Tuan, Aku Siap Membantumu

Tuan, Aku Siap Membantumu
aturan negara


__ADS_3

Didalam apartemen Yuanna..yuanna sedang mengoleskan obat kebibir Shin, shin memandang yuanna dengan tatapan penuh cinta.. lalu memeluk tubuh yuanna..


“Kenapa?” tanya yuanna merasa aneh karena shin tiba tiba memeluknya..


“Kenapa kau bertanya lagi... kau kan istriku sudah sewajarnya aku memelukmu” ucap Shin menggoda..


“Baiklah.. aku juga akan memelukmu.. bagaimana kalau menciumku... atau kita lakukan saja hal hal yang biasanya dilakukan suami istri” yuanna balik menggoda..


“Hahahahaha.... kenapa aku bisa mempunyai istri senakal dirimu” Shin tertawa geli mendengar ucapan istrinya.. dia lalu mengangkat tubuh yuanna dengan satu tangan dipundaknya.


“Hei.. ini bahaya” teriak Yuanna tidak terima. Detak jantungnya bahkan tak terhingga lagi.


“Bukankah kau mau melakukannya” shin malah semakin menggida wanita yang ia cintai.


“Benarkah.. harusnya aku pergi mandi dulu” jawab Yuanna nakal..shin menjatuhkan tubuh yuanna dengan lembut keatas kasur.


Malu-malu yuanna memiringkan wajahnya.


“Ayo kita tidur bersama” ajak shin yang sedang bergerak naik keatas kasur..setelah itu dia baring disamping yuanna sambil memeluknya.


“Tidur.. maksudnya tidur begini saja.. tidak melakukan apa apa?” tanya Yuanna melentangkan lagi tubuhnya masih dengan perasaan kesal karena shin selalu menundanya.


“Tidur bersama kan hal yang biasa dilakukan suami istri.. jadi yang kau maksud tadi apa?” shin menambahkan kekesalan kepada yuanna.


“Kenapa kau aneh sekali..padahal ada wanita seksi ada dihadapan mu tapi kau tidak bernafsu kepadanya.” Ucap yuanna dibuat kesal berkali-kaki hingga menghela nafas dan membuangnya begitu keras.


“Bukankah sudah kubilang padamu.. kita tidak boleh melakukan ini.. kalau semua sudah berakhir.. kau pasti akan memohon ampun padaku” goda shin lagi.. lalu mengeratkan pelukannya pada yuanna.. yuanna yang merasa kesal mau tak mau harus menerima keputusan Shin. Dia menyembunyika wajahnya didada bidang shin yang berdetak kencanga


******

__ADS_1


Beberapa hari yang lalu, sejak pengkhianatan yang dilakukan perusahaan Zu kepada shin.


Shin dan joila datang berkunjung dan masuk kedalam kediaman Zu..Ketua Zu sudah sangat yakin bahwa Shin yang selamat akan mendatanginya untuk membuat perhitungan.. dia berdiri menunggu shin dan joila mendekatinya..


“ kau sudah tahu maksud kedatanganku bukan?” tanya shin memastikan.. Shin tampak sangat serius.


“Aku tidak punya pilihan”jawab ketua zu ..mereka masih berdiri didepan pintu..Shin tidak berniat untuk memasuki rumah tersebut.


“Aku katakan padamu.. hari itu kau masih sangat beruntung,, jika bukan sien yang menangkap mu maka anak mu tidak akan kembali ketangan mu” jelas shin membuat bingung ketua Zu. Dia bahkan hingga mengernyitkan dahi kepalanya.


“Apa maksudmu?”


“Akhir akhir ini perusahaan mu sudah meningkat jauh dan berkembang lebih pesat...."


“Lalu” semakin dibuat penasaran, ketua zu mulai mengkhawatirkan nasib perusahaannya.


“Berikan seluruh bukti bukti kepadanya,!” perintah shin kepada joila..joila lalu memberikan beberapa dokumen dan foto foto kepada Ketua Zu..


