Tuan, Aku Siap Membantumu

Tuan, Aku Siap Membantumu
rapat


__ADS_3

tuk tuk tuk..


Suara Sepatu hak Yuanna terdengar menggema di koridor perusahaan Shin, berjalan menuju ruangan presdir, dia melihat seorang wanita yang tak lain adalah sekretaris Shin berdiri dari posisi duduknya dan menyapa wanita itu.


menggebrak meja sekertaris shin, lalu berkata.


“hubungi presdir" pintanya sedikit keras " katakan padanya Go ansi, bibinya ingin bertemu” lanjutnya memberi perintah.


“Baiklah nona” jawab sekertaris shin menuruti, lalu mengangkat telpon kanto dan mulai menghubungi pemilik perusahaan, tidak memakan waktu lama, wanita itu menyuruh yuanna untuk memasuki ruang presdir.


tersenyum senang, yuanna mulai melangkah kaki menuju keruangan suaminya.


*********


masuk kedalam ruangan dan tersenyum lembut ketika melihat Shin yang duduk menunggunya.


“Presdir.. “ memberi hormat kepada Shin. Diruangan tersebut, ia melihat joila sedang berdiri disebelah laki-laki yang ia cari sembari memegang beberapa berkas ditangannya.


Yuanna tersenyum hangat karena dia sangat senang melihat Shin, wanita itu terlihat sangat merindukan Shin karena sudah satu hari tidak bertemu, ya wajar saja, dia bahkan tidak kembali kerumahnya, malahan memilih untuk tidur diapartemen Arra karena kembali dari kantor larut malam.


“ Nona Ansi adik dari Nyonya Go anya." mulai membuka suara "katakan langsung apa yang anda inginkan..?" tersenyum nakal " Aku tidak punya banyak waktu untuk berbasa-basi padamu" lanjut Shin memandang wajah Yuanna yang telah berubah "rapat juga akan segera berlangsung” mulai berdiri dari kursi lalu memakai jaket kerjanya, tampaknya Shin memang tidak memiliki banyak waktu hari itu.


“ baiklah presdir, langsung saja." begitu Cepat ingin mengatakan maksud hatinya "saya ingin ikut rapat dan masuk keruang rapat bersama anda!" Pinta wanita itu terang-terangan "Supervisor Nam tidak mengizinkan saya ikut rapat karena saya adalah karyawan baru, jika saya masuk keruang rapat bersama anda." mulai mengatakan keinginan hatinya "tidak mungkin ada orang yang Akan mempermasalahkan, bukan..?" lanjut wanita itu membuat Shin tersenyum tipis "saya sudah mempelajari dan memahami bahan-bahan yang akan dibahas didalam rapat kali ini " ucapnya menjelaskan "saat ini saya memiliki ide pengembangan dan ingin mengeluarkan ide yang telah saya dapatkan." lanjutnya lagi menjelaskan tujuannya mengikuti rapat "Jika saya tidak mampu memuaskan hati presdir dengan hasil yang sudah saya kerjakan." memberikan penawaran "presdir Sun bisa memecat saya hari ini juga,bagaimana?” sungguh, wanita itu benar-benar sangat nekad memberikan pilihan.


“Hmm “ Shin terlihat menganggukan kepala berkali-kali, tampaknya ia sedang memikirkan sesuatu “ baiklah” jawab Shin setelah selesai berpikir, lalu melangkah kaki diikuti dengan yuanna yang tersenyum senang dibelakangnya.


*******


Aku mengikuti Shin dan joila memasuki ruang rapat. hari itu, Semua orang tampak kaget melihatku masuk keruangan itu, aku lontarkan senyuman nakalku,dan melirik kearah supervisor Nam yang terlihat tidak menyukai kehadiranku.


sungguh sangat kesal ketika dia tidak mengizinkanku mengikuti rapat, Padahal aku telah sangat lelah lembur semalamam demi menemukan ide pembangunan.


tentu saja aku punya jalan lain agar bisa ikut serta rapat kali itu, dengan memasuki ruangan bersama pemimpin rapat. hebat bukan..?.


walaupun aku adalah karyawan baru tapi tetap saja, aku ingin berusaha membantu shin.

__ADS_1


rapat telah dimulai, aku duduk sedikit jauh dari tempat Shin berada. melihat semua orang mulai mengeluarkan pendapat masing-masing, sepertinya shin tidak begitu tertarik dengan ide ide yang telah dikemukakan.


tenang saja Shin, istri mu yang baik hati ini tidak akan mengecewakan mu.


pasti tidak akan mengecewakanmu,


akhirnya giliranku memberikan ide tentang pembangunan Plaza Sun telah tiba.


