung.. penyapu jalanan lagi... bagaimana mungkin bisa berdandan berlebihan seperti ini.. tidak malu ya” Maki shin sembari menarik tangan silly.. dia juga telah melirik kearah Arra agar wanita tersebut melepaskan tangannya dari silly..


‘”Arra.. tolong aku!” pinta silly yang tangannya telah terlepas dari arra dan ditarik oleh Shin.. arra hanya bisa diam terpaku tidak bisa berbuat banyak untuk membantu wanita itu..


“Shin.. aku mohon biarkan aku pergi kepesta.. Hai en dan Shi Gi saat ini sedang menungguku” pinta Silly yang telah duduk diatas sofa disebelah Shin yang memeluk Erat pinggangnya.. Shin tampak tidak menginginkan Silly pergi begitu saja malam itu..


“Hmm,, kau mau melawanku ” ucap Shin melirik kearah Silly disampingnya.. Silly tertegun tidak berani berucap sepatah katapun .. sementara Arra yang merasa sudah menyelesaikan kewajibannya segera pergi keluar rumah tidak ingin mencari masalah dengan Shin lagi..


“Bu..bu..buk...an begitu.. ha..han..nya saja.. a..ku.. tid..ak pernah “ dengan mengumpulkan keberanian Silly mencoba memberitahu keinginannya kepada Shin “pergi kepesta sebelumnya. Aku ingin tahu rasanya berpesta itu seperti apa” teriak silly sembari menutup mata.. dia takut shin akan memukulnya karena telah melawan perintah..


“Hmm.. baiklah.. aku akan membawamu kepesta” ucap shin sembari tersenyum licik kearah Silly..


“Benarkah!” mata Silly berbinar binar memandang shin yang dianggapnya sangat baik saat itu.


“Tapi ganti dulu pakaianmu dengan pakaian yang kau kenakan ketika berakting!” Ucapan shin mengejutkan Silly seketika.. dia tidak menyangka shin akan berbuat senakal itu apalagi yang mereka kunjungi adalah pesta “ tentu saja aku juga akan mengenakan pakaian yang sama denganmu.. aku ini kan managermu” lanjut shin lagi membuat kekecewaan yang teramat dalam masuk kedalam hati silly seketika .. shin kemudian berdiri menarik tangan silly kekamar agar silly saat itu mengganti pakaiannya..


“Shin.. aku tidak ingin kepesta” tolak silly dengan Menahan tubuhnya untuk tidak ditarik Shin..


“Kenapa tidak.. tadi kau bilang tidak pernah pergi kepesta.. biar aku yang akan menemanimu pergi kesana “ jelas shin lagi sembari mengangkat tubuh yuanna kepundaknya untuk segera berganti pakaian..

__ADS_1


“Shin...aku mohooooooooon... “teriak silly keras...


*******


“Baju biru celana biru.. sepatu biru bahkan tas ransel pun biru..malah harus pakai topi biru lagi,, shin benar benar keterlaluan” gumam silly dalam hati yang saat itu berjalan mengikuti langkah kaki shin yang juga mengenakan pakaian yang sama dengan silly.


Shin berjalan masuk kedalam hotel sembari mengantongi kedua tangan dan memakan permen lolipop dimulutnya.. dia sengaja berjalan melambat agar dia tidak meninggalkan silly yang berjalan malu karena harus mengenakan pakaian penyapu jalanan untuk pergi kepesta..


‘” astaga,, itu OB baru ya.. sungguh Sungguh tampan.. walaupun hanya memakai baju OB tapi tetap saja ketampanannya tidak luntur sama sekali” ucap seorang resepsionis hotel kepada temannya membuat Silly tersenyum kecut mendengarkan perkataan mereka..


“Iya tampan.. tampan pun kalian tidak akan bisa memilikinya” gumam silly lagi didalam hati sembari membuka permen lolipop mencoba berjalan percaya diri seperti Shin yang ada didepannya..


“Nona... maaf ,, pesta belum berakhir jadi ruangan tidak harus dibersihkan sekarang” ucap penjaga pintu pesta kepada silly yang akan memasuki ruangan pesta..


“Bapak ini aneh sekali.. laki laki yang memakai pakaian yang sama dengan saya bapak izinkan masuk kedalam pesta,, kenapa saya tidak!” keluh silly sembari menunjuk kearah Shin yang sudah masuk melewati pintu.. Saat otu shin berdiri sembari melihat kesekitarnya dan menunggu silly..


“dia adalah tamu pesta.. tidak bisa Anda lihat ya.. style dan mode pakaian tren zaman sekarang... saat ini dia mengenakan pakaian yang bahkan sedikit mirip dengan pakaian anda.. pergilah” usir penjaga pintu geram dengan Silly yang memaksa masukk..


Shin menoleh kepalanya.. dia tersenyum geli melihat wajah kesal silly.. shin membalikan tubuhnya lalu menghampiri silly yang mulai melangkahkan kaki pergi..


“Dia bersamaku” ucap shin kepada penjaga pintu yang terkejut tidak menyangka dengan pandangan yang ia lihat.. dia merasa aneh melihat laki laki tampan tersebut menarik tangan Wanita yang dikiranya OB hotel..


“Kan sudah kubilang... heh dia dan aku sama” ucap silly dengan senyum nakalnya ketika melewati penjaga pintu..


Shin dan Silly akhirnya telah masuk kedalam pesta.. semua mata tertuju kepada Shin yang menggunakan pakaian OB saat itu.. mereka tidak menyangka pakaian serba biru tanpa topi biru yang dikenakan Silly sendiri sangat sesuai dengan Shin..


