
Shin terlihat sangat marah,,, dia mengenggam erat kerah baju sekolah Youa.. Joila yang berdiri dibelakang shin mencoba menghentikannya..
“Shin.. hentikan..” larang joila.
“Apa yang kalian rencana kan lagi,, beri tahu aku?” bentak shin kepada Youa.. youa mancoba melepaskan tangan Shin tapi Shin terlalu kuat untuk dilawan..
“Mau bagaimana lagi.. aku tidak punya pilihan.. aku harus mengatakan kepada Yuanna apa yang diperintahkan oleh royan meskipun itu semua bohong,, dia bahkan menyuruhku merekam apa yang akan kukatakan kepada yuanna” teriak youa.. sebenarnya youa merasa sangat bersalah tapi dia tidak punya pilihan..
“Joila.. cepat sebarkan rumor kesemua orang bahwa aku,, ,shin ya telah menjadikan siapapun yang kalah bermain catur denganku menjadi pembantuku.. aku akan melindungi Yuanna meskipun dia adalah pembantu.” Perintah Shin kepada Joila.. joila bergegas pergi melaksanakan perintahnya.
“Kau.. aku harap ini yang terakhir kalinya kau melaksanakan perintah Royan” ancam Shin saat itu.
“akan kuusahakan” jawabnya ,, Shin lalu melepaskan tangannya dari kerah baju Youa.
“Ahh..dan bagaimana pun caranya,, kau harus pastikan yuanna bertanding bermain catur melawanku, atau semua rahasia mu akan kuungkapkan” ancam shin lagi..lalu pergi meninggalkan Youa..
Ketika waktu pertandingan Catur tiba,, Shin melihat yuanna berada di dalam ruang pertandingan sendirian..dia tertawa geli melihat tingkah lucu yuanna,, dilihatnya yuanna berbicara pada dirinya sendiri, tidak hanya itu kadang kadang yuanna juga mengangguk anggukan kepalanya.. Setelah merasa puas memandang yuanna Shin akhirnya masuk kedalam ruang pertandingan.
“ kau sampai duluan adik xu idris?” Tanya shin merasa senang untuk pertama kalinya berhadapan secara langsung dengan yuanna.. selama hampir dua tahun dia selalu memperhatikan yuanna tapi tidak pernah berbicara secara langsung kepadanya..
“langsung saja.. maaf mengatakannya..aku ingin menanyakan sesuatu padamu?” Shin tersenyum mendengarkan permintaan yuanna.. dia bahkan belum sempat mengambil posisinya.
“Oh... baiklah.. aku sudah tidak sabar berhadapan dengan mu.. aku dengar dari sien ya kau lumayan licik” ucap shin dengan sengaja..dia melakukannya agar Yuanna menjauh dari sien.. Dia tahu jika yuanna terus dekat dengannya,, keluarga Co akan melakukan hal buruk kepada yuanna.
__ADS_1
“ apa maksudnya.. seenaknya saja bilang orang licik..ini juga pertama kalinya kita bertemu bagaimana mungkin kau bisa melihat orang hanya dari perkataan orang lain...aku tahu sien ya kakak mu..tapi omong kosong seperti itu bahkan dengan mudah kau percayai.. kau tidak seperti yang dibicarakan kebanyakan orang.. apa nya yang cerdas.. dekat orang nya saja belum sudah bilang aku licik” omelan yuanna membuat Shin merasa lucu.. tanpa disadari ia mulai tertawa.
“Hahahahaha” tawa shin tak tertahankan lagi..dia sangat senang saat itu.“ kan sudah kukatakan.. aku mendengar dari sien.. bukan aku yang mengatakan kau licik.. tapi melihat dari perkataan mu barusan.. aku baru sadar.. mungkin yang dikatakan sien benar adanya.. belum saja aku mendapatkan posisi dudukku. Kau sudah ingin bertanya sesuatu padaku. Kau tidak suka bertele tele ya.. baiklah tanyakan saja” ejek shin ,, shin juga merasa bersalah untuk berbohong. Tapi ia merasa itu baik untuk dilakukakan.