“ Nona Go, silakan memberi pendapat” joila memperkenankanku untuk mulai berpendapat, berbicara tentang joila, tadi malam dia benar benar sangat menggangguku.


mungkinkah jaket itu darinya?, ahh benar-benar, karena kelelahan bekerja, aku tidak sengaja ketiduran , setelah bangun aku mendapati sebuah jaket telah menyelimutiku.


aku yakin itu adalah Jaket milik joila,


aku pernah mendengar bahwa dia dan nona ansi memang berteman, mungkinkah joila memiliki perasaan terhadap nona ansi...?


sayang sekali, aku hanyalah orang yang meminjam identitasnya saja.


maafkan aku nona..


“Langsung saja, tanpa pembukaan." aku ini bicara apa sih "aku tidak suka desain bangunan ini” semua orang terkejut mendengar kata-kata ku, begitu juga dengan shin, tidak peduli apa yang mereka pikirkan, aku akan melanjutkan ideku “ bisa saja desain ini dipakai tapi akan ada beberapa bagian yang harus diganti,bahan bahannya juga perlu diganti.” Aku berjalan menuju podium ruangan, mencolok kan flasdishku ke laptop lalu membuka map kota yang tadi malam telah kupersiapkan. semua orang mulai memperhatikan ku, begitu juga dengan Shin.


Shin hari ini aku akan berusaha memuaskanmu.


tunggu saja.


“ Aku memilih tempat ini sebagai zona pembangunan, menurutku tempatnya sangat strategy, memang tidak terlalu ramai seperti tempat yang lain, tapi tempat ini merupakan tempat yang dikunjungi banyak orang." jelasku kepada mereka.


"target ku bukan hanya orang dalam negeri saja, aku akan menarik perhatian orang-orang luar negeri yang singgah ketempat ini untuk menghabiskan masa libur mereka." lanjutku lagi mulai memandang kearah Layar Monitor besar didepanku "lihat.. “ kutunjukan kepada semua orang wilayah peta yang telah kutandai “jika kita bangun didaerah sini, orang orang bisa melihat pemandangan laut dari ketinggian bangunan yang kita bangun." lanjutku mulai menunjuk bagian-bagian tertentu dari peta dilayar monitor dengan pena "tidak hanya itu, mereka juga bisa melihat kebun binatang dari atas gedung. Aku juga ingin menghubungkan plaza dengan resort yang ada didekat sini, dengan menghubungkan keduanya.." senang sekali mereka memandangku begitu antusias "pelanggan hotel bisa dengan mudah pergi keplaza kita tanpa harus bersusah payah turun dari resort." terangku lagi "tidak hanya itu,mereka juga bisa melihat keindahan pantai dan kebun binatang saat berjalan menuju plaza yang akan kita bangun." lanjutku lagi begitu senang menuangkan ide ku "di tempat penghubung tentu saja kita akan sediakan beberapa kursi, para pelanggan juga akan senang duduk bersantai sembari memakan makanan yang mereka beli dari plaza kita, aku juga telah menyiapkan beberapa event mingguan yang bisa plaza kita adakan untuk menarik pelanggan datang." tambahku lagi, " kita akan memasukan Restoran Sun khusus ditempat ini.." mulai menunjukan desain bangunan yang telah dibuat oleh arsitektur "aku ingin bangunan ini terbuat dari bahan kaca, yang tak tembus dari luar tapi tembus dari dalam, artinya orang dari luar tidak bisa melihat kedalam bangunan dan orang dari dalam mampu melihat suasana diluar dari kaca bangunan tersebut bicara tentang resort,tentu saja aku telah memikirkannya matang matang." inilah saatnya kutunjukan hasi usahaku "resort yang kita tuju adalah resort dari perusahaan Zin, pemiliknya adalah Aktor berbakat Zin Zilian dan untuk membujuknya bekerjasama dengan perusahaan kita itu sangatlah mudah."Lian tunggulah pembalasan dariku "kita hanya perlu bantuan dari Istri presdir Sun” semua orang tampaknya sangat terkejut dengan ide yang baru saja ku lontarkan, mereka pasti tidak menyangka bahwa aku akan meminta bantuan istri presdir yang tak lain adalah aku sendiri didepan mereka.


