Tuan, Aku Siap Membantumu

Tuan, Aku Siap Membantumu
raja negara


__ADS_3

"Yuanna... " Ucapnya masih dengan menggenggam ponsel ditelinganya..


"Yuanna!" Tanya Idris yang saat itu terkejut mendengarkan ucapan natto.. '"hei natto...kau bilang apa tadi... " Natto yang tidak bisa menahan kerinduannya lagi menjatuhkan ponselnya dan bergegas lari keluar kantor...


"Yuanna.. tunggu aku" ucap nya kemudian sembari melangkahkan kaki laju menuju pintu lift... Karena merasa pintu lift tidak terbuka juga.. Natto bergerak menuju tangga darurat dan terus berlari tidak peduli siapapun yang ia tabrak saat itu..


"Astaga.. itu presdir natto bukan!" Sekertaris natto sangat terkejut ketika melihat natto terburu buru berlari keluar perusahaan dengan hanya mengenakan baju kaos biasa dan rambut yang berantakan..


"Iya..itu benar Presdir... Luar biasa.. walaupun penampilannya berantakan.. .dia masih tetap tampan.. " jawab wanita yang lainnya dengan menatap punggung natto yang mulai menghilang menuruni tangga..


"Bukan itu maksudku,, sudah 2 tahun lamanya dia tidak keluar dari kantornya kecuali meeting,, kenapa sekarang dia tiba tiba keluar.. dan yang lebih parah,, penampilannya itu loh... Tidak seperti dia yang biasanya" jelas sekertaris natto kepada temannya..


"Ntahlah... " Jawabnya masih tercengang melihat ketampanan natto.


******


Idris terkejut mendengar suara natto yang menyebut nama adiknya.. dengan bergegas ia berdiri dari kursi tahtanya..


"Siapkan helikopter" perintahnya kepada Nana


"Mau pergi kemana?" Tanya nana yang merasa aneh dengan Idris yang tiba tiba meminta helikopter.


"ke kota F segera" jawabnya serius


"Astaga,, ke Kota F yang hanya 4 jam berkendara mobil saja harus menggunakan helikopter... Kenapa tiba tiba kau meminta yang aneh aneh sih" kesal Nana lalu bergegas menghubungi pihak militer kerajaan untuk membawakan helikopter segera.


"Cepat saja lah" bentaknya kemudian.. Nana sudah terbiasa menerima sifat keras Idris selama 2 tahun menjabat sebagai tangan kanan serta orang paling dipercayainya..dia juga tidak pernah mengeluh dan mempersalahkan hal tersebut.


Idris yang saat itu sedang mengenakan seragam kerajaan anggun dari kesenian klan Lu dengan buru buru naik ke sebuah helikopter yang telah mendarat dihalaman istana.. dia berdiri tersenyum kepada Nana yang saat itu berdiri memandang Idris yang akan pergi.


Laki-laki itu berdiri dipintu helikopter dengan salah satu tangan menggenggam pegangan pintu dan tangan lainnya dia arahkan ke nana untuk mengajaknya ikut serta masuk kedalam bersamanya..

__ADS_1


"Ayo.. kita temui yuanna,, yuanna sudah datang" ucapnya tersenyum lembut kearah Nana yang tanpa sadar meneteskan air mata bahagia .. dia meraih tangan Idris,, Idris menarik tangan nana kepelukannya.. Idris dia mendudukan nana dipangkuannya saat itu... Dia membiarkan Nana menangis didada bidangnya.. Idris ,, tanpa ia sadari ia mulai merasakan sesuatu telah masuk kedalam hatinya,, dia memeluk erat Nana yang saat itu menangis dipangkuannya..


******


Lian melangkahkan kaki perlahan lahan menatap seorang wanita yang sedang menangis terisak Isak dihadapannya... Sesekali dia memejamkan matanya untuk memastikan dengan jelas pandangannya.. Lian tersenyum bahagia penuh kerinduan..air matanya menetes tanpa ia sadari .


"Yuanna" ia berlari menuju wanita yang sedang menangis dihadapan Shin itu.. "hikkss... Haaa...hiks" Lian memeluk silly dengan tangisan terisak Isak.. silly berhenti menangis karena merasa sangat aneh dengan orang yang tidak dikenalinya tiba tiba datang


Memeluknya..


"Yuanna" panggil Lian lagi sembari mengetatkan pelukannya ,, Shin yang memandang kejadian itu merasakan rasa sakit yang luar biasa .. dia mencoba pergi tapi tidak mampu.. saat itu Shin sedang merasa cemburu tak tertahankan.. dia berusaha keras mengalihkan pandangannya kearah lain..


"Aku bukan yuanna,, aku saudara kembarnya,, sudah sudah.. jangan menangis lagi... " Ucap silly sembari menepuk nepuk punggung Lian..


"Saudara kembar" perkataan Silly mengejutkan Lian seketika..


"HM" angguk silly "aku saudara kembarnya" jawabnya mencoba melepaskan Lian.."Kau salah orang!" Ucap silly lagi meyakinkan lian, dia masih mencoba melepaskan Lian.. tapi Lian tidak ingin melepaskan pelukannya.


"Tidak.. aku tidak salah orang.. aku ini adalah pacarmu.. percayalah kepadaku.. " ucap Lian berbohong masih tidak ingin melepaskan silly .


