Tuan, Aku Siap Membantumu

Tuan, Aku Siap Membantumu
di NC


__ADS_3

Didalam pesawat silly berdiri memasukan tas kotak obat yang ia terima dari ibunya kebagasi pesawat diatas tempat duduknya.. saat itu dia telah mendapatkan tiket penerbangan internasional untuk pergi ke negara NC tempat lahir saudara kembarnya YUANNA.. silly berniat membawa Yuanna ke indonesia untuk diberikannya kepada Sien.. orang yang selama ini dianggap sangat baik kepadanya..


"Buuukk.." silly hampir terjatuh didorong oleh orang yang mencoba meletakan tasnya dibagasi.. Silly..dia terhempas jatuh dipelukan seorang laki laki yang baru saja selesai meletakan tasnya didalam bagasi atas tempat duduknya..


Tiba tiba suasana didalam pesawat ramai.. banyak orang yang masuk berlalu lalang mencari tempat duduk masing masing... Laki laki yang memeluk yuanna terpaksa menyingkir dengan duduk di kursinya.. dia tidak sadar bahwa ia membawa silly ikut serta duduk dipangkuannya saat itu..


Silly terpaksa duduk dipangkuan laki laki itu melihat begitu ramainya orang bersempit sempitan didalam pesawat.. dia kemudian memandang ke wajah laki laki tersebut .. mata mereka saling beradu...


"Dia lagi" gumam silly dalam hati masih menatap mata laki laki itu yang juga membalas tatapan matanya.. pandangan mereka tidak terlepaskan.. Laki laki itu tiba tiba memeluk erat silly tanpa ia sadari..


"Kenapa hatiku sakit sekali" gumam laki laki itu dalam hati.. dia merasa tubuh dan hatinya tidak terkendali.. saat itu hatinya tidak ingin melepaskan silly.. dia terus menatap wajah silly yang juga terus menatap wajahnya .


"Ehmmm.. permisi.. tuan nyonya.. mohon kembali ketempat duduk masing masing,, pesawat sudah mulai berangkat " suara pramugari mengejutkan Silly dan Shin seketika.. Silly berdiri dari pangkuan Shin.. Shin mencoba menggapai tangan silly tapi niatnya ditahan sekuat tenaga oleh pikirannya..


"Hmm... Mengambil kesempatan jatuh kepelukan orang.. tidak tahu malu" ucap Shin kepada yuanna yang akan beranjak pergi menuju kursinya.


"Kau.... Kau .. kurang ajar sekali mulutmu... Bukannya kau yang tiba tiba memeluk erat tubuhku sampai tidak mau dilepaskan" teriakan silly mengejutkan semua orang didalam pesawat.. semua mata tertuju kepadanya yang membuat dia terpaksa harus bergegas duduk di kursinya.. Shin hanya membuang muka kearah depan tanpa memperdulikan ucapan silly.


"Cowok brengsek.. dia yang memeluk orang sembarang malah menuduh aku yang tidak tidak" gumam silly dalam hati sembari mengenakan earphone ditelinganya dan mencoba untuk memejamkan matanya karena merasa malu dengan orang orang yang melihat kearahnya.


******

__ADS_1


Silly berjalan perlahan keluar dari pesawat.. dia memandang keluar kaca jendela ruang penghubung pesawat dan bandara penuh dengan kekaguman..


"Astaga.. jadi ini NC.. luar biasa .. ini tempat lahirnya saudara kembarku.. yang pulaunya hampir sama luasnya dengan Pulau Sumatra di Indonesia.. bahkan lebih kecil.. Negara yang dibicarakan orang sebagai negara penuh klan.. masuk Kenegara ini pun harus memiliki nama panggilan klan.. untung saja Aku memiliki KTP Yuanna yang berklan Xu.. kalau tidak.. pasti akan sangat merepotkan masuk Kenegara ini" obrolnya kepada dirinya sendiri.. Silly dengan menggendong tas ransel dibelakang punggungnya dan memeluk tas kotak obat memandang keindahan Bangunan yang menjulang tinggi melewati pepohonan yang ada di bandara tanpa memperhatikan jalan..


"Buuuuukk" seseorang dari belakang menyenggol bahu silly yang membuat keseimbangan tubuhnya melemah dan jatuh terduduk di atas lantai .


"Brengsek... Kau lagi... " Teriak silly lalu berusaha berdiri "Awas saja kau kalau aku sudah bertemu raja...kau pasti akan bertekuk lutut meminta maaf kepadaku" maki silly kepada laki laki yang telah berjalan agak jauh membawa koper ditangannya.. laki laki itu menghentikan langkah kakinya lalu menoleh kebelakang.. dilihatnya wanita yang menurutnya menyebalkan itu sedang berdiri dengan mata penuh kekesalan... Laki laki yang tak lain adalah Shin itu mendekati Silly dengan pandangan tidak suka..


'"kau bilang apa! Kau kira kau siapa... Aku beri tahu kepadamu.. wanita jelek sepertimu.. pelawak kerajaan pun tidak selera apalagi raja.. tidak tahu malu" hina Shin setelah mendekati Silly dan memandang wajah kesalnya.. lalu berbalik dan meninggalkan silly yang masih penuh dengan kekesalan..