“Dinegara ini hanya bisa berdiri 6 perusahaan besar.. Co, Shen, Lu, Ou, Zin dan Xu.. kalau perusahaan Zu melangkah naik lebih maju seperti saat ini..cepat atau lambat mereka akan mengambil seluruh keluargamu..tidak hanya itu..mereka akan membuat orang orang yang kau sayangi merasakan penderitaan yang lebih berat daripada kematian ..dan memaksamu meninggalkan perusahaan besar mu seperti perusahaan perusahaan yang terdapat didalam dokumen itu.. terserah mau percaya atau tidak..kau bahkan tidak punya kesempatan untuk masuk menjadi salah seorang diantara mereka” jelas shin memperingati. Tubuh ketua Zu seketika itu mendadak gemetaran..dia memang pernah mendengar berita beberapa perusahaan besar tiba tiba gulung tingkar tapi tidak pernah tahu penyebabnya.


“Jadi aku harus bagaimana.. aku sudah memulai bisnis ku sejak lama dan saat saat ini aku baru bisa merasakan jerih payahku.. bagaimana mungkin aku akan menyerah” ucap ketua zu meminta saran.


“Kau mau aku menolongmu?” tanya Shin mulai memancing.


“Benar, kau adalah cucu dari ketua co..kau pasti tahu cara membantuku.


“Kau tidak ingat apa yang kau lakukan padaku” sindir shin mengingatkan


“aku tidak punya pilihan.. bahkan polisi pun tidak akan mampu membantuku.. keluarga Co sangat dilindungi.. mereka sangat dekat dengan keluarga Shen yang saat ini memimpin negara” jelasnya..ketua Zu masih sangat ketakutan.

__ADS_1


“Hmmm kau hanya perlu membawa keluargamu keluar dari negara ini .. tinggal pilih kau atau anak mu Zu Wan zi yang akan memipin perusahaan mu bergabung dengan perusahaan Xu.. hanya Perusahaan Xu satu satunya yang bisa menolongmu..pikirkan itu baik baik” saran shin lalu membalikan tubuhnya dan melangkahkan kaki diikuti joila meninggalkan ketua Zu yang tubuhnya masih gemetaran.


dirumah Go


siang itu Sun sihan, Ayah shin berjalan masuk kedalam rumah.. dia ingin segera menemui istrinya untuk membicarakan sesuatu hal penting...


“sayang...kau dimana?”panggilnya setelah sampai diruang tamu.


“Aku disini..” Ucap Anya lalu keluar dari kamarnya


"ada apa sepertinya kau sedang ada masalah?” Tanya anya kepada Sihan yang terlihat aneh.


“Hmm” sihan menganggukan kepalanya..ia mendatangi istrinya lalu memeluknya..


“Sudah dimulai... tuan muda Xu sudah menguasai perusahaannya.. Sami akhirnya selamat dan sudah dibawa kejerman..sekarang giliranmu yang pergi.. maaf kita harus berpisah dulu untuk sementara waktu,, aku juga harus bergabung. “ ucap Sihan merasa sangat bersalah.


“Tidak apa apa..aku tahu ini sudah waktunya.. aku juga merasa senang akhirnya rencana bisa dimulai walaupun harus mengatur ulang.. aku tidak menyangka rumah ini bisa sangat berguna” Jawab Anya penuh perhatian..


“aku pasti akan sangat merindukanmu.. aku juga mungkin akan jarang mengunjungimu” ucap sihan merasa sedih


“Hmm” anya menganggukan kepalanya “ini adalah kesempatan.. kalau kita sia siakan dan gagal seperti dulu lagi.. akan sangat merugikan.. ada banyak nyawa orang jadi taruhan..mereka harus dihentikan”


“Benar.. sekarang tinggal aku yang masih bertahan .. sami saat ini sedang dalam masa pemulihan..dan Leo masih belum berhasil didapatkan.. aku akan bantu anak anak kita.. aku tidak menyangka hari ini akan datang juga” ucap Sihan mulai semangat..


“Jadi kapan aku akan pergi?” tanya Anya..


“Kenapa kau buru buru ingin pergi” ucap Sihan manja..


“Hahahah..ada apa denganmu” Anya tertawa geli lalu melepaskan pelukan Sihan.

__ADS_1


“Hmm” sihan hanya menggelengkan kepala.. dia begitu sangat mencintai istrinya.


__ADS_2