"Iya,, aku ini pacarmu.. pacar kembaran Yuanna" jawab Lian berbohong tidak ingin melepaskan silly..


"Benarkah!.. " Silly masih tidak bisa mempercayai ucapan Lian .


"Benar,, sungguh aku ini pacarmu" Lian mencoba meyakinkan silly.. Shin merasa geram dengan pemandangan yang ada dihadapannya.. dia berusaha mengalihkan pandangannya tapi tetap saja ingin melihat silly..


"Kalau benar aku pacarmu... Beritahu kepadaku siapa namaku!'" tanya silly kemudian mencoba menguji Lian..


"Yuanni" jawab Lian .. mendengar jawaban Lian tersebut membuat silly semakin tidak yakin bahwa Lian adalah pacarnya..


"Minggirlah.. kau bukan pacarku" silly mencoba melepaskan Lian...

__ADS_1


"Yuanna" suara laki laki yang tidak dikenal silly terdengar lagi.. laki laki tersebut tiba tiba datang menghampiri silly yang masih berada dipelukan Lian.. dengan sigapnya laki laki itu memisahkan Yuanna dan Lian..


"Minggir" natto melepas paksa Lian dari pelukan silly kemudian mengambil tubuh silly kedalam pelukannya. "Yuanna.. aku merindukanmu.. sungguh sangat merindukanmu..." Ucapnya sembari memeluk silly .


"HM.. lagi lagi... " Ucap silly kesal " aku ini bukan yuanna.. aku ini saudara kembarnya" jelas silly mencoba melepaskan natto tapi natto tidak ingin melepaskannya..


"Kembaran" tanya natto merasa ada yang aneh dengan Silly.


"Iya..aku kembarannya.. kau ini salah orang" silly mencoba melepaskan natto tapi tenaganya tidak cukup..


"Tidak.. aku tidak salah orang.. iya benar kau kembaran Yuanna.. aku ini adalah mantan pacarmu.. apakah kau tidak ingat aku!'" ucap natto berbohong tidak ingin melepas silly..


"Mantan pacar!" Tanya silly merasa tidak yakin karena ia tidak mengenal natto saat itu..


"Iya.. aku mantan pacarmu..percayalah kepadaku..." Natto mencoba meyakinkan Silly..


"Kalau kau benar mantan pacarku.. kau pasti tahu namaku!'" silly mencoba menguji Natto karena tidak meyakini perkataannya.


"Yuanni" ucap natto.. silly lagi lagi dibuat kesal dengan jawaban laki laki yang memeluknya hari itu..


"HM.. minggirlah.. namaku itu bukan yuanni... " Ucap silly mencoba melepaskan pelukan natto tapi tidak berhasil.


" Wings kretetektetetktekterkterk" suara helikopter tiba tiba terdengar berdenging ditelinga.. Silly memandang seorang yang ia rasa adalah pemimpin negara sedang berdiri tegak di depan pintu helikopter.. natto yang terkejut dengan kedatangan helikopter terpaksa harus melepaskan pelukannya ke silly...


Idris ,, dia menggertakkan gigi menahan keinginannya untuk menangis ketika melihat adiknya memandang kearahnya.. Nana yang masih duduk dikursi helikopter tidak kuat lagi menahan tangisan bahagianya.. dia menangis memandang seorang wanita yang sangat ia tunggu kedatangannya sedang menatap keatas helikopter...


Tanpa pikir panjang..Idris yang sudah tidak sabar ingin memeluk adiknya itu lompat dari helikopter yang masih belum mendarat..membuat semua orang terkejut setengah mati melihatnya..


"Astaga.. dia pasti sangat membenciku karena telah mengambil suami adiknya sampai sampai harus lompat hanya untuk menangkapku" gumam Silly dalam hati yang saat itu sudah merasa ketakutan.. dia kemudian berlari kearah Idris yang sudah berdiri tegak diatas tanah.


Melihat silly berlari kearahnya.. Idris dengan sigapnya memberikan tubuhnya untuk segera dipeluk oleh silly..

__ADS_1


"Ampuni aku yang mulia..maafkan lah kesalahan ku" silly menangis terseduh seduh memeluk kaki Idris yang saat itu sedang bersiap siap untuk memeluk adiknya.. semua orang tercengang melihat sikap aneh silly yang tiba tiba menjatuhkan dirinya untuk memeluk kedua kaki Idris.. "aku tidak tahu kesalahan ku dulu itu sangatlah fatal.. sungguh aku sangat menyesal telah merebut suami adikmu.. aku akan menerima segala hukuman darimu yang mulia .... Tapi...tapi sebelum itu izinkan aku untuk bertemu yuanna terlebih dahulu." Silly menangis ketakutan memohon pengampunan dari Idris yang tidak tahu apa apa.. Nana yang telah turun dari helikopter merasa aneh dengan sikap silly saat itu.. ia kemudian mendekati Silly untuk membuatnya berdiri.


"Maafkan aku yang mulia ratu.. sungguh aku ini sangatlah bodoh dimasa lalu, kalau saja aku bisa mengendalikan perasaan hatiku ini,, tentu aku tidak akan pernah berselingkuh dengan suami yuanna yang menyebabkan mereka harus bercerai" silly berpindah posisi memeluk kaki Nana yang baru saja mendekati mereka... .


__ADS_2