"Asal kau tahu saja.. aku ini adiknya..adiknya raja...HM.. lihat saja nanti.. kau akan menangis memohon maaf kepadaku.. " teriak yuanna lagi...


"Kalau kau bisa jadi adiknya.. maka aku adalah kakaknya.. aku bahkan tidak pernah punya adik seperti mu.. jadi jangan mengaku sebagai adik raja...benar benar wanita tidak tahu malu.."hina Shin lagi lalu mengangkat ponselnya yang berbunyi... "Ah.. iya..aku sudah sampai.. tunggu sebentar..tadi ada wanita gila yang menghalangi jalanku" Shin menerima telpon dari Idris.. meninggalkan silly dengan geramnya..


"Hmmm.. sekertaris Ann!.." suara seorang wanita dari belakang mengejutkan Silly seketika..


"Ann.. bukannya itu nama klan ibuku,, ayah bilang ibu berasal dari negara ini.. dan memiliki nama klan Ann... Mungkinkah aku pernah dibawah ibu kemari sebelum kecelakaan" gumam Silly dalam hati lalu membalikkan tubuhnya menatap wanita tersebut .


"Kau kenal aku?" Tanya silly setelah melihat wanita cantik berambut panjang hitam menggenggam lengan seorang laki laki muda disebelahnya..


"Tentu saja.. kau kan yang menyebabkan aku dipecat dari perusahaan T.N sun 2 tahun yang lalu" jawab wanita itu dengan perasaan sedikit kesal.. dia yang tidak sengaja melihat silly berniat untuk meminta maaf kepadanya lalu meminta tolong Silly membantunya masuk kembali keperusahaan T.n sun.

__ADS_1


"Aku...Aku melakukan itu!" tanya silly merasa sangat bersalah kepada orang yang ada dihadapannya..


"Kau tidak ingat?" Tanya wanita itu merasa semakin kesal.


"Hmm" silly menggelengkan kepala membuatnya menjadi geram. Wanita itu lalu menarik nafas untuk tidak mencari masalah dengan silly..


"Ahh...iya Iya..Aku paham kalau kau tidak mengingatku... Bagaimanapun kau adalah orang dengan jabatan tinggi diperusahaan T.n Sun.. tentu saja karyawan rendahan sepertiku tidak kau ingat" wanita itu mengehempaskan rambut panjangnya..laki laki disebelahnya hanya bisa tersenyum melihat silly..


"Aku!.. bekerja dinegara ini?"silly sangat bingung dengan perkataan wanita itu . Yang ia tahu selama ini dia tinggal dan lahir di Indonesia..orang tuanya juga tidak pernah menyebut bahwa dia pernah tinggal dinegara itu.


"Ha... Kenapa kau ini.. " wanita itu menarik nafasnya lagi dalam dalam melihat kebodohan wanita yang ada didepannya " iya.. kau itu adalah sekertaris pribadi Presdir Sun di Perusahaan T.N sun.. kau juga adalah selingkuhannya.. karena kau,, Presdir Sun Shin Ya menceraikan istrinya.. kau tahu istrinya siapa?" Tanya wanita itu lagi sembari mendekatkan wajahnya ke wajah silly yang saat itu memang tidak tahu apa apa..


"Adik yang mulia raja Xu Idris" bisiknya kemudian..


"Omong kosong.. maksudmu Xu Yuanna?'" tanya silly tidak percaya.. dia tidak menyangka masa lalunya begitu buruk sampai harus mengambil suami dari saudara kembarnya sendiri..


"HM" angguk wanita itu.. "aku yakin pasti Presdir Shin menyesal menceraikannya dan malah memilihmu" wanita itu tersenyum mengejek kearah silly..


"Ha... Luar biasa... Kau pasti sedang berbohong kepadaku... Apa buktinya aku berselingkuh kepada Presdir mu itu" tanya silly tidak dapat menerima apa yang dikatakan wanita tersebut.


"Setiap kau keluar dari Ruangan Presdir.. tanda merah disini" wanita itu menunjuk lehernya untuk memberitahukan yuanna posisi tanda yang ia katakan" dilehermu..tanda merah selalu muncul saat kau baru saja keluar dari ruangan Presdir.. aku yakin saat itu kau pasti sedang tidur bersama Presdir.. temanku juga pernah berkata Presdir keluar kamar ruangannya dengan baju berantakan sehabis making love denganmu... Aishh.. sudahlah.. percuma saja bicara dengan mu yang terlihat ***** saat ini" ucap wanita tersebut lalu menarik tangan kekasihnya pergi meninggalkan yuanna yang masih tidak percaya dengan apa yang dia ucapkannya..

__ADS_1


"Astaga.. keji sekali yang telah aku perbuat dimasa lalu" gumam Silly dalam hati.. dia memejamkan mata,, saat itu dia merasa takut untuk bertemu dengan raja negara itu karena masa lalunya yang telah merebut suami adik raja.


__ADS_2