Tuan, Aku Siap Membantumu

Tuan, Aku Siap Membantumu
takut kehilangan kembali


__ADS_3

"Yuanna menghilang" ucap Nana khawatir lalu berlari keluar perkemahan mencari keberadaan yuanna..


"Astaga" ucap Arra terkejut setelah keluar dari tenda yang dirusakan Shin..


Dengan sangat khawatir Idris bergegas berlari mencari keberadaan adiknya tersebut.. Joila dan Lian juga tidak kalah khawatirnya.. mereka mengikuti langkah lari Idris untuk mencari yuanna..


"Wan Zi.. bukankah dia tadi keluar untuk buang air!" Ucap natto kepada fan RI..


"Benar.. itu artinya Yuanna saat ini bersama dengannya,, " jawab fan RI membenarkan..


"Sungguh.. ini bahaya..aku takut Wan Zi malam ini mati seketika" ucap natto lalu bergegas pergi meninggalkan Fan RI yang masih kebingungan.. dia merasa aneh dengan apa yang diucapkan natto.. dia berpikir apa hubungannya buang air dengan hilangnya yuanna.


"Yuanna" teriak Shin dengan khawatirnya memanggil nama yuanna.


"Itu Shin" gumam Yuanna dalam hati.. "apa aku salah dengar.. apa mungkin disini ada hantu" tambahnya lagi yang saat itu sedang berdiri merinding dibawah pohon menunggu Wan Zi yang sedang buang air besar..


"Yuanna" suara Shin lagi semakin menakuti Yuanna..


"Kau kenapa?'" tanya Wan Zi yang telah selesai dengan urusannya..


"Tidakkah kau dengar ada suara yang berteriak memanggil namaku?" Tanya Yuanna mulai mendekatkan dirinya ke Wan Zi karena merasa takut .


"Tidak" ucap Wan Zi yang merasa tidak mendengar suara apapun.. kaki Yuanna tiba tiba gemetaran.. dia yang merasa takut pun memeluk lengan Wan Zi..


"Ayo cepat kembali" ajak nya kemudian masih dengan menggenggam lengan Wan Zi..


"Yuanna.." ucap Shin yang saat itu telah melihat Yuanna..


"Hantu" ucap yuanna ketika melihat Shin sembari menutup wajahnya dengan Lengan Wan Zi.. dia berpikir bahwa Shin adalah hantu yang sedang menyamar.


"Brengsek" maki Shin kemudian sembari berjalan menuju Wan Zi lalu memukul wajahnya.. mata yuanna terbelalak.. dia tidak menyangka bahwa hantu bisa memukul wajah Manusia.. dia baru sadar seketika bahwa yang dia lihat bukanlah hantu.. tetapi Shin yang sebenarnya .

__ADS_1


"Shin.."panggil Yuanna sembari memeluk punggung Shin yang saat itu hendak memukul wajah Wan Zi lagi yang sudah terjatuh diatas tanah..


"Shin.. Shin...Shin.... " Teriak Yuanna menyadarkan Shin.. "maafkan aku.. maafkan aku.. aku janji tidak akan mengulanginya lagi...maaf kan aku..aku tidak akan dekat dengan laki laki lain lagi" ucap yuanna menenangkan hati Shin.. kata kata itu adalah kata kata yang selalu ia ucapkan ketika Shin memukul salah seorang teman laki laki yuanna yang dulu mencoba untuk mendekatinya..


"Kau baik baik saja" ucap Shin sembari membalikan tubuhnya kemudian memeluk erat tubuh yuanna..


"Ya Ampun.. kenapa aku dipukul.. apa dia masih membenciku karena telah menikahi bibi yang dicintainya" gumam Wan Zi dalam hati sembari memegang pipinya yang sakit akibat pukulan dari Shin..


"Shin" panggil Idris yang telah menemukan Shin dan yuanna saling berpelukan. Wan Zi yang telah berdiri bergegas menjauh dari Shin.. ia takut Shin akan mencoba untuk memukulnya lagi..


"Kau baik baik saja'" tanya natto khawatir dengan keadaan Wan Zi yang telah ia temukan.. sesaat kemudian merasa lega karena ia masih bisa melihat Wan Zi berdiri tegak.


"Kau kira aku baik baik saja.. bos sialan mu itu tiba tiba datang memukul ku" maki Wan Zi saat itu..