Semua orang tidak henti hentinya mengagumi shin yang masih memegang tangan Silly.. Sillh bahkan sangat malu saat itu harus berada disamping shin yang menjadi pusat perhatian dengan menyembunyikan wajahnya di tas ransel yang ia telah lepas saat itu juga..


“Sayang .. kau sudah sampai.. “ suara natto memecahkan keheningan pesta malam itu karena kemunculan shin tiba tiba... natto hanya bisa melihat Silly dan shin dari kejauhan...dia tahu bahwa dia sudah tidak memiliki kesempatan lagi dekat dengan wanita yang ia sukai itu.


“Kenapa kau bisa pakai pakaian seperti ini?” tanya Lian menghampiri Silly yang masih menutup wajahnya dengan Tas.. melihat kedatangan Lian.. Shin yang sangat tidak menyukak Silly didekati langsung mengangkat tubuh Silly kebahunya.. membuat semua orang terkejut melihat pemandangan aneh saat itu..lian hanya bisa pasrah tidak dapat mendekati wanita yang ia tunggu tunggu kehadirannya.

__ADS_1


“Hei shin.. turunkan aku” teriak Silly kepada shin yang tidak dihiraukan oleh laki laki itu..shin membawa silly kemeja tamu.. ia bahkan mendekatkan Kursi Silly seolah olah silly adalah miliknya dan tidak ada yang boleh mendekati wanita itu.. dengan santainya shin memakan lolipop dan melipat kaki serta mengenggam pergelangan tangan Silly tanpa memperdulikan omongan orang dan rasa malu silly yang saat itu menutup wajahnya dengan salah satu lengan tangan diatas meja..


“Serius.. itu kan raja bayangan..” ucap salah satu artis yang terkagum kagun melihat shin yang masih duduk dengan santainya.. dia melihat shin melepaskan tangannya dari silly lalu mengambil ponsel miliknya..


“Presdir Sun yang 2 tahun lalu telah resmi menjadi presiden negara.. dan bahkan setelah sistem negara berganti dia diakui sebagai seorang raja oleh pemerintahan” ucap artis lainnya yang tidak menyangka seorang dengan kedudukan tinggi akan datang kepesta biasa ... mereka mencoba mengambil foto Shin tapi ponsel mereka tiba tiba dia ambil paksa oleh penjaga yang mengawasi Shin dan silly atas perintah idris..


Shin dan silly selalu dijaga oleh banyak prajurit militer negara tanpa mereka sadari selama ini... bahkan kadang militer berpangkat tinggi dari klan Shen ditugaskan langsung untuk menjaga mereka..


Semua orang didalam pesta menyadari bahwa Mereka tidak harus mengganggu Shin dan Silly bahkan Shi Gi dan Hei en yang tadinya ingin menyapa pun terpaksa mengurungkan niatnya untuk melakukan hal tersebut..


“Yuanna” seorang wanita berdiri memanggil nama silly yang saat itu masih menutup wajahnya.. mendengar panggilan tersebut Silly terpaksa memperbaiki posisi duduknya dan menoleh wajah kesumber suara.. Shin yang sibuk bermain game juga melirik kearah wanita yang berdiri disamping silly tersebut..


“Aku bukan yuanna..” ucap silly kepada wanita yang dia anggap sangat cantik tersebut. Menurutnya wanita tersebut tidak jauh kecantikannya dengan Arra.. meskipun baginya Arra adalah wanita yang paling cantik..


“Pergilah” perintah Shin yang telah kembali fokus bermain game..


“Pergilah” ucap silly yang tidak ingin diganggu malam itu..


“Yuanna,, kau masih tidak ingin memaafkanku juga ya” ucap wanita tersebut sembari duduk disebelah silly yang kesal karena harus menjadi pusat perhatian lagi.. apalagi kali itu yang memandangi mereka ada dipihak para lelaki..


“Aku bukan yuanna.. “ ucap silly lagi berharap wanita cantik itu mengerti..


“Ini” wanita itu menyodorkan segelas wine kepada silly..


“Aku tidak pernah minum ini sebelumnya,, jadi aku tidak menyukainya” ucap sillg menolak pemberian Wanita itu yang sudah mulai kesal dengan sikap silly yanh dianggapnya sombong..


“Aku bilang minum” ucapnya memaksa sembari memberikan Segelas wine itu ketangan Silly.. Shin yang mendengarkan hal tersebut menghentikan permainan gamenya lalu mengambil Gelas itu dari tangan Silly..


“Anak kecil jangan dipaksa minum alkohol” ucap shin sembari menuangkan isi wine kekepala Wanita yang tak lain adalah kariean itu.. semua mata terkejut memandang kearah mereka.. begitu juga silly yang menyaksikan pemandangan mengeri kan didepan matanya.. silly berkali kali tertegun tidak percaya shin akan melakukan hal tersebut hanya karena kariean memaksa silly meminum alkohol..


“Shin” ucap kariean penuh ketakutan melihat mata tajam Shin yang mengarah kepadanya..

__ADS_1


“Ayo pulang” ucap shin sembari menarik tangan silly yang masih ketakutan melihat wajah mengerikan Shin yang tiba tiba muncul.. natto dan Lian yang memandang kejadian tersebut hanya bisa menghela kan nafas.. tanda mereka tidak bisa berbuat sesuatu untuk membantu kariean saat itu.


__ADS_2