Tuan, Aku Siap Membantumu

Tuan, Aku Siap Membantumu
seorang klan Xu yang tersisa


__ADS_3

Semua orang mulai berkumpul kembali ketempat perkemahan.. yuanna telah mengatakan bahwa dia mengetahui seorang kakek yang dia kenal dimasa lalu berada dipulau Kecil tersebut dari ingatan yang baru ia dapatkan kembali.. dia berdiri kemudian meletakan kedua telapak tangannya kesebelah mulutnya untuk memanggil nama orang..


"Kakek Yiu,,, ini aku yuanna.. aku datang mencarimu.." teriak yuanna "kakek Yiu,, aku mencarimu..." Teriaknya lagi... " Kau ingat Buaya Buaya.. kolam buaya.. Laki laki tua kejam dan jahat.. kakek Yiu aku mencarimu.. aku sudah bisa keluar dari tempat keji itu" teriak yuanna lagi membuat semua orang merasa aneh..


Beberapa saat kemudian,, salah satu tenda yang didirikan ditempat perkemahan tersebut roboh.. Sebuah pintu bawah tanah tiba tiba terbuka.. beberapa menit kemudian seorang laki laki tua keluar dari pintu tersebut..


"Mana yuanna kecil?" Tanya laki laki tua tersebut kepada semua orang yang berkeliling di tempat itu..


"Kakek Yiu.. aku yuanna" ucap yuanna menjawab panggilan..


"Kode " ucap laki laki tua meminta sesuatu..


"Peta masih tersembunyi" ucap yuanna kemudian membuat laki laki tua itu menganggukan kepala..


"Hahahhaah... Benar benar.. kau sudah besar ya" ucap laki laki tua yang dipanggil yiu itu sembari berjalan menghampiri yuanna lalu menepuk nepuk punggungnya setelah ia dekat.


"Ayo masuk masuk.. "ajak laki laki tua itu kepada Yuanna.


"Kakek..mereka teman temanku.. bolehkah aku mengajak mereka masuk" pinta yuanna membuat laki laki tua itu tidak menyenanginya. "Kakek.. kau kan sudah berjanji kepadaku akan menuruti permintaanku" ucap yuanna serius seketika yang membuat laki laki tua itu tertegun.


"Baiklah.. kalian boleh masuk" ucap laki laki itu memperbolehkan dengan terpaksa..


*******


semua orang telah memasuki ruang bawah tanah yang ditempati oleh Yiu,, ruangan bawah tanah itu tampak seperti sebuah rumah dari dalam,, ada banyak kamar yang mengisi ruangan tersebut,, dibawah ruangan terdapat ruangan lainnya yang bisa ditelusuri melalui tangga.. semua orang tampak sangat takjub melihat desain ruangan itu,, tanpa terkecuali Shin yang biasanya tidak terlalu tertarik akan sesuatu hal kecuali yuanna.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian mereka telah duduk diruang tamu yang berada dilantai bawah ruangan tersebut.. Yiu memandang kearah Yuanna yang saat itu sedang berbicara dengan Nana.. matanya tidak mempercayai apa yang ia lihat...


Dia tidak menyangka anak kecil yang selama ini dikenal telah berubah sifatnya menjadi jauh lebih ceria dibandingkan sebelumnya..


"Kakek... Aku datang mencarimu untuk meminta pertolongan!" Ucap yuanna membuka suara saat dia telah menyelesaikan obrolannya dengan Nana..


"Hmm... Aku kira kau datang kemari untuk tinggal bersamaku,,!" Ucap yiu kecewa dengan yuanna yang telah lama dinanti kedatangannya.


"Tidak,,, aku datang untuk menyelamatkan diriku dengan bantuanmu,, bisakah kau ikut bersama kami untuk mengumpulkan seluruh Ketua klan asli negara ini,, aku dengar kau adalah guru seluruh klan asli?" Pinta Yuanna membuat wajah yiu berubah seketika..dia yang tadinya merasa senang karena kedatangan yuanna menjadi kesal.


"Omong kosong,, bagaimana mungkin aku sanggup melakukan itu,, yuanna ada baiknya kita bicara diruangan lain... Aku merasa tidak nyaman dengan keberadaan teman temanmu disini!" Pinta Yiu kepada Yuanna yang membuat semua orang disana merasa curiga..


"Baiklah.. tapi biarkan aku membawa dua orang ikut bersama kita!" Pinta yuanna semakin membuat yiu kesal..


"Aku hanya akan membawa kakakku,, dan mmm.." ucap Yuanna sembari memandang kewajah Shin yang membuat Yui terkejut.


" suaminya,, aku adalah suaminya" ucap Shin tiba tiba,, saat itu yuanna berpikir bahwa apa yang dikatakan Shin hanyalah sebuah kepura puraan untuk menyelesaikan masalah mereka..