"Maaf" ucap Idris meminta maaf "Shin mungkin saat ini sangat emosi karena yuanna menghilang tiba tiba jadi tanpa sadari ia memukulmu" jelas Idris kepada Wan Zi..


"Haa yang benar saja,, apa mungkin dia takut kalau aku akan mengambil wanitanya untuk kedua kalinya lagi,, bodoh sekali" ucap Wan Zi kesal lalu meninggalkan mereka..


"Dia akan gila kalau menyangkut tentang yuanna" jawab Idris seketika "ayo kita kembali" ajaknya kemudian sembari memegang bahu Lian..


"Aku baik baik saja.. tenang saja.. aku hanya menemani Wan Zi buang air" jawab Yuanna membalas pelukan Shin..


"Kenapa pergi begitu saja.. kau kan bisa memanggilku untuk menemani Wan Zi.. sejak kapan kau jadi seperti ini.. dulu kau selalu memanggilku menemanimu jika kau ingin buang air tengah malam saat kemah sekolah" tanya Shin masih dengan memeluk yuanna.. tubuhnya yang gemetaran saat itu telah kembali normal..


"Maaf iya iya maaf Shin" ucap yuanna menenangkan Shin "ayo kita kembali" ajaknya kemudian ,, Shin lalu melepaskan pelukannya dan menggenggam tangan yuanna ,, mereka berjalan bersamaan kembali ketempat perkemahan..


******


Dilain tempat Nana yang sedang mencari Yuanna tidak sadar bahwa dia telah tersesat.. dia berdiri menatap kesekelilingnya dan tidak tahu jalan untuk kembali


."aku dimana?" Gumamnya dalam hati merasa ketakutan... Dia melipat kedua tangan untuk memeluk tubuhnya.. "bagaimana ini" gumamnya lagi.. dia terus berjalan mencoba untuk mencari jalan kembali...

__ADS_1


"Hei" suara seseorang mengejutkan Nana.. dia lalu berbalik menuju sumber suara..


"Joila" panggilnya kemudian..


"Kau berlari seperti orang ketakutan.. dan tidak sadar telah pergi jauh.. untung saja aku melihatmu.." ucap Joila sembari tersenyum kecut melihat kebodohan Nana.. sebelumnya Joila telah menyadari bahwa Nana akan menghilang setelah melihatnya berlari tanpa tujuan.. "ayo kembali" ajak Joila kemudian.. Nana yang sudah merasa lega kemudian menganggukan kepalanya tanda setuju.


******


Semua orang telah berkumpul di perkemahan.. Yuanna,, Nana dan Arra saat itu terpaksa berdiri menunggu tenda terpasang kembali setelah Shin merusaknya.


"Hah... Shin luar biasa.. hanya karena wanitanya pergi sebentar saja tenda pun ditendangnya" sindir Arra sedikit kesal..


" Kau juga yuanna.. kenapa pergi pergi tidak bilang" maki Nana kepada Yuanna yang berdiri disebelahnya..


"Maaf maaf.. benar benar aku minta maaf" ucap yuanna menyesal..


Ditempat lain Shin sedang duduk diatas batang pohon dekat dengan perkemahan.. disebelahnya Idris berdiri dengan lipatan tangan di dadanya menatap kearah Shin yang saat itu sedang mamandang tajam kearah depan.


"Kau tidak mau minta maaf!'' tanya Idris kepada Shin yang masih terlihat marah..


"Apa kau kira aku bodoh..Untuk apa dia mengajak yuanna menemaninya.. " ucap Shin dengan penuh emosi..


"Shin" panggil Idris ..


" kalau mau.. kau saja yang minta maaf" ucap Shin kesal kemudian berdiri dan meninggal Idris yang memandang khawatir kearahnya..


Tenda yang rusak akhirnya telah berdiri kembali.. Yuanna,, Nana dan Arra yang telah menunggu beberapa menit dengan riangnya masuk untuk istirahat setelah merasa tidak nyaman berada diluar.


"Minggir" perintah Shin kemudian menyuruh Nana dan Arra pergi dari


"Ha.. jadi kami mau tidur dimana?" ucap Nana kesal dengan tingkah Shin.. yuanna yang mengetahui kesalahannya hanya bisa pasrah dengan sikap Shin.. dia tahu bahwa saat itu Shin sedang mengkhawatirkannya..

__ADS_1


__ADS_2