“ Baiklah.. langsung saja... kalau aku kalah kau akan jadi kan aku pembantu mu kan? Dan kalau kau kalah bagaimana?” pertanyaan yuanna membuat Shin terkejut,, dia tidak menyangka bahwa orang yang disukainya ingin menantanganya” langsung saja lagi.. kalau aku menang.. suruh semua orang orang yang telah kalah di pertandingan catur dengan mu melindungiku sampai aku menyelesaikan sekolahku.. termasuk kau” Shin tersenyum mendengarkan kesepekatan yang di ajukan.. sebenarnya dia ingin mengalahkan yuanna untuk melindunginya.. jika yuanna bisa menjadi pembantunya..royan tidak akan berani untuk mendekatinya dan dia juga punya alasan untuk melindunginya.. tapi karena yuanna sendiri yang langsung meminta perlindungan maka shin tidak punya pilihan selain mengalah..
“Apa kau yakin kau bisa menang melawan ku?” Shin sengaja menantang untuk melihat seberapa besar kesungguhan yuanna.
“ Ini adalah pertandingan hidup dan mati ku.. bagaimana bisa aku kalah” shin sadar apa yang dikatakan yuanna benar.. tapi tetap saja dia merasa lucu dengan kata katanya.
“Pfft.. hahahahahahha....” Untuk kedua kalinya dia tertawa dihadapan yuanna.
“baiklah.. kita mulai kesepakatan kita” shin meraih tangan yuanna untuk membuat kesepakatan dilakukan.
Seseorang tiba tiba masuk kedalam ruang tersebut.. dia mulai sadar bahwa dia berada di kamar apartemen milik salah satu temannya.
“Kau sudah sadar” tanya laki laki yang baru masuk itu..dia adalah idris
“ahh.. aku tidak menyangka bisa tertipu” ucap shin .. dia lalu bangun dari baringannya dan mengambil posisi duduk menyandarkan diri digagang kasur.
“Hahahaha... kau mulai tidak hati hati.. aku juga tidak menyangka bahwa Zu berkhianat”
“kenapa aku bisa berada disini”
__ADS_1
“ Aku sudah mengecek Cctv,, yuanna menggantikan posisimu diculik,, kalau bukan karenannya kau mungkin sudah dibawa pergi oleh Zu entah kemana” jelas Idris membuat Shin terkejut seketika.. dia mulai gelisah dan khawatir memikirkan keadaan yuanna. “tenang saja.. Joila sudah menghubungi Yuanna..dia baik baik saja,, dia bilang Sien mencoba menculik mu,, dia berencana menggunakan mu untuk membuat yuanna kembali padanya” jelas idris menenangkan hati shin.
“bagaimana dengan hasil kejadian dicctv?” tanya shin penasaran..
“Mereka mengarungimu.. lalu Yuanna menggantikan posisimu.. tidak berapa lama kemudian Seorang wanita dari keluarga Shi menemukan mu..mungkin saat itu yuanna meminta pertolongannya.. lalu kau dibawa kerumah sakit.. kemudian joila datang menjemputmu..hahahaha seperti itu lah kira kira” jelas idris sambil tertawa melihat Shin bisa melakukan kesalahan.
“Aku mestinya tidak mudah begitu saja mempercayai orang”
“Joila dengar dari yuanna ,, sien mencoba menggunakan anak kedua Zu sebagai sandera pengganti mu..hahahah Sien mulai bergerak... entah itu karena keinginannya sendiri atau perintah ketua Co.. aku tidak tahu yang mana”
“bagaimana hasilnya.. kau sudah menemukannya?” shin mengubah topik pembicaraan.
“ belum.. ruangan lain terkunci.. sepertinya ruangan ruangan tersebut juga membutuhkan darah untuk terbuka.. orang yang kau cari adalah bagian dari keluarga Lu.. cara membukanya harus menggunakan darah Lu.. dan lagi penjaganya terlalu ketat.. aku yakin sekali mereka tidak mengizinkan Seseorang sembarangan masuk apalagi ibumu,, sepertinya menyamarpun percuma”
“Ahh benar..orang itu memang sangat dilindungi.. kalau tidak,, ibuku pasti sudah bisa keluar dari keluarrga Co.. Bagaimana dengan bukunya.. harusnya kau bisa sudah bisa mendapatkannya.”
“itu juga masalah yang sangat sulit.. jika ingin masuk kedalam ruangan itu.. kita harus membuka Enam pintu .. semua pintu dapat terbuka jika kita memiliki semua darah dari keluarga besar.. masalahnya tidak mudah mendapatkan darah dari keluarga Shen”
“Aku paham..sekarang istirahat lah dulu..ahh apakah kau mendapatkan ponselku?”
“Yuanna menemukannya untuk mu..hahaha bersiap siaplah dia akan mengetahui rahasiamu”..
sHin mulai merasa khawatir mendengarnya.
__ADS_1