"Kau suami yuanna kecil?'" tanya Yiu penasaran.. dia yang masih sangat terkejut dengan Kedatangan Idris bertambah sangat terkejut lagi mendengar yuanna yang ia kenal telah memiliki suami..


"Baiklah.. kalian berdua boleh ikut bersama kami'" ucapnya kemudian memberi izin.


Mereka berempat berjalan menuju sebuah ruangan yang pintunya dapat terbuka dengan hanya menggunakan darah. Yiu menyuntikan alat suntik ke pergelangan tangannya untuk mengambil darah yang ia miliki kemudian menyuntikan kembali darah tersebut kesebuah botol kecil yang terbuat dari silikon yang berada di tengah tengah pintu ruangan tersebut.. darah Yui memenuhi seluruh isi botol, beberapa saat kemudian botol tersebut berputar dan darah yang disuntikan kedalamnya hilang seketika,, pintu setebal dinding akhirnya terbuka menjadi dua bagian kesamping..


Yuanna yang telah mendapatkan sedikit ingatannya kembali, melihat hal tersebut tidak asing lagi baginya.. dia tersenyum kecut ketika harus menyaksikan pembukaan pintu yang sangat mengerikan itu untuk kesekian kalinya lagi..

__ADS_1


Shin dan Idris terkejut ketika melihat sebuah benda seperti tabung yang berbentuk Kerucut sedang berputar secara perlahan dididalam ruangan tersebut , tapi tidak dengan yuanna.. dia tampak telah terbiasa melihat semua keanehan yang ada didepan matanya..


Didalam tabung kerucut tersebut terdapat 8 kotak berwarna.. kotak kotak tersebut diletakan secara melingkar didalamnya,, warna warna kotak seperti warna asap bom yang telah dijelaskan oleh ketua Ou kepada yatto didesa Ou sebelumnya..


Yui berjalan mendekati tabung tersebut diikuti oleh Shin,, yuanna dan Idris.. mata yuanna yang tadinya masih ceria telah berubah menjadi menyeramkan.. Shin dan Idris belum pernah melihat orang yang dicintai memandang sesuatu setajam itu sebelumnya .


"Kau baik baik saja!" Tanya Shin kepada yuanna menyadarkannya dari lamunan yang telah ia pikirkan.. yuanna tersenyum memandang kewajah Shin yang lebih tinggi dari wajahnya membuat Yui membelalak seketika..


"Aku baik baik saja.. " jawab Yuanna masih dengan senyum mengembang dipipinya..


"Tadi kau katakan bahwa kau butuh aku untuk mengumpulkan seluruh ketua klan Asli bukan?" Tanya Yiu kepada Yuanna yang telah kembali kekeadaan normalnya..


"Benar Kakek.. apa kau bisa menolongku?" Pinta yuanna kepada Yiu.. yiu berjalan mendekati pintu yang belum tertutup.. kemudian dia menekan sebuah tombol merah yang hanya ditemukan didalam ruangan untuk menutup kembali ruangan tersebut.. setelah ruangan tertutup.. Yiu datang mendekati yuanna.. dan..


"Buuukk" Yiu memukul leher belakang yuanna tiba tiba membuat Yuanna tak sadar diri saat itu juga..


"Kau .. apa yang kau lakukan?" Tanya Shin yang tidak menerima perlakuan yiu.. Idris dengan sigapnya menangkap yuanna yang hampir terjatuh keatas lantai lalu mengangkatnya.


"Dia tidak seharusnya mendengar pembicaraan ini!'' jawab Yiu serius kepada Shin "dia adalah salah satu anggota kelompok elite jadi aku sarankan kalian berhati hatilah,, aku juga merasa ada anggota kelompok elite dan kelompok pencari peta disini!" Jelasnya kemudian membuat Shin dan Idris terkejut seketika.. mereka sendiri bahkan tidak menyadari bahwa ada mata mata yang selalu mengintai mereka.. mereka bertanya tanya kepada diri mereka sendiri,, siapa mata mata yang berada diantara mereka saat ini.. dan yang lebih mengejutkannya lagi,, mereka sendiri tidak menyangkan bahwa orang yang mereka cintai adalah salah satu kelompok elite yang sedang mengincarnya..


"Omong kosong,, saat ini kelompok elite bahkan sedang mengincarnya untuk menyembunyikannya peta yang berada didalam ingatannya!" Ucap Shin masih tidak percaya dengan ucapan Yiu.


"Hmmm" angguk Yiu berkali kali sembari memainkan mulutnya "itu artinya dia sudah lepas dari kelompok elite ya" tebaknya kemudian..


"Apa maksudmu?'" tanya Shin yang masih tidak mengerti dengan apa yang dikatakan yiu.

__ADS_1


__ADS_2