“ apa yang kau butuhkan dari istriku?” bagus,Shin mulai tertarik dengan ideku, tentu saja tertarik. aku telah memikirkan ide ini semalaman


“ Kalian tahu game populer akhir akhir ini, Game Lord of Royal Kingdom.." senang sekali, mereka terlihat begitu fokus mendengarkan penjelasanku "aku dengar, Akun terkenal atas nama Heroine Yuanna adalah akun pribadi milik istri presdir, dan aktor Zin Zilian sangat menginginkan akun tersebut sebagai hadiah ulang tahun untuk teman masa kecilnya. namun tampaknya Istri presdir menolak keras menjual akun tersebut walau dengan bayaran semahal apapun” senang sekali aku bisa membanggakan diriku sendiri didepan orang lain, walaupun dengan identitas palsu."maka dari itu, Aktor Zin zilian tidak berhasil mendapatkannya"


“ Benarkah.. ?" tanya seorang dari peserta rapat "aku tidak menyangka, pemilik akun itu adalah istri presdir." ucapnya begitu mengagumiku, astaga "game itu terkenal sangat susah untuk dimainkan, game strategi yang bertemakan kerajaan itu sudah meraup keuntungan hingga miliyaran dolar, sudah dapat dipastikan istri presdir pasti orang yang sangat cerdas..” bagus, puji saja diriku.hahah aku mulai bangga pada diriku sendiri.

__ADS_1


“Benar, sudah beberapa bulan ini, akun itu tidak muncul lagi pada acara turnamen musiman" jelas seorang lainnya, mungkinkah dia penggemar game yang aku mainkan "padahal sebelumnya akun itu sangat terkenal selalu memenangkan juara di tiap tiap acara yang diadakan negara” Lanjutnya lagi terlihat kecewa, mungkinkah karena dia menganggumiku..?.


“ setiap menerima hadiah, pemilik akun tidak pernah muncul, hadiah selalu diterima oleh pasangan bermainnya." lanjut seorang lain ikut menyambung "ahh iya aku ingat.. " ingat, apa yang kau ingat memangnya ..?" zin zilian adalah pasangannya, bukan..?" ahh jadi kau mengetahuinya ya. " pantas saja aku dengar beberapa bulan ini, mereka telah berpisah, ternyata pemilik akun telah menikah dengan presdir kita.." jelasnya lagi, "wah wah pasangan yang cocok.” Puji karyawan tersebut, ahh membuatku sangat malu.


akhirnya, setelah lama kunanti, ada juga orang yang bilang aku cocok dengan shin, benar saja, saat ini tujuan hidupku adalah diakui oleh banyak orang bahwa aku pantas menjadi pendamping shin.


“Ehm..ehm.. cukup obrolannya.. “ perintah joila, laki laki ini benar-benar. tidak senang sekali ya mendengarku dipuji.


“Apa yang membuatmu yakin bahwa istriku mau memberikan akunnya kepadaku..?"shin mulai bertanya.


“Tentu saja aku yakin, karena nona Sun sangat mencintai suaminya” tentu saja akun itu akan kuberikan, kalau tidak yakin, mana mungkin aku dengan percaya diri bisa berada dipodium saat ini.


“Lihatlah presdir kita tersenyum." bisik seorang terdengar ditelingaku, iya, mungkin Shin tersenyum karena telah berhasil membuatku jatuh cinta kepadanya, meskipun demikian, tetap saja dia tidak mencintaiku. "aku baru pertama kali melihat presdir tersenyum seperti” apa yang kau katakan..? aku bahkan telah melihatnya tersenyum seperti itu setiap hari.


“Benar, aku juga” hahahah.. kasihan sekali kalian, tapi benarkah apa yang mereka katakan..,? mungkinkah shin punya perasaan padaku..? ahhh sudah lah, hal mustahil seperti itu jangan diharapkan.


“Ehmm .. "shin mulai mendehem "bagaimana kau tahu bahwa istri ku sangat mencintaiku?” tentu saja aku tahu, aku kan istrimu...


“Akhir akhir ini Nona Sun sering datang mengunjungi rumah mertuanya, tentu saja aku sering bertemu dengannya dan dia sering bercerita tentang kebaikan suaminya kepadaku, mata nya saja menunjukan rasa cinta yang begitu dalam, belum lama ini dia juga mengatakan bahwa dia tidak bisa hidup tanpa suaminya dan akan selalu berada disisinya” ahahah... bagus sekali kata kataku, semoga shin mempercayainya.


“Apa kau berkata jujur?” kenapa sulit sekali membuat shin percaya.


“tentu saja aku jujur”


“dari dalam lubuk hatimu?” apa apaan sih pertanyaan dia, aneh sekali tetapi tetap saja, aku harus membuat dia percaya.


.


“Tentu saja , aku bersumpah dari dalam lubuk hati ku..”


“Baiklah, aku setuju dengan ide nona go bagaimana dengan yang lain...?” wah..senang sekali.


akhirnya shin menyetujuiku semua orang juga terlihat setuju dengan ideku.


“rapat selesai” akhirnya rapat selesai juga, shin dan joila pergi begitu saja. aku harus mempersiapkan seluruh bahan untuk didiskusikan nanti.

__ADS_1


__